NovelToon NovelToon
Jeratan Cinta & Dendam

Jeratan Cinta & Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Obsesi / Roman-Angst Mafia
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: Irma Nirmala

Alicia Roses hidup di panti asuhan sejak dia berumur lima tahun, setelah kedua orang tuanya meninggal karena kecelakaan.


Bibinya Melinda Stone merampas seluruh harta warisan milik Alicia dan membuang Alicia kecil ke panti asuhan.

Hidup selama dua puluh lima tahun dengan membawa dendam, untuk memuluskan rencana balas dendam nya Alicia menerima lamaran dari pria yang sangat terobsesi dengan nya.

Revano Ace Draco pria gila yang memiliki kekuasaan mengerikan di dunia gangster.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma Nirmala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30

...****************...

Di sebuah ruangan gelap yang jauh dari pusat kota,

seorang pria duduk santai di kursi kulit mewah, dengan segelas wine di tangannya.

Matanya tajam, dingin, dan penuh perhitungan.

Dia adalah Devon Jenskin, salah satu pewaris utama dari Klan Jenskin, musuh bebuyutan keluarga Draco.

" sungguh sangat mengecewakan untuk pasukan pengintai setingkat kalian bisa gagal."

Di hadapannya, beberapa pria bersetelan hitam berdiri dengan kepala tertunduk.

Suasana ruangan terasa mencekam.

Devon memutar perlahan gelas di tangannya, lalu berkata dengan nada rendah.

"Jadi.., tidak ada hasilnya ?"

"Sudah berhari-hari,"ucapnya terjeda sambil melirik ke arah mereka.

"Dan kalian belum menemukan apa pun?, memalukan."

Salah satu pria di depannya menelan ludah sebelum menjawab.

"Tuan.., kami sudah mencoba berbagai cara."

"Namun mansion milik Revano dijaga sangat ketat."

"Semua jalur masuk diawasi, dan tidak ada satu pun informasi tentang identitas wanita itu yang keluar."

Ruangan langsung terasa semakin dingin, Devon tersenyum tipis.

Namun senyum itu sama sekali tidak hangat.

"Menarik.., Revano benar-benar melindungi wanitanya."

Ia berdiri perlahan.

Langkahnya pelan namun penuh tekanan.

"Revano Ace Draco,"

"Selama ini dikenal sebagai pria yang tidak memiliki celah."

Devon berhenti tepat di depan anak buahnya.

"Tapi sekarang,"wajahnya menunjukkan ekspresi meremehkan.

"dia menikah." Ia tertawa kecil.

"Aku bahkan sempat mengira berita itu palsu."

Salah satu anak buahnya berkata hati-hati.

"Namun informasi itu sudah terverifikasi, Tuan."

Devon mengangguk pelan.

"Dan itu membuatnya menjadi manusia seutuhnya."

Ia menatap tajam.

"Dan manusia, memiliki kelemahan."

Ruangan kembali sunyi.

Devon berjalan kembali ke kursinya.

Ia duduk dengan santai.

"Lalu kalau kita tidak bisa menembus mansion Draco,"

Ia menyipitkan matanya.

"kita gunakan cara lain."

Ia mengangkat ponselnya.

"Hubungkan aku dengan Alessandro."

Beberapa detik kemudian,

panggilan terhubung.

Di sisi lain, suara berat seorang pria terdengar.

" Tuan muda Devon Jenskin."

Devon tersenyum tipis "Alessandro."

"Kau terdengar sibuk."

Suara Alessandro Glusen terdengar dingin.

"Aku selalu sibuk."

"Langsung saja ke intinya saja." Devon tidak mau berlama-lama.

"Aku memiliki tugas penting untukmu."

Beberapa detik hening.

Alessandro menjawab.

"Menarik."

"Seorang Jenskin meminta bantuanku ?"

Devon tersenyum tipis.

"Anggap saja ini kerja sama , yang tentu saja menguntungkan."

Alessandro berkata pelan.

"Apa yang kau butuhkan?"

Devon mencondongkan tubuhnya sedikit ke depan.

"Aku ingin kau mencari tahu satu hal," suaranya terjeda sejenak.

"Istri baru Revano." dengan suara datar dan seringai tipis.

