NovelToon NovelToon
Takdir Alina

Takdir Alina

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Diam-Diam Cinta / Romansa Fantasi
Popularitas:816
Nilai: 5
Nama Author: Nur Mei

seorang gadis bernama Alina Harus hidup menderita tinggal bersama bibinya sejak kecil selalu di perlakukan dengan kasar oleh sang bibi

hingga dirinya bertemu pria arogan bernama Devano Dirgantara seorang pengusaha mempunyai sifat dingin cuek galak berstatus duda Alina harus kerja di tempat Devano karena ganti rugi

bagaimana kisahnya? apakah Alina akan dapat kebahagiaan karena kehidupan nya begitu menyedihkan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Mei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Devano pindah keyakinan demi Alina?

Alina mengantar minuman ke ruangan Devano sembari melamun karena memikirkan tentang pernikahan nya yang secara tertutup hingga ngga banyak yang mengetahui pernikahan nya ini.

"kamu kenapa Alina?"tanya Devano menatap Alina.

"Ngga tuan,saya hanya memikirkan tak penting!"jawab Alina balas Anggukan Devano.

"kalo ada, sesuatu cerita saja Alina!"ucap Devano membuat Alina ngangguk.

Alina pun meletakkan minum Devano di meja Devano beserta cemilan nya,namun tiba-tiba ada mamah Devano membuat Alina terkejut lalu segera pergi dari ruangan Devano, karena Vania tak menyukai nya.

"ada apa,mamah kesini?"tanya Devano membuat Vania tersenyum.

"tentu saja, melihat putra mamah!"jawab Vania membuat Devano menghela nafas.

"Aku sedang sibuk, banyak pekerjaan mah!"ucap Devano dengan ketus.

Alina terkadang merasa heran dengan sikap dingin Devano pada orang tuanya,ia sudah terbiasa melihat Devano cuek tapi ia baru tau pada orang tuanya pun seperti itu,ngga ada hormat nya.

"kira kira, bagaimana kabar Novi ya?"tanya Vania membuat Devano mengerutkan keningnya.

"Entah mah,aku sudah tak peduli dengan kabarnya!"jawab Devano balas Anggukan Vania.

"ini anak,kapan suka dengan Novi padahal gadis seperti Novi banyak yang suka,"gumam Vania.

Alina pergi tak mau menguping pembicaraan mereka berdua takut jika mamah Devano lihat bisa kena marah,namun ada perasaan aneh saat membahas Novi seperti takut jika Devano akan menyukai Novi.

"apakah aku,wajar merasakan hal ini?"gumam Alina menghela nafas.

"Alina, kenapa melamun?"tanya Laras membuat Alina tersenyum.

"Ngga ada kak, hanya memikirkan hal yang biasa!"jawab Alina balas Anggukan Laras.

****

SORE HARI KEMUDIAN..

Sore ini Alina sedang bersama Anisa di sebuah mall,menemani Anisa belanja karena pekerjaan sudah selesai mungkin bentar lagi juga jam pulang namun Devano ngga pulang karena harus datang ke pesta keluarga Devano.

"kamu mau beli apa?"tanya Anisa membuat Alina mengerutkan keningnya.

"cemilan dan sedikit kue saja!"jawab Alina balas Anggukan Anisa.

Alina membeli beberapa pakaian karena untuk ke acara jika suatu saat Devano mengajak nya,ia ngga pandai belanja jadi asal pilih pakaian saja yang penting bagus dan sederhana.

"Wahh.. itu kayak,gaun buat ke pesta?"tanya Anisa membuat Alina tersenyum.

"iya Anisa, karena aku sering di ajak oleh tuan Devano!"jawab Alina balas Anggukan Anisa.

Setelah selesai membeli barang dan juga cemilan mereka pun segera pergi dari mall dan berhenti di restoran karena belum makan tadi siang, karena pekerjaan Alina di dapur lumayan banyak.

"Alina, kamu makin fresh deh!"puji Anisa membuat Alina mengerutkan keningnya.

