NovelToon NovelToon
Time Travel Farzana

Time Travel Farzana

Status: tamat
Genre:TimeTravel / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:593.1k
Nilai: 5
Nama Author: Secangkir Kopi Hitam

Seorang gadis yang di khianati oleh sahabat juga kekasihnya harus rela meregang nyawa dan berpindah ke tubuh seorang wanita yang sama sekali tidak di hiraukan oleh suaminya

Bagaimana cerita selanjutnya? cus baca yuk zheyeng 🏃‍♀️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Secangkir Kopi Hitam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sombongnya Abian

Setelah pemotretan Abian mencoba mendekati Alya dan tetap saja gadis itu mengacuhkan buaya tersebut.

Saat dirinya ingin menyentuh tangan Alya, Misha datang dengan wajah datarnya.

"Kita pulang sekarang Al" perintah Misha.

Abian yang tidak mengetahui dan tidak ingin tahu siapa Misha dengan begitu lantangnya berkata "Heh kalian ini terlalu sombong, harusnya kalian terutama Lo bersyukur bisa dekat dengan gua" ucapnya pongah sembari menunjuk ke arah Alya.

Misha tersenyum menyeringai. Julio bergidik ngeri sedangkan Alya hanya diam.

"Kenapa diam heh, apa kalian baru sadar?" tanya Abian sombong.

"Dan Lo, berapa tarif Lo biar gua bayar dan gua jamin Lo bakal ketagihan kencan bersama gua" lagi Abian bersuara.

"Tunggu waktunya kau akan bertemu dengan Kesayangan ku" bukan Alya yang menyahut tetapi Misha lah yang menjawab perkataan Abian.

Mendengar perkataan dari gadis tomboy itu membuat Julio dan Alya merinding disko. Ya mereka berdua faham apa yang di maksud oleh Misha tentang kesayangannya itu.

Sedangkan Abian mengernyitkan dahinya "Siapa?" tanyanya.

Misha tidak menjawabnya dirinya memilih berlalu dan Alya maupun Julio mengikuti gadis tomboy itu.

Tepat Alya berjalan melewati Abian, lelaki itupun berkata "Akan kupastikan dirimu mengerang di bawah kungkunganku" ucapnya pongah.

Alya berhenti sejenak "Dan Aku pastikan sebelum itu terjadi, dirimu yang akan mengerang lebih dulu menikmati apa yang akan terjadi padamu" sahutnya tersenyum sinis kemudian melanjutkan jalannya mengikuti Misha juga Julio.

Abian yang salah tanggap malah tersenyum membayangkan hal lain.

"Ah gua gak sabar" ucapnya tersenyum bahagia.

*****

Pak Maman sopir pribadi Misha melajukan mobil menuju perusahaan Elvan untuk menjemput Farzana.

Didalam mobil hening, Misha memejamkan matanya Alya yang kembali berkutat dengan laptopnya, entah apa yang dikerjakan asisten dari gadis tomboy itu, sedangkan Julio sedang senyum-senyum di depan layar ponselnya.

Tiba di depan kantor Elvan.

"Jemput Farzana di dalam Al gue malas masuk sana" ucap Misha.

Alya menganggukkan kepalanya, saat ingin turun di cegah oleh Julio.

"Eh nekk tetap di sindang biar eyke aja yang jemput si Eneng, boleh kan nekk?" ucap Julio.

Alya memandang ke arah Misha dan gadis tomboy itupun menganggukkan kepalanya.

"Aaaa, bentar ya nekk" ucap pria gemulai itu kemudian melenggang pergi masuk ke dalam kantor Elvan tersebut.

"Seneng banget heran" ucap Alya.

"Pantau" sahut Misha.

Alya menganggukkan kepalanya. Gadis itu mengotak-atik laptopnya dan terpampanglah Farzana juga Elvan.

