Nurul adalah seorang wanita cantik, baik, sabar, juga tegar dalam menghadapi semua cobaan hidupnya. Walau ia sudah terkhinati , dibohongi selama pernikahannya. Namun demi seorang anak yang masih murni dan polos. Nurul tetap berbaik sangka kepada Allah. Rasa sakit dari suaminya Nizam yang sangat ia sayangi. Sempat membuat Nurul kecewa dan terluka. Tapi Nurul berusaha tetap tenang dan berusaha menjadi ibu yang terbaik demi anaknya Sampai akhirnya ia mampu melewati semuanya dengan menjaga hati sang anak untuk menjadi wanita yang berjiwa besar, sukses dan hidup bahagia pada akhirnya. Bahkan Nurul kembali bisa menemukan cinta sejatinya. Yang kembali membawanya hidup bahagia dari seorang pria yang tulus bernama Azka
Akan kah Nizam menyesal .....ikuti ceritanya ya......
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hidayati Yuyun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 29
Ilham yang melihat Nurul terkejut langsung tersenyum dan mendekati sepupunya itu.
" Rupanya kamu tinggal disini. Aku pikir menghilang kemana" kata Ilham yang sudah lama tak bertemu Alin.
" Hah....bagaimana kak Ilham tahu aku menghilang, bukanya kak Ilham masih di London?" kata Nurul penuh selidik.
" Aish kau ini memang anak nakal, menikah diam diam tanpa undangan sekarang sudah mau bercerai. Apa dia menyakitimu. Aku bisa memecatnya. jika diam macam macam padamu " kata Ilham
" Apa .. Kak Ilham kenal kak Nizam !!" kata Nurul kaget. Tak percaya jika sepupunya itu tahu banyak tentang pernikahannya
" Ya iyalah, dia kan karyawanku" kata Ilham sembari tersenyum tipis
" Astaga, dunia ini sangat sempit. Kenapa dia harus bekerja di sana . Tapi kami akan bercerai secara baik baik. Jangan terlalu menyusahkan nya. Apalagi tadi malam kak Nizam baru mengalami kecelakaan" kata Nurul yang tahu pasti sepupunya itu sudah tahu kehidupan pribadinya dari sang abang
" Kecelakaan .. Kapan?" Ilham pun mengeryitkan dahinya sambil menekan tombol lift.
" Tadi malam, sekarang sudah baik baik saja dirumah sakit" jelas Nurul
" O begitu...hai...apa dia anakmu?" tanya Ilham yang memperhatikan Aliya yang hanya diam sedari tadi bersama Dewi
" Ya...sayang ini om Ilham sepupu bunda dan Om Bram" jelas Nurul pada Aliya.
" Hmm...begitu ya. Rupanya bunda punya banyak saudara. Tapi kenapa Aliya baru tahu sekarang" kata Aliya sambil berpikir.
" Itu karna bunda mu itu anak bandel. Dia suka kabur dari rumah" kata Ilham yang membuat Nurul langsung melototkan matanya seketika. mendengar perkataan sepupunya itu.
" Hah.....apa benar begitu bun?" tanya Aliya mendongak pada sang bunda.
" Aish....om Ilham itu berbohong. Dia sengaja membuat gosip buruk tentang bunda. Siapa yang kabur dari rumah. Om mu itu yang dulu kabur dari rumah sampai keluar negri sana. Dan baru sekarang baru pulang untuk bertemu bunda" kata Nurul menjelaskan.
" Begitu ya " kata Aliya mengangguk angguk kan kepalanya. Membuat Dewi tersenyum melihat gadis imut itu mengangguk.
" Hahaha....kau ini lucu sekali. Om senang punya keponakan cantik seperti kamu. Kapan kapan main ke keapartemen om ya. Nanti om belikan banyak hadiah. Tapi saat om pulang kerja saja" kata Ilham tertawa senang sambil mengusap kepala Aliya
" Hmm...ok "angguk Aliya tersenyum.
