NovelToon NovelToon
Immortal Legacy

Immortal Legacy

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Epik Petualangan / Mengubah Takdir
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: Sang_Imajinasi

Di Era Keruntuhan Surga, langit terbelah dan hujan darah mengubah dunia fana menjadi neraka. Para dewa telah kehilangan keseimbangan, melepaskan Bencana yang meruntuhkan sekte-sekte agung dan melahirkan Yao Aberasi pembawa maut.

Zeng Niu adalah seorang bocah desa dengan akar spiritual sampah. Ia tidak memiliki guru yang bijaksana, tidak ada klan besar yang melindunginya, dan takdir tidak memberinya keajaiban. Ketika hujan darah membasahi desanya dan mengubah segalanya menjadi monster buas, Zeng Niu harus menyaksikan seluruh penduduk desa, termasuk orang tuanya, dikoyak hingga tak bersisa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 29: Parit Surgawi dan Hukum Semut

Di dunia kultivasi, ada sebuah hukum tak tertulis yang dipahat di atas batu darah dan tulang jutaan praktisi yang telah gugur: Hukum Kesenjangan Mutlak.

Sebuah perbedaan satu tingkat (level) di dalam ranah yang sama misalnya antara Pengumpulan Qi Tahap 2 dan Tahap 3 adalah sebuah bukit yang terjal. Kultivator dengan tingkat lebih tinggi memiliki kepadatan Qi dan stamina yang jauh mengungguli lawannya. Kemenangan lintas tingkat hanya bisa diraih oleh jenius sekte yang memiliki teknik warisan tingkat tinggi atau senjata spiritual langka.

Namun, perbedaan satu ranah besar (realm) seperti antara Pengumpulan Qi dan Foundation Establishment (Pembangunan Fondasi) bukanlah sebuah bukit. Itu adalah Parit Surgawi. Sebuah jurang yang mustahil untuk diseberangi.

Seorang kultivator Foundation Establishment telah mengubah bentuk gas Qi di Dantiannya menjadi cairan spiritual yang murni. Mereka bisa terbang, memanipulasi artefak dari jarak jauh, dan tubuh mereka dilapisi aura pelindung yang tak bisa ditembus oleh serangan Pengumpulan Qi mana pun. Di hadapan master Foundation Establishment, ratusan kultivator Pengumpulan Qi puncak sekalipun hanyalah kawanan semut.

Mustahil dikalahkan. Itu adalah hukum Langit.

Namun, Langit rupanya lupa memberitahu hukum itu kepada pemuda yang kini duduk bersila di tengah pondok kayunya yang setengah hancur.

Siang itu, Pelataran Luar Akademi Jiannan dicekam teror yang membuat udara terasa membeku. Langit di atas area pondok mendadak diliputi awan kelabu yang berputar.

Sebuah pedang terbang raksasa membelah awan tersebut. Di atasnya, berdirilah seorang pemuda berpakaian jubah putih beralis tajam dengan emblem serigala perak di dadanya. Pemuda itu memancarkan aura Foundation Establishment Tahap Awal yang begitu pekat hingga membuat udara berdesir.

Ia adalah Lang Jue, Ketua Faksi Serigala Hitam. Beberapa hari yang lalu, ia berhasil menembus ranah Foundation Establishment dan diangkat menjadi Murid Dalam. Saat ia turun gunung untuk merayakan pencapaiannya dengan faksinya, yang ia temukan adalah wakilnya, Wang Gang, terkapar dengan Dantian yang telah dihancurkan menjadi debu.

"Siapa yang bernama Zeng Niu?!"

Suara Lang Jue yang diperkuat oleh Qi cairan spiritual bergema seperti guntur, menghantam telinga setiap Murid Luar. Puluhan murid yang bersembunyi di pondok mereka memuntahkan darah hanya karena tekanan suara tersebut.

"Keluar dan berlututlah di hadapanku, atau aku akan meratakan seluruh blok pondok ini menjadi abu!" raung Lang Jue, matanya merah menyala karena amarah dan arogansi absolut.

