NovelToon NovelToon
Emergency Love

Emergency Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Cinta Seiring Waktu / Cintamanis
Popularitas:118.1k
Nilai: 5
Nama Author: dtyas

Dituduh Cinta karena kesalahan. Rama membuktikan kalau cintanya bukan kesalahan, murni rasa dari mata turun ke hati. Usaha mendapatkan cintanya seolah didukung oleh jagat raya meski berawal dari kesalahpahaman.

“Nggak masalah nikah karena digrebek, yang penting sah.”

“Siapa kamu, berani mencintai seorang Bimantara.”

“Di dunia ini, Rama jodohnya Gita.”

Kisah cinta Rama Purwangga dan Gita Putri Bimantara, jadilah saksi seberapa darurat cinta mereka.

Spin off Bosku Perawan Tua dan Diam-diam Cinta

=== Mohon dengan sangat agar tidak baca dengan melompat bab dan ikuti sampai akhir ya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dtyas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29. Rama Vs Arlan

Bab 28

 

Kabar kalau Rama sudah menikah, sudah berhembus di kampung tempat tinggalnya. Termasuk pada pekerja baik di rumah, juga tempat usahanya yang lain. Tidak langsung menuju kediaman mertuanya, Rama mampir pulang ke rumah.

“Sendiri, istrimu mana?” tanya Ibu saat Rama mencium tangannya.

“Aku dari SM bu, Gita di rumah.”

“Rama, ya ampun pengantin baru. Mana istrinya, penasaran siapa yang beruntung jadi menantu bu Mira,” seru asisten rumah tangga.

“Ada mpok, nanti gue bawa ke sini.”

“Sarapan dulu Ram. Duduk dulu sini.”

Rama patuh, sambil fokus dengan ponselnya karena semalaman tidak dia buka. Menjawab pesan pribadi juga grup baik urusan pekerjaan juga koordinasi dari para pekerja di usahanya.

“Ibu suapin aja ya, biar cepet. Kasihan istri kamu pasti udah nungguin.”

Rama pasrah. Ibunya memang sesayang itu, mungkin karena dia anak tunggal. Namun, tidak menunjukan sisi manjanya dan ia terlihat dewasa juga mandiri.

“Rencana kamu gimana, Ram. Kalian mau tinggal di mana?”

“Di sini,” sahut Rama masih fokus dengan ponsel sambil menerima suapan dari ibunya.

“Gita setuju? Orangtuanya?”

“Kemarin sempat ngobrol sama Papa Arya, beliau setuju aja. Tapi aku belum ngobrol sama Gita, kayaknya dia mau bu. Kalau weekend kami pulang ke sana, biasanya mereka selalu ada acara.”

“Bakal betah nggak, rumahnya besar banget Ram. Mau apa juga ada. Takutnya dia nggak betah tinggal di sini.”

Rama meneguk air minum. “Tenang bu, itu urusanku. Nanti ada tukang datang, benerin toilet. Aku juga beli pemanas air, dipasang sekalian."

“Kalau cing Ihsan kemari, ibu harus bilang apa?”

“Bilang aja waalaikumsalam, biasanya kalau datang ucap salam ‘kan.”

Mira menepuk lengan Rama, padahal sedang bicara serius malah menjawab dengan candaan.

“Nggak usah pusing bu, tinggal bilang aja udah punya mantu.”

Selesai urusan sarapan, Mira membantu Rama packing meski hanya 1 koper kecil.

“Sepatu nggak bawa?”

“Di loker ada 1, di mobil ada 1. Udahlah, cukup. Lagian aku bakal bolak balik ke sini juga. Jangan kangen ya.” Rama terkekeh sambil mencolek dagu ibunya.

“Kapan ada waktu, ajak Gita belanja. Belikan dia barang yang biasa dibawa untuk hantaran pernikahan.”

“Siap, ibu suri. Aku jalan, bu.” Rama memeluk ibunya, seolah mengatakan kalau semua akan baik-baik saja dan dia masih Rama putra kesayangannya.

***

Arya memangku putra Mada bergantian dengan Sarah. Bocah itu sempat tantrum ingin berpindah ke pangkuan ibunya.

“Sama opa aja, ya. Oma belum bisa gendong,” seru Arya sambil menciumi pipi gemoy cucunya dari Mada dan Rindu.

Terdengar teriakan Gita karena keisengan Mada. Dari dulu Mada memang senang menjahili Moza dan Gita.

“Kak Rindu, kok mau sih sama kamu.”

“Karena gue ganteng,” sahut Mada.

“Idih, masih ganteng Bang Rama kemana-mana,” balas Gita kembali berteriak karena Mada memiting lehernya.

Rindu seolah tuli, sudah biasa melihat keseruan itu. Pandangan ketiga orang yang berada di beranda rumah tertuju pada mobil yang baru saja datang dan parkir.

“Itu Rama ya?”

“Iya. Semalam dia kerja, nggak bisa cuti dadakan katanya,” sahut Sarah.

“Gita, suami kamu pulang tuh,” panggil Rindu.

Tidak lama Gita keluar. “Kak, itu suaminya rese.” Mada terkekeh lalu ikut duduk di samping istrinya. Sedangkan Gita menghampiri mobil Rama.

