NovelToon NovelToon
Wasiat Tanpa Cinta

Wasiat Tanpa Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Nikah Kontrak
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ndo' Anha

Demi menyelamatkan hak waris adiknya dari keserakahan sang kakak tiri, seorang CEO wanita yang berhati dingin terpaksa terjebak dalam pernikahan kontrak. Ia harus bersanding dengan pengacara mendiang ayahnya—pria yang memandangnya dengan kebencian, namun memegang kunci kekuatan hukum yang ia butuhkan.

Tempaan hidup yang keras telah membentuknya menjadi sosok yang tegas dan tak kenal lelah. Di bawah atap yang sama, tak ada ruang bagi cinta, hanya ada dendam yang membara di hati sang suami. Demi ambisi masing-masing, keduanya terpaksa memerankan sandiwara rumah tangga yang sempurna di mata dunia.

Akankah benih cinta tumbuh di sela-sela permusuhan mereka, ataukah perpisahan pahit yang menjadi akhir dari kesepakatan ini?

Mau tahu kelanjutan ceritanya? Jangan lupa baca di sini, ya. 🤗

Jangan lupa, like dan komentarnya sebagai penyemangat Author. Terima kasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ndo' Anha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

04. WATACI

Pagi itu sang surya bahkan belum menampakkan diri sepenuhnya, namun mampu membuat suasana di dalam Arta Dirgantara memanas. Nika dengan wajah tegak menatap tajam salah satu staf yang tak mengikuti peraturan perusahaan miliknya.

"Karena kau enggan menggunakan produk perusahaan kita sendiri jadi, buat apa kau masih di sini. Sekarang juga silahkan angkat kaki dari perusahaan ini," desis Nika dengan suara nyaris berbisik.

Staf wanita itu membelalak, beberapa saat kemudian air mata membasahi pipinya. Ia segera berlutut dengan menautkan kedua tangan.

"Ampun, Bu Direktur. Saya mohon jangan pecat saya, saya butuh pekerjaan ini," isaknya pilu.

Namun, Nika bukan orang yang lemah—ia tak mudah tersentuh dengan kesedihan seseorang. Ia berbalik dan mengangkat tangannya. "Geby. Urus surat pemecatannya, dan berikan pesangon sesuai haknya. Dan ini semua berlaku untuk semua orang, Kalau kalian berani tidak mematuhi aturan perusahaan, maka silahkan tinggalkan tempat ini."

Setelah mengatakan itu, Nika berlalu berjalan menuju lift khusus. Sementara staf itu masih berteriak untuk memohon hingga menarik perhatian banyak orang.

Geby segera memanggil beberapa keamanan untuk membawanya keluar. Hingga kejadian itu di lihat oleh Adnan yang memang sengaja datang untuk mengikuti rapat.

"Hentikan! Ada apa, ini?" tanyanya pada staf keamanan.

"Maaf Pak, Adnan. Kami hanya menjalankan perintah Bu Direktur," ucapnya sebelum kembali menggiring wanita itu keluar.

Andan hanya bisa menatapnya dengan iba namun, ia juga tak dapat berbuat apa-apa.

"Bu Direktur semakin menyeramkan aja, ya? Pagi-pagi gini udah main pecat aja," celetuk Lucas sang asisten.

"Hus! Jangan suka ngomong sembarangan, nanti kalau omonganmu sampai di dengan Bu Nika bisa dalam masalah kamu," tegur Adnan sambil kembali melangkah menuju lift.

Lucas yang ketakutan menepuk mulutnya pelan lalu menyusul atasannya yang sudah berada dalam lift.

Di Ruang Direktur.

Nika kembali fokus ke layar laptopnya yang menyala terang. Satu persatu profil para petinggi dijajaran dewan direksi ia kuliti. Dari informasi pribadi, bisnis dan pasokan dana yang masuk dalam rekening mereka.

Matanya memicing tajam saat menemukan kecurangan demi kecurangan. Seakan ia menemukan mangsa yang sangat lezat.

"Waktunya untuk bersih-bersih," desisnya.

Ia lalu menatap ke arah pintu. "Geby!"

Tak lama pintu terbuka, Geby masuk dengan tergesa. "Ia, Bu Direktur."

"Apa semua sudah siap?" Dengan santai Nika menyandarkan tubuhnya pada sandaran kursi.

Geby mengangguk. "Semua sudah masuk ke ruang rapat, Bu. Mereka hanya tinggal menunggu kedatangan Anda."

Nika bangkit dengan tubuh tegak. Ia merapikan jas sebelum melangkah keluar.

Dengan didampingi Geby dan beberapa staf kepercayaan, Nika melenggang memasuki ruang rapat. Di sana semua orang sudah tampak tak sabar menunggu kedatangannya dan mengetahui untuk apa rapat diadakan.

Semua jajaran petinggi berdiri tegak menyambut kedatangannya. Di kursi kebesarannya Nika duduk dengan penuh wibawa.

"Sebenarnya apa lagi yang kau rencanakan, Bu Nika. Untuk apa kamu mengumpulkan kami semua?" tanya Surya salah seorang petinggi perusahaan.

Nika hanya bersendekap seolah enggan menjawab.

Petinggi dengan kepemilikan saham yang lumayan besar itu menggebrak meja dengan tak sabar. "Kau mengabaikanku, hah! Kau hanya bocah ingusan yang baru berkecimpung dalam dunia bisnis, tapi sikapmu sangat tidak sopan, padaku!"

Bukannya tersinggung Nika hanya terkikik geli. "Apakah Anda begitu tak sabar, Tuan Surya? Bersabarlah dulu. Setelah ini mungkin kau tak akan memiliki kesempatan untuk marah lagi."

"Sialan! Apa maksudmu, hah! Apa kau lupa siapa aku, aku juga pemegang saham tertinggi di perusahaan ini," pekiknya.

"Iya itu dulu sebelum aku tahu semuanya, Tuan Surya. Sekarang kau dan semua komplotanmu tidak akan memiliki kuasa lagi," ungkap Nika.

Semua yang ada di ruangan itu membelalak tak percaya termasuk Adnan. Namun, Adnan hanya diam dan memperhatikan tak ingin terlibat dengan semua itu. Ia tahu bagaimana watak keras Nika, walau ditentang banyak orang berkuasa—jika ia sudah mengambil keputusan itu akan jadi keputusan mutlak.

"Semua tenang! Kalian juga akan tahu sebentar lagi, jadi bersabarlah." Nika kembali bersandar seraya menatap mereka satu persatu.

"Geby. Tunjukkan pada mereka. Biar mereka semua tahu kenapa aku mengumpulkan semuanya di sini hari ini."

Geby mengangguk patuh. Ia bergegas menampilkan sebuah file pada layar proyektor---sebuah dokumen yang seketika membuat suasana ruangan menjadi senyap dan mencekam, seolah oksigen di sana tiba-tiba menghilang.

Satu persatu bisnis gelap, dana kotor serta bukti penyuapan terpampang jelas. Bahkan nama-nama petinggi juga ikut terseret termasuk pak Surya.

Seketika ruangan kembali riuh karena merasa difitnah dan tak merasa bersalah. Mereka mulai saling menyalahkan.

Bruak!

Nika menghentakan keras tangannya di atas meja. Semua terdiam.

"Kenapa? Sekarang seolah korban fitnah, iya. Kalian tadi seolah tak tersentuh. Kalian pikir aku hanya bocah ingusan yang tidak tahu dunia bisnis, hah!" ujar Nika dengan tubuh tegak.

"Ini semua salah! Ini pasti jebakan. Ada yang sengaja mau jebak kami," ujar pak Surya dan yang lain pun ikut manggut-manggut.

"Kalian masih bisa mengelak, padahal buktinya begitu jelas. Aku di sini sebagai pemegang kekuasaan sepenuhnya. Jadi kali ini, aku akan membersihkan Arta Dirgantara Group dari orang-orang yang korup," tungkas Nika tegas.

Seketika semua panik. Karena memang banyak dari mereka yang bekerja tak jujur. Namun, di antara mereka ada yang tetap duduk dengan tenang tak terusik sedikit pun.

Adnan merasa puas. Pasalnya ia memang tahu banyak tentang kecurangan mereka, bahkan terpaksa ikut membereskan masalah yang mereka perbuat.

Melihat ketegasan Nika, ia merasa puas sekaligus ngeri. Di matanya Nika sosok wanita keras dan ambisius. Tak ada sedikit pun niatan untuk terlibat dengan wanita di depannya itu.

1
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
mampuss luu🤣🤣
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂: bahagianya ibuk🤣
total 1 replies
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
wahh ada niat terselubung apa lagi si vivian ini
Resa05
novelnya keren thor, semoga makin rame semangat up terus!
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂: Aamiin,. makasih kak🙏
total 1 replies
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂
aduhh ibuk... 🤭
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
lahh kenapa nggak tidur bareng aja nika🤣🤣
Aldinakbar
bangun Elano jangan hanya berlindung dibalik kakakmu Bangun dan lindungi kakakmu selayaknya pria sejati
Aldinakbar
17 tahun udah bukan anak anak lagi harusnya udah ngerti,kebanyakan dimanja sih
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂: Iya kadang karena dia anak laki" perhatiannya dengan anak perempuan berbeda.
total 1 replies
Raine
nika yg badas kenapa jodohnya adnan sih, coba ceo kaya juga biar otaknya setara
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂: Jodoh gak ada yg tau ya kak🤭
total 1 replies
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
cieee udah mulai naksir🤣🤣
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐: wkwkwk iya yi🤣🤣
total 2 replies
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
iyalah.. nika istri nya, kmu cuma mantan/Tongue//Tongue//Tongue/
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
syukurin🤣🤣🤣
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
hayo lohh Adnan, kmu pilih siapa?
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐: harus nya istri lahh🤭🤭
total 4 replies
ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©Violin≛⃝⃕|ℙ$☘𝓡𝓳
Astaga belum juga kering makamnya udah sibuk masalah warisan
ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©иαвιℓℓαˢ⍣⃟ₛ☕︎⃝❥
wahhh salut sama Nika wanita yg gak gampang ditindas, tapii ituu yg kenaa vas siapaa yaa?🤔🤭
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂
Jawabannya ada di bab selanjutnya ya buk.. sumpah aku bener" keteteran ini buk nulisnya🤣
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
apa Adnan ya yg menyelamatkan nika?
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
kasian nika🥺🥺🥺
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
kasian nika
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
wkwkwkwk kesian adnan🤭🤭
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
jngn bilang gaby kenap2 ya thor🥺🥺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!