NovelToon NovelToon
Diantara Dua Dunia Season 1

Diantara Dua Dunia Season 1

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Romansa Fantasi / Mata Batin
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: D.P. Auzora.

Aldi Mahendra seorang pemuda yang hidup sebatang kara, dia dari usia empat tahun hidup di jalanan. Hingga akhirnya bertemu seorang kakek yang mengangkatnya menjadi cucunya. Aldi di sekolah hingga lulus SMK, kini dia bekerja sebagai kuli panggul di pasar.

Walaupun uangnya tak seberapa tapi bisa untuk makan setiap hari, apalagi pekerjaan untuk lulusan SMK itu sedikit susah. Aldi di pandang rendah oleh siapapun hingga saat ini berusia 19 tahun dia tetap berusaha hidup di setiap gempuran ombak yang besar datang di kehidupannya.

Semua berubah ketika mendapatkan sebuah cincin merah delima, kehidupannya berubah menjadi lebih baik lagi tapi sesuatu keanehan di kedua matanya membawa dia kedalam dunia yang seharusnya tidak terjadi.

Perjalanan kota maupun di desa menjadi tolak ukur bagi pengalaman Aldi menjadi lebih berani lagi, seperti bentuk tubuhnya yang tinggi dan kekar dengan wajah tegasnya mulai terlihat dalam perjalanan hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon D.P. Auzora., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pocong Wajah Hancur

"Sudah duduk dulu aja ko, atur napasmu," pinta Aldi.

Niko duduk dengan perlahan mengatur napasnya. Indah datang membawa dua kopi panas dan gorengan yang baru matang, kang Asep baru datang bersama Kang Dirman.

Mereka kini duduk di sebelah Aldi dan Niko, namun pandangan kang Asep terpaku pada Niko yang terlihat cukup aneh.

"Kenapa tuh bocah Al?," tanya Kang Asep.

"Itu kan, dia habis di tampakin setan," jawab Aldi.

Kang Asep dan Kang Dirman yang mendengarkan itu mereka tertawa terbahak-bahak karena tidak percaya dengan omongan Aldi, walaupun sedikit terlihat wajah serius tapi mereka bawa bercanda.

"Cuci muka saja ko, biar mukamu gak di taksir setan," ujar Kang Asep.

"Enak aja kang, emang gua cowok apaan mau sama demit," balas Niko, kesal.

"Makanya kalau mau pergi tuh baca doa dulu atau apa gitu," Kang Dirman berkata pelan.

"Emang lihat demit apa ko?," Indah penasaran karena pembahasan mereka di dengarnya.

Niko menarik napas dalam-dalam lalu menghembuskan nafas dengan perlahan.

"Huft, kan aku kerumah Aldi buat nemenin disana tapi pas sampai sana aku melihat Aldi ngomong sama orang tapi gak ada." Niko menarik napasnya kembali.

"Terus aku malah lihat sosok harimau putih besar menggeram kearahku, ya aku larilah kesini. Tapi pas disini, Aldi datang menjemput saya dan aku ikutlah dengan dia." Niko berhenti sejenak, merasakan bulu kuduknya berdiri sendiri.

"Merinding aku mau lanjutin," ujar Niko.

Kang Asep dan Kang Dirman mulai penasaran karena mereka mendapatkan kabar soal penampakan pocong di desa sebelah, membuat mereka harus mendapatkan info pastinya.

Indah sedikit kesal namun dia takut juga melihat Ekspresi Niko menahan rasa takut untuk bercerita. Sedangkan Aldi sedikit merinding karena dia berangkat kesini merasakan hal aneh.

"Lanjut aja ko," pinta Aldi.

Niko menghela napasnya, dia berusaha menenangkan dirinya sendiri.

"Aku denger suaramu manggil gua katanya mau kerumahmu tapi jalan sendiri. Aku bingung dong jadinya, tapi pas aku sadar bau anyir dan busuk menyengat di hidungku. Pas aku cari sumber suara itu gak ada malah wujudmu berubah menjadi pocong dengan wajah hancur," Niko bercerita dengan gemetar ketakutan.

Indah yang mendengarkan itu dia merasakan bulu kuduknya berdiri, Aldi yang melihat indah seperti melamun lalu dia meniup perlahan di tengkuk indah. Membuat indah merinding lebih hebat.

"Kok merinding sih," gumam pelan Indah.

Kang Asep dan Kang Dirman tertawa kecil melihat keisengan Aldi. Niko memberikan kode kepada indah untuk menoleh kebelakang membuat dia sedikit takut.

"Baaaa...," Aldi bersuara pelan membuat Indah terkejut.

"Ahhhhhhhh...," teriakan indah terdengar oleh Ngatemi yang sedang asik menonton televisi.

"Duh ada apasih tuh bocah, teriak-teriak malem begini!!!," Ngatemi berkata pelan. Dengan langkah perlahan Ngatemi beranjak pergi menuju warungnya.

