UPDATE WARNING ⚠️
baca bukan nya liat doang hheee
btw makasihh ya yang udah mampir ke novel aku hhe
update nya sesuai mood yaa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DeviPuspitaSari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 23
lagian mana mungkin bos liam mau menemui gadis urakan seperti kalian ini dari penampilan saja sudah tidak meyakinkan" ucap resepsionis itu sinis
"Baiklah kita akan pergi tapi setelah bertemu tuan liam" ucap priscilla dan langsung menarik putri untuk melanjutkan perjalanan menuju ruang Daddy-nya
Karna sudah emosi resepsionis tersebut menarik rambut priscilla dan Putri dan segera menyeret mereka berdua keluar.
"Arghhh"teriak putri dan Priscilla terkejut dan juga merasa nyeri pada kepala nya
"Brengsek" murka Priscilla
BUGH
Tanpa ada yang tahu Priscilla segera menendang kaki resepsionis tersebut hingga ia jatuh.
"Lancang sekali kau menarik rambutku" ucap priscilla dingin dengan sorot mata tajam
"Sudah bajingan ini sudah aku katakan jangan masuk tapi kau malah lancang masuk" ucap resepsionis marah
"Bawa dan seret mereka berdua" teriak resepsionis tersebut kepada satpam
Belum sempat satpam tersebut menyentuh mereka berdua, Farah sudah memelintir tangan satpam tersebut.
"Arghhh sa-sakit" ucap satpam tersebut terbata menahan sakit
"Aku tidak Sudi tanganku disentuh orang seperti kalian" ucap priscilla dingin
Priscilla mendorong tubuh satpam tersebut hingga jatuh dan ia segera merogoh tas nya dan menelepon seseorang.
"Cepat kebawah" ucap priscilla dingin
Asisten Liam yang mendapatkan telpon tersebut langsung berlari menuju lobby. Saat sudah sampai ia terkejut melihat resepsionis dan satpam yang sudah terduduk dilantai.
"Nona muda" ucap asisten tersebut yang diketahui bernama vino
"No-nona m-muda" ucap satpam dan resepsionis tersebut terkejut.
"Maaf apa yang terjadi nona muda" tanya vino
Bukannya menjawab priscilla menatap tajam 2 manusia didepannya saat ini, terutama resepsionis.
"Jangan pernah memandang orang sebelah mata, apalagi hanya melihat dari penampilan nya saja. Anda yang berpenampilan rapi dan menarik pun belum tentu mempunyai sifat dan sikap yang baik. Belajar lah menghargai orang lain jika ingin dihargai" ucap priscilla dingin
"Obati mereka berdua dan jika sudah selesai langsung suruh keruangan Daddy" ucap priscilla lalu meninggalkan mereka diikuti putri.
Putri sedari tadi hanya diam saja dia tidak tau harus berbuat apa. Bahkan saat melihat kemarahan Priscilla putri mendadak takut kepada priscilla Apalagi jika putri tau bahwa Priscilla adalah seorang mafia.
Priscilla hanya diam saja selama berada didalam lift. Keheningan kembali hadir diantara mereka. Putri juga takut untuk membuka suara.
Ting
Tok tok tok
"Masuk" jawab liam
Ceklek
"Queen" beo liam
"Siang Dad" ucap priscilla
"Siang Queen ada apa hm tumben kekantor"? Tanya priscilla sambil mengelus kepala putri nya
"Hanya ingin bermain" jawab Farah seadanya
Pandangan liam beralih ke sosok gadis mungil dibelakang Priscilla. Farah yang melihat sang Daddy menatap kearah punggung nya pun ikut berbalik dan ia terkejut melihat putri hehe.
"Astaga maafkan aku putri aku melupakan mu hehe" cengir Priscilla tanpa dosa
"Ti-tidak apa apa kak" jawab putri kikuk
"Oh ya dad kenalin ini putri yang kemarin priscilla ceritakan, dia akan tinggal bersama kita mulai hari ini" ucap priscilla memberi ucap priscilla memberi tau Daddy nya
"Siapa namamu nak"? Tanya liam
"Putri om" cicit putri
"Jangan panggil om panggil saja Daddy sama seperti Queen" ucap liam
"Queen" beo putri
"Hm maksud nya itu gue" jawab Priscilla
"I-iya dad" jawab putri
"Duduklah nak kamu mau makan apa"? Tanya liam
"Apa saja aku sudah lapar dad" rengek Priscilla
"Makanlah semuanya ada di kulkas" ucap liam
"Kamu juga makanlah nak makanan di kulkas itu
memang sengaja Daddy siapkan untuk Priscilla" ucap liam kepada putri
"Iya dad terimakasih" jawab putri
Danu kembali ke pekerjaan nya sedangkan priscilla dan Putri asik bercerita sambil memakan cemilan.
Liam yang sesekali melihat kearah putrinya pun tersenyum.