"Fresh gimana Anisa?"tanya Alina membuat Anisa tersenyum.

"Nggak seperti dulu,kamu sekarang sepertinya lebih bahagia!"jawab Anisa membuat Alina tersenyum.

"Mungkin saja,merasa sudah bebas Dari bibi!"ucap Alina balas Anggukan Anisa.

Alina mengambil buku menu restoran yang ia kunjungi dan terlihat enak namun mahal,ia takut nanti saldo kartu milik Devano habis karena kartu nya di berikan padanya katanya sih buat nafkah karena tugas seorang suami.

"Aku pesan ini dan ini,kamu apa Anisa?"tanya Alina membuat Anisa tersenyum.

"stik saja minumnya,jus lemon Alina!"jawab Anisa balas Anggukan Alina.

Alina tak sengaja melihat Adik ipar nya di restoran sedang bersama temannya membuat Alina mengerutkan keningnya, ternyata ada temannya dulu yang selalu mengejek nya dan ternyata teman adik iparnya juga.

"ada apa Alina?"tanya Anisa menatap sahabatnya itu.

"Tuh.. Lihat Nisa!"jawab Alina sembari menunjukkan ke seseorang.

"Yaampun.. Wanita yang itu, bukan nya yang membela kamu?"tanya Anisa membuat Alina ngangguk.

"iya Anisa, mungkin kuliah bareng mereka!"jawab Alina balas Anggukan Anisa.

Alina nggak tau pernikahan nya nanti akan sampai kapan,apa mungkin suatu saat akak bercerai karena beda kasta?namun Devano bahkan sampai rela pindah keyakinan demi dirinya.

"Aku ngga tau, kenapa tuan justru pindah keyakinan demi menikah dengan ku?"gumam Alina merasa bingung.

_________________________________________

MALAM HARI KEMUDIAN.

Malam ini Devano mendatangi ke sebuah gedung di acara penting keluarga nya ia tau acara apa ini,namun Devano ngga bisa mengikuti hal ini karena ia sudah beda keyakinan dengan keluarga nya.

"Ayo nak,kemari lah!"titah Vania membuat Devano ngangguk.

"kenapa kamu, seperti bingung gitu?"tanya Vania menatap putranya.

"Ngga mah,aku hanya kepikiran kantor!"jawab Devano membuat Vania ngangguk.

Tiba tiba saja ia bersebelahan tempat duduk dengan Novi, membuat Devano terkejut melihat Novi bebas dari penjara padahal kejahatan nya lumayan besar pada Alina yang saat itu ingin menyakiti Alina.

"kamu kaget,aku bebas hm?"tanya Novi menatap Devano.

"Tidak,dan tak peduli!"jawab Devano dengan ketus.

"lagian percuma, jika kamu ingin dengan Alina karena kalian beda kasta dan juga keyakinan!"ucap Novi membuat Devano mengerutkan keningnya.

"jika jodoh, tidak ada yang tak mungkin Novi!"ucap Devano dengan tersenyum miring.

Novi merasa kesal dengan ucapan Devano namun ia merasa bingung juga dengan ucapan Devano,ia merasa curiga jika Devano telah masuk ke agama yang Alina yakini yaitu Islam karena agama keluarga Devano adalah Konghuchu.

"kamu telah,masuk agama Alina?"tanya Novi menatap Devano.

"itu bukan urusan kamu!"jawab Devano dengan tersenyum.

"jika benar,mustahil aku dapat kan Devano!"gumam Novi merasa geram dengan Alina.

Devano menatap ponselnya merasa penasaran saat ini apakah Alina sudah pulang atau masih dengan Anisa, karena sempat izin ingin pergi bersama Anisa di bioskop setelah tadi sore belanja.

"semoga dia,baik baik saja saat ini,"gumam Devano merasa cemas.

__________________________________________

Sementara itu Alina masih di bioskop menonton film horor, karena Alina ngga takut tetap santai menonton namun sahabat nya dari tadi ketakutan padahal yang ajak adalah Anisa tapi justru Anisa yang takut.

