" Dia... Kenapa ada disini?"
Luna diam diam naksir pangeran sekolah selama delapan tahun. Luna adalah seorang gadis yang baru saja enam bulan bekerja pada sebuah perusahan raksasa tanpa sengaja bertemu kembali dengan cinta pertamanya yang bernama Zafran Mahesa.
Dari pertemuan yang tidak sengaja itu, membuat zafran perhatian padanya. zafran secara terang terangan mendekati luna. luna yang akan membuka hatinya, harus di kejutkan dengan hadirnya kembali cinta pertama zafran.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NoorBee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kenalin, Ini cowo gw!
" aku di cafe yang sama sayang. Bareng Ditto, erwin. nanti kalau udah chat aku yah"
" hmm.. Ya udah kalau gitu, jangan nakal yah"
" Nakal sama kamu boleh?" goda zafran, luna yang mendengar itu berusaha tenang
" hmmm"
" ko hmm doang??"goda zafran dan tertawa
" ya udah, lanjut yah sayang i love you" ucap zafran
" ya aku juga"
" aku juga apa?"
" astaga ran, i love you" dan hanya terdengar tawa renyah dari zafran. Lusi hanya terseyum melihat sahabatnya yang salah tingkah, sedangkan lulu masih memperhatikan dengan seksama.
" see u baby" tanpa dijawab telefon di matikan oleh luna.
" jadi, lo udah jadian sama dia ?" tanya lulu membuka obrolan
" ya, gw udah resmi jadian sama dia. Gw juga udah di bawa ke keluarga besarnya. Gw ketemu orang tuanya. Dan cewe yang katanya pacar dia, cewe yang di upload di sosmednya, manggil orang tua laki gw dengan sebutan..."
" apa?!"
"nene dan kakek." lulu akan berteriak, tapi sudah keburu di bekap oleh lusi dan luna.
" dua dari tiga sahabat cowo yang suka ngintilin laki gw ternyata adeknya tuh cewe dalam arti, keponakannya laki gw juga. Dan yang lebih gilanya lagi, bapaknya itu cewe kerja di perusahan kita."
" hah?! Siapa siapa?" tanya lulu antusias.
" siapin jantung lu" ucap luna
" cewe itu anaknya pak kaisan" suara luna di perendah
" what!! Teriak lulu, dan di senggol oleh lusi dan luna
" sorry sorry gw kaget! Pak kaisan atasan kita kan? Direktur divisi kita kan?" luna dan lusi saling mengangguk
" dan lo tau yang lebih gila lagi" lulu menggelengkan kepalanya
" cewe itu kerja di perusahan kita" ucap luna.
" what?!" teriak lulu kembali
" lulu!" protes luna dan lusi
" sorry gw beneran kaget ini. Tolong banget gw gak tenang banget?!"
" tenangin diri lo dulu, masih ada lanjutannya" ucap luna
" ini serius? Jantung gw gak aman ini" ucap lulu
" dan cewe itu udah nikah lama sama salah satu sekretaris direksi" ucap luna. Lulu dan lusi berfikir keras. Hanya ada dua, alex dan erik.
" pak erik" ucap luna santai membuat lulu dan lusi berteriak berbarengan.
" lu serius lun?" tanya lusi dan luna hanya menganggukan kepala sebagai jawaban.
" ini erik sekretaris pak zaviar kan?" tanya lulu memastikan dan luna menganggukan kepala
" siapa yah cewenya yang kira kira cocok jadi anak pak kaisan. Istrinya pak erik" ucap lulu berfikir
" lo gak penasaran sama cowo nya luna lu?" tanya lusi
" oh iyah, jadi cowo lo siapa? Orang kantor juga?"
" hmm orang kantor juga. Dia ada disini kalau jantung lo udah aman, gw panggil orangnya" jawab luna santai,lulu melihat sekitar dan tahan oleh luna.
