NovelToon NovelToon
JALAN PENDEKAR NAGA

JALAN PENDEKAR NAGA

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Epik Petualangan / Balas Dendam
Popularitas:8.9k
Nilai: 5
Nama Author: Hamtaro Dasha

Seri Kedua dari Lahirnya Pendekar Naga!

___
Kemunculan Pendekar Naga telah mengguncang keseimbangan dunia—membangunkan makhluk kuno dan menarik perhatian kekuatan yang telah lama menunggu dalam bayang-bayang.

Dunia berubah.

Sekte-sekte hancur tanpa sisa. Jejak kehancuran menyebar tanpa arah… dan pelakunya adalah sosok yang tidak pernah dibayangkan oleh Wei Zhang Zihan.

Chu Kai.

Sebagai Pendekar Suci, Wei Zhang Zihan tidak punya pilihan selain menelusuri jejak itu—mengungkap kebenaran yang tersembunyi, dan menghadapi satu kenyataan yang tidak ingin ia percayai:

Mungkin, orang yang harus ia hentikan… adalah orang yang seharusnya menjadi pelindung dunia.

Pendekar Naga itu sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hamtaro Dasha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

31 - Pilar Bulan

Yue Han, Ji Laiyi, termasuk rekan mereka terkejut bukan main dengan kehadiran Xiao Shuxiang. Beberapa anggota Sekte Bulan Mati berteriak ketika menyaksikan bagaimana leher Han Xueyi dicengkeram.

Ji Laiyi tanpa peringatan hendak menyerang untuk menyelamatkan Han Xueyi—namun detik itu juga langkahnya terhenti saat menyaksikan perut Han Xueyi ditembus oleh tangan musuh yang menangkapnya.

AAAAKH..!

"KAU...!"

Gu Shen Lou, salah satu Pilar Bulan langsung menerjang Xiao Shuxiang dengan tinjunya. Dia berhasil melepaskan Han Xueyi dan berakhir beradu pukulan dengan lawan.

"Ukh!" Han Xueyi memuntahkan darah dan berusaha menekan luka tusukan pada perutnya. Tubuhnya ditahan oleh Yue Han saat dua orang Pilar Bulan lainnya ikut melesat.

"Sialan." Han Xueyi mengumpat. "Aku tidak memperkirakan... ukh! Akan mendapat serangan dadakan seperti itu."

"Pulihkan lukamu."

Han Xueyi meringis. Dia mengalirkan energi spiritual untuk menutupi lukanya. Ada sensasi merinding yang ia rasakan—apalagi saat ia teringat bahwa lawannya tadi seperti berniat untuk menarik organ dalamnya keluar.

Tangan Han Xueyi gemetar dan cengkeraman pada kipas besinya menguat. Dia tidak tahu orang itu, tetapi firasatnya berkata bahwa subjek tersebut bukanlah kultivator biasa.

"Kau... harus berhati-hati." suara Han Xueyi berat. "Ada kultivator yang tidak memiliki hawa keberadaan. Mereka bukan manusia, juga bukan siluman. Mereka bahkan tidak seperti siluman rubah itu."

"Aku juga bisa merasakannya." Yue Han berujar. "Makhluk yang menyerangmu... kemungkinan besar adalah roh senjata."

!!

Han Xueyi spontan menatap rekannya. Dia tersentak, "Bukankah Roh tidak bisa menyentuh makhluk hidup secara langsung? Apalagi roh senjata... seharusnya hanya bisa terhubung dengan pemiliknya—!"

Han Xueyi tiba-tiba berhenti bicara saat menyadari sesuatu. Ekspresi wajahnya semakin serius, apalagi saat ini terdengar ledakan dahsyat yang bahkan mengguncang segel pelindung milik anggota sektenya.

Suara Han Xueyi dalam, napasnya sedikit tercekat. "Mungkinkah... mereka termasuk Roh Kuno?"

BLAAAAR...!

!!

Suara luar biasa tersebut terdengar dan segel spiritual milik anggota Sekte Bulan Mati retak. Para kultivator itu berseru, saling memberi peringatan untuk mengerahkan kemampuan mereka dalam mempertahankan kekuatan segel.

Luka pada perut Han Xueyi telah tertutup. Pilar Bulan itu mengusap darah di bibir dan dagunya sebelum kembali menatap ke depan.

