NovelToon NovelToon
Tumbal Pengantin

Tumbal Pengantin

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Iblis / Misteri
Popularitas:66.7k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Aldo pulang merantau dari kota karena mendengar kabar bahwa sebentar lagi Airin akan segera menikah, Kakak kesayangannya itu akan menikah sehingga dia harus segera pulang.

tanpa dia tahu bahwa sesuatu telah terjadi dan Aldo sama sekali tidak mendengar kabar tentang hal itu, bahkan hal yang begitu buruk akan segera menghampiri dia karena kedatangan dia ke desa ini hanya akan mengungkap apa yang telah terjadi kepada Airin yang telah lama menghilang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23. Di seret sesuatu

"Apa lah kau ini?!" Fitra begitu marah karena dia sedang asyik bermain game di ponsel tapi malah Yoga datang dan mengatakan apa yang telah terjadi.

"Aku berkata serius dan lebih baik untuk kau mengaku saja kepada orang tua Airin." Yoga sangat ketakutan sekarang.

"Kau ini sedang bicara apa? aku sedang pusing dan tidak ingin menambah urusan lagi." Fitra sama sekali tidak menoleh dan tetap fokus pada ponsel dia.

"Ya Kau hanya fokus dengan rasa pusing yang ada di dalam kepala kau saja, bagaimana dengan pusing orang lain!" Yoga emosi juga lama-lama kalau berbicara dengan Fitra.

"Sialan, aku dari tadi sudah diam dan mencoba untuk sabar ya." kesal Fitra.

Yoga agak mundur karena dia sebenarnya juga agak takut kepada Fitra, bukan karena dia merasa tidak mampu untuk melawan tapi karena mereka ini masih bersaudara sehingga wajar saja Yoga masih menghargai pemuda tersebut karena hubungan darah yang mereka miliki di dalam keluarga.

Namun Fitra tidak akan pernah bisa paham dengan perasaan orang lain karena yang ada di dalam pikiran dia dirinya hanya ingin di mengerti, padahal orang lain bereaksi demikian karena sudah kelakuan dia sendiri dan orang tersebut ingin membalas namun Fitra merasa itu semua hanyalah karena orang itu tidak memiliki sifat baik.

Merasa dirinya adalah orang yang paling tersakiti di dunia ini sehingga tidak bisa bila orang lain akan berbicara kasar terhadap dia, padahal selama ini dia juga banyak menyakiti perasaan orang lain dan terus akan berbicara kasar, Pak bujang saja terkadang sampai begitu muak melihat kelakuan anak dia yang paling tua ini.

Sebagai anak sulung seharusnya dia adalah kebanggaan orang tua karena mampu untuk membahagiakan adik dan juga saudara, tapi itu semua hanya angan-angan orang tua semata karena Fitra sama sekali tidak peduli dengan pekerjaan. dirinya hanya larut di dalam barang haram yang bernama sabu, sehingga otak dia menjadi rusak dan tidak peduli dengan perasaan orang lain.

"Airin menjadi arwah gentayangan!" bentak Yoga tidak tahan lagi.

"Anjing, tutup mulut mu sialan!" Fitra langsung bangkit karena mendengar nama itu.

"Dia sudah mulai datang untuk meneror aku dan yang menjadi arwah gentayangan di pohon sawit itu adalah dia." Yoga berkata dengan tatapan mata sangat tajam.

"Bila kau tidak tutup mulut tentang hal ini maka aku juga tidak akan sungkan untuk membunuh dirimu!" ancam Fitra.

"Lakukan saja, selama ini yang bisa kau lakukan memang hanya itu karena untuk berguna Kau mungkin tidak akan pernah bisa!" balas Yoga.

"Hoi apa kau berpikir hanya kau yang punya harga diri saja? aku biarpun seperti ini tapi menjunjung tinggi harga diri." Fitra mulai berbicara kemana-mana.

"Harga diri apa yang sedang kau bicarakan sekarang? selama ini kau hanya mengambil uang dari Airin dan kau masih bisa membicarakan harga diri!" bentak Yoga karena sudah terlanjur emosi juga.

"Aku mengambil uang dia dan tidak mengambil uang dari dirimu, jadi kenapa kau harus sibuk seperti itu." Fitra terlihat sangat tidak terima.

"Harga diri seorang laki-laki itu adalah bekerja, selama ini kau hanya sibuk menghabiskan uang dia sehingga pantas bila dirimu itu ada di bawah kaki Airin!" Yoga berkata dengan sangat lantang.

Buaaaaak.

"Aku sudah cukup sabar menghadapi kau ya." Fitra menghantam wajah Yoga karena dia merasa malu dengan ucapan pria itu tadi.

"Semua orang yang ada di sini yang seharusnya berkata sabar, kau itu tidak berguna dan tidak usah merasa sok merasa punya power di sini." bentak Yoga kembali.

Fitra yang mendengar hal itu tentu saja semakin emosi karena menurut dia Ini adalah sebuah harga diri yang patut untuk di junjung tinggi, tidak peduli mau apa saja tapi yang jelas dia tidak akan pernah menerima ucapan atau penghinaan dari orang lain walau pun dirinya tanpa mendapat hinaan itu sudah hina juga.

