NovelToon NovelToon
Anak Yang Tidak Di Akui

Anak Yang Tidak Di Akui

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Pengkhianatan
Popularitas:20.6k
Nilai: 5
Nama Author: Elvy Anggreny

Elfa adalah seorang gadis 17 tahun, dia siswi berprestasi di sekolah, Elfa sangat cantik, pintar dan polos. Hanya satu kekurangannya dia bukan anak orang kaya. Dia hidup bersama ibunya yang hanya seorang tukang cuci. Elfa masuk ke sekolah itu melalui jalur beasiswa.
Elfa bukan hanya pintar dan cantik tapi dia adalah kekasih seorang Aditya siswa paling tampan di sekolah dan idola semua siswi.
Elfa terlalu mencintai Aditya, ia akan melakukan apa saja untuk Aditya. Hingga satu malam dengan kata sebagai bukti cinta. Elfa menyerahkan kesuciannya kepada Aditya.
Dari kejadian satu malam itu , Elfa hamil anak Aditya. Ia mengatakan pada Aditya tentang kehamilannya tapi Aditya memaksa Elfa mengugurkan kandungannya.

"Gugurkan kandunganmu, jangan berharap aku akan bertanggung jawab. Kau sadar? Kita ibarat langit dan bumi. tidak akan mungkin bersatu" Ucap Aditya

Seluruh tubuh Elfa bergetar "aku bersumpah ....!!! kau tak akan pernah mendengar suara tangisan bayi dalam hidup mu "

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elvy Anggreny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

"Sayang..kamu udah sampai ?"

"Ya, kak Tania telpon, katanya kamu terlihat pucat di pinggir jalan. Dan kak Ardian yang membawa kamu pulang "

"Iya sayang, aku tiba-tiba merasa pusing saat berdiri di trotoar.."

" Berdiri di trotoar? Apa yang kamu lakukan...?"

"Ah..aku..aku ingin membelikan beberapa gaun untuk mu tapi.."

Chelsea menatap Aditya, lalu mengangguk " Gimana keadaan kamu sekarang?"

"Sudah tidak pusing lagi, sepertinya aku kelelahan sayang.." Chelsea melangkah mendekat. Dia duduk di pinggir tempat tidur.

"Anak siapa yang kamu katakan tadi?". Aditya merasakan tubuhnya kembali menegang. Ia pikir Chelsea sudah lupa.

"Tidak sayang, aku seperti bicara dengan diriku sendiri tentang anak kita. A..aku sebenarnya sangat rindu dengan panggilan ayah..."

Chelsea berbalik menatap Aditya, raut wajah Chelsea yang sendu membuat rasa bersalah dalam hati Aditya semakin besar.

"Maafkan aku sayang, aku harus berbohong lagi... " Batin Aditya.

"Sayang, malam ini kita nginap di sini ya. Aku ingin bicara banyak dengan Ardian.."

"Kenapa harus nginap? Rumah kita kan nggak jauh.. besok besok kalian masih bisa bicara. Sekarang sebaiknya kita pulang. Istirahat di rumah saja " Chelsea keberatan untuk menginap.

"Tapi..."

"Aku yang bawa mobil..."Chelsea memang tidak pernah menginap di rumah orang tua suaminya sejak mereka memiliki rumah sendiri dan pindah rumah.

"Kecuali hal penting itu, sesuatu yang benar benar mendesak dan bukan rahasia..."

Aditya menghela nafas, akhir akhir ini dia paham kalau Chelsea mencurigai dirinya. Dan dia maklum.

"Baiklah sayang, kita pulang.."

Sepanjang perjalanan Aditya diam, dia memikirkan bagaimana caranya bicara dengan Elfa, dia pikir itu hal yang mudah. Tapi Aditya tidak pernah tahu dengan hatinya.

"Dit...aku minta maaf kalau sikap ku selama ini membuatmu terbebani, ak..aku merasa sangat kehilangan Dit, aku kehilangan ke empat kalinya, dan merasa bersalah..." tiba tiba saja Chelsea bicara seperti itu, membuat Aditya terkejut.