"Kita sudah mendapat informasi sebelumnya bahwa Pedang Pendekar Naga sudah dimiliki oleh Kai, tapi pedang itu jelas tidak mempunyai roh. Lantas... dari mana asal dari roh kuno itu?" Han Xueyi mengerutkan kening, "Dia berkata bahwa pembantaian yang terjadi adalah ulahnya. Itu berarti... dia terikat dengan Pendekar Naga."

"Kita menghadapi Roh Kuno yang terlihat seperti kultivator." Yue Han berekspresi serius. "Informasi ini tidak kita temui sebelumnya. Aku akan mendekat dan mencari tahu lebih jauh tentang kemampuannya. Jika ternyata sangat berbahaya, maka kita harus mundur."

"Mundur?" Han Xueyi terkejut. Selama ini, Pilar Bulan tidak pernah gagal dalam misi mereka—tapi untuk pertama kalinya ia mendengar Yue Han mengucapkan kata itu.

"Kau yakin?" Han Xueyi berkata. "Ada lima pilar bulan termasuk kau dan aku. Dua Roh Kuno tidak akan menyulitkan kita sama sekali."

Han Xueyi mengigit bibir bawahnya, "Sebelumnya memang kesalahanku karena ceroboh. Tapi tidak akan kubiarkan itu terjadi lagi."

"Kita tidak hanya menghadapi dua roh kuno."

"Pendekar Suci dari Sekte Gunung Wushi itu bahkan bukan apa-apa, dan siluman rubah itu sama sekali tidak mengancam bagiku. Mereka berdua bisa diatasi dengan mudah. Apa mereka yang kau khawatirkan?"

Yue Han melirik sejenak wanita di sampingnya dan berkata. "Bukan hanya mereka, tapi juga Pendekar Naga itu sendiri. Kau sendiri yang berkata untuk berhati-hati, jadi sebaiknya jangan melupakan hal itu. Menganggap remeh lawan... bisa membawamu pada kematian."

Menyadari Han Xueyi terdiam membuat Yue Han merasa bahwa rekannya ini sudah memahaminya. Dia pun menarik napas sebelum akhirnya bergerak lebih dulu.

BAAAAM...!

Suara ledakan kembali terdengar. Kali ini yang terlihat adalah pertarungan Wei Zhang Zihan dan Long Yang Wang yang harus menghadapi Ji Laiyi bersama-sama.

Serangan benang-benang merah Ji Laiyi tidak hanya cepat, tetapi juga kuat. Pakaian Wei Zhang Zihan bahkan koyak hanya karena terkena satu sayatan dari benang tersebut. Bahkan pedangnya yang berbenturan dengan benang-benang Ji Laiyi nampak terkikis.

Di samping itu, walau benang tersebut dapat terputus dengan api rubah milik Long Yang Wang—namun dengan cepat Ji Laiyi menciptakan benang-benang baru dan langsung menggunakannya untuk menyerang.

BAAAAAM...!

Long Yang Wang melompat mundur dan benang yang berusaha ia hindari menghantam tanah hingga membuatnya terbelah. Bahkan saat mengenai pepohonan—justru pohon itulah yang tertebas menjadi beberapa bagian.

"Kali ini... kalian tidak akan bisa melarikan diri." suara Ji Laiyi dingin. Tatapan matanya tajam saat ia mulai menarik kelima jari tangannya dan mengepalkannya dengan kuat.

!!

Benang-benang merah yang tidak terhitung jumlahnya datang dari berbagai arah seolah memerangkap Long Yang Wang dan Wei Zhang Zihan. Kedua orang itu terkejut dengan bagaimana Ji Laiyi melakukannya. Mereka sama sekali tidak menyadari telah masuk ke dalam perangkap pilar dari Sekte Bulan Mati itu.

******

1
angin kelana
hadeeeehh itu pilar bulan alot amat blom ada yg mokad...
Nanik S
Gaaas Pooool Tor
Nanik S
Yang Mulia ini.... ucapan yang bikin tambah jengkel bagi Sekte bulan Mati
Nanik S
Harusnya Pendekar Wei cepat pergi
Nanik S
Makin menarik Tor
Nanik S
Cepat bawa pergi Pendekar Wei dan Long Wang ....
y@y@
👍🏻👍🏿🌟👍🏿👍🏻
uh uh
mna up sialan
uh uh
Halah bocot nunggu duahari up cuman 1
uh uh
mana up
uh uh
mna up Sialan
uh uh
up mna sialan
uh uh
si bangke GK up
uh uh
mna up
uh uh
up mna
uh uh
sialan GK ad up
uh uh
mn up sialan
uh uh
mana up Silan
uh uh
up sialan
uh uh
up mana sialan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!