"Daddy senang melihat kamu tertawa lepas seperti ini Queen, Daddy harap tawa ini selalu ada. Mengingat musuh sudah mengintai kamu nak" ucap liam dalam hati.
Tok tok tok
"Masuk" ucap lian
"Permisi tuan saya membawa laporan yang anda minta" ucap pria tersebut yang tak lain adalah Robert Melvin
Priscilla yang melihat kehadiran Robert pun tersenyum miring.
"Ini dia hama yang harus gue musnahkan dari perusahaan ini" ucap priscilla dalam hati
Kedatangan Priscilla ke perusahaan sang Daddy bukan tanpa alasan, Priscilla datang tiba-tiba karna dia tau Robert akan menyerahkan laporan keuangan hari ini. Dan di otak Priscilla sudah tersimpan berbagai rencana licik untuk membasmi hama pengganggu.
Setelah dari kantor liam tadi priscilla dan Putri segera pulang ke mansion karena nanti malam mereka mau ke bandara menjemput sahabat Priscilla.
Putri sejak tadi hanya diam dia gugup dan takut untuk tinggal di mansion Priscilla. Bukan takut dengan priscilla tapi takut jika omongan orang tentang dirinya yang pembawa sial itu nyata
Lo mikirin apa"? Tanya priscilla
"E-enggak kok aku cuman gugup kak" jawab putri
"Santai aja Mommy baik kok sama kayak Daddy" ucap priscilla
"Iya kak sekali lagi makasih ya" ucap Putri
sambil tersenyum tulus ke Priscilla
"Iya sama-sama" ucap priscilla
Tak butuh waktu lama sekarang mobil mereka sudah tiba di parkiran luas mansion arkananta.
Putri menganga dengan mata membulat saat melihat
bangunan mewah didepan mata nya saat ini. Dia merasa tidak percaya jika dia akan tinggal di mansion mewah tersebut.
priscilla yang melihat putri seperti itu hanya terkekeh.
"Ayo masuk" ajak Priscilla
"Kak ini beneran mansion kakak" tanya putri
"Iya benar dan Sekarang ini juga akan jadi mansion Lo" ucap priscilla
"Tapi aku ngerasa gak pantas kak" cicit putri
"Udah gue malas dengar omongan lo yang kek gitu Mulu" ucap priscilla sambil menarik tangan putri
"Mommy queen pulangg" teriak Priscilla seperti biasanya
"Assalamualaikum sayang" ucap winda lembut
"Hehe waalaikumsalam mom maaf" cicit priscilla
Eh ini siapa cantik sekali" tanya winda ketika melihat
"Oh iya mom kenalin ini putri yang Priscilla ceritakan kemarin" ucap priscilla
"Hallo sayang kenalin ya Tante winda panggil saja Mommy" ucap winda lembut
"I-iya mom terimakasih" cicit putri
"Yasudah kalian ganti baju lalu istirahat kalo mau makan makan aja ya udah mommy siapin" ucap winda
"Iya mom" ucap priscilla
"Bibi" panggil Priscilla kepada asisten rumah tangga
"Iya non" ucap bibi Tini
"Tolong bersihin kamar yang disebelah kamar Priscilla itu ya mulai hari ini kamar itu akan ditempatkan untuk putri" ucap priscilla
"Oh iya satu lagi bik tolong bersihin 3 kamar tamu ya soal nya nanti malam teman teman priscilla dari London datang" ucap priscilla lagi
"Ada lagi non" tanya bii Tini
"Em itu aja seperti nya" ucap priscilla
"Baik non bibi permisi dulu" ucap bii Tini
"Teman teman kamu kapan datang sayang" tanya winda
"Nanti malam mom nanti Priscilla jemput mereka di bandara" jawab Priscilla
Yasudah sekarang kamu istirahat biar nanti gak ngantuk" ucap winda sambil mengelus kepala putri nya
"Iya mom, yok put lo istirahat dikamar gue aja dulu" ucap priscilla
Priscilla dan Putri segera melangkah menuju kamarnya.
Putri berdecak kagum dengan isi mansion ini.
Ceklekkk
"Ayo masuk ini kamar gue" ucap priscilla
"Wah kamar kakak bagus banget wangi lagi" ucap putri
"Hehe iya gue ga suka kalo aroma kamar yang biasa aja gitu" ucap priscilla menuju walk in closet nya
"Ini ganti baju lo" ucap priscilla sambil memberi baju kepada putri
"Eh ga usah kak aku kan bawa baju sendiri" ucap Putri menolak baju tersebut
"Udah lo harus biasa in pakai pakaian gini karna saat ini lo udah jadi bagian arkananta" ucap priscilla
Tidak ingin mendebat lagi putri segera mengganti
bajunya. Ia memandangi dirinya di cermin melihat bentuk tubuh nya saat menggunakan dress dari Priscilla.
Terlihat sangat cantik.
Setelah membersihkan diri mereka pun tertidur lelap di kasur empuk itu.