NovelToon NovelToon
Kehidupan Ke 2 Legenda Raja Pembunuh

Kehidupan Ke 2 Legenda Raja Pembunuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mengubah Takdir / Reinkarnasi
Popularitas:879
Nilai: 5
Nama Author: Iqbal Pertha

black hole yang menjadi legenda pembunuhan di masanya kini sedang berbaring lemah menahan rasa sakit karena penyakit yang menggerogoti tubuhnya.

" dalam hidup ini aku sudah banyak melakukan dosa, dan sudah tidak terhitung berapa nyawa yang aku hilangkan."

" jika sakit ini menjadi menjadi penebus atas dosaku, maka aku bersumpah di kehidupan keduaku aku akan menjadi seorang yang lebih baik dan tidak akan menghilangkan nya orang lagi kecuali itu terpaksa. "

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Iqbal Pertha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

persaingan anak dan ibu

" mengapa aku harus bertemu mereka sih....." ujar ayu seperti tidak senang.

" kenapa ay...." ucap Wira bertanya.

" kamu tidak lihat tadi bagai mana mereka meremehkan kamu." ucap ayu.

" lihat kok....." ucap Wira.

" itu lah aku malas sekali bertemu mereka yang tidak tau cara menghargai orang lain." ucap ayu.

" itu hanya karena mereka tidak pernah berada dalam kesulitan, mereka yang hanya mengandalkan orang lain, tidak akan pernah tau rasanya bagai mana mengandalkan diri sendiri jadi kamu gak usah pikirin apapun yang mereka omongin." ujar Wira.

" jika mereka mengatakan hal buruk tentang aku aku tidak masalah, tapi ini suamiku, aku tidak terima dan tidak suka pokoknya tidak suka, tidak boleh siapa pun yang berkata buruk tentang suami ku." ucap ayu Dengan bersungut-sungut, yang tampak lucu jika di lihat menurut Wira,

Wira merasakan ketulusan dari ayu, dan merasa hangat di hatinya, Wira semakin tidak mau kehilangan atau menyakiti ayu.

" terimakasih karena istriku sudah menjaga ku." ujar Wira.

" suami aku rasa kita tidak usah datang undangan reuni ini." ujar ayu.

" kenapa tidak...." jawab Wira.

" pasti mereka berdua akan memprovokasi yang lainnya untuk merendahkan mu. aku tidak suka melihat suamiku di rendahkan." ujar ayu.

" ay, kita akan segera memasuki lingkungan seperti mereka juga nantinya, jadi kamu tidak bisa menghindar, apapun yang mereka katakan tentang ku nanti tidak penting aku tau istriku akan menjagaku, mereka tidak akan bisa apa apa di hadapan istriku yang luar biasa ini." ujar Wira.

" tapi....." ayu ragu dan takut Wira merasa minder karena di cerca omongan yang merendahkan.

" sudah..... aku bahkan tidak menganggap mereka sejak mereka datang, aku tidak peduli mereka mau bicara apa, dunia ku hanya istriku dan anakku, selebihnya aku tidak perduli." ucap Wira.

" sabar ya suamiku, mereka itu hanya tidak tau saja jika sebenarnya orang yang mereka rendahkan itu adalah seorang yang selalu membawa keberuntungan untukku." ujar ayu.

" sebenarnya kamu lah bintang keberuntunganku ay, semua yang aku lakukan saat ini hanya untuk istriku." ujar Wira.

......................

......................

Wira sedang menunggu di mobil saat ayu sedang menjemput Sasa ke sekolah memikirkan tentang reuni Wira rasa perlu melakukan sesuatu.

" halo Satya ..." ujar wira

" ya tuan apa ada perintah......" ujar Satya di ujung telepon.

" apa kau tau hotel X di kota M. Apakah hotel itu masih ada di bawah kekuasaan kita." ucap Wira.

" hotel itu adalah aset kita tuan...." ujar Satya.

" oh... Bagus ini lebih dari yang aku inginkan, aku ada perintah untukmu." ujar Wira.

" katakan saja tuan...." ujar Satya.

" weekend nanti, istri ku dan temannya akan mengadakan reuni, aku ingin bermain kucing harimau dengan mereka, jadi kau tau yang perlu kau lakukan kan, aku ingin membuat kejutan di akhir untuk mereka yang berani memandang rendah istri ku. " ujar Wira.

" aku mengerti tuan...." ujar Satya.

" bagus bagus. oh ya istri ku akan segera membuka toko perhiasan ajak lah keluargamu kita akan berkumpul bersama saat itu untuk merayakannya." ujar Wira.

