NovelToon NovelToon
Perjalanan Dewa Yang Terbuang

Perjalanan Dewa Yang Terbuang

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Sistem / Fantasi Isekai
Popularitas:5.7k
Nilai: 5
Nama Author: Bang Jun

Zhou Ming, seorang pekerja kantoran di Bumi yang mati karena kelelahan bekerja berlebihan, tiba-tiba terbangun di dunia yang asing—dunia tempat para kultivator bertarung demi kekuatan, umur panjang, dan kedudukan tinggi. Ia masuk ke dalam tubuh tuan muda keluarga Zhou yang terkenal sebagai orang sampah: tidak memiliki akar spiritual, tidak bisa berkultivasi, selalu dihina, disiksa, dan akhirnya dibuang ke Hutan Kematian yang penuh bahaya saat tubuhnya sudah penuh luka parah.

Di saat harapan hampir lenyap, sebuah Sistem Poin Tak Terbatas muncul di pikirannya. Poin yang didapatkan dari setiap tindakan, pencapaian, atau bahkan hal kecil bisa ditukar menjadi segala sesuatu yang diinginkan: batu spiritual, teknik dewa, tubuh sekuat dewa, senjata legendaris, akar spiritual tingkat tertinggi, bahkan langsung menaikkan tingkat kultivasi dalam sekejap.

Dengan pengalaman hidup, pengetahuan, dan barang-barang unik yang hanya ada di Bumi—mulai dari masakan lezat yang bisa meningkatkan energi,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bang Jun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 28: Satu Malam Hancur Dua Sekte, Kisah Misterius Kota Awan & Ketakutan

Matahari baru saja terbenam, malam gelap yang sunyi menyelimuti wilayah selatan benua itu. Namun malam itu bukan malam biasa—malam itu adalah malam yang akan tercatat selamanya dalam sejarah dunia kultivasi, malam di mana dua kekuatan terbesar wilayah itu lenyap dari permukaan bumi dalam waktu kurang dari satu malam saja.

Setelah mengalahkan Tetua Utama Wen Chang dan seluruh pasukannya, Zhou Ming tidak berniat membiarkan benih bahaya itu tetap ada. Ia tahu, selama Sekte Pedang Langit dan Sekte Pedang Surga masih berdiri, akan selalu ada orang yang datang mencari masalah, ingin membalas dendam, atau mencoba menyakiti dirinya dan Yue’er.

Maka, malam itu, Zhou Ming dan Yue’er bergerak tanpa suara bagai dua bayangan maut yang tak terhentikan.

🗡️ Pembasmian Total: Dua Sekte Lenyap Tanpa Sisa

Pertama mereka tiba di Sekte Pedang Langit.

Di sana, semua orang masih hidup dalam ketakutan dan kegelisahan, menunggu kabar dari pasukan yang dikirim. Mereka sama sekali tidak menyangka bahwa bahaya terbesar sudah berdiri tepat di gerbang utama sekte mereka.

Zhou Ming tidak membuang waktu. Dengan satu ayunan tangan, gelombang energi dahsyat menyebar keluar, menghancurkan seluruh formasi pelindung sekte yang sudah dibangun selama ribuan tahun itu sampai hancur lebur.

“Kalian yang mengirim orang untuk membunuhku, yang ingin menangkap dan menyiksa kami… Sekarang, bayarlah semua hutang nyawa itu!”

Yue’er tidak kalah cepat. Dengan drone tempur yang terbang di atas atap gedung sekte, ia menjatuhkan bom ledak satu per satu tepat di pos pengawal, aula utama, dan tempat tinggal para tetua. Kilatan belati kembarnya bergerak cepat di antara bangunan, silang busurnya terus melesat panah mematikan ke arah siapa pun yang mencoba melawan atau meloloskan diri.

Seluruh kekuatan Sekte Pedang Langit—mulai dari murid muda, pengawal, tetua, sampai ketua sekte yang baru saja mencapai Pembentuk Inti Tingkat 5—tidak ada yang mampu bertahan satu detik pun di hadapan kekuatan mereka. Perbedaan kekuatan terlalu jauh, bagai langit dan bumi.

Kurang dari dua jam, Sekte Pedang Langit yang dulunya gagah perkasa, yang ditakuti seluruh wilayah, kini berubah menjadi tumpukan puing-puing rata dengan tanah. Tidak ada satu bangunan pun yang utuh, tidak ada satu orang pun yang lolos hidup-hidup. Semua harta benda, teknik rahasia, dan warisan ribuan tahun itu lenyap bersamaan dengan malam yang gelap.