"Colab dengan Julio" perintah Misha kemudian Alya kembali mengotak-atik laptopnya. Sekarang yang muncul di layar laptopnya sebelah kanan ruangan Elvan dan sebelahnya lagi tempat dimana Julio berada.

"Astaga, tengok Bos" Alya memutar layar laptopnya.

Misha hanya memandang sebentar kemudian berkata "sudah kuduga, kalau begitu Lo aja yang masuk sana jemput Farzana" perintah Misha dan di angguki oleh Alya.

Di tempat di mana Julio berada.

"Kamu dari mana?" tanya Hoshi tepat saat Julio masuk kedalam ruangannya.

"Hehe, kenapose? you kangen tampan?" sahut Julio berlari kecil menghampiri pria keturunan Jepang itu.

Tepat berada di dekat Hoshi, Julio langsung memeluknya.

Entah apa yang di rasakan Hoshi saat dirinya di peluk oleh pria gemulai itu.

"Eyke hanya bisa sebentar disindang tapi kita tetap masih bisa bertatap lama lewat handphone" ucap Julio.

Hoshi hanya tersenyum menanggapinya. Ya sebelum Julio pergi tadi siang, mereka berdua telah bertukar nomor telepon masing-masing.

Selama perjalanan pun Julio sibuk berbalas pesan dengan pria keturunan Jepang itu.

Kita tinggalkan kedua orang itu dan kita pindah ke ruangan lain.

Di ruangan Elvan, lelaki itu sibuk bercanda dengan Farzana. Entah mengapa diri lelaki itu sangat bahagia hari ini bersama dengan wanita cantik didepannya ini.

Tok tok tok

Pintu ruangan Elvan diketuk.

"Masuk" perintah Elvan.

Ceklek

"Selamat sore Pak Elvan" sapa Alya saat dirinya membuka pintu.

"Oh sore Alya, mari masuk" sahut Elvan.

Alya berjalan mendekati mereka berdua.

"Maaf mengganggu, tapi saya kemari ingin menjemput Nona Zana" ucap Alya.

"Ah iya. Nona Zana bolehkah kapan-kapan kita pergi bersama lagi?" tanya Elvan.

Farzana tersenyum dan menganggukkan kepalanya "boleh sangat Pak Elvan" sahutnya.

Elvan tersenyum bahagia mendengar ucapan dari Farzana.

"Kalau begitu saya pamit ya Pak Elvan" ucap Farzana sembari berdiri dan kemudian membungkukkan badannya sedikit sebelum pergi.

Ada rasa tidak rela saat wanita cantik itu pamit pergi yang dirasakan oleh Elvan.

"Rasanya terlalu cepat waktu berlalu saat bersamamu" ucap Elvan saat Farzana sudah keluar dari dalam ruangannya.

Setelah keluar dari dalam ruangan Elvan. Alya berkata kepada Farzana "Nona Zana pergi lebih dulu saja ke mobil, saya ingin menjemput Panjul dulu" ucapnya.

"Eh, kamu bareng Om Jul?" tanya Farzana.

"Iya, tadinya dia yang disuruh jemput Nona, hanya saja dia belok" sahut Alya.

"Hah" kaget Farzana mendengar ucapan dari asisten kesayangan Misha tersebut.

"Saya pamit dulu, Nona langsung ke mobil saja" kemudian Alya melenggang pergi.

Farzana hanya bisa menggelengkan kepalanya dan tersenyum merasa lucu dengan orang-orang baru di kehidupan barunya ini.

Brakk

"E copot copot" latah Julio kaget saat pintu ruangan Hoshi terbuka karena sebuah tendangan.

Sedangkan Hoshi mengelus dadanya.

"Pulang sekarang" ucap Alya dengan wajah datarnya saat dirinya sudah masuk kedalam ruangan itu.

"Ampun Gusti.... Yeyy bisa gak nekk kalau masuk gak usah main tendang itu pintu. Kan yeyy bisa buka pake tangan" ucap Julio dengan masih merasa dag dig dug.