Di dalam pondok kayu nomor tujuh, Bao Tuo menangis tanpa suara sambil memeluk lantai. Wajahnya seputih kapas. "Mati... kita mati. Dia sudah mencapai Foundation Establishment! Tidak ada jimat atau ilusi yang bisa menyelamatkan kita dari master ranah itu, Saudara Niu!"

Lin Xiaoyu menggigit bibirnya hingga berdarah, kakinya bergetar tak terkendali di bawah tekanan aura tersebut. Hukum dunia kultivasi telah tertanam kuat di benaknya; melawan Foundation Establishment dengan Pengumpulan Qi Tahap 2 adalah lelucon bunuh diri.

Zeng Niu perlahan membuka matanya. Tidak ada kepanikan, tidak ada rasa gentar. Hanya ada kalkulasi yang sangat dingin.

Di Lautan Kesadarannya, Lei Ling tertawa sinis. “Hoho... seorang bocah Pembangunan Fondasi yang baru saja mencium bau cairan spiritual berani berteriak di depanku. Biarkan aku meminjamkan sedikit petirku, dan kau bisa mengubahnya menjadi arang.”

"Simpan petirmu. Jika kekuatanmu bocor, Tetua Mo Yin atau Jian Kuang akan langsung menyadari keberadaanmu," tolak Zeng Niu di dalam benaknya. "Ini urusanku."

Zeng Niu berdiri. Ia mengambil belati berburunya yang mulai somplak, lalu melangkah santai keluar dari pondok kayu.

Di luar, Lang Jue yang melayang di atas pedang terbangnya menatap rendah ke arah Zeng Niu. Melihat pemuda kurus berbaju compang-camping dengan fluktuasi Qi yang hanya setingkat Pengumpulan Qi Tahap 2, Lang Jue tertawa marah.

"Hanya seekor semut Tahap 2? Wang Gang benar-benar sampah hingga bisa dilumpuhkan oleh tipuan kotor serangga sepertimu!" Lang Jue mendengus jijik. "Aku adalah Murid Dalam. Membunuh Murid Luar sepertimu bahkan tidak akan membuat Penegak Hukum berkedip. Matilah dengan penyesalan karena telah menyinggung naga!"

Lang Jue tidak berniat turun dari pedangnya. Ia hanya mengayunkan tangannya dengan santai dari udara. “Seni Pemotong Angin: Sabit Serigala Dewa!”

Sebuah bilah angin berukuran dua tombak yang terbuat dari Qi cair murni melesat turun dengan kecepatan kilat, berniat membelah Zeng Niu dan pondok kayunya menjadi dua bagian. Tekanan dari bilah itu saja sudah cukup untuk mengunci pergerakan kultivator Pengumpulan Qi biasa.

Namun Zeng Niu bukanlah kultivator biasa.

Ia tidak mencoba menangkis bilah angin itu dengan belatinya. Otot kakinya menegang secara ekstrem, memecahkan tanah di bawahnya, dan dengan tolakan fisik murni dari Penempatan Tubuh, Zeng Niu melesat ke samping tepat sepersekian detik sebelum sabit angin itu menghantam.

BLAAARRR!

Pondok kayu Zeng Niu meledak menjadi serpihan kayu. Kawah sedalam satu meter tercipta akibat serangan santai Lang Jue.

"Oh? Cukup lincah untuk seekor tikus," cemooh Lang Jue. Ia mengangkat kedua tangannya, bersiap melepaskan lusinan bilah angin sekaligus. Menghadapi perbedaan ranah, Lang Jue bisa membantai Zeng Niu tanpa perlu mengotori tangannya.

Tetapi, sebelum jari Lang Jue membentuk segel, sebuah bayangan melesat menembus kepulan debu.

