Karena di sukai oleh kakak ipar nya membuat Aulia hidup dalam kegelisahan.
Aulia yang masih berstatus anak kuliahan bingung dengan kehidupan nya saat ini,dia ingin pergi dari rumah kakak nya tapi dia tak memiliki tempat tinggal bahkan uang sepeser pun selama ini kakak ipar nya lah yang membiayai hidup Aulia hingga membuat kakak ipar nya semena-mena pada diri nya.
Aulia memutuskan untuk mengajak Rendy sang kekasih menikah tapi saat mendatangi apartemen kekasih nya ini justru dia melihat perselingkuhan Rendy dengan teman kampusnya sendiri membuat Aulia kecewa berat.
Bagaimana kisah hidup Aulia selanjutnya akan kah dia bisa lari dari kejaran kakak ipar brengseknya itu atau dia justru menjadi madu untuk kakak kandungnya sendiri?
Yuuk baca kisah nya hanya di Nt🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvaro zian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sanksi
"Apa sanksi yang pantas buat dia?" tanya Arlan pada pak Ferdy selaku paman Ratna.
"Saya minta maaf atas peristiwa ini pak Arlan saya berjanji hal ini tidak akan terulang kembali tapi tolong