Rayya kemala putri, Wanita yang selama ini selalu di anggap menjadi beban suaminya. Menjelma sebagai wanita karir yang sukses setelah mengetahui perselingkuhan sang suami, apalagi kenyataan yang ia terima bahwa ternyata kakak iparnya sendiri mendukung perselingkuhan itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rana putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 24
Keesokan paginya, Reino bersiap akan menjenguk raisa. Dia juga akan berbicara tentang rencana nya yang ingin menjual rumah raisa, Entah nanti bagaimana tanggapan raisa . Tapi reino tak punya pilihan lain, Raisa juga setiap hari selalu merongrong dirinya untuk segera mengeluarkan nya dari penjara. Sedangkan uang denda yang harus di bayarkan sangat lah besar, Jika tidak raisa akan di tahan selama 5 Tahun penjara.
Maira sendiri sudah siap, Ia saat ini sedang duduk di pelataran rumahnya. Menatap ke sekeliling, Ia kangen bermain. Tapi sekarang teman teman nya menjauhinya dan tak mau mengajak nya bermain gara gara ibunya yang mencuri tablet Milik arra.
Orang tua mereka juga melarang anaknya bermain dengan maira, Katanya takut sifat maling nya menurun pada maira.
“Maira, ayo kita berangkat.” Ajak reino
Maira mendongak, Lalu mengangguk. Ia sangat senang ketika reino mengajak nya untuk bertemu ibu nya, karna ia sudah sangat merindukan sang ibu.
“Ayo om, Mobil om mana? Kok dari kemarin maira ga liat mobil om?” Tanya maira.
Reino mengelus pucuk kepala maira dengan Lembut “Mobil om masih ada di bengkel, Kita pake motor mama aja ya. Gapapa kan?”
Maira menganggukkan kepalanya, Lalu mereka menaiki motor milik maira. Reino sengaja melewati rumah rayya, Ia ingin tau sedang apa istri nya itu.
Tapi ketika dari kejauhan, ia melihat ada sebuah mobil mewah terparkir di halaman rumah rayya. “Rayya kedatangan tamu? Siapa? Dari mobil nya saja pasti itu orang kaya..” Batin reino,
“Apa jangan jangan Itu selingkuhan rayya?” Reino kembali menerka nerka, Lalu ia mengendarai motornya dengan sedikit cepat. Ia ingin memergoki rayya berduaan dengan laki laki lain selain dirinya jika memang benar tamu nya adalah selingkuhan rayya.
Sesampainya di depan rumah rayya, Reino melihat sekelebat bayangan laki laki. Membuat dada reino bergemuruh, Ketika ia hendak menghampiri rayya , langkah nya terhenti. Ia terpikir, Bahwa ia harus membawa Pak RT dan beberapa warga.
Reino pun segera menuju rumah pak RT. Sesampai nya disana , ia bertemu lansung dengan pak RT “Assalamualaikum pak RT.”
”Walaikumsalam pak reino, ada apa pak? Kok seperti terburu buru..” Tanya pak mudon. RT komplek rumah rayya
“Pak, saya mau minta bantuan sama bapak sama warga disini untuk menggerebek istri saya yang lagi berduaan dengan laki laki lain dirumah saya.” Ucap reino membuat pak RT mengelus dada nya
“Astagfirullah, Yang bener pak.”
“Iya pak, saya melihatnya sendiri. Tolong saya pak..” Wajah reino di buat sesedih mungkin, Pak RT pun iba melihatnya. Ia pun menepuk bahu reino
“Yang sabar ya pak, sebentar saya panggilkan tarno sama ujang. Biarlah mereka yang menjadi saksi. Kita harus memastikan terlebih dahulu jika benar bu rayya berselingkuh di belakang pak reino..” Ucap pak RT
Reino hanya mengangguk, Kali ini ia akan berhasil mempermalukan rayya. Siapa suruh wanita sialan itu berani membangkang padanya, Rasakan sekarang! Seluruh warga akan tau siapa rayya sebenarnya.
***
“Kak niki, seharusnya aku yang memasak untuk kalian, kenapa malah kak niki yang memasak dirumahku..” Ucap rayya yang kini berada di dapur bersama kakak iparnya
Tadi pagi, Rakka dan nikita baru saja sampai dirumah rayya. Mereka memang sengaja datang pagi pagi sekali, soalnya waktu mereka gak banyak. Karna ada pekerjaan yang tidak bisa di tinggal.