" lo kenapa jadi tebak tebakan gini sih, gw udah kaget berkali kali luna."protes lulu
" lo pikir gw gak kaget? Sama gw juga kaget jungkir balik" ucap luna, lusi hanya tertawa. Tak lama ponsel luna berdering, dan bener saja ada chat dari kaira dalam grup
Kaira
Gais, pada dimana? Ko kantor kosong
Keen
Gw gantiin zafran jamuan. Parah lo ran!
Sayang aku ❤
Sorry Keen, gw harus mantau bini gw yang lagi nongkrong
Ditto
Preeet! Gw juga ngintilin zafran yang lagi mantau bininya. Bareng erwin, sue!
Kaira
Ko gw gak di ajak! Dimana, nyusul!
Dan Ditto langsung share lokasi
" siapa lun?" tanya lulu
" lo mau tau kan siapa anaknya pak kaisan?" tanya luna. Lulu hanya menganggukan kepala
" Bentar lagi dia dateng, dan kalau ngeliat karakter dia, dia pasti bakal nyamperin kesini " ucap luna. Lulu hanya tercengang bingung
Tak sampai lima belas menit, ada seorang wanita yang menyapa luna dengan bahagia
" luna, jahatnya aku di tinggalin" ucap kaira. Dan lulu yang melihat kaira tidak bisa berkata kata, hingga dia tersadar karena di senggol lusi
" maaf yah ra, aku tadi gak liat grup. Niat cuma sama temen temen aku doang" ucap luna minta maaf
" oh iyah ra, kenalin ini dua sahabat aku, yang ini lulu, yang ini lusi. Lulu , lusi ini kaira."
" hai hai salam kenal yah. Kalian satu divisi?"
" ya bu kita satu divisi" jawab lusi
" ih, jangan panggil ibu, ini bukan kantor. Aku boleh gabung gak?" tanya kaira ramah
" boleh boleh" ucap mereka bertiga bersamaan. suasananya yang awalnya sungkan, tak sampai dua puluh menit langsung mencair karena pembawan kaira dan lulu yang sama karakternya.
" eh, kita mau liburan, kalian ikut aja!" ucap kaira
" aduh bu kita gak enak" ucap lulu
" alah gak enak kenapa? Aku minta nomor kalian, nanti aku masukin grup" ucap kaira dan mereka bertukan nomor chat. Tak lama terdengar suara barito yang muncul tiba tiba
" sayang, udah selesai?" mereka berempat menengok ke arah sumber suara dan lulu terkejut bukan main dengan sosok pria yang ada di depannya.
" hai sayang, kamu udah selesai?" tanya luna begitu santainya. Lulu hanya menggerakan kepalanya yang kaku pada lusi dan Lusi menepuk bahu lulu dan memijatnya sambil tersenyum.
" udah sayang, tinggal nunggu kamu"
" mana ditto ?" tanya kaira
" tuh di belekang"
" aku udah selesai ko. Oh iyah lu, lus, kenalin cowo gw, zafran, sayang kenalin ini dua sahabat aku yang ini lulu dan yang ini , kamu tau kan? kamu pernah ancem dia" sindir luna dan zafran hanya menyunggingkan senyumnya.
" iyah aku inget. Gak ada combalingin kan lus?" tanya zafran penekanan
" gak pak, aman tenang aja" ucap lusi
" ya udah mau geser sekarang?" tanya luna. zafran hanya mengangguk dan langsung membawa tas luna dan tab luna yang berada di atas meja.
" lo gimana? Mau disini apa mau ikut?" tanya zafran. Belum selesai menjawab erik sudah berada disana
" gw di jemput suami gw, sorry yah masih jaman pacaran" ledek kaira
" om, istri lo nih" sewot zafran
" duh baru juga nyampe sini, belum duduk, kalian tuh tiap ketemu kaya anjing sama kucing. Abis ini kemana ran?"