"Kelamaan, mending kek gitu cepat" sahut Alya.

Sedangkan pria gemulai itu hanya bisa menghela nafasnya menanggapi perkataan dari asisten kesayangan sahabatnya itu.

"Tampan, eyke back home dulu oghey" pamit Julio kepada Hoshi dan pria keturunan Jepang itu hanya bisa menganggukan kepalanya karena dirinya masih sibuk mengelus dadanya karena keterkagetannya tadi.

"Cepetan" ucap Alya yang sudah tidak sabar ingin pulang.

"Sabar nekk, eyke pamit dulu sama tampan eyke indang" sahut Julio.

Alya hanya memandang datar di saat drama perpisahan antara Julio dan Hoshi.

"Aaa, eyke pasti kangen you tampan" ucap Julio dan Hoshi hanya tersenyum menanggapi perkataan dari pria gemulai itu.

"Pulanglah, kita masih bisa berbicara atau bertatap muka lewat layar handphone" jawab lembut pria keturunan Jepang itu.

"Panjul" panggil Alya datar.

"Iya Zuardi sabar. Eyke capcus nih" sahut Julio.

Sebelum menjauh pergi, Julio masih sempat-sempatnya memeluk sebentar Hoshi.

"Papay tampan, emmmuuaaachhh" pamit Julio dengan sebuah sun jauh di berikan olehnya.

Sedangkan Alya hanya bisa menatap dingin kelakuan dari Julio.

*****

Klek

Pintu mobil Misha di buka oleh Farzana.

"Maaf lama Mis" ucap Farzana.

"Gak apa. Gimana hari ini? Apa sesuai keinginanmu?" tanya Misha.

Continue...

...🍂🍂🍂...

untuk kakak-kakak semua yang sudah berkenan untuk mampir ke cerita receh aku ini, ay ucapkan terima kasih banyak.

Jangan lupa untuk tinggalkan jejaknya ya zheyeng berupa like komen rate bintang lima dan jangan lupa untuk tap love biar masuk rak buku kakak semua.

...Salam hangat dari Aya ❤️...