Nikita sendiri ia lah seorang dokter Gigi, tapi ia tak lagi dinas di rumah sakit. Ia mempunyai Klinik sendiri.
“Gak papa, emang nya kamu ga kangen sama masakan aku? Dah lama lo kamu ga makan masakan aku..” Ucap nikita
Rayya tersenyum lalu memeluk tubuh kakak iparnya itu “Kangen dong, kangen banget malahan.”
“Setelah urusan kamu selesai, Kamu harus main kerumah kakak. Itu wajib.. nginap lah beberapa hari disana, Itung itung self reward untuk diri sendiri.” Ucap nikita
Rayya hanya menganggukkan kepalanya, Ia memang butuh me time setelah urusan nya dengan reino selesai. “Rayya.”
Panggilan itu mengalihkan perhatian rayya “Iya kak?” Jawab rayya
“Kedepan yuk, ada yang mau kakak omongin.”
Rayya mengangguk “Kak, rayya tinggal ke depan dulu ya.”
“Iyaa, yaudah sana.”
Rayya pun keluar dari area dapur, Ia melihat kakak nya duduk di ruang tamu. Sedangkan arrabella dan anak anak rakka, Sedang bermain di kamar arrabella.
“Duduk dek..” titah rakka
Rayya pun duduk di sebelah rakka “Bagaimana keputusan mu kedepan nya? Apakah kamu ingin tetap mempertahankan rumah tangga mu?” Tanya rakka , Rayya menatap reino dengan tatapan kaget
“Darimana kakak tau kalau rayya sedang bermasalah dengan mas reino?” Pasalnya rayya belum bercerita apapun tentang masalah yang di hadapi nya, Tapi rakka sepertinya sudah tau akar masalah rayya dan reino.
“Dek, kakak memang melepasmu. Tapi bukan berarti kakak membiarkan mu dan tak memperhatikan mu selama ini, Kakak tau bagaimana kehidupan mu selama ini, Begitupun perlakuan reino pada mu. Tapi kakak diam, karna sebelum kamu mengadu pada kakak. Reino masih aman.. Tapi seperti nya laki laki itu semakin hari semakin kurang ajar sekali.” Ucap rakka sambil menatap kedepan, sorot matanya tajam. Kebencian nya pada reino semakin tertanam dalam di lubuk hatinya
“Maaffkan aku kak. Aku hanya tak ingin membuat kakak kepikiran, aku-“
Reino menarik tangan adiknya mengelusnya dengan lembut “Dek, kita cuman dua bersaudara. Kalau kamu ga meminta tolong sama kakak, kamu mau minta tolong sama siapa lagi? Kamu inget kan pesen papa sama mama, Kalau kita harus saling bantu dan saling menguatkan. Jadi jangan pernah menganggap kakak ini orang lain..”
Rayya meneteskan air mata mendengar ucapan kakak nya, Selama ini ia selalu meyakinkan diri jika dirinya sanggup menghadapi nya sendiri. Tapi ternyata jauh di dalam hatinya, Ia masih butuh sosok pelindung seperti kakak nya.
“Maafkan rayya kak..”
rakka menarik tubuh adiknya, Lalu memeluknya. Di dalam pelukan rakka, Rayya menangis sesenggukkan. Merasakan dekapan hangat yang sudah lama tak pernah ia rasakan.
Dulu, rayya kira reino bisa menjadi pengganti kakak nya untuk menjaga dan melindungi nya. Tapi ternyata di mata reino, Ia hanyalah wanita tak berharga yang sedang di bayar untuk melayani dirinya seumur hidup. Dengan segala hinaan dan cacian yang selalu rayya dengar..
“Sudah , Jangan menangis. Setelah ini, Kembali lah ke kehidupan mu sebelum nya. Jangan pernah berfikir untuk kembali pada kehidupan yang membuat mu tertekan..” Ucap rakka , Rayya hanya bisa terdiam. Sambil menikmati pelukan hangat seorang kakak pada adiknya.
Hingga tiba tiba.
Brak!!!!
Pintu rumah rayya di buka secara kasar, Rayya pun melepaskan pelukan nya dan menatap dengan mata membulat ke arah reino dan Ada juga pak RT disana.
“Lihat pak RT, benar kan apa yang saya bilang. Istri saya membawa laki laki lain kerumah saya, Dan dengan berani nya mereka berzina disini…” Ucap reino dengan berapi api.
Rayya segera menghapus air matanya, Lalu berdiri. Siap menghadapi drama yang dibuat sang suami “Tuduhan apalagi yang kamu bawa kerumah ku mas.” kata rayya.