" Apa kak Ilham baik baik saja. Apa kak Ilham sudah menikah?" tanya Nurul menatap sepupunya itu intens.
" Ih kepo, itu privasi kak Ilham. Tapi untuk masalah kerjaan. Apa kau sudah bekerja. Aku bisa mempekerjakan mu dikantorku ?" tanya Ilham balik bertanya.
" Terimakasih kak, Alin sudah diterima bekerja di perusahaan Diamond Center Group" jawab Nurul
" Diamond CG , bukan nya itu milik keluarga Wiranata. Kenapa harus disana, apa kau ingin menyusup ke perusahaan orang lain. Bukannya kak Bram juga punya perusahaan yang sama seperti milik Wiranata?" kata Ilham kaget.
" Apa kak Ilham lupa jika Alin seorang desain perhiasan. Aku tak ada niat jadi penyusup. Tapi ingin belajar berkarier dari nol. Agar kelak bisa melanjutkan perusahaan desain milik mami" jelas Nurul yang ingin belajar mandiri.
" Baguslah, kudengar CEOnya masih single. Jika kau bertemu dengannya sampai kan salamku padanya. Kami pernah bertemu beberapa kali saat bersama kak Bram" kata Ilham.
" Hmm ..ya...itu pun kalo Alin kenal. Karna disana Alin ingin belajar dari bawah, jadi belum tahu CEOnya" jelas Nurul yang tak ingin orang tahu. Jika dirinya juga punya perusahaan pribadi.
" Ok....aku tunggu kariermu melejit. Apa kau sudah resmi bercerai dengan Nizam?" tanya Ilham teringat akan karyawannya itu.
" Masih dalam proses kak, tapi Alin mohon. Kak Ilham tidak ikut campur dengan masalah kami. Untuk masalah kak Nizam menjadi karyawan di perusahaan paman. Itu tidak melibat kan Alin dari awal. Jadi jangan sembarang memecat orang" kata Nurul yang tak ingin Ilham mengaitkan urusan pekerjaan Nizam dengan urusan pribadinya.
" Ok...kau memang hebat dan profesional. Tapi aku rasa Nizam akan menyesal sudah mengecewakan mu. Apa dia belum tahu statusmu selama ini?" tanya Ilham terlihat sangat serius
" Tidak, dia tidak perlu tahu kak. Sebab Alin mencari pria yang tulus. Bukan pria yang menumpang hidup pada ketenaran wanita" kata Nurul yang sampai hari ini tak pernah memberitahu tentang rahasia hidupnya.
" Baguslah....lanjutkan aksimu. Aku tunggu hasilnya" kata Ilham tersenyum.
" Aish.. .kak Ilham sendiri jomblo. Apa tak laku sampai hari ini belum menikah" sindir Nurul
" Bukan belum laku, hanya mencari orang yang tulus seperti kata mu tadi. Sebab jika dia tertarik dengan ku hanya karna kedudukan, status dan uangku. Maka riwayatku akan tamat" kata Ilham sembari memainkan alisnya. Sehingga Nurul tersenyum dengan sikap kakak sepupunya itu.
" Hmm....baiklah, kalo begitu selamat bertualang. Dan sampai bertemu lagi" kata Nurul sambil menekan tombol lift untuk membuka pintu Jika mereka sudah berada dilantai dasar.
" Ok " kata Ilham tersenyum.
Mereka pun lalu berpisah. Taksi online yang sudah menunggu Nurul sudah terparkir di pinggir jalan. Setelah mengeceknya terlebih dahulu. Nurul pun masuk bersama Dewi dan Aliya. Sedangkan Ilham masuk kedalam mobil pribadinya. Sambil tersenyum melihat sepupunya itu pergi dibawa taksi.