Aldi dan orang yang lain tertawa terbahak-bahak melihat indah terkejut ketakutan karena ulah iseng Aldi. Wajah indah memerah karena malu sekaligus takut akan hal tadi, di tambah dengan cerita Niko yang bikin bulu kuduk berdiri.

"Lah tadi teriak-teriak sekarang malah ketawa," ujar Ngatemi tepat di belakang tirai pintu menuju warungnya.

Ngatemi seperti bingung masuk apa tidak karena disana ada Aldi yang selalu dia hina waktu dulu walaupun sekarang tidak tapi rasa bersalah itu tetap ada.

"Kamu sih Al, bikin kaget aja. Sudah tau cerita serem gini malah isengin aku," indah berkata.

"Maaf Ndah, soalnya lucu banget wajahmu pas ketakutan tadi," balas Aldi.

Indah sedikit kesal lalu memukul Aldi perlahan membuat Kang Asep dan yang tertawa melihat mereka berdua. Tidak berselang lama ketua desa dan pak rt datang ke warung.

"Kopi dua Ndah, sedang aja jangan pahit," pinta ketua desa.

Indah yang sedang memukul Aldi berhenti dengan wajah kesalnya, Aldi tersenyum kecil sedikit iseng dengan memasang wajah menggoda untuk membuat Indah kesal.

"Rame ternyata," ujar pak rt.

"Darimana pak rt?," tanya Kang Asep.

"Dari desa sebelah ngurusin orang yang kemarin lihat pocong wajah hancur itu," jawab pak rt.

Semua orang yang mendengarkan itu langsung menajamkan matanya, mereka sedikit merenung dengan cerita Niko ternyata benar dan sama dengan pocong wajah hancur.

"Waduh pak rt, tadi saya hampir saja di bawah sama tuh pocong," ujar Niko.

Ketua Desa dan Pak RT sedikit terkejut mendengar ucapan Niko yang ternyata mengalaminya malam ini.

"Beneran kamu ko?," tanya pak RT.

"Beneran lah pak, tadi saya mau kerumah Aldi tapi lihat harimau lalu lari kesini pas balik lagi sama Aldi. Eh, Aldi berubah jadi pocong wajah rusak," jawab Niko.

"Waduh gimana ini ketua desa, Niko bisa dalam bahaya ini!!," ujar pak rt.

Jantung Niko berdegup kencang karena rasa takutnya mulai naik akibat ucapan pak RT yang memiliki makna tersendiri.

"Jangan gitu pak RT, saya takut ini," ucap Niko.

"Sudah ko jangan takut, nanti kerumah gua aja aman," ajak Aldi, dengan santai meminum kopinya.

"Aman apanya!! Tadi kerumahmu malah lihat harimau putih terus berubah jadi pocong takutlah gua," balas Niko.

"Daripada lu pulang sedikit jauh malah dia yang ikutin, gimana hayo?," ujar Aldi.

"Bener tuh ko, ikut aja sama Aldi. Jangan maksa pulang kalau gak mau celaka," pak RT berkata.

"Ya sudahlah kalau pak RT bilang aku ikut aja," balas Niko.

Lalu dengan santai mereka mengobrol, hingga larut malam. Jam satu lebih Aldi dan Niko berpamitan pulang, tepat datang bapak-bapak yang lain yang akan ngeronda malam ini.

Aldi dan Niko berjalan santai tengah gelapnya malam. Rumah yang berjarak jauh di tambah lampu jalan yang tidak terlalu terang membuat Niko sedikit takut.

Niko memegang erat lengan Aldi, membuat Aldi sedikit tidak nyaman karena hal itu dia ikutan parno juga. Tapi Aldi ingat sosok itu pernah muncul waktu pagi tapi wajahnya berubah tidak sehancur yang di ceritakan oleh Niko dan Pak RT.

"Masuk ko," pinta Aldi.

Niko masuk perlahan kedalam tenda terpal, Aldi menutup kembali lebih rapat dari sebelumnya karena dia juga mulai merasakan takut oleh sosok itu.

"Langsung tidur aja ko, jangan dengerin apapun suara di luar. Pokoknya merem aja," ujar Aldi, membuat Niko tambah takut.

"Al, yang bener aja lu kita tidur disini!! Apa gak ada tempat lain?," Niko berkata.

"Sudah gak ada, jangan berisik buruan tidur," pinta Aldi.

Kini mereka berdua tidur perlahan, Niko berusaha memejamkan matanya namun setiap memejamkan mata dia selalu mengingat sosok itu berkali-kali membuat susah untuk tidur.

Aldi juga sama seperti ikut terbawa oleh Niko. Lalu dia mengingat air Kedung yang dia bawa seember tadi buat persediaan di tenda.

"Lu gak bisa tidur Al?," tanya Niko.

"Iya lagi, gak tau kenapa rasanya aneh bener," jawab Aldi.

"Minum nih air dan cuci muka di sini aja," pinta Aldi, memberikan kepada Niko.