Di sisi lain terjadi keheningan singkat di sisi Alesandro.

Alessandro lalu berkata pelan.

"Kenapa dia penting bagimu?, maksud ku, kau tau mengusiknya sama saja mengusik iblis."

Devon tersenyum.

"Karena setiap orang penting dalam hidup musuh, adalah senjata."

" senjata efektif untuk mengalahkan target utamanya."

Ia melanjutkan dengan nada dingin.

"Aku ingin tahu siapa dia."

"Dari mana asalnya."

"Dan..,apa yang bisa membuatnya hancur."

Alessandro terdiam beberapa detik.

Lalu terdengar tawa kecil yang berat.

"Kau benar-benar tidak berubah, ayahmu akan sangat marah jika tau putranya mengusik musuhnya secara gegabah."

Devon menjawab santai.

"Kau juga tidak masih gagal mencari satu gadis kecil yang ditugaskan untuk kau jaga"

Alessandro akhirnya berkata.

"ck.., aku masih berusaha mencari putri Dr Adrian."

" Baiklah karena kau, aku akan kirim orang-orangku khusus untuk menyelidikinya, tapi aku tidak bisa berjanji banyak, kau tau bagaimana Klan Draco menjaga sesama anggota keluarga.."

"Organisasi Red Devils akan menangani ini, sebisa mungkin."

Devon tersenyum puas. " Tak apa,"

Namun sebelum menutup panggilan, Alessandro berkata pelan.

"Ada satu hal lagi yang ingin aku beri tau tentang hal yang cukup menarik."

Devon mengangkat sebelah alisnya. "Apa?"

Alessandro menjawab dengan nada penuh arti.

"Ada rumor menarik di dunia bawah, tentang kemunculan anomali yang cukup mengancam."

"Seorang hacker bernama Mr A, orang di balik aku anonim itu sudah banyak merugikan ku dan sangat sulit untuk dilacak hingga sekarang"

" dia mulai bergerak lebih agresif akhir-akhir ini."

Devon sedikit tertarik.

"Mr A ?, seberapa hebat dia."

Alessandro melanjutkan.

"Aku belum tahu siapa dia hingga sekarang, tapi salah satu ulahnya adalah mencuri informasi dari bisnis tambang ilegal ku dan dia berhasil meretas server Badan Intelijen Negara, dan mencuri banyak informasi tentang beberapa pejabat penting hingga kemungkinan dia tau letak nuklir yang disembunyikan oleh badan keamanan negara.

"

"Tapi orang itu juga mulai mengganggu banyak sistem penting di organisasi Red Devils."

Devon tersenyum kecil.

" Sangat menarik, dia pasti sangat jenius"

"mungkin kita memiliki lebih dari satu target."

Alessandro menjawab singkat."Mungkin, jika masalah putri Dr Adrian sudah mendapat titik terang, kau tau misi ini sudah diberikan oleh ayahmu dari belasan tahun yang lalu."

" Kau benar, misi menemukan senjata Helios adalah yang utama."

Setelah perbincangan yang cukup panjang panggilan pun terputus.

Devon meletakkan ponselnya perlahan. Ia menatap ke arah jendela besar di belakangnya.

Lampu kota terlihat kecil dari kejauhan, ia berkata pelan pada dirinya sendiri.

"Revano.., Mr A ..., Project Helios.."

" Revano ..,kau akhirnya membuat kesalahan."

Senyumnya perlahan melebar.

"Dan aku pasti akan menemukan wanita itu."

"Siapa pun dia."

Devon mengangkat gelas wine-nya.

"Karena begitu aku menemukannya, sudah dipastikan kelemahan terbesar mu berada di genggaman ku.."

"aku pasti akan menemukan cara untuk menghancurkanmu."

Tanpa disadari oleh Devon,

wanita yang sedang ia cari, adalah kunci utama dari ketiga kasus yang diselidiki olehnya.

...****************...

1
yula
💪💪💪💪💪thor
yula
👍🏼💪💪💪💪💪
yula
💪💪💪💪💪 thor 🥰
yula
semangat thor
yula
💪💪💪💪thor
yula
lama banget up thor
yula
💪💪💪💪💪 thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!