" tuan kita sudah memiliki sekitar dua ratus toko perhiasan di dalam maupun di luar negri mengapa tuan tidak berikan satu pada nona saja." ujar Satya.

" tidak tidak, istri ku sedang membangun mimpinya aku tidak mau merusaknya biarkan dia melakukan apapun yang di senangnya." ujar Wira.

" hahaha tuan dan nona sungguh pasangan yang di berkati. " ucap Satya.

" Satya bagai mana keadaan perusahaan saat ini." tanya Wira.

" stabil tidak ada kendala tuan...." ujar Satya.

" bagus kau sudah bekerja keras selama ini, sesekali bersantai dan nikmati hidupmu bersama keluargamu." ujar Wira.

" baik tuan terimakasih karena sudah memperhatikan ku." ujar Satya.

" eh sudahi dulu istriku sudah kembali, jangan lupa dengan yang ku katakan tadi...." ujar Wira.

" baik baik tuan ..." ucap Satya.

Di tempat Satya lebih tepat nya di ruangannya.

" siapa yang menelpon....." ucap wanita cantik.

" itu tuan x...." jawab Satya.

" apa kah ada perintah....." ujar wanita itu kemudian duduk di pangkuan Satya.

" tidak ada yang khusus istri tuan X akan mengadakan reuni bersama temannya, tuan x ingin bermain peran kucing dan harimau." ujar Satya tangannya meraba paha putih nan bersih wanita itu.

" apakah suamiku ingin melakukannya....." ujar wanita itu.

" jangan salahkan aku karen kamu yang memulainya." ujar Satya.

" ahkkkkkk....."

di tempat Wira di dalam mobil dalam perjalanan pulang.

" ayah, tadi ada anak bernama Aldo, mengatakan suka Sasa, dan akan menjadikan Sasa istrinya di masa depan...." ujar Sasa bercerita.

" wah berani sekali anak bernama Aldo ini, lalu Sasa jawab apa sayang." ucap Wira.

" Sasa bilang aja kalo kamu suka Sasa kamu harus bisa kalahin ayah Sasa." ujar Sasa polos sekali.

" lalu bagai mana ayah ingin mendengarkan cerita Sasa.

" iya ayah, dia bertanya bagai mana aku bisa kalahkan ayahmu yang sudah dewasa itu sedangkan aku masih kecil. Sasa bilang aja, ayahku jago masak, dia bisa urus semua pekerjaan rumah, dia juga penyayang, dan sangat tampan, jika kamu bisa melakukannya aku akan memikirkan kamu menjadi suamiku nanti. Aku akan belajar hari ini jadi jangan memikirkan pria lain selain aku ya....." cerita Sasa.

" lalu apa Sasa suka sama Aldo." tanya ayu.

" Sasa suka ayah...." ujar Sasa.

" mulai mulai....." ucap ayu, ini ni saingan .

" hahaha... Ayah juga sama....." jawab Wira tak lupa sedikit mengacak poni Sasa.

" suami aku pengen Boba kita mampir untuk beli Boba." ujar ayu di kursi belakang karena di kursi depan samping kemudian di kuasai Sasa.

" ayah aku pengen ice cream, kita mampir beli ice cream ya...."

" Boba...."

" ice cream...."

" Boba...."

" ayah pilih Boba apa ice-cream." ujar Sasa.

" kita beli dua keduanya oke ...." ucap Wira, tidak mau masuk dalam masalah dua wanita yang sedang bersaing.

Wira mencari tempat yang menjual dua menu yang di ingin kan oleh dua wanita itu, mencari begitu lama akhirnya Wira putar mobil ke arah pusat kota lagi menuju mall karena di sana pasti ada dua menu yang di mau.

Setibanya di mall dua wanita itu masih berperang juga, si kecil minta di gendong yang satu minta di gandeng, dan yang paling membagongkan adalah mereka minta di bayarin Wira. Memang perebutan kasih sayang dan perhatian sangat menguras tenaga dan pikiran Wira. Hanya saja Wira merasa bahagia karena nya.

" kamu coba punya aku ini enak Lo....." ujar ayu, Wira pun langsung mencoba nya.

" enak gak...." tanya ayu.

" enak....." jawab Wira.

" ayah... Ayah coba punya Sasa enak Lo....." ujar Sasa, Wira pun menuruti mencoba ice cream milik Sasa.

" enak kan yah...." tanya Sasa.

" iya enak..." ujar Wira.

" punya mama paling enak...." ujar ayu.

" punya Sasa paling enak..." Sasa.

" mama...." ayu.

" Sasa...." Sasa.

Karena kejadian yang lucu itu beberapa orang banyak yang mengabadikan hal itu di ponsel mereka....

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!