Niko sedikit bingung tapi dia ikuti saja apa yang di pinta Aldi, setelah selesai akhirnya mereka terlelap akan tidurnya. Di luar tenda terpal Aldi ada tujuh sosok Genderuwo besar dengan mata menyala seperti mencari sesuatu.

"Sialan bocah itu, kenapa minum air dari sumber Kedung Raja," suara keras dari sosok Genderuwo.

"Aku sudah mencari dimana lokasi Kedung itu tapi tidak bisa di temukan," ujar Genderuwo lainnya.

"Sudahlah abaikan saja. Kita kembali untuk melapor kepada tuan kita," tujuh genderuwo itu pergi meninggalkan tenda Aldi.

Dewi Ayu yang berada di air Kedung Raja menikmati kesegarannya yang begitu nyata tidak di buat-buat oleh bangsa gaib. Namun Dewi Ayu merasakan energi jahat yang terus berputar di atas Kedung Raja.

"Kurang ajar, kenapa bangsa genderuwo jelek ini berkeliaran di sekitar sini," umpatan Dewi Ayu. Dia sangat kebingungan kenapa sosok mahluk yang jarang ada disini sekarang banyak sekali.

Kabut tipis di Kedung Raja adalah halangan energi jahat, seperti penangkal dari segala ilmu gaib. Dua pohon beringin besar itu seperti kujang kembar tertancap menjaga kemurnian dan keamanan Kedung Raja ini.

Rahasia terbesar masih menjadi teka-teki tersendiri bagi yang menemukan Kedung Raja ini. Tabir misteri dan darah membuka kepemilikan Kedung Raja masih dalam tanda tanya besar.

°°°°

1
CeliaVespera.
Kasihan bener tuh Niko, bisa-bisanya dia berjalan bareng sama lontong hancur. Untung aja gak ngompol tuh Niko 🤣🤣
D.P. Auzora.: jangan ngompol dong
total 1 replies
CeliaVespera.
Jadi penasaran aku sama Kedung Raja itu apa maksudnya 🤔🤔
CeliaVespera.
Selingkuh itu tidak benar, masih banyak gadis muda jangan cari istri orang atau suami orang. Duda dan berondong masih banyak, kayaknya author masih bujang ini 🤣🤣🙏
Titin Maryati
pokoknya is the best 👍💪🙏
ule_keke (IG: ule_keke26)
wwwiiihhh.... udah bronze nih, semangat author Dep💪
ule_keke (IG: ule_keke26): sip sip
total 2 replies
D.P. Auzora.
keknya mau ikutan juga nih abangnya 😄😄
D.P. Auzora.
ah yang bener... 🤭🤣
Karwinah Dewi Handayani
gak boleh tidur bersama itu thoor kan blom nikah...lanjut thoor
CeliaVespera.: marahin kak Aldinya itu gimana kok tidur bersama janda dan anaknya 🤣🤣
total 2 replies
CeliaVespera.
Pesona King Aldi sangat tidak mengecewakan sekali, bisa-bisanya tuh janda seperti memiliki perasaan pada Berondong Muda 🤣🤣😂
CeliaVespera.
Sepertinya Aldi suka Supra kepalanya geter 😂🤣🤭
CeliaVespera.
jangan bilang kalau memiliki darah keturunan raja terdahulu!!, makin ngeri aja nih Aldi. mantap Thor sangat seru sekali ceritanya 🤩🤩👍
CeliaVespera.
waduh Deket sama janda anak satunih Aldi, ajarin dong puh 🤣😑🤣
CeliaVespera.
Awas Al di patok sama ular jadi-jadian nanti 🤣🤣
CeliaVespera.
Al transfer uangnya, gue mau juga masak aku gak di kasih sih 😑😑
D.P. Auzora.: Aldi lagi sibuk keknya bang. jadi gak bisa kirim uang 🤣🤣
total 1 replies
CeliaVespera.
Waduh dapat emas Al, bagi gue satu dong biar kaya juga 🤭🤭
D.P. Auzora.: sini ikutan cari aja 🤣🤣🙏
total 1 replies
Indra Reza Zulkifli
LG thor.. kurang
Eliermswati
jngn2 Aldi ad keturunan dr raja sesa, atau aa sm dede lg bkn penasaran aj🤣🤣🤣lnjut up nya💖💖
Eliermswati: q slh ksh komen soalnya td lg asik bc karya sebelah😂😂😂🙏🙏🙏
total 2 replies
Putri Dhesa
tetap semangatt Thor jujur saya suka ceritane
D.P. Auzora.: terima kasih kak, hari ini tiga bab lagi di kerjakan tunggu saja. 😊🙏
total 1 replies
CeliaVespera.
Semangat thor, ceritanya mantap. Ada genderuwonya bikin deg-degan juga kalau soal ini apalagi pegang kepala setan 😂😂
Indra Reza Zulkifli
wah jngn" kaya nya Aldi sama Niko masih saudaraan yaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!