"Kamu tidak salah, kamu tidak salah apapun sayang. Aku memang sedang memikirkan banyak hal, tapi tentang perubahan sikap kamu dan kehilangan bayi kita. Aku mengerti, mungkin ini juga salah aku, sayang." Aditya memotong kata kata Chelsea

Aditya menatap Chelsea yang sedang menyetir.

Walaupun Aditya bicara seperti itu namun separuh pikirannya saat ini sedang memikirkan Elfa. Jika kemarin dia memikirkan cara menemukan Elfa, tapi kali ini pikiran nya terusik karena bayangan wajah Elfa yang tiba-tiba terlintas, Elfa yang menatap nya datar tanpa ekspresi. Dan, Aditya tidak suka dengan tatapan itu.

"Ya Tuhan...apa yang terjadi padaku?"Batin Aditya bergejolak.

_____

Sementara malam harinya di rumah orang tua Aditya.

"Apa yang kamu katakan Ardian?"

"Ya Ayah, Aditya seperti orang yang kehilangan akal sehatnya. Dia melihat wanita itu. Aku pikir ayah sudah tahu itu...."

Suryadi diam menatap tembok di depannya.

"Kenapa perempuan itu datang lagi? aku bahkan tidak menganggap dia akan menjadi satu sumber kesialan dalam hidup Aditya tapi kenapa sekarang bisa seperti ini " Guman Suryadi.

"Bukankah beberapa hari yang lalu, aku bertanya pada ayah.. apakah semua baik baik saja, dan ayah menjawab tidak akan terjadi apapun, Aku pikir ayah mengerti..." Ucap Ardian.

"Tapi ayah tidak menyangka kalau Aditya menganggap itu hal yang serius"

"Yang merasakan itu Aditya, ayah. Dan yang menerima akibatnya juga dia. Wajar kalau dia punya pikiran seperti itu. Dan artinya dia masih punya hati nurani. Dia menyadari kesalahannya "

Suryadi menggerakkan rahangnya menahan emosi yang hampir meledak, Lidahnya tiba-tiba terasa kaku. Dia tidak mampu menjawab perkataan anaknya sendiri.

"Aku tidak tahu, apa yang telah terjadi...Aku hanya ingin melindungi anakku yang sudah beranjak dewasa. Seperti yang aku katakan, aku tidak mau Tania berpikir aku seorang pria brengsek, ayah.. Aku tidak mau sampai itu terjadi.."

"Dampaknya bukan hanya pada keluarga mu saja Ardian, tapi pada usaha Ayah yang sudah Ayah bangun dengan susah payah. Dan ini semakin nyata, ayah hanya tidak mau Chelsea menyadari perubahan sikap Aditya.."

"Apa ayah akan bertindak lagi ? Se..seperti dulu " Tanya Ardian.

Suryadi menoleh melihat Ardian " ayah harus melakukan sesuatu.."

"Ayah.....Jika ada hutang masa lalu yang ingin di selesaikan oleh Aditya, biarkan dia melakukan itu. Jangan ikut campur, jika ayah tidak mau ada bencana dalam keluarga kita..."

"Apa maksudmu, apakah kamu berpikir ayah tidak bisa membungkam wanita pembawa sial itu ?"

"Aku tahu, ayah bis melakukan apa saja. tapi kali ini, biarkan Aditya menyelesaikan semuanya Ayah, jangan lagi masuk dalam masalah Aditya. Biarkan ia menyelesaikan dengan caranya sendiri " Ucap Ardian lirih, dia tau seperti apa Ayah nya, pria dengan ambisi yang besar. Dia selalu berpikir bahwa jika dia turun tangan semuanya akan baik.

Ardian merasa beruntung karena hubungannya dengan Tania mendapatkan restu dari Ayahnya, karena dia tau Ayah Tania adalah seorang yang di segani oleh Suryadi. Sehingga semua berjalan sesuai harapan Ardian.