Tanpa beristirahat sedikit pun, mereka segera bergerak ke lokasi berikutnya—Sekte Pedang Surga, kekuatan nomor satu wilayah itu.

Saat mereka tiba, orang-orang di sana baru saja menerima kabar buruk tentang kekalahan Tetua Utama Wen Chang. Semua orang panik, bersiap-siap untuk melarikan diri atau bertahan mati-matian. Tapi ketakutan mereka tidak ada gunanya sama sekali.

Zhou Ming mengerahkan kekuatan penuh Tulang Emas Naga, aura emas besar menyelimuti seluruh area sekte itu. Dengan satu hantaman tombak, gunung tempat sekte itu berdiri terbelah dua, gedung-gedung indah runtuh berhamburan. Yue’er bergerak bagai badai kecil, bom-bomnya meledak di mana-mana, serangannya cepat dan rapi, menghabisi setiap orang yang ada di sana tanpa belas kasihan.

Tetua Utama Wen Chang yang sudah lumpuh dan kehilangan kekuatan, berlutut menangis memohon ampun di depan aula utama. Namun Zhou Ming hanya menatapnya dingin.

“Kamu memilih jalan ini saat kamu setuju membantu Tetua Gu untuk datang membunuh kami. Jangan salahkan orang lain, salahkan dirimu sendiri yang terlalu serakah dan sombong.”

Satu ayunan tombak yang ringan, dan nyawa orang terkuat itu pun berakhir.

Saat fajar mulai menyingsing, cahaya matahari pertama menyinari dua bukit besar yang kini sudah rata dengan tanah, penuh puing-puing dan debu. Tidak ada lagi lambang pedang emas, tidak ada lagi gerbang besar megah, tidak ada lagi suara orang berlatih atau berbicara. Dua sekte besar yang menjadi penguasa wilayah itu selama ribuan tahun, sudah lenyap sepenuhnya, tidak menyisakan jejak sedikit pun.

🏙️ Perbincangan Panas di Kota Awan

Berita mengerikan itu menyebar dengan kecepatan kilat ke seluruh penjuru wilayah, sampai akhirnya sampai ke Kota Awan—kota perdagangan terbesar dan paling ramai di wilayah itu, tempat berkumpulnya orang dari berbagai klan dan sekte.

Di setiap kedai minum, setiap pasar, setiap tempat berkumpul orang, hanya ada satu topik pembicaraan yang dibahas berulang-ulang dengan suara gemetar dan penuh ketakutan.

“Sudah dengar belum?! Benar-benar mengerikan! Sekte Pedang Langit dan Sekte Pedang Surga… semuanya hancur rata dengan tanah dalam satu malam saja!”

“Benar! Aku punya teman yang pergi ke sana kemarin. Dia bilang tidak ada satu pun orang yang selamat! Semua bangunan runtuh, gunung tempat mereka tinggal sampai terbelah dua! Seolah ada dewa maut yang turun menghancurkan semuanya!”

“Kata orang yang sempat melihat jejak pertempuran… hanya ada dua orang yang melakukannya! Dua orang saja! Satu pemuda, dan satu gadis kecil!”

“Dua orang saja menghancurkan dua sekte besar?! Itu tidak mungkin! Sekte Pedang Surga saja punya Tetua Utama Pembentuk Inti Tingkat 9, kekuatan yang bisa menghancurkan kota sendirian! Bagaimana mungkin dikalahkan dua orang muda?”

“Tapi itu kenyataannya! Semua saksi mata mengatakan hal yang sama. Pemuda itu kekuatannya dahsyat sekali, gerakannya cepat bagai kilat. Dan yang lebih mengerikan lagi adalah gadis kecil itu… dia terbang di udara, ada benda aneh yang terbang di atas kepalanya menjatuhkan api dan ledakan, senjatanya tajam sekali, dan dia sendirian menghabisi puluhan orang kuat sekte tertinggi itu!”

“Mereka dari mana? Apa nama sekte mereka? Kenapa tidak ada yang pernah mendengar nama mereka sebelumnya?”

“Tidak ada yang tahu sama sekali! Mereka datang tiba-tiba, menghancurkan dua sekte itu sampai habis, lalu pergi begitu saja tanpa meninggalkan nama atau jejak apa pun! Orang-orang menyebut mereka Dua Dewa Maut Misterius!”

“Mengapa mereka menghancurkan kedua sekte itu? Apakah ada dendam lama? Atau mereka hanya orang kejam yang suka membunuh sembarangan?”

“Kabarnya, Sekte Pedang Langit dulu pernah mengganggu dan mau membunuh mereka. Sekte Pedang Surga malah ikut campur. Ternyata mereka salah besar… mereka mengganggu orang yang jauh lebih kuat dan mengerikan dari yang mereka bayangkan!”