“Hai, sayang,” sapa Rama saat keluar dari mobil dan Gita langsung memeluknya.

“Abang, kok lama?”

“Pulang dulu sebentar, ‘kan semalam udah izin.”

“Bukannya Pak Iwan aja.”

Rama tersenyum sambil mengusap kepala Gita. Agak malu karena tingkah Gita menjadi perhatian mertua dan iparnya.

“Apaan itu nempel aja, kayak cicak,” ejek Mada.

“Ayo,” ajak Rama. Menyapa keluarga Gita lalu ikut bergabung di sofa beranda.

“Sarapan dulu, gih.”

“Sudah mah, tadi mampir ke rumah.”

“KAlau shift malam gitu, berarti kamu melek terus dong,” cetus Rindu.

“Nggak Yang, merem dia. Ya melek-lah, apalagi tugasnya di ruang operasi mana bisa tidur. Iya kali ada orang digaji suruh tidur."

“Ish, aku penasaran.”

Sempat berbincang sebentar, Rama akhirnya pamit untuk istirahat.

“Tidur Git, jangan diajak macam-macam,” ejek Mada.

“Kak Mada apaan sih, mulutnya rese.”

“Mas,” tegur Rindu dan Mada malah tergelak menggoda adiknya.

“Kayaknya yang bakal sering nyos0r si Gita bukan Rama, lihat aja kelakuannya tadi langsung nempel gitu nggak ada malunya,” ejek Mada saat Gita dan Rama sudah ke dalam.

“Makanya papa segerakan mereka menikah, bahaya.”

***

“Rama Purwangga, 29 tahun perawat di RS Sentral Medika,” jelas sahabat Arlan yang ditugaskan mencari tahu siapa pria yang mengaku sebagai kekasih Gita.

“Dari mana lo tahu?” tanya Arlan masih menatap profil Rama di media sosial.

“Ya dari medsos. Jaman sekarang gampang cari orang.” Padahal hanya kebetulan saja ada tayangan mampir ke berandanya di mana Rama ada di tayangan itu.

“Ck, nakes aja song0ng udah pasti miskin. Beraninya main-main sama Arlan karena cewek. Gue kasih Gita kalau udah bekas. Lihat aja, gue bakal kasih pelajaran.” Arlan terkekeh lalu menghubungi seseorang.

“Mau duit nggak? Ada kerjaan untuk kalian!”

 

1
Arin
Semangat Rama...... siap gak siap memang harus dihadapi. Semoga operasi Gita berjalan lancar. Dan si kembar bisa lahir dengan selamat, ibunya juga.
Nugroho
yang sabar yha bang Rama...,
😍😍😍😍😍😍
Lia Kiftia Usman
bono salah lawan saat ini...

sehat dan selamat yaa gita dan anak2 nya..
hiro_yoshi74
mujur bngt lo ram dari arlan . ida vs induknya . eh nyambung lagi ke bono ...... semangat 💪 hadiah lo si kembar seinduknya . bonus menantu konglo lagi ......
istri darmayanty
sehat sehat ya gita n si kembar
santi
👍
Iccha Risa
berat ya kehamilannya, sabar nikmatnya pasti bertambah.. kuatlah calon bapak, semoga melewati apapun
keadaanny Gita
Rahmawati
kayaknya si kembar mau keluar lebih cepet nih, neng Gita yg kuat ya
Delvyana Mirza
Ole kita tunggu kisah cerita dokter Edwar ma dokter Anji gak pake ng,semangat, Thor,
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Jangan melow² napa Ram, kan ikutan nyesek🤧
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Jadi dia tho, penyebab Rama dikirim ke tempat kemari🙄 mesti di laporin sih tu si Bono, bisa²nya dia yg salah tp nuduh orang lain/Hammer/
mariammarife
ko aku ikutan melow sich waktu si Rama ngucapin " Abang sayang Gita " 🥺🥺
Ranita Rani
kutunggu lapaknya dr.edward
Felycia R. Fernandez
👍👍👍👍👍👍
Arin
Masa-masa terberat Rama. Memikirkan kesehatan Gita disaat kehamilan memasuki masa melahirkan. Semoga bisa melahirkan bayi kembar mereka dengan selamat, ibunya juga sehat.
Dan semoga masalah dengan dokter Bono pun bisa teratasi...... Agak laen memang dokter itu ya...
Shee_👚
jadi ikut merasakan yang rama rasakan, sabar ya ram semua pasti baik-baik aja😭😭😭😭😭
Shee_👚
ya Allah g asma aja kita kadang sesek banget kalau udah hamil besar, apa lagi Gita yang punya asma pasti beresiko banget. semangat gita kamu pasti kuat dan bakalan jadi ibu yang hebat😘😘💪
Shee_👚
betul, jangan lemah hanya karena dia dokter. kalau salah ya salah jangan di maklumin terus. itu nyawa orang loh bukan binatang
Shee_👚
betul kasih tau ram sama dokter oka biar di sampai ke direktur SM
Shee_👚
gimana sih bono ini, melakukan kesalahan bukannya buru-buru di benerin malah bengong. duh greget banget kalau ada yang begini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!