Suryadi yang berdiri hanya beberapa langkah dari Ardian, hanya diam menatap tembok di ruang kerjanya. Ia tidak menjawab perkataan Ardian.

"Kakek.... nenek memanggil mu " Suara Tasya yang memanggil Suryadi, mengakhiri pembicaraan mereka.

Setelah itu, Ardian langsung menuju kamar. Di sana Tania sedang berbaring dengan ponsel di tangannya.

"Kenapa wajahmu kusut kayak gitu, sayang. Apakah kamu memikirkan Aditya ?" Tanya Tania.

"Kenapa aku harus memikirkan Aditya, dia bukan anak kecil lagi " Jawab Ardian tersenyum.

"Entahlah, aku merasa Aditya lagi dalam masalah atau dia lagi punya banyak pikiran.."

"Hei.. sayang, kenapa kamu yang memikirkan Aditya ? tidak seperti biasanya. Ada apa ini ?"

Tania tertawa mendengar Ardian bicara seperti itu.

"Hidupnya itu, kayak gimana ya..."

"Iya sayang, aku mengerti.. Kamu tahu kan, Ia baru saja mengalami musibah, kehilangan bayi yang sangat ia nantikan. Empat kali, siapapun pasti akan mengalami hal seperti Aditya "

"Ya aku tahu, Ardian... Apakah sesuatu telah terjadi ?" Tania menatap tajam pada Ardian, penuh selidik.

Ardian tersenyum tipis " Semua baik baik saja, sayang.."

Ardian menatap mata Tania yang sayu. Mata yang memancarkan ketulusan yang luar biasa "Baiklah, sekarang bersihkan dirimu " kata Tania.

Ardian berjalan menuju kamar mandi, dia tidak tahu seperti apa Tania menilai kualitas keluarganya jika suatu saat nanti, semuanya terungkap.

***

Chelsea menatap Aditya yang tertidur pulas di sampingnya, wajahnya yang terbentuk dengan sempurna, yang ia tahu beberapa kali telah membohonginya, ia berharap Aditya berbohong demi kebaikan. Walaupun dia tahu, tak ada kebohongan demi kebaikan. Yang ada itu kebohongan untuk kebaikan diri sendiri, dan kekecewaan bagi orang lain.

Chelsea menatap sekelilingnya, ia mengamati dalam diam. Desahan nafasnya dan setitik rasa kecewa yang tak bisa ia jelaskan.

Ponselnya bergetar, satu pesan masuk. Chelsea hanya melihat ponsel itu. Dia ragu melihat isi pesan yang masuk. Keheningan malam semakin menambah sunyi yang kian mencekam.

Namun perlahan lahan tangan Chelsea meraih ponsel yang tergeletak di atas meja. Tangannya gemetar, Chelsea selalu merasa ketakutan ketika ponselnya berbunyi. Dia seolah olah takut mengetahui sesuatu.

Chelsea terpaku, namun belum sempat ia membuka pesan masuk dalam ponsel. Chelsea merasakan ketegangan.

"Jangan... jangan pergi, aku mohon padamu Fa. Aku bersalah..."

Kalimat itu seperti sembilu yang menyayat jantung nya. Sekali lagi dia mendengarkan nama itu dari mulut Aditya dan entah apa yang Aditya mimpi kan sampai ia harus menyebutkan nama itu lagi.

"Elfa....." Guman Aditya tanpa sadar menyebut nama itu.

Chelsea merasakan air mata hangat membasahi pipi nya. Sudah beberapa bulan ini, ia selalu mendengar nama itu dalam tidur Aditya.

Tanpa berkata apapun, Chelsea bangun lalu masuk ke dalam kamar mandi. Ia membasuh wajah nya. Menghapus jejak air matanya.

Ia kembali ke tempat tidur, ia duduk di pinggir ranjang. Sekali lagi Chelsea menatap Aditya, tidur nya nyenyak, nafasnya tenang, wajahnya damai.,.namun Chelsea tahu, suaminya menyembunyikan rahasia.