" ke rumah kaka, mamah sama papah, pengen ketemu luna"
" ya udah kita juga ke rumah om aja sayang, ada nene sama kakek" ucap kaira
" kamu gak akan ke rumah sakit? Gak nengok baby twins?" tanya erik mengusap puncak kepala istrinya dan merangkul pinggang kaira
" enggak, aku mau nyabotase luna." goda kaira
" bawa ke rumah sakit aja om" ucap zafran ketus
" luna, pacarnya galak banget sih, tatut uh" goda kaira. Dan luna tertawa renyah
" masa sih, enggak ko" ucap luna sambil mengelus lengan zafran
" males gak asik luna" ucap kaira. Lulu dan lusi yang melihat interaksi ini di buat terkejut dua kali. Di kantor mereka sangat dingin dan tidak tersentuh, sedangkan di luar bisa seaktif ini. Tak lama terdengar suara dua pria di belakang zafran
" kita ikut ke rumah ka zaviar aja, bau vape soalnya. " ucap Ditto
" ih kan, pada kerumah onty. Sayang kita kesana aja. Aku juga seharian dari luar pasti gak bisa ketemu baby" rengek kaira
" iyah boleh sayang. Ya udah yuk.. Lulu lusi di tinggal yah" ucap erik
" lulu lusi duluan yah, besok kita maksi bareng oke?" ucap kaira
" baik bu" ucap lulu dan lusi bersamaan.
" lus, lu, gw duluan yah..." ucap luna tersenyum
" lus, bantu tenangin lulu, dia masih syok banget" ledek luna, lusi hanya memberi tanda oke sambil menahan tawa. zafran langsung menggenggam tangan luna, dan tab serta tas luna tetap dibawakan oleh zafran hingga punggung mereka tidak terlihat, lulu dan lusi duduk kembali
" ini beneran gak sih?" tanya lulu
" seperti yang lo liat. Gw aja kaget"
" lo tau dari kapan?"
" lo inget gak waktu gw ada wawancara pegawai baru sama luna. Disitu gw mau nyomblangin luna sama anak keungan. Gak taunya ada pak zafran, dan dia langsung bilang. lusi, saya gak suka apa yang jadi milik saya, harus berbagi dengan orang lain. Apa lo gak ketar ketir di gituin sama pak zafran."
" udah lama doang mereka jadiannya? Ko gak cerita?"
" jadiannya baru minggu minggu kemaren kayanya, pdktnya yang lama. Dari awal pak zafran nginjekin kaki di gedung mahesa."
" waktu dia nitipin bu khanza?!" dan lusi menganggukan kepala sebagai jawaban lulu.
" kenapa luna gak cerita ke gw"
" pertimbangan pertama karena lu bucin banget sama lukas, dan lukas tuh ember banget kaya cewe. Dua luna juga gak niat cerita sama gw, karena ke gep aja lagi sama pak zafran makannya cerita. Alasnnya karena yah karena luna merasa gak pasti hubungannya apa, dia gak mau terlalu berharap. Yah lo tau lah yah luna gimana"
" terus sekarang mereka backstreet atau gimana?"
" ngikutin arus aja kayanya, YTTA yang tau tau aja. Di sanggah enggak, berlebihan juga enggak. Lo liat aja hubungan pak erik sama bu kaira, pak kaisan sama bu kaira, pak kaisan sama pak erik dan pak kaisan sama mahesa grup. Gak ada yang tau jelasnya gimana. Cuma kita pegawai yang beruntung karena kita berteman sama luna."
" jadi pak kaisan anaknya pak dirgantara?"
" bukan, pak kaisan kaka kandung bu khanza. tapi di angkat anak sama pak dirgantara. Karena pak kaisan dan bu khanza yatim piatu. Dan bu arleta yang ngincer bu khanza lama, dari pak zaviar masih sekolah bayangin"
" ko lo tau?!"
" gosip umum kali kalau pak zaviar yang ngebet sama bu khanza. Tapi sebenrnya bu arleta emang ada niat mau jodohin mereka, tapi takdir mereka berjodoh, sebelum bu arleta ngenalin, mereka udah ketemu duluan. Ketiga kali ketemu, pak zaviar langsung ngajak nikah, pertemuan ke ampat langsung ngelamar ke pak kaisan" obrolan mereka berlanjut dan mereka sepakat akan menyimpan rahasia luna.
***