NovelToon NovelToon
Jodoh Pilihan Abah ( Antara Nyaman & Cinta )

Jodoh Pilihan Abah ( Antara Nyaman & Cinta )

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Duda / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: R-kha

Sekuel dari kisah Ivanka ( Izinkan Aku Bahagia )

Saat manusia di hadapkan antara nyaman dan cinta mungkin tak akan sulit untuk memutuskan tapi saat harus memilih antara orang tua atau cinta siapa kah yang akan kalian pilih ?

Itu juga yang harus Widya hadapi dimana iya harus terjebak antara cinta dan baktinya pada seorang ayah terlebih cintanya ternyata terlarang untuk bisa iya gapai.

Cinta seperti apa yang sedang di hadapi Widya dan akankah seseorang yang Abah hadirkan mampu menghilangkan cinta yang salah itu menjadi sebuah cinta murni yang utuh ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R-kha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Seperti Orang Bodoh

Pikirannya tak ingin datang ke rumah sakit dimana Naira berada saat ini tapi hati yang menggerakkan tubuhnya menuju rumah sakit yang ternyata tak begitu jauh dari posisi Panji saat ini.

" apa mas Panji akan datang ke sini Bu ?" tanya Naira yang ingin melihat Panji sebelum. Dirinya melahirkan ya Naira terpaksa harus melahirkan saat usia kandungan nya baru memasuki tujuh bulan karena stres yang cukup tinggi pada dirinya.

" ibu yakin panji pasti akan datang " ucap Bu Ersa yang mencoba meyakinkan menantunya meski sejujurnya dirinya pun tak yakin apa Panji akan datang ke rumah sakit atau tidak.

" sakit Bu " ucap Naira saat kontraksi kembali terasa karena jadwal operasi sesar dirinya masih dua jam lagi dan saat ini Naira di haruskan puasa sebelum operasi itu berlangsung.

" istighfar , yakin kamu pasti kuat " ucap Bu Ersa sambil mengusap pinggang Naira yang saat ini dalam posisi miring.

" kenapa mas Panji masih belum datang Bu " ucap Naira yang terus saja melihat ke arah pintu ruangannya.

" mungkin panji masih di jalan, sabarlah " ucap Bu Ersa yang benar benar kesal pada anak laki lakinya yang begitu tak bertanggung jawab pada istri dan calon anaknya.

" bagaimana jika mas Panji tak datang ?"

" bagaimana nasib anak Naira saat ayahnya sendiri tak memperdulikan nya untuk bisa lahir dengan selamat atau tidak ke dunia ini " ucap Naira yang terus memikirkan nasib anaknya jika Panji benar benar meninggalkan nya dan tak memperdulikan anak mereka.

" meski ayahnya tak mempedulikannya tapi ada kamu dan ibu yang tak akan pernah membiarkan dia kekurangan kasih sayang hingga dia menanyakan sosok ayah dalam hidupnya " ucap Bu Ersa yang benar benar kesal dengan keegoisan Panji saat ini.

" Bu " panggil Panji yang baru saja mendorong pelan pintu ruang perawatan Naira setelah sebelumnya menanyakan pada petugas pendaftaran dimana Naira berada saat ini.

" akhirnya kamu datang " ucap Bu Ersa tapi Panji tak kunjung masuk ke ruang perawatan Naira dan hal itu membuat Naira semakin sedih saat melihat sikap Panji saat ini.

' apa kamu benar benar tak perduli pada ku dan anak kita ?" tanya Naira dimana kini linangan air mata di pipi Naira sudah mulai mengajak sungai.

" ayo masuk " ucap Bu Ersa sambil menarik tangan putranya agar Naira tak semakin stres karena itu akan sangat berpengaruh pada tensi naira nantinya.

" bukan kah sudah ada ibu ?" tanya Panji tapi tatapannya terus mengarah ke arah Naira yang terlihat pucat.

" tapi kamu ayahnya mas " ucap Naira.

" tidak bisa kah satu hari ini saja kamu menjadi milik ku dan anak ku lagi ?" tanya Naira yang entah kenapa merasa jika ini akan menjadi hari terakhirnya berada di dunia ini.

" kenapa kamu berkata seperti itu, pamali " ucap Bu Ersa yang tak ingin sampai hal buruk terjadi pada Naira meski anaknya sendiri pun sudah bersikap buruk pada Naira.

" Panji akan kembali milik mu dan anak mu mulai saat ini sampai seterusnya, jadi kuat kan dirimu " ucap Bu Ersa yang entah kenapa merasa ada firasat buruk di hatinya saat melihat kondisi Naira saat ini.