"Tidak usah ikut campur urusan aku dan dia!" Fitra memberi peringatan tegas.

"Cuih!" Yoga meludahi wajah pria tersebut dan dia segera pergi dari sana.

"Bangsat, kau tunggu saja balasan dari aku nanti." Fitra sangat marah.

"Percuma sekali aku berbicara dengan dia karena bau mulut dia saja alkohol seperti itu." keluh Yoga saat sudah dalam perjalanan.

Memang tadi Fitra pergi dengan yang lain untuk meminum alkohol dan juga memakai barang haram itu tapi karena ada pesan dari Pak bujang bahwa dia harus pulang maka pemuda ini pun segera pulang ke rumah, padahal dia masih ingin have fun dengan yang lain tapi apa daya karena Pak bujang sudah menyuruh pulang maka dia tidak punya pilihan lain.

"Sok kuat sekali Dia berbicara seperti itu." Fitra kembali duduk di atas kursi dengan bermain slot.

"Awas saja bila sampai membuka mulut maka aku akan membuat dia mengalami nasib yang sama." ancam Fitra sendirian.

Klotaaaak.

Ketika pemuda ini ingin diam kembali dan melanjutkan permainan yang ada di dalam ponsel itu, mendadak saja ada sebuah batu yang dilemparkan kepada dia sehingga dia langsung menoleh dan mengira itu adalah perbuatan Yoga yang masih kesal ketika berdebat dengan dia tadi, tapi dia sendiri sudah melihat bahwa Yoga melaju dengan motor.

"Siapa yang mau main-main dengan aku sekarang?" Fitra langsung bangkit Karena sejujurnya saat ini dia sudah terbawa emosi.

"Hei muncul kau sekarang di hadapan aku sini bila memang memiliki nyali." Fitra langsung menyala dan menantang orang tersebut agar keluar.

Klotaaaaaak.

"Aaaah sialan!" Fitra menjerit karena batu itu tepat mengenai kening dia.

Maka tanpa pikir panjang pemuda ini segera menghidupkan flash di ponsel dan mencari siapa orang yang sudah berlaku usil kepada dia saat ini, meski sekarang sudah tengah malam namun tetap saja nyali pria itu tidak surut karena di dompeng juga dengan barang haram itu sehingga tidak ada rasa takut walau sedikit saja.

"Kau dari arah sini kan sejak tadi, awas nanti bila tertangkap maka aku tidak akan pernah memberi ampun." geram Fitra.

Sreeeeet.

"Hei lepaskan aku!" Fitra kaget karena mendadak saja ada yang menarik kaki dia seperti itu.

Sraaaaaak.

"Aaaaghhh toloooong!" Fitra masih terus berteriak karena dia juga cukup ketakutan sekarang.

Sosok dalam kegelapan dan dia tidak bisa melihat dengan jelas siapa yang sudah menarik dia untuk menuju sebuah tempat, belum sempat Fitra berpikir apa yang telah terjadi dan kini dia malah dilemparkan begitu saja masuk ke dalam sungai sehingga pemuda ini pun gelagapan karena tidak ada persiapan sama sekali.

Selamat siang besti, jangan lupa like dan komentar kalian semua ya.

1
Nurr Tika
kau tunggu gilaranmu mil
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Aditya hp/ bunda Lia
biarin ajah Ga si Jamil mah bentar dia juga bakalan mati sama Airin
ρυтяσ kang'typo✨
takut kan Yoga😏😏mana teman'y sudah metong 1
ρυтяσ kang'typo✨
mereka kan ka" beradik g ada yang waras Nit, kalo beneran lagi waras mah emang tenang🤣🤣🤣
ρυтяσ kang'typo✨
👍👍👍👍cakeeeep... terus teror mereka 1/1 Airin
Ela Jutek
gak caya kau Mil, paling ntar kau target selanjutnya
Ayuk Witanto
apa kau masih mau bungkam yoga...liatlah temanmu sudah mati
Ayuk Witanto
karna Judit sudah ketemu malaikat maut
Raffaza Direzky87
makhlum kakak nya ratu ular, adiknya aja kadang² juga gila apalagi kakaknya 😁
Eli Rahma
ngomong Ga..sebelum didatangi Airin lg
Nuralipah Alipah
sore mak, udah yoga cepet ngomong dari pada keburu dibunuh airin
Eli Rahma
Rani nya lg mode bijak Nit..😆
Nurr Tika
yoga mending km ngomong ke aldo
Nurr Tika
iya bner ran awasi trs airin tkutnya membunuh orang yg ga bersalah
Nurr Tika
jangan sampe meninggal rin biar merasakan pa yang kmu rasakan
Nurr Tika
💪 ya do semoga tulangnya ketemu semua
Nurr Tika
lanjut
Laila Amalia
lanjut Thor..
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
nah iya si Fitra kan lagi ngerasain di bunuh perlahan2 sama Airin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!