“Wah… seram sekali. Jangan sampai kita sampai membuat kesalahan dan mengganggu mereka. Orang semacam itu kekuatannya pasti melampaui akal sehat. Sekarang seluruh wilayah ini pasti gemetar ketakutan. Siapa yang berani menjamin, kalau besok mereka tidak datang ke tempat kita?”

Suara bisikan, kekaguman, ketakutan, dan rasa penasaran terdengar di mana-mana. Nama dua sosok misterius itu menjadi legenda yang menakutkan, bahkan orang-orang kuat pun mendengar nama itu dengan wajah pucat dan hati berdebar. Tidak ada yang berani bicara sembarangan, tidak ada yang berani menentang, semua orang hanya berdoa agar tidak menjadi sasaran kemarahan dua sosok misterius itu.

🏰 Ketakutan di Keluarga Zhou

Di wilayah utara yang jauh, di Kota Besar Qingyang, berdiri kediaman megah Keluarga Zhou—klan bangsawan dan kultivator yang cukup berpengaruh di wilayah itu. Di sinilah tempat asal tubuh asli milik Zhou Ming, tempat keluarga kandungnya tinggal.

Malam itu, di ruang rapat utama kediaman keluarga Zhou, seluruh tetua dan tokoh penting klan sedang berkumpul dengan wajah tegang dan pucat. Di kursi utama duduk Zhou Zhengtian, Kepala Keluarga Zhou, orang yang paling berkuasa di sana. Di tangannya ia memegang surat kabar rahasia yang baru saja dikirim utusan dari Kota Awan, isinya membuat seluruh darah di tubuhnya membeku.

Suasana ruangan hening dan menakutkan, tidak ada satu orang pun yang berani bersuara keras.

“Apa yang tertulis di sana, Kepala Keluarga? Mengapa wajahmu pucat sekali?” tanya salah satu tetua dengan suara rendah dan cemas.

Zhou Zhengtian mengangkat kepalanya perlahan, matanya penuh ketakutan dan kekhawatiran yang mendalam, suaranya parau dan gemetar:

“Kalian semua sudah dengar kabar yang menyebar di seluruh benua ini? Kabar tentang Dua Dewa Maut Misterius yang menghancurkan Sekte Pedang Langit dan Sekte Pedang Surga dalam satu malam saja?”

Semua orang mengangguk, wajah mereka juga langsung berubah serius.

“Kami sudah dengar… kabar itu sudah sampai ke sini. Semua orang bilang mereka adalah orang yang kekuatannya tidak masuk akal, sangat kejam, dan tidak ada yang bisa melawan mereka. Tapi apa hubungannya dengan kita, Kepala Keluarga?”

Zhou Zhengtian menghela napas panjang yang penuh beban, lalu melanjutkan dengan suara berat:

“Dari deskripsi orang yang melihatnya… pemuda yang memimpin itu… tingginya sekitar 1,8 meter, wajahnya muda, berpakaian sederhana tapi berkelas, gerakannya sangat cepat, dan ada ciri khas yang sangat jelas… ada tanda kecil berbentuk awan di lengan kirinya.”

Seketika itu juga, seluruh orang di ruangan itu tersentak kaget, mata mereka membelalak lebar penuh ketakutan.

“Tanda awan?! Itu… itu adalah tanda lahir khusus yang hanya dimiliki oleh anggota keluarga darah murni Keluarga Zhou kita saja! Dan yang paling jelas… itu adalah ciri khas Zhou Ming… anak yang dulu kita buang dan usir keluar dari klan ini!”

Suara terkejut dan bisikan panik langsung terdengar bersahut-sahutan di seluruh ruangan.

“Zhou Ming?! Anak muda yang lemah, yang tidak punya bakat kultivasi, yang dulu kita anggap aib klan dan kita usir keluar sampai mati di luar sana?!”

“Tidak mungkin! Dia itu orang yang tidak punya bakat apa pun, paling banyak hanya Pengumpul Energi Tingkat 1 saja! Bagaimana mungkin dia menjadi orang yang bisa menghancurkan dua sekte besar itu?!”

“Tapi deskripsinya pas sekali! Tidak ada orang lain yang punya tanda lahir itu selain dia! Dan kabar juga bilang, dia selalu bersama seorang gadis kecil muda yang sangat kuat! Itu persis seperti yang diceritakan orang-orang yang pernah melihatnya dulu!”