" Alin tak pernah berubah. Masih sama seperti dulu. Tetap sederhana, rendah hati dan tidak haus kekuasaan. Nizam rugi sudah melepaskannya. " kata Ilham yang tahu Nizam karyawan yang baik dan berdedikasi tinggi. Bahkan juga royal pada perusahaan. Namun Nizam tak kuat menahan godaan. Selama ini Ilham tak pernah mau ikut campur urusan sepupunya itu. Apalagi untuk mengaitkannya dengan pekerjaan Nizam. Karna Ilham lebih mengutamakan profesionalitas nya sebagai pimpinan.
Disisi lain Bian yang baru saja masuk keruangannya. Teringat pada Alin. Bahkan Alin akan mulai aktif bekerja sebagai desain perhiasan perusahaanya.
" Pasti dia sudah masuk kerja sekarang. Aku akan mengirim pesan untuknya nanti. Untuk mengajaknya makan siang diluar" pikir Bian yang tak ingin membuang kesempatan. Sebab sudah lama ia mencari cari Alin. Namun tidak disangka Alin muncul sendiri untuk mendatanginya.
" Huh....aku bisa pelan pelan mendekatinya. Karna ini kesempatan terbaik untukku" kata Bian dalam hati sambil tersenyum. Membuat Jimmy heran ketika masuk keruangan Bian. Sebab Bosnya itu seperti berbeda dari biasa.
" Ada apa dengan tuan muda, tumben hari ini banyak tersenyum?" tanya Jimmy
" Tutup mulutmu, apa kau ingin gajimu aku potong" kata Bian
" Waduh... maaf tuan, saya hanya becanda" kata Jimmy langsung terdiam. Karna tahu bosnya itu tidak senang diusik. Apalagi jika masalah urusan pribadi. " Huh... Jangan sampai gajiku dipotong" batin Jimmy yang langsung mengambil berkas yang akan ia periksa.
" Oh ya Jim, jangan lupa suruh David untuk mengecek kantor cabang hari ini. Karna aku ingin bertemu pak Bram dan pak Ilham hari ini" kata Bian mengingatkan.
" Baik tuan, tapi bagaimana dengan masalah desain model baru itu. Bukannya tuan ingin menangani sendiri kemaren?" tanya Jimmy
" Untuk masalah itu nanti saja aku pikirkan. Yang penting karyawan baru itu masuk kerja dulu untuk membuktikan kwalitas karyanya. Untuk desainnya biar aku sendiri yang akan memeriksanya. Sampaikan masalah ini pada Bu Retno !!" kata Bian
" Baik tuan, tumben tuan mau memeriksa nya sendiri. Biasanya dia tak mau berurusan dengan para karyawan. Apalagi wanita, tapi dengan karyawan yang satu ini....???" kata Jimmy curiga. Karna tuan mudanya itu tidak mudah didekati wanita sembarangan. Kecuali......
Sudah tua gitu masih plin plan dan gampang disetir ibunya
Pantas lah kau ditinggal istri dan anakmu Nizam
Tar jangan nyesal ya lihat kebahagiaan Nurul 🤭
Aamiin
Aku menunggu kelanjutan kisahnya ini 😍😍
Semoga iman dan takwa tetap terjaga sepeninggal ramadhan mulia
Memang benar ya lelaki peselingkuh ya hobi bohong sana sini
Aku ikut tepuk tangan kalau Nizam dipecat biar kapok
Bila perlu diblacklist semua perusahaan ,sekalian si Lara juga
Wahhh Nurul ,jodohmu lagi otw
Jodoh dunia akhirat sehidup sesyurga
Biar lelaki ga seenaknya sendiri cari cari alasan ini itu
Aku ikut tepuk tangan karena kamu lelaki mencla mencle
mana ada lelaki beristri sesantai itu mau antar teman wanita
Ayo Nurul jaga ketat harga dirimu
Habislah kau disidang abang ipar
Kamu berharga Nurul ,jangan mau diinjak harga dirimu sama suami tukang selingkuh
Nampaknya beda genre lagi ya Thor
BTW aku nungguin lagi squel salah satu kisah Kalimantan Thor ,sampai baca ulang lagi marathon 😍😍