“Tuduhan? Jelas jelas semua orang disini, tau kalau kamu dengan lancang nya membawa laki laki masuk kerumah ku..”
“Pak RT, tarno, ujang kalian lihat kan? Apa yang istri saya perbuat dengan laki laki ini..” Ucap reino sambil menunjuk ke arah Rakka,
“Bu rayya, apakah benar bu rayya telah berselingkuh di belakang pak reino. Dan ini? Apakah laki laki ini selingkuhan bu rayya?.”
“Bu rayya sangat tidak etis seorang wanita bersuami memasukkan laki laki lain dirumah nya ketika sang suami tidak berada dirumah..”
Rakka segera berdiri dari duduknya, melihat adiknya yang di pojokkan dengan suatu hal yang memang bukan sebuah kesalahan. Rakka menatap satu persatu orang yang disana dengan tatapan tajam
“Bapak, RT disini?” Tanya nya sambil menunjuk pak RT
Pak RT menganggukkan kepalanya “Iya , saya ketua RT disini.”
Rakka manggut manggut “Seharusnya seorang pemimpin bisa berfikir lebih cerdik sedikit, sebelum bapak menuduh dan menghakimi adik saya. Apakah bapak sudah mencari tau siapa sayaa sebelum nya?” Ucap rakka membuat pak RT terdiam, tapi tidak dengan reino yang merangsek kedepan.
“Berapa kamu membayar istriku hah!”
Bugh!
Pukulan rakka mendarat di wajah reino membuat rayya pun di buat terkejut atas sikap kakak nya “Jaga ucapan mu b*ngs*t! Jangan sampai aku merobek mulut busuk mu itu karna sudah menghina harga diri adikku!!!”
Jeduarrr!
Bak di sambar petir mendengar ucapan laki laki di depan nya, reino tampak syok. Menatap tak percaya ke arah rayya, Berusaha meminta penjelasan “Bapak bapak, Pak RT. Laki laki yang d samping saya ini bukan selingkuhan saya, Melainkan dia kakak kandung saya.”
Ucapan rayya membuat reino terpaku, “Kakak?”
“Iya mas, Kak rakka adalah kakak kandungku. Apa kamu lupa kalau aku punya seorang kakak, Yang selama ini tinggal di luar negri untuk menuntut ilmu. Jadi tuduhan mu itu keliru besar mas, Lagian aku dirumah ini tidak berdua. Kakak iparku ada disini, istri dari kak rakka. Dia sedang memasak di dapur. kalau bapak bapak gak percaya, sebentar aku akan panggilkan..”
Rayya berlalu ke dapur, Lalu menarik nikita keluar dari dapur “Loh rayya, ada apa ini? Kenapa rame seperti ini?” Tanya nikita yang bingung karna banyak orang dirumah adiknya.
“Dia adalah kak nikita, istri dari kak rakka. Kakak kandungku yang Kalian tuduh sebagai selingkuhan ku..”
mereka semua terdiam, Saling tatap. Merasa bersalah karna menuduh tanpa bukti “Apakah benar begitu bu?” Tanya pak RT memastikan.
Nikita mengangguk dengan mantap “Iya saya istrinya rakka, Dan Rayya ini adik ipar saya.” Jawaban nikita cukup membuat pak RT percaya
“Kalau begitu kami mohon maaf atas kekeliruan ini. Pak reino, Lain kali jangan memberikan informasi yang keliru pada kami. Untung saja hanya kita yang menerima informasi ini, Bagaimana jika warga disini tau. Pak reino bisa saja membuat huru hara di komplek ini.” Ucap pak RT yang merasa kesal karna di bohongi reino
“Maafkan saya pak RT.” Hanya ucapan Maaf yang terlontar dari bibir reino. Pak RT pun merasa masalah ini sudah selesai, Ia pun dan anak buah kepercayaan nya pergi dari rumah rayya.
Sedangkan reino hanya bisa menundukkan kepalanya “Bagaimana bisa seorang suami tidak mengenal anggota keluarga istrinya, sangat memalukan.” Nyinyir nikita
“Rayya! Kamu sengaja kan mau mempermalukan aku di hadapan kakak mu, kamu bahkan tak pernah mengenalkan ku dengan kakak mu..” Ucap reino malah menyalahkan rayya.
”Apa kamu pernah tanya mas ?” Rayya membalikkan ucapan reino membuat reino terdiam.