NovelToon NovelToon
Pembalasan Nona Yang Sempurna

Pembalasan Nona Yang Sempurna

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: HartaKarun

semua yang kulakukan selama ini ternyata tidak berarti apapun bagi mereka,orang yang kuhormati,kusayangi dan kucintai mengkhianati ku begitu saja.
menyaksikan kematian ku seperti pertunjukkan yang menghibur mereka,aku sungguh bodoh...
memilih mereka yang tidak memilih ku..yang hanya memanfaatkan ku..aku menyesal...
aku tidak menerima takdir ini....aku menolak...
aku meminta pembalasan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HartaKarun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter 26

Pendekatan Devan berjalan dengan mulus,ia menciptakan keadaan dimana ia tidak sengaja bertemu dengan Meisya padahal ia sudah memantau apa saja aktifitas gadis itu.

Meisya juga tidak mencurigai apapun,menurutnya takdirlah yang membuat mereka bertemu lagi dan lagi.dan jujur saja,Meisya juga nyaman berbicara dan menghabiskan waktu bersama dengan Devan.

Lambat laun ia menumbuhkan rasa kepada Devan,melihat sikap Devan yang dewasa,perhatian yang Devan berikan membuat Meisya akhirnya luluh,saat Devan meminta nya untuk menjadi tunangannya Meisya langsung menerimanya.

Tanpa meisya menyadari ia sudah terjebak dalam permainan Devan.

Devan menjadi sosok sempurna dimatanya,bagi Meisya yang kehilangan orang tuanya sedari kecil sangat mendambakan kasih sayang,kehadiran Devan mengisi semua itu sedikit demi sedikit.

Walaupun sempat menerima penolakan dari kakek dan neneknya yang takut ia nantinya berurusan dengan konflik yang sering terjadi di keluarga kaya,ia akhirnya berhasil meyakinkan mereka.

Akhirnya pertunangannya dengan Devan berjalan dengan mulus,atas bujukan halus Devan akhirnya Meisya mau untuk tinggal bersama.ia juga membawa Ana,pelayan yang merawatnya sedari kecil ikut pindah bersamanya,hal ini setidaknya membuat kekhawatiran kakek dan nenek nya sedikit berkurang,karena dengan adanya Ana yang bisa membantunya kapanpun.

“Ini rumah yang akan kita tinggali”ujar Devan setelah mereka keluar dari mobil,para pelayan dengan sigap membawa barang bawaan Meisya.

Meisya memandang lingkungan yang akan ia huni,rumah yang tidak terlalu besar dan juga tidak terlalu kecil,minimalis dengan kebun di samping kanan dan kiri dengan berbagai bunga yang cantik.disamping kiri juga ada taman dengan beberapa kursi dan meja dan terdapat ayunan.terlihat tenang namun tampak sepi.ia kira tadi akan tinggal di tengah kota,dengan banyak nya keramaian namun karena Devan sudah memilih rumah ini,ia akan coba untuk terima,lagian jarak untuk ke kota juga hanya memakan waktu setengah jam.

“Bagaimana menurutmu?”tanya Devan

“Ini indah…haha aku suka disini”balas Meisya dengan senyum yang agak dipaksakan,tentu saja Devan menyadari hal itu begitu pun dengan Ana yang memperhatikan mereka sedari tadi.

“Baguslah kamu suka”Devan bertingkah seperti tidak menyadari ketidaksukaan Meisya.

Ia memandang rumah itu,rumah yang ia bangun semenjak bertunangan dengan Meisya cakra wijaya,kekasihnya.ia mendekorasinya sesuai kesukaan kekasihnya.walaupun Meisya tidak sempat tinggal disana setidaknya ada orang yang mirip dengannya yang akan ia kurung untuk hidup disini bersama dengannya.

“Ayo aku tunjukkan kamarnya”Devan memimpin jalan,ia membuka pintu kamar itu,lagi dan lagi Meisya tersenyum kaku mengatakan ia menyukainya.

Tentu saja itu bohong,Meisya menyukai kamar yang feminim dengan beberapa boneka,namun kamar yang disiapkan Devan untuknya mencerminkan kamar untuk wanita dewasa dengan tambahan meja dan kursi yang dipakai untuk bekerja.

Devan meninggalkan meisya dan ana untuk memberi mereka waktu untuk menyusun barang bawaan Meisya.ia tidak benar-benar pergi,ia menyandarkan tubuhnya ke dinding diluar kamar Meisya.

“Nona,kenapa anda tidak komplain?semua ini bukan lah yang anda sukai”jelas Ana,ia tidak mengerti,nonanya sering menceritakan bagaimana Devan sangat mencintainya namun yang ia lihat dengan matanya kesukaan nona nya saja Devan tidak tau.

“Ana,Devan sudah memilihkan ini,aku tidak sampai hati untuk menolaknya.lagi pula tidak ada salahnya mencoba hal yang baru bukan”

Ana memandang nona nya dengan tidak percaya,dulu saja saat ia tidak sengaja memakaikan baju dengan warna yang salah nonanya akan mengamuk,namun sekarang ia menerima apapun yang tidak ia sukai jika itu diberikan oleh tunangannya,nonanya sepertinya sudah terkena penyakit bucin.

“Anda bucin sekali nona”goda Ana

Pipi meisya memerah,”namanya juga dengan tunangan sendiri,sudah jangan mengoda ku,bantu aku merapikan semuanya”

“Baik nona Meisya Atmajaya”ejek Ana mengganti nama belakang Meisya

“ANA….sini kamu”meisya mengejar Ana,jika tertangkap ia akan menggelitiknya,berani sekali ia menggodanya seperti itu.bertahun-tahun di urus oleh Ana membuat hubungan mereka tidak lagi sebatas pelayan dan tuan,Meisya sudah menganggap Ana seperti kakak kandungnya.

Gelak tawa menggema dalam ruangan itu,Devan mendengarkan semua percakapan mereka dengan wajah datar,tampak nya gadis itu sudah jatuh cinta secara mendalam padanya,ini akan memudahkan ia untuk mengubah perilaku gadis itu agar semakin mirip dengan Meisya.

1
mia
bagus bangettttt 🫶🏻
mia
nggak sabar ngeliat pov Devan tentang masa lalu mereka
Meyke Bawole
cerita bagus
awesome moment
d yg g pas disini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!