Zeng Niu tidak melarikan diri ke darat. Ia menggunakan puing-puing pondok yang terlempar ke udara sebagai pijakan. Dengan kelincahan dan ledakan otot yang melanggar akal sehat, Zeng Niu melompat dari satu serpihan kayu ke serpihan kayu lainnya, melesat lurus ke atas langit, menuju pedang terbang Lang Jue!

"Beraninya kau mendekat!" Lang Jue marah besar atas kelancangan ini. Ia memadatkan perisai Qi Foundation Establishment di sekujur tubuhnya sebuah perisai transparan yang mustahil ditembus oleh senjata fana.

Zeng Niu mendarat tepat di ujung pedang terbang Lang Jue. Tanpa ragu, ia menusukkan belatinya ke leher Lang Jue.

TRAANG!

Belati besi itu tertahan satu inci dari kulit Lang Jue, menabrak perisai Qi. Kekuatan dorongan Zeng Niu membuat perisai itu beriak kencang, namun tidak pecah. Sebaliknya, bilah belati warisan ayah Zeng Niu itu akhirnya retak dan hancur berkeping-keping.

"Hahaha! Bodoh! Parit Surgawi tidak bisa diseberangi! Senjata rongsokanmu tidak akan pernah menyentuh... URGH!"

Tawa Lang Jue terputus oleh suara hantaman yang mengerikan.

Belati itu hanyalah umpan. Di saat perisai Qi Langit Jue memusatkan kepadatannya di bagian leher untuk menahan belati, tangan kiri Zeng Niu yang diselimuti Qi merah kehitaman Bencana dari Dantiannya melesat dari bawah.

Bukan sebuah tusukan, melainkan sebuah cengkeraman.

Zeng Niu mencengkeram pergelangan kaki Lang Jue yang berdiri di atas pedang. Kekuatan fisik Penempatan Tubuh, yang dipicu oleh kemarahan energi mutasi, meremas perisai Qi di area kaki tersebut hingga terdengar suara KRETAK yang tajam.

Hukum absolut memang mengatakan Pengumpulan Qi tidak bisa menghancurkan perisai Foundation Establishment. Tapi tubuh fisik Zeng Niu telah mencapai tahap Pemadatan Sumsum, setara dengan kekuatan fisik Yao Aberasi Tingkat Menengah atas! Ditambah sifat Qi Bencananya yang sangat korosif terhadap Qi ortodoks murni, perisai itu meleleh layaknya salju yang disiram air mendidih.

KRAK! Tulang pergelangan kaki Lang Jue patah seketika di bawah cengkeraman maut Zeng Niu.

"AAAAAARRGGGHH!" Lang Jue menjerit histeris. Keseimbangannya hancur total.

Zeng Niu tidak memberinya kesempatan untuk merapalkan teknik apa pun. Memanfaatkan jeritan lawannya, Zeng Niu menarik pergelangan kaki itu dengan kekuatan penuh, membanting tubuh Lang Jue ke bawah, menjatuhkannya dari pedang terbangnya sendiri.

Keduanya meluncur jatuh dari ketinggian lima tombak.

Lang Jue yang panik mencoba mengarahkan Qi cairnya untuk melayang, tapi di tengah kejatuhan itu, Zeng Niu memutar tubuhnya di udara, dan menghantamkan sikunya tepat ke ulu hati Lang Jue.

BUM!

Tubuh Lang Jue menghantam tanah berbatu dengan kecepatan penuh, ditambah beban hantaman siku Zeng Niu di dadanya. Tanah Pelataran Luar bergetar. Kawah kedua tercipta dari tubuh sang master Foundation Establishment yang menghantam bumi.

Darah segar menyembur dari mulut Lang Jue. Matanya membelalak tak percaya. Paru-parunya nyaris hancur. Ia, seorang master yang telah membangun fondasi dewa, dijatuhkan dan dilukai parah oleh seekor semut Tahap 2 dalam konfrontasi fisik murni?!

"Mustahil... K-Kau bukan manusia!" rintih Lang Jue, mencoba merangkak mundur. Rasa takut akhirnya menyelimuti arogansinya. Ia mencoba merogoh Cincin Spasialnya untuk mengambil jimat mematikan.

