NovelToon NovelToon
MANTAN ISTRI SATU MILIAR

MANTAN ISTRI SATU MILIAR

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor / Selingkuh
Popularitas:10.9k
Nilai: 5
Nama Author: Itha Sulfiana

Aliya mencintai Ibas dengan tulus, namun Ibas membalasnya dengan luka. Demi kekasihnya, Nadia, Ibas menceraikan Aliya secara rahasia. Ia kemudian membayar Aliya satu miliar rupiah agar tetap tinggal serumah demi menipu keluarga besar mereka.
​Namun, sandiwara itu justru membuat Ibas terjebak dalam rasa yang tak semestinya. Saat kebenaran terungkap dan Aliya memilih pergi selamanya, Ibas baru menyadari bahwa ia telah membuang permata demi kerikil.
​Kini, Ibas harus berjuang mengejar maaf Aliya. Sialnya, ia bukan lagi satu-satunya pria yang menunggu. Ada Aufar, sepupunya sendiri, yang sudah lama menyiapkan hati untuk melindungi Aliya.
​Siapakah yang akan Aliya pilih? Pria yang menghancurkannya, atau pria yang menyembuhkannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Itha Sulfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tantangan demi dia

Sebagai putra satu-satunya, Ibas memang anak kesayangan Saraswati. Tapi, bukan berarti jika Saraswati harus terus memanjakan putranya itu.

Ibas sudah dewasa. Sudah seharusnya, Ibas mulai bersikap sesuai dengan usianya. Apalagi, dia pewaris satu-satunya. Cepat atau lambat, semua usaha yang sang suami bangun pasti akan jatuh ke tangan Ibas juga.

Ibas harus belajar menerima. Ibas harus belajar menghormati keputusan orang lain. Ibas juga harus belajar memperjuangkan apa yang dia inginkan. Termasuk, Aliya.

"Ini..." Saraswati menyerahkan sebuah kartu kepada Ibas. "... Sebelum pergi, Aliya menitipkan ini pada Bunda. Katanya, dia nggak perlu uang sebanyak itu. Dia cuma mengambil dua ratus juta saja. Dia bilang, dua ratus juta itu anggap saja nafkah dia selama ini dan juga nafkah mut'ah untuknya."

Dengan tangan sedikit gemetar, Ibas menerima kartu itu. Bibirnya tersenyum miris. Dia pikir, Aliya sudah membawa semua uang itu. Tapi, ternyata dia salah. Aliya mengembalikannya. Dia tak mengambil uang satu miliar itu sama sekali.

"Kenapa dia ngambilnya sedikit sekali?" lirih Ibas. "Dua ratus juta terlalu kecil, Bun. Gimana kalau Aliya kekurangan uang di luar sana?"

"Ya... mau bagaimana lagi?" timpal Saraswati. "Itu keputusan Aliya. Dia bilang, dia nggak akan menerima uang satu miliar itu. Dulu, dia membantu kamu karena kamu juga pernah membantu dia. Jadi, dia menganggap semuanya hanya bentuk balas budi."

Ibas tersenyum kecut. Selama dinas diluar kota, ingatannya akhirnya pulih seratus persen. Hal yang dulu sempat dia lupakan, kini sudah dia ingat kembali.

Terutama, tentang Naqiya. Gadis polos dengan rambut yang selalu dikuncir kuda serta tatapan mata sejernih air di danau.

Ibas ingat, gadis itu adalah cinta pertamanya. Sosok yang pertama kali mengajarkan Ibas tentang kepedulian terhadap sesama manusia.

"Bas..." Tepukan di pundaknya membuat Ibas tersentak dari lamunan. "... terima saja semuanya. Kamu harus belajar mengikhlaskan Aliya."

Reflek, Ibas menggeleng. Mungkin, dia sudah melewatkan Aliya. Namun, bukan berarti Ibas tak bisa berbalik dan kembali mengejar Aliya.

"Bun, kasih tahu aku! Dimana Aliya sekarang?"

"Bunda nggak akan kasih tahu," jawab Saraswati dingin.

"Bun..." Ibas merengek putus asa.

"Aliya sudah bahagia dengan kehidupan barunya. Tolong, jangan ganggu lagi!"

Saraswati berbalik. Memutuskan untuk pergi agar terhindar dari cecaran pertanyaan Ibas.

"Apa Bunda rela kalau Aliya jadi menantu orang lain?" tanya Ibas yang seketika menghentikan langkah Saraswati.

Perempuan paruh baya itu mendongak ke atas sambil menghela napas. Dia kembali berbalik menghadap Ibas dengan mata berkaca-kaca.

"Rela," jawabnya dengan suara parau. "Selama Aliya disayang dan dihargai, Bunda rela melihatnya dengan suami dan mertua barunya."

"Bun, kok Bunda bisa bilang gitu, sih?" protes Ibas.

"Mau gimana lagi, Bas? Kalau anak orang lain bisa memperlakukan Aliya dengan baik, kenapa enggak?" sahut sang Ibu. "Percuma dia dapat mertua seperti Bunda kalau suaminya sebrengsek kamu."

Jleb!

Kata-kata sang Ibu semakin menyakitkan saja. Ibas benar-benar tak menyangka jika sang Ibu akan berbicara terus terang begitu terhadapnya.

"Bun!" Ibas tiba-tiba berlutut. "Tolong beritahu keberadaan Aliya! Please!"

