NovelToon NovelToon
Sistem Gadis Kaya Raya

Sistem Gadis Kaya Raya

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:17.9k
Nilai: 5
Nama Author: SiPemula

[Ding!]

[Sistem telah menyatu dengan Host baru.]

[Selamat Host mendapatkan hadiah perkenalan 10.000.000.000 rupiah.]

[Terdapat tugas Sistem yang harus Host selesaikan: Habiskan seluruh uang selama 1 jam untuk mendapatkan hadiah rabat 10 kali lipat dari uang yang Host habiskan.]

*

Karina baru saja dipecat dari perusahaan dengan uang pesangon terkena potongan hingga 50 persen.

Di bawah panas teriknya sinar matahari pagi, Karina yang baru melangkah keluar dari tempatnya bekerja, tiba-tiba suara lembut muncul dalam pikirannya, dan sejak saat itu hidupnya berubah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumitnya Masalah Keluarga Nicholas

Karina sudah puas makan dan minum, dan sudah waktunya untuk pulang.

"Tuan Nicholas, terimakasih untuk traktirannya hari ini, dan untuk kalian berlima, jangan lagi tawuran atau aku akan menyuruh Tuan Nicholas mengirim kalian ke hutan belantara!"

Revan yang merupakan adik Nicholas paling cepat menganggukkan kepala, disusul Darius, Xavier, Roman dan Zevian.

"Tuan Nicholas, saya rasa Tuan tau apa yang harus dilakukan kalau mereka kembali terlibat tawuran, kecuali jika itu untuk melindungi diri!"

Karina melihat Nathan, dan cepat saja pria itu menganggukkan kepala mengerti.

Setelahnya Karina menjadi yang pertama pergi meninggalkan Cafe, meninggalkan para pria yang masih duduk di tempat mereka.

"Lain kali langsung bunuh saja kalau ada yang berani macam-macam dengan kalian!"

Nicholas menyampaikan semua itu penuh dengan kesadaran, dan setelahnya dia begitu saja pergi disusul Hans, membuat ke lima pemuda seketika menghela napas lega.

Tak lama kemudian mereka tersenyum lebar.

"Kak Marina itu sangat-sangat cantik, pantas saja Kak Nicholas bisa ditaklukkan!" ucap Revan.

"Tetapi jelas terlihat kalau Kak Karina belum menyadari perasaan Kak Nicholas, dan sepertinya Kakakmu itu harus berjuang ekstra keras untuk menaklukkan hati Kak Karina!"

Darius sangat yakin dengan penilaiannya, apalagi diantara mereka berlima, dia yang paling berpengalaman tentang wanita, terbukti dari kekasihnya yang jumlahnya tak bisa dihitung dengan jari-jari tangan juga kakinya.

"Wanita secantik Kak Karina memang pantas diperjuangkan, dan daripada wanita nggak jelas pilihan wanita gila barusan, aku lebih setuju Kak Nicholas bersanding dengan Kak Karina!"

Sama seperti Nicholas, hubungan Revan dengan ibu tirinya juga tidak baik-baik saja.

Untungnya mereka nggak perlu berpura-pura baik, jadi mereka berdua bisa mengekspresikan dengan bebas ketidaksukaannya terhadap Julia.

"Yuk ke basecamp! Anak-anak lainnya sudah nungguin kita," ajak Roman.

Mereka semua cepat saja pergi meninggalkan Cafe, dan basecamp yang dijadikan tempat nongkrong menjadi tujuan selanjutnya, bukannya pulang ke rumah masing-masing saat hari mulai beranjak sore.

Karina sendiri yang telah meninggalkan Cafe, dia langsung pulang ke rumahnya, dan tepat waktu dia sampai di rumah, hujan deras turun, tapi tak sedikitpun dia basah oleh air, sebab dengan mudahnya dia menjadikan air di atasnya sebagai payung yang melindunginya dari hujan.

*

Nicholas dipanggil ke ruang kerja Victor, ayahnya sendiri begitu tiba di Mansion.

Tak sedikitpun takut pada aura bengis dan kejam yang dimiliki Victor, Nicholas duduk penuh ketenangan di depan pria itu.

"Aku dengar kau telah sembarangan menggunakan yang kau miliki, bahkan perbuatanmu itu merugikan ibumu dan calon tunanganmu!"

Nicholas yang menampilkan ekspresi datar, tiba-tiba muncul senyuman sinis di wajahnya. "Sejak kapan aku bisa memanipulasi angin? Apa karena terlalu lama bergaul dengan wanita bodoh itu kau jadi lupa dengan kekuatan sejati keluarga Reinhardt?"

"Memanipulasi angin?" gumam Victor.

Dia hanya mendengar Julia menyampaikan padanya tentang Nicholas yang telah sembarangan menggunakan kekuatannya, sama sekali tak menyebutkan bagaimana putranya itu menggunakan kekuatannya.

"Ja-Jadi bukan kamu yang membuat jahat ke ibumu dan calon tunanganmu?"

"Berhenti menyebut wanita itu Ibuku, ataupun menyebut wanita menjijikkan itu sebagai calon tunanganku!" teriak Nicholas, "sampai kapanpun hanya Mommy Sabrina yang akan menjadi Ibuku, wanita yang telah kau sia-siakan demi wanita lain yang ternyata nggak sebaik ujung kuku wanita yang telah melahirkan aku dan Revan!"

Victor terdiam, dia akan tetap kalah berdebat dengan Nicholas jika berkaitan dengan dua wanita yang pernah hadir dalam hidupnya, tetapi dia akan kembali berdebat tentang wanita terbaik yang akan menjadi pendamping putranya. "Dengarkan aku! Lena masih jauh lebih baik dari Valerie, wanita yang hanya mengincar hartamu! Jadi, secepatnya aku akan mengatur pertunanganmu dengan Lena!"