Zeng Niu berdiri perlahan dari kawah. Tangan kanannya berlumuran darah karena belatinya yang hancur, namun ekspresinya tetap dingin.

Ia melangkah maju, menginjak tangan Lang Jue yang hendak mengambil jimat hingga tulang jarinya remuk.

"Di duniamu, ranah adalah mutlak," ucap Zeng Niu pelan, menunduk menatap mata Lang Jue yang dipenuhi teror. "Tapi di duniaku, selama kau masih punya darah dan tulang... kau bisa dibunuh."

Zeng Niu mengangkat kaki kanannya, bersiap menginjak tenggorokan Lang Jue untuk mengakhiri nyawanya. Ini adalah hukum kemutlakan Zeng Niu; musuh yang tidak dibunuh hari ini akan membawa bencana esok hari.

Namun, tepat sebelum sepatu Zeng Niu menghancurkan jakun Lang Jue, sebuah suara yang sangat halus namun membawa tekanan yang membuat jiwa membeku menggema di telinga Zeng Niu.

“Cukup. Membunuh Murid Dalam di tempat terbuka akan membuatku harus membersihkan terlalu banyak dokumen.”

Sebuah kekuatan tak kasatmata yang sepuluh kali lipat lebih kuat dari pedang terbang Lang Jue menahan kaki Zeng Niu di udara.

Dari balik bayangan puing-puing pondok, sesosok pria kurus tinggi dengan kulit sepucat mayat dan mata hitam pekat melangkah keluar tanpa suara.

Itu adalah Tetua Mo Yin, Sang Bayangan Tanpa Suara dari Paviliun Penegak Hukum.

Seluruh murid luar yang mengintip dari jauh seketika jatuh berlutut, tak berani mengangkat kepala mereka. Bau kematian yang memancar dari Tetua Mo Yin membuat Lang Jue yang sedang sekarat pun langsung kencing di celana karena teror.

Mo Yin menatap Zeng Niu yang kakinya masih tertahan di udara. Tatapan pria pucat itu tidak memancarkan kemarahan, melainkan kepuasan yang sangat kelam.

"Hukum kesenjangan ranah telah kau patahkan dengan daging fana-mu. Kau memiliki niat membunuh yang murni, tanpa ada keraguan sedikit pun," ucap Mo Yin lambat-lambat.

Ia memutar tubuhnya, tidak mempedulikan Lang Jue yang merintih di tanah. "Kemasi barangmu, Bocah. Kau tidak lagi pantas berada di Pelataran Luar yang dipenuhi lalat ini. Mulai hari ini, kau adalah muridku di Paviliun Penegak Hukum."

1
eka suci
si gendut SDN gadis ilusi di ajak ngga🤔
eka suci
paling brutal woy🤭
Xiao Bar
lnjut
Xiao Bar
ada kaitan nya kah ini? pedang Zhao xuan
Xiao Bar
ngeri 💪
eka suci
ini perpaduan Shen yu yg merangkak dari nol juga Zhao xuan yg di yg di hinggapi jiwa licik dan arogan 👍
eka suci
Lei Ling kau itu nasibnya ngga lebih baik dari kakek gu yg dulu bersemayam di Zhao xuan😄
saniscara patriawuha.
lanjutttt keunnnnn....
i
jangan kendor
i
gas niu
k
gasss
k
lanjut thor😍
p
lanjut thor👍
1
lanjut kan thor👍
eka suci
MC mu semuanya di luar nurul😄 lanjutkan 💪
p: kwkwk
total 1 replies
eka suci
pedang nya masuk cincin kah🤔
saniscara patriawuha.
gasssds keunnnnn...
eka suci
pedang yg angkuh 😄 takut Zhao xuan tapi nyari pewaris 😥
saniscara patriawuha.
gasssdddd polllll
eka suci
pedang yg kabur dari Zhao xuan🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!