"Kamu benar-benar mau tahu dimana Aliya?"

Dengan cepat, Ibas mengangguk.

"Kalau begitu, tunjukkan dulu pada Bunda kalau kamu memang pantas untuk Aliya. Bunda beri kamu waktu dua bulan. Kalau dalam dua bulan kamu bisa naik jabatan di perusahaan, Bunda akan kasih tahu posisi Aliya sama kamu. Gimana?"

Ibas mengepalkan kedua tangannya. Tantangan ini terlalu berat. Waktu dua bulan terlalu cepat jika harus menaikkan jabatan. Namun, waktu dua bulan juga terlalu lama jika harus mendapatkan informasi terkait keberadaan Aliya.

Bagaimana jika sudah ada pria disamping Aliya setelah dua bulan nanti? Sanggupkah Ibas bersaing?

"Bas... apa kamu mau terima tantangan Bunda?" tanya Saraswati sekali lagi.

"Aku terima," angguk Ibas dengan keyakinan penuh.

1
Kar Genjreng
Bunda jawabannya telak sekali nah sudah cantik ga Marta duitan sayang mertua ,,,,
coba Lo nyesel setengah Modarrrr kan Lo
bas ya begitulah hukuman buat laki laki yang suka menyepelekan cinta wanita ,,,,,padahal Aliya kurang apa berpendidikan juga cantik,,,, berdoalah semoga Alisa mau membukan hati nya buat mu❤️,,,
sunaryati jarum
Bagaimana Bas dengar jawaban ibumu? Nikmat ya rasanya,itu sebelum seberapa rasa sakit yang dirasakan mantan istrimu
ayudya
lnjut Thor. 🙏
Aidil Kenzie Zie
mudah mudahan bisa bahagia sama Aufar Al jangan hanya terpaku pada Ibas 💪💪
ayudya
selamat berjuang bass.
sunaryati jarum
Benar sebaiknya Aliya sama Aufar , karena cintanya tidak berubah.Tidak seperti Ibas
. walau pernah kecelakaan namun hati kalau sudah terpaut sukar berpaling,namun Ibas tidak.Berarti mereka tidak berjodoh.
Kar Genjreng
👍bagus kalau Lo sudah punya pikiran mau meninggalkan nadia si ratu uang manja yang paling menyedihkan belum jadi bini dan menantu sudah menghina dan menjelekan orang tua si Pria ,,,,Aliya justru menyanjung Ibu dan Ayah mertua nya. ya sebagai mana kalau menjadi menantu baik tapi mertuanya galak,,,baru
sedikit melawan lah ini belum malah sudah memaki,,,sedang menantu nya baik dan sayang sama kedua orang tua suaminya,
sunaryati jarum
Baru mampir
Ilfa Yarni
bagus semoga km sadar ndiacuma mau uangmu dr skr jauhi nadia jgn pernah lg ketemu dan kasih hati km yg bakal rugi ibas
mariammarife
gitu dong bas kamu hrs tegas sama ulet Keket kaya si Nadia
Sofia Azzahra
aku lebih suka Aufar soalnya gantle man, gx menye2, tu2r katanya lembut soft spoken gt, gx bnyk tingkah, pemikiran nya dewasa, komplit lah😍😍
Kar Genjreng
ahhh sebenarnya si masih nyangkut hati pada Ibas kayanya hati Aliya,,, tetapi ya karena Ibas cinta pertama Aliya dan Casanova Ibas bikin hati Aliya terpatri,,,,padahal Aufar ga kalah Lo Al,,,, bagaimana tawarannya jadi mau di terima tidak,,, daripada jadi saudara maunya Aufar jadi kepala rumah tangga,,,ayo jawab ya Al bila mau asiap,,,,tapi ya gitu lupain Kebas kebas Ibas 😂 ya walau bagaimanapun kadang hati susah ,,,sendu
Kar Genjreng
semogaa saja masih bisa mendapatkan kesempatan ke dua ya bas dan menjadikan Lo sadar wanita mana yang tulus dan yang hanya menginginkan harta lo ,,,, terbukti kan Aliya Lo kasih uang satu M saja tidak mau bukan karena sudah banyak uang tetapi harga diri Bas ,,,bukan gengsi juga,,,,makan Lo bisa membedakan atarara Aliya dan nadia,,,,
Maysa Maysa
AW Anang AW 🤣🤣
Ilfa Yarni
wow aurat langsung tambak alya nih tanpa embel2 gentle banget sifat trus gmn ya tanggapan alya
Sastri Dalila
👍👍👍👍
Kar Genjreng
kapok Lo kapan bener bener Lo mirip udang lemod ga mudeng,,, sekarang sudah di restui tu sama nadia biar Lo rasakan yang mana wanita mata duitan atau sempurna,,,dan mana permata dan mana batu kali biar Lo bisa bedain,,, sekarang sudah pergi dan semua upah buatmu karena sudah zholim dengan wanita niat tulus dan baik tapi Lo sia sia kn , selamat menyesal tingkat dewa preeeettt,,😮😮😮😩😩
Ariany Sudjana
kenapa kamu harus marah dengan kepergian Alya? bukannya ini semua keinginan kamu?
Ilfa Yarni
mampus syukurin nangis Bombay deh km bas km jahat sih rasain alya udah pergi keinginan km udah terpenuhi km kan maunya nadia ya sudah nikah sono sama nadia
RaDja
terima kasih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!