Jarak antara mereka semakin nyata. Di rumah, ia seperti hidup di dunia lain. Walaupun Aditya tetaplah sosok suami yang selalu memperhatikan Chelsea, mereka---- dekat, tetapi terasa sangat jauh, Sekali lagi ada jarak dan itu adalah jarak yang tak terlihat namun terasa.

Klik...

Chelsea membuka pesan masuk dari orang suruhannya dan dalam Ponselnya, satu video yang sedang menampakkan suaminya berdiri menatap pria dan wanita yang sedang berpelukan di atas trotoar. Chelsea menatap kaku.

"Ah..aku..aku ingin membelikan beberapa gaun untuk mu.."

Ia ingat kembali kata kata Aditya, sampai video itu selesai. Chelsea hanya melihat Aditya berdiri mematung di tempat itu. Tak ada pergerakan yang menunjukkan bahwa dia akan masuk kedalam butik.

Chelsea melihat nama yang tertera di kaca butik itu

"Gavela Desain...?"

.

.

Next.....

1
Novansyah
bagus tapi sayang update terlalu lama dan cuma satu bab buat bosan nunggu update cerita bab selanjutnya
Lee Mba Young
Berarti kluarga adtya harus dpt karma, bapaknya Dan adtya.
Chelsea cpt cari tau biar tau sebejad apa suami mu itu.
Susilowati Jais
sebenarnya kalo ayahnya Aditya orang ambisius tp otaknya lurus kemungkinan Aditya g akan melakukan hal bodoh,justru yg d kasih hancur sehancur hancurnya tu ayahnya Aditya. itu mnrut ku sih🤭
Lee Mba Young: tapi Aditya juga Salah krn ingin bayi nya mati. dia sadar kok mngingin kan itu, ayah nya cm mengeksekusi
total 1 replies
Adinda
enak banget kamu mau minta maaf,kata maafmu tidak akan membuat hidup orang kembali utuh,masa depan dan mental Elfa yang kamu hancurkan tidak akan pernah bisa ditukar dengan kata maafmu aditya
Adinda
enak banget ambil sumpahmu, kamu bisa gak kembaliin kesucian,masadepan,dan mental Elfa yang kamu hancurkan
Raine
hah thor gak mau bikin masalahnya cepat selesai kah,, kucing"an ga capek apa , mancing biar ketemu, giliran ketemu kabur lagi, bosan bacanya
Lee Mba Young
lanjut semoga hancur rumah tanggamu Aditya yg sombong.
anakmu tak kan mnerima mu.
apalagi km ingin dia mati dulu.
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
fanny tedjo pramono
semangat update ditunggu guys
cinta semu
kenapa g sekalian tu burung Pipit ny Aditya di kutuk biar g berfungsi ...g bakalan ada wanita yg mau ... biar jadi jomblo seumur hidup,..q yg baca cerita dah murka lantas gimana dgn Elfa ya🤔
cinta semu
sadis banget tu Aditya ...kasih karma penyesalan seumur hidup buat Aditya Thor ...
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
tia
lanjut thor
Susilowati Jais
ko otak sy mikir kemn" thor, mikir jangan" bpknya Chelsea ni bpk yg ninggalin Elfa😄😄😄tp balik lg nj terserh authornya🤭
Lee Mba Young
Yup selamanya rumah mu akn jd rumah kosong, hartamu tak Ada gunanya.

Chelsea kl km gk cerai dng Aditya mk km selamanya tak akn punya anak.
CPT cerai sebelum terlambat km tambh ngenes. hidup dng laki biadap, tega mmbunuh darah daging nya sendiri.
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
fuadi algifari
lanjut dong kak
tia
lanjut thor
Lee Mba Young
Lebih mentingin usaha Dan kekayaan. lihat saja nnti semua akn musnah. keluarga bejad semua.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!