seorang selir yang tiba-tiba melahirkan di istana dingin,tewas karna akibat di racuni oleh permaisuri yang kejam.
selir itu mati dan melahirkan bayi yang prematur,dan bayi itu terlihat aneh, permaisuri yang merasa senang melihat rupa bayi selir yang baru saja dilahirkan,dia buru-buru melaporkan masalah itu pada kaisar.
dan benar saja,kaisar juga terkejut sekaligus ketakutan saat melihat bayi itu memiliki rambut yang berwarna putih,karna mengira Bayi itu pembawa sial,dia membunuh nya.
tapi saat pedangnya ingin menebas leher bayi tersebut,dia mendengar suara anak kecil yang begitu lucu.
bagaimana kelanjutan ceritanya ? yuk mampir di cerita author.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kedatangan pangeran Lintang
Setelah melihat para pejabat duduk di tempatnya masing-masing, Rose menyandarkan kepalanya di singgasana dan salah tangannya menopang dagunya,pose ratu rose membuat jantung Jek semakin berdetak kencang.
begitu juga dengan evan,wajahnya memerah,benar yang dia katakan kecantikan Ratu rose memang mematikan,dia jadi takut jika pangeran Lintang jatuh cinta pada Ratu rose.
" apapun yang terjadi nanti,aku harus melindungi yang mulia ratu" batin Evan penuh tekat.
" pangeran Lintang memasuki aula "
seorang pemuda yang tampan berjalan memasuki aula dengan langkah tegap,bahunya yang lebar membuat pemuda itu sangat berwibawa,dia melirik para pejabat dengan senyuman liciknya,dan setelah sampai di hadapan Rose,dia langsung memberikan hormat.
" salam yang mulia ratu,saya pangeran lintang mendoakan semoga yang mulia Ratu memiliki umur yang panjang " ucap pangeran Lintang,meski dia memiliki sifat yang licik, dia tidak pernah melupakan tata Krama nya.
" hmm,,,duduklah " ucap Rose dengan acuh,dia juga tau ucapan pemuda itu yang mengatakan memiliki umur panjang adalah sindiran halus. tapi dia mengabaikan nya.
Pangeran Lintang tersenyum dingin mendengar suara wanita yang terdengar acuh itu,dia mendongak dan menatap wajah Rose,tapi saat tatapan nya bertemu dengan Ratu rose yang dia remehkan,dia tertegun,nafasnya tercekat,dan pemuda yang memiliki warna mata biru terang itu terkejut melihat kecantikan Ratu baru kerajaan ini.
" apa kamu tidak mendengar ucapan ku ? Duduklah pangeran Lintang! " ucap Rose lagi,dia tau pria ini terpesona dengan kecantikan nya,tapi dia tidak keberatan dengan itu.
benar saja pangeran lintang tiba-tiba tersenyum lembut,dan mengangguk. lalu dia duduk di dekat Evan sembari menatap wajah Rose dengan penuh minat.
" perhatian tatapan mu pangeran ! jika kamu terus menatap Ratu kami,,aku tidak akan segan-segan padamu " ancam Evan yang merasa tidak senang,karna pangeran Lintang terang-terangan menatap Ratu rose.
pangeran Lintang menolah kearah nya,dia menaikkan alisnya saat mendengar ucapan Evan.
" kenapa kamu terlihat marah,,yang mulia ratu saja tidak keberatan" sinis pangeran Lintang.
Evan ingin memberikannya pelajaran,tapi jenderal Jordan menghentikan nya.
" jangan membuat kekacauan disini,jika kamu membuat yang mulia ratu marah,keluarga kita akan dalam masalah " bisik sang ayah.
mendengar itu Evan menarik nafasnya dalam-dalam,dan dia melirik pangeran Lintang yang masih menatap Ratu rose dengan penuh damba.
" jadi apa tujuan pangeran Lintang datang ke kerajaan kami ? " tanya perdana menteri dengan berani.
Pangeran lintang menatap nya,dia terdiam sejenak dan tiba-tiba tersenyum licik.
" yang mulia ratu, kedatangan saya kemari ingin meminta hadiah yang di janjikan oleh kaisar Miko,,saya tau sekarang kaisar Miko sudah tidak memiliki kekuasaan disini,tapi kerajaan kalian tidak mungkin kan mengingkari janji ? " ucap nya menatap rose.
Rose mengetuk-ngetuk meja nya,dan menatap pangeran Lintang dengan tersenyum miring.
" kamu tenang saja,janji itu akan kami tepati,,Jek bawa barang nya kesini " perintah rose pada pengawal nya.
" baik yang mulia " Jek pergi menjemput barang yang telah dia siapkan.
Sementara pangeran lintang penasaran apa yang akan di berikan oleh rose,begitu juga dengan para pejabat.
Hingga mereka melihat Jek membawa putri Nora dengan paksa, sedangkan putri Nora yang dibawa oleh Jek tiba-tiba merasa marah.
Tapi dia membeku saat melihat ternyata Jek membawanya ke aula istana, tiba-tiba perasaan nya tidak enak.
Brukkkkkkkkkkkkkkkk
" yang mulia barang nya sudah ada disini" ucap Jek setelah mendorong putri Nora di bawah.
" kamu,,," tunjuk putri Nora dengan wajah marah,tapi Jek tidak perduli,dia berjalan dan berdiri di samping Ratu rose.