Semua orang menjadi panik dan gelisah hebat. Mereka ingat betul, bertahun-tahun yang lalu, Zhou Ming adalah aib keluarga. Karena tidak punya bakat kultivasi, dia diperlakukan buruk, dihina, ditindas, sampai akhirnya mereka mengusirnya keluar dari klan dengan kasar, bahkan sempat ada yang mengirim orang untuk menyakiti dia agar tidak pernah kembali lagi.

Dulu mereka menganggap dia sampah, orang yang tidak berguna. Tapi sekarang… orang yang mereka hina, mereka usir, dan mereka coba bunuh itu… ternyata berubah menjadi sosok mengerikan yang bisa menghancurkan dua sekte besar sendirian, sosok yang seluruh dunia kultivasi takuti!

Zhou Zhengtian mengepalkan tangannya erat, keringat dingin mengalir di dahinya, wajahnya penuh ketakutan yang nyata.

“Kalau itu benar-benar Zhou Ming… kalau dia masih ingat semua penghinaan, semua perlakuan buruk, dan semua bahaya yang pernah kita berikan padanya dulu… maka Keluarga Zhou kita adalah sasaran berikutnya!”

Suara Zhou Zhengtian gemetar sampai hampir tidak terdengar.

“Dia bisa menghancurkan Sekte Pedang Surga yang punya Tetua Tingkat 9 dengan mudah… Kalau dia datang ke sini, seluruh kekuatan Keluarga Zhou kita, semua tetua kita, semua pertahanan kita… semuanya tidak ada artinya sama sekali! Kita akan hancur rata dengan tanah dalam satu jam saja! Tidak ada satu orang pun yang bisa selamat!”

Mendengar itu, seluruh orang di ruangan itu langsung gemetar ketakutan, wajah mereka pucat pasi, kakinya lemas sampai hampir tidak bisa berdiri.

“Tolong… apa yang harus kita lakukan?! Kita sudah membuat kesalahan besar! Kita sudah menendang orang yang seharusnya kita hormati!”

“Bagaimana kalau dia datang membalas dendam? Dia pasti tidak akan memaafkan kita begitu saja! Lihat saja apa yang dia lakukan pada Sekte Pedang Langit dan Surga! Dia tidak menyisakan satu orang pun hidup!”

“Kita mati! Kita semua pasti mati kalau dia datang ke sini!”

Suara panik, tangis ketakutan, dan keputusasaan terdengar di mana-mana. Orang-orang yang dulu dengan angkuh menghina, menindas, dan mengusir Zhou Ming, sekarang menjadi orang yang paling takut di seluruh benua ini. Mereka hidup dalam rasa cemas setiap detik, selalu menatap gerbang kediaman dengan ketakutan, takut kapan saja akan muncul dua sosok misterius itu untuk menghancurkan klan mereka sampai habis, sama seperti yang mereka lakukan pada dua sekte besar itu.

Zhou Zhengtian duduk lemas di kursi utamanya, wajahnya penuh penyesalan yang mendalam.

“Dulu… kita benar-benar buta dan bodoh. Kita melepaskan naga sejati yang ada di depan mata kita, malah kita injak-injak dia sampai ke tanah. Sekarang, naga itu sudah tumbuh besar, sudah menjadi dewa yang mengerikan… dan sekarang, kita harus membayar mahal atas kebodohan kita itu…”

Di kejauhan, di tempat yang jauh dari sana, Zhou Ming sama sekali tidak tahu tentang kegemparan dan ketakutan yang sedang melanda keluarganya dulu. Ia sedang duduk santai di puncak bukit yang indah, minum kopi sambil melihat Yue’er yang sedang asyik bermain dengan drone tempurnya di udara.

Namun takdir sudah mulai berputar perlahan. Benih dendam, penyesalan, dan takut itu sudah tertanam kuat di hati keluarga Zhou. Dan suatu saat nanti, jalan mereka pasti akan bertemu kembali… dan saat itu tiba, entah apakah Zhou Ming akan memaafkan mereka, atau akan menghakimi mereka sesuai dengan apa yang dulu mereka lakukan padanya.

Untuk saat ini, Zhou Ming dan Yue’er sudah menjadi legenda yang tak tertandingi, penguasa sejati wilayah itu, orang yang namanya saja sudah cukup membuat seluruh dunia kultivasi gemetar ketakutan.

1
verto
10 poin lagi dari mana? kan hargnya 20
Bang Jun: Aduh maaf kak,kesalahan dan kelalaian autor.maklum baru belajar nulis🙏,sebagai ganti nya,ke depan autor akan perbaiki lebih baik lagi.juga mohon dukungan dari para sahabat ya,kita usahakan tembus 300 episode kalau ramai tidak nutup kemungkinan 500 sampai 800 episode💪.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!