"Lakukan apa yang ingin kamu lakukan, tapi jangan harap aku akan menuruti apa yang menjadi keinginanmu!~"

"Lagipula siapa yang masih menjalin hubungan dengan wanita seperti Valerie yang terang-terangan telah menipuku? Kau itu nggak tau apa-apa tentang hidupku, dan setelah hari ini kau nggak akan lagi melihatku di tempat ini karena aku akan pindah ke tempat Mommy, begitu juga dengan Revan! Jadi, silahkan nikmati hidupmu dengan wanita itu juga anak-anak barumu!" ucap Nicholas yang setelahnya langsung pergi.

Mendengar ucapan putranya sendiri, Victor hanya bisa terdiam. Dia baru sadar kalau sudah begitu lama tak memberi perhatian pada kedua putranya.

Jangankan perhatian, bahkan dia merasa sudah lama tak mendengar kabar tentang hidup mereka di luar sana, terutama tentang Revan yang dulu sempat menjadi putra kesayangannya, sebelum akhirnya datang putra dan putri Julia.

"Mereka adalah darah dagingku sendiri, tapi bagaimana bisa aku lebih memilih memperhatikan anak-anak pria lain dibandingkan memberikan perhatian itu ke mereka?"

Victor menyesal, tapi semuanya sudah terlambat, dimana kali ini Nicholas benar-benar akan pergi meninggalkannya, begitu juga dengan Revan. Dengan kepergian mereka, kemungkinan dukungan yang selama ini masih diberikan oleh keluarga Reinhardt padanya akan dicabut, dan itu akan menjadi mimpi buruk baginya, sebab bantuan itu selama ini menjadi penopang utama perusahaannya.

Cepat Victor berlari ke kamar Nicholas, tapi ternyata kamar itu sudah kosong, tak terlihat adanya Nicholas di tempat itu.

Berlari ke depan, begitu tiba di depan yang dilihatnya adalah mobil Nicholas baru saja keluar dari gerbang Mansion, diikuti dua mobil pengawalnya.

"Aaargh sial! Kenapa semuanya menjadi berantakan seperti ini?"

Victor berteriak, melampiaskan segala kebuntuan pikirannya begitu Nicholas memutuskan meninggalkannya, dan tentu saja Revan akan ikut pergi bersama kakaknya itu.

"Sabrina... ya, aku harus menghubungi Sabrina, memintanya menyuruh Nicholas dan Revan pulang ke rumahku!"

Mencari nomor Sabrina dan langsung menghubunginya, seketika Victor tersadar jika wanita itu telah memutuskan segala hubungan dengannya, bahkan nomor lamanya sudah dihancurkan, dan dia tak memiliki nomor baru wanita itu.

"Bodoh, bodoh, bodoh! Kenapa aku bisa lupa kalau dia sudah memakai nomor baru?"

"Kalau sudah seperti ini, apa yang bisa aku lakukan? Pergi ke Reinhardt Mansion bukan pilihan tepat, sebab itu sama saja aku masuk ke kandang pemburu, sementara aku adalah buruan mereka." Victor benar-benar bingung, hingga akhirnya dia memilih menenangkan diri di ruang kerjanya, mengunci ruangan itu, tak mengizinkan siapapun masuk, bahkan jika itu adalah istrinya sendiri.

*

Di tempat Karina, ternyata dia baru saja mendapatkan informasi dari Sistem tentang keluarga Nicholas, dan itu adalah informasi yang sangat lengkap, sesuatu yang selama ini gagal didapatkan oleh musuh dari keluarga Reinhardt.

"Ternyata masalah keluarga pria itu sangatlah rumit, dan pantas saja dia sangat membenci keberadaan ibu sambungnya. Bagaimanapun juga wanita itu adalah orang yang membuat ibu kandungnya menderita."

"Sebaiknya informasi ini aku tutup rapat-rapat, dan nggak akan aku biarkan orang lain mendapatkan informasi ini!" gumam Karina, dan setelahnya dia pergi ke ruang makan untuk menikmati makan malam bersama ayah juga ibunya.

1
SENJA
buseet ada hukuman juga , ga main2 lagi hukumannya 🤣
SENJA
nyesel juga percuma! telat
Aeriah Kayla
saya suka dengan karakter MC yang gak menye" kebanyakan ngomong. lanjut ya thor
Wahyuningsih
mampus kluarga dajal emang
Wahyuningsih
kluarga tocix ya kyk gtu gk punya malu
Wahyuningsih
💪💪💪💪💪💪 thor
Wahyuningsih
paling klau q thor nafasnya senin kamis 😅😅😅
Aydin Syam
sangat bagus skli ceritanya dan membuat kita slalu penasaran setiap episodenya, semangat Thor jngn lupa update
Sunarti
secangkir kopi untukmu kak ☕☕☕ lanjutkan kak semangat 💪💪💪
SENJA
ngga cari musuh, musuh datang sendiri 🤣
RaMna Hanyonggun Isj
Kasih banyak update nya. sekali update 50 episode kha
mygood heart
sistem bego mc tolol knp punya sistem di bilang2 sm org tdk seru lg harusnya itu jadi rahasia OON
SENJA
buseh cuma gitu doang hadiahnya gede😤🤣
Sribundanya Gifran
lanjut up yg banyak thor💪💪💪😍
SENJA
laaah ada yang salah sama otak ini ibu 😤
SENJA
idiih najis deh orang2 ini 😤
Sribundanya Gifran
lanjut
Marsya
hah......,dasar kluarga be...na...luuuuuuuu
SENJA
kok menderita karena salah sendiri malah nyalahin orang lain 🤣
SENJA
keberuntungan apa? makanya kalau punya hutang dibayar 😤
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!