" mas, apa kamu tak ingin mendekat ke arah ku dan membelai perut ku dimana anak kita masih ada di dalam dan akan berjuang untuk bisa lahir ke dunia ini " ucap Naira yang sangat berharap Panji mau mendekat ke arahnya bukan hanya terpaku melihat ke arahnya.

" ibu mohon mendekat pada Naira dan ikuti apapun yang Naira inginkan, jika bukan untuk ibu lakukan untuk anak mu yang ada dalam kandungan Naira " ucap Bu Ersa dengan suara pelan bahkan sedikit berbisik pada Panji.

Meski sempat ragu tapi akhirnya Panji pun mulai mendekat ke arah Naira yang kini tangannya sudah terulur ke arahnya dan entah dorongan dari mana Panji pun menyambut uluran tangan Naira dan binar kebahagiaan terlihat jelas i wajah Naira saat ini.

" terima kasih karena mas sudah mau datang dan menemani Naira " ucap Naira dengan mata yang masih berkaca kaca.

" mas "

" entah nanti Naira akan bisa kembali sadar atau tidak setelah selesai operasi nanti " ucap Naira yang langsung di tegur oleh Bu Ersa yang tak suka mendengar ucapan Naira yang menurutnya ngelantur.

" Naira, jangan berkata seperti itu ibu tidak suka " ucap Bu Ersa yang langsung menghampiri anak dan menantunya.

" kamu harus optimis "

" kamu harus semangat untuk hidup dan semangat untuk kembali sehat seperti dulu demi kami dan demi anak yang akan kamu lahirkan " ucap Bu Ersa sedangkan Panji hanya diam meski tangannya masih menggenggam erat tangan Naira karena memang Naira juga tak kunjung melepaskan genggamannya.

Tapi Naira tak mengatakan apapun hanya sebuah senyuman manis yang tersungging di sudut bibirnya dan entah kenapa tiba tiba saja kondisi Naira turun drastis dimana tubuhnya berkeringat di sertai kejang dan hal itu membuat Panji tersentak kaget begitu juga dengan Bu Ersa yang langsung berlari keluar untuk memanggil suster yang berjaga tak jauh dari kamar Naira.

" sus, tolong kondisi Naira tiba tiba saja memburuk " ucap Bu Ersa saat sudah sampai di meja suster jaga.

" baik Bu, akan kami cek kondisinya " ucap suster tadi yang langsung menghubungi dokter kandungan yang akan menangani Naira saat persalinan.

Dan benar saja tak butuh waktu lama dokter dans suster pun datang ke ruang rawat Naira dimana kondisi Naira masih sama seperti yang bu Ersa jelaskan tapi berbeda dengan Panji yang masih mematung seolah belum bisa mencerna apa yang terjadi di depan matanya.

" sus tolong siapkan ruang operasi karena kita harus melajukan operasi darurat saat ini juga" jelas dokter yangmasih bisa terlihat tenang demi untuk menenangkan keluarga pasien.

* apa yang terjadi pada Naira dok ?" tanya Bu Ersa yang tak bisa menutupi kepanikannya saat ini.

" kami pasti akan melakukan yang terbaik untuk menyelamatkan ibu dan bayi nya "

" tolong bantu doanya ya Bu " ucap dokter sebelum keluar dari ruangan rawat Naira saat Naira sudah di dorong keluar dari ruangan nya.

" Bu, apa yang terjadi pada Naira ?" tanya Panji saat bu Ersa hendak mengikuti para suster yang hendak membawa Naira ke ruang operasi.

" apa kamu masih belum mengerti jika kondisi Naira saat ini sangat serius ?" tanya Bu Ersa sambil menatap tajam ke arah anaknya.

" tapi bukankah tadi kondisi Naira masih baik baik saja saat Panji datang ?"

" lalu kenapa sekarang dokter bilang Naira harus segera di operasi ?" tanya Panji yang benar benar tak bisa berpikir.

" semua ini karena kamu !"

" jika saja kamu peduli pada Naira dan kandungan nya Naira pastikan baik baik saja!"

" berdoa semoga Naira dan bayi yang ada dalam kandungannya baik baik saja, jika tidak ibu tak akan pernah memaafkan mu seumur hidup ibu !"

✍🏻✍🏻✍🏻 apa Naira akan berhasil selamat dari ambang kematian yang memang rentan terjadi pada ibu melahirkan dalam kondisi seperti Naira ? Atau akan kah ini akan menjadi titik balik untuk Panji kembali sadar jika Naira jauh lebih penting dari Widya yang sudah jelas jelas melupakan dirinya ?

Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya

Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya

Love you moreee 😘 😘 😘

1
Dew666
🌹🌹🌹
Dew666
👄👄
Dew666
💜💜💜💜💜
Dew666
🔮🔮🔮
Dew666
🏆🏆🏆🏆🏆
Dew666
💎💎💎
Dew666
☀️🍡💜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!