1
Memyr 67
𝗂𝗁𝗁𝗁 𝗌𝖾𝗆𝗎𝖺 𝗆𝖼 𝖼𝖾𝗐𝖾𝗄 𝗆𝖾𝗇𝗂𝗇𝗀𝗀𝖺𝗅
💜⃞⃟𝓛ㅤ ᴀʀᴜɴᴀ: wah😍 terimakasih sudah sampai akhir kak🤭
ya semua pergi dengan membawa kenangan masing2 😄
total 1 replies
Memyr 67
𝖾𝗅𝖾𝗇𝖺 𝗆𝖺𝗂𝗇 𝗌𝖾𝗇𝗃𝖺𝗍𝖺 𝖺𝗉𝗂? 𝗆𝖺𝖿𝗂𝖺 𝗒𝖺 𝖾𝗅𝖾𝗇𝖺?
Memyr 67
𝖾𝗅𝖾𝗇𝖺 𝗇𝗀𝖺𝗍𝖺𝗂𝗇 𝗉𝖾𝗅𝖺𝗄𝗈𝗋. 𝗎𝖽𝖺𝗁 𝗌𝖾𝗋𝖺𝗌𝖺 𝖾𝗅𝗏𝖺𝗇 𝗌𝗎𝖺𝗆𝗂𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗃𝖺. 𝗂𝗍𝗒𝗎𝖺𝗁 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝖽𝖾𝗄𝖾𝗍𝗂𝗇 𝖼𝗈𝗐𝗈𝗄 𝖻𝗎𝗄𝖺𝗇 𝗄𝖺𝗋𝖾𝗇𝖺 𝖼𝗂𝗇𝗍𝖺, 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗈𝖻𝗌𝖾𝗌𝗂, 𝖼𝗈𝗐𝗈𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝖳𝖤𝖪𝖠𝖭𝖠𝖭 𝖬𝖤𝖭𝖳𝖠𝖫
Memyr 67
𝗆𝗎𝗇𝗀𝗄𝗂𝗇 𝖺𝗒𝖺𝗁𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗋𝗓𝖺𝗇 𝗒𝗀 𝗆𝖾𝗇𝗎𝗇𝗃𝗎𝗄 𝖺𝗋𝖽𝗂 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝖺𝗌𝗂𝗌𝗍𝖾𝗇 𝖺𝗋𝗓𝖺𝗇, 𝗄𝖺𝗋𝖾𝗇𝖺 𝗍𝖺𝗎, 𝖺𝗋𝗓𝖺𝗇 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁.
Memyr 67
𝗌𝖾𝗍𝗎𝗃𝗎 𝖺𝗄𝗎 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝖺𝗋𝖽𝗂. 𝖻𝗈𝗌𝗇𝗒𝖺 𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁. 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗍𝖺𝗎 𝗆𝖺𝗇𝖺 𝖼𝖾𝗐𝖾𝗄 𝗒𝗀 𝗍𝗎𝗅𝗎𝗌 𝗆𝖺𝗇𝖺 𝗒𝗀 𝗆𝗈𝖽𝗎𝗌
💜⃞⃟𝓛ㅤ ᴀʀᴜɴᴀ: cinta memang buta kak eh🤭
total 1 replies
Memyr 67
𝖺𝗐𝖺𝗅 𝗒𝗀 𝗆𝖾𝗇𝖺𝗋𝗂𝗄
💜⃞⃟𝓛ㅤ ᴀʀᴜɴᴀ: nuhun sudah mampir kak
total 1 replies
Vickha Chu
malah di sini yg terlihat keren pemeran kedua malah pemeran utamanya terlihat polos bodoh gk punya skil buat balas dendam
💜⃞⃟𝓛 𝗡𝗬𝗔𝗜ᵈᵉʷᶦ 🌀🖌
segitu bucin Keisha, sudah di racun juga
💜⃞⃟𝓛 𝗡𝗬𝗔𝗜ᵈᵉʷᶦ 🌀🖌
dihhh misha nakal
💜⃞⃟𝓛 𝗡𝗬𝗔𝗜ᵈᵉʷᶦ 🌀🖌
mulai bereaksi tuh obat gatal
💜⃞⃟𝓛 𝗡𝗬𝗔𝗜ᵈᵉʷᶦ 🌀🖌
dihhh tapi kan sering nebeng atau naik mobil umum 🤭🤦‍♀️
💜⃞⃟𝓛 𝗡𝗬𝗔𝗜ᵈᵉʷᶦ 🌀🖌
Farzana kerjaan ketawa terus 🤭
💜⃞⃟𝓛 𝗡𝗬𝗔𝗜ᵈᵉʷᶦ 🌀🖌
tapi sayang farzana tidak sedang menunggu mu
💜⃞⃟𝓛 𝗡𝗬𝗔𝗜ᵈᵉʷᶦ 🌀🖌
anjirrrr
💜⃞⃟𝓛 𝗡𝗬𝗔𝗜ᵈᵉʷᶦ 🌀🖌
aura misha menakutkan
💜⃞⃟𝓛 𝗡𝗬𝗔𝗜ᵈᵉʷᶦ 🌀🖌
dengerin tuh ucapan Alden
💜⃞⃟𝓛 𝗡𝗬𝗔𝗜ᵈᵉʷᶦ 🌀🖌
faham ,,,
💜⃞⃟𝓛 𝗡𝗬𝗔𝗜ᵈᵉʷᶦ 🌀🖌
gak nyadar diri,
💜⃞⃟𝓛 𝗡𝗬𝗔𝗜ᵈᵉʷᶦ 🌀🖌
seringai nya misha ini menakutkan
💜⃞⃟𝓛 𝗡𝗬𝗔𝗜ᵈᵉʷᶦ 🌀🖌
pede habis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!