Semua para pejabat saling memandang dengan wajah kebingungan,melihat itu Ratu rose mengangkat sudut bibirnya.
" seperti yang dijanjikan oleh kaisar Miko pada mu pangeran Lintang,dia akan memberikan hadiah dan hadiah nya adalah putri Nora,,kamu bisa membawa nya pergi dan aku tidak keberatan jika kamu menjadikan nya sebagai budak " rose menyesap teh yang diberikan oleh Jek dengan elegannya.
pangeran Lintang berdiri,dia menatap putri Nora dengan tatapan tidak suka,lalu menatap rose dengan serius.
" yang mulia Ratu,hadiah yang anda berikan tidak ada harganya di bandingkan dengan pelayan di kerajaan kami ! Dan aku pangeran Lintang menolak dengan tegas putri Nora ! " ucapnya dengan lantang.
Para pejabat berdiri dan menatap nya dengan geram.
" pangeran lintang,,jangan keterlaluan jika yang mulia ratu memberikan mu hadiah,kamu harus menerima nya,, beraninya kamu menolak hadiah Ratu kami,," ucap perdana menteri.
" benar seharusnya kamu berterimakasih pada yang mulia,,kamu masih mendapatkan hadiah,,jika kamu tidak puas dengan hadiah yang diberikan oleh Ratu rose,,kami akan menganggap mu tidak menghargai pemimpin kami ! " ucap penasehat kerajaan,dia juga merasa pangeran Lintang ini sangat keterlaluan.
putri Nora ? Dia yang di jadikan sebagai barang oleh Ratu rose merasa marah,dia berdiri dan menunjuk rose dengan mata melotot nya.
" rose kamu keterlaluan, berani kamu menganggap ku sebagai barang,kamu benar-benar wanita kejam,," teriak nya disana.
Plakkkkkkkkkkkkkk
pangeran Lintang menampar wajahnya,dia menatap putri Nora dengan tajam.
" apa kaisar Miko atau permaisuri Vanesa tidak mengajari putrinya tata Krama ! dan ternyata berita yang aku dengar itu nyata,,, putri Nora memilki watak pemberontak,,dan aku tidak akan menerima wanita pemberontak seperti nya " ucap pangeran Lintang,putri Nora menatapnya dengan mata berkaca-kaca,dia sakit hati karna di permalukan oleh pria ini.
bahkan untuk mengeluarkan suaranya,dia sudah tidak memiliki keberanian lagi.
" kalau kamu tidak menerima nya,itu terserah kamu,,aku sudah memberikan hadiah yang cukup berharga padamu,tapi kamu malah menolak pemberian ku,jadi aku tidak bisa memaksa mu " ucap rose dengan santai nya.
pangeran Lintang menyatukan kedua tangannya,lalu dia menghadap pada Ratu rose.
" yang mulia,,saya pangeran Lintang tentu saja menolak hadiah yang anda berikan,,tapi jika yang mulia mau memenuhi hadiah yang saya inginkan,,saya akan memberikan pusaka kerajaan barat pada yang mulia Ratu " ucap nya dengan tegas dan percaya diri.
" apa ? Pusaka kerajaan barat,bukankah itu sama saja kerajaan barat akan ada dibawah kendali Ratu rose,,jika pusaka kerajaan barat ada ditangan yang mulia,,maka kerajaan kita akan tetap aman "
" tapi yang membuat aku penasaran apa yang di inginkan oleh pangeran Lintang,jika dia menginginkan tahta kerajaan kita,,itu sama saja kita menyerahkan diri pada kerajaan mereka "
bisik-bisik pejabat terdengar, sedangkan jenderal Jordan dan Evan saling memandang dengan wajah tegang nya.
" ayah, apa yang ayah fikirkan sama dengan yang aku fikirkan sekarang ? " tanya Evan dengan tangan mengepal.
" yah ayah menebak pasti pangeran Lintang akan melamar yang mulia ratu rose " jawab ayahnya dengan menghela nafasnya.
Evan menggertakkan giginya, dia tidak akan membiarkan itu terjadi.
" tapi kita lihat saja apa pendapat yang mulia ratu,,aku juga penasaran dengan reaksi yang mulia,,Evan jangan terlalu gegabah!! " peringat Jordan.
Evan mengangguk tapi hatinya tidak tenang,lalu mereka semua menatap rose yang masih terlihat santai.
Wanita yang rambut berwarna putih itu, duduk tegak,lalu dia melirik Jek yang berdiri di sampingnya.
" coba katakan apa yang kamu inginkan ? " tanya rose,dia juga melihat wajah Jordan dan Evan yang terlihat gelisah.
pengeran lintang dengan percaya diri, tersenyum lebar dan menatap rose dengan tatapan minat.
" jika yang mulia ratu bersedia menjadi permaisuri ku,aku akan memberikan pusaka kerajaan barat,bukan hanya itu aku juga akan memberikan beberapa wilayah yang ada di selatan sebagai mahar untuk yang mulia " ucapnya dengan lantang.
Trangggggggggggg
👍👍👍
Mampu menyelesaikan persoalan kerajaan dengan hasil yang memuaskan dan bertindak adil.
Mencintai rakyatnya, mengabdikan hidup untuk memakmurkan rakyat, menciptakan kedamaian, dan memperhatikan kebutuhan mereka...👸
tangguuung, kapan hari aja bisa UP banyak, apa cuman gebrakan awal aja...😥
Kaisar James
kok kaisar James, bukannya Miko ya ?