"Anisa,kamu berani sekali menonton film ini!"celetuk Anisa membuat Alina terkekeh.

"kamu ini aneh, padahal kamu yang mengajak ku tapi kamu yang takut!"ucap Alina membuat Anisa tersenyum.

Alina tiba tiba saja ponselnya bunyi membuat Alina kaget dengan suara deringan ponsel nya karena dari tadi serius menonton,ia pun melihat pesan di ponselnya ternyata dari Devano membuat Alina tersenyum.

"Ehmm.. Siapa tuh, yang kirim pesan?"tanya Anisa membuat Alina tersenyum.

"kamu ini,kepo deh!"jawab Alina membuat Anisa mendengus.

"nggak apa,kan aku sahabatmu ih!"ucap Anisa merasa sebal.

Alina baru ingat ini hari penting bagi orang China begitu pun keluarga Devano yang keturunan China,ia khawatir jika keluarga Devano marah karena Devano telah beda keyakinan dengan keluarga nya saat ini demi menikah dengan Alina.

"semoga semua akan,dan ngga ada yang marah pada tuan Devano,"gumam Alina merasa cemas.

"Hey, kenapa kamu melamun?"tanya Anisa menatap Alina.

"Aku memikirkan besok, karena bekerja lumayan banyak!"jawab Alina balas Anggukan Anisa.

"semoga lancar,dan kamu bisa sampai beli rumah!"ucap Anisa dengan tersenyum.

1
Ariany Sudjana
owh masih hidup ternyata si pelacur murahan Kayla itu? aku pikir sudah mati 😂😂🤣🤣
Nur Mei: haha iya,belum nyerah
total 1 replies
Ariany Sudjana
ini si pelacur murahan kok masih kerja di kantornya devano? atas dasar apa si pelacur murahan Kayla bisa kerja di kantornya devano?
Nur Mei: terimakasih sudah selalu membaca novelku☺️
total 1 replies
Ariany Sudjana
maksud lo? ya jelas devano bersama Alina, yang lebih berkelas daripada kamu, Alina perempuan baik-baik, sedangkan kamu Novi, kamu jalang murahan 😂😂
Ariany Sudjana
ini kenapa si pelacur murahan bisa bertahan kerja di perusahaan devano? kenapa ga dipecat saja?
Ariany Sudjana
pasti orang suruhan si pelacur murahan Novi, yang menyerang devano di jalan
Ariany Sudjana
kenapa si pelacur murahan itu masih kerja di kantor devano? bukannya dibinasakan saja si pelacur murahan itu
No4h
kaa? keren banget nyusun kata katanyaa!! 🤭
Ka ayo baca novel ku juga, kalo mau 😼"changes that are becoming more pronounceed"
Nur Mei: hehe ok
total 1 replies
Ariany Sudjana
kamu harus tegas devano terhadap pelacur murahan yang ga tahu diri itu, seperti Novi
Ariany Sudjana
Oh jelas, Novi kan jalang murahan 🤣🤣 beda dengan Alina, perempuan baik-baik dan mandiri
Nur Mei
terimakasih sudah mampir kak
Ariany Sudjana
ini lagi pelacur murahan mau sok bersihkan ruang kerja devano, padahal otaknya kosong
Ariany Sudjana
devano kan banyak punya anak buah kenapa ga suruh anak buahnya cari fakta soal di jalang murahan Novi? karena Novi pasti mau menjebak devano, supaya dia bisa jadi nyonya besar di keluarga devano,
Ariany Sudjana
benar-benar yah Alina ini, sudah dikasih nasehat sama devano, ga mau nurut, pantas saja mudah dibodohi bibinya dan Kayla
Ariany Sudjana
Alina kamu ini bodohnya kebangetan, sudah tahu bibi kamu itu dan Kayla jahat, masak kamu percaya sekali dengan omongan mereka? pantas saja kamu gampang sekali dibodohi mereka, kamu ga pernah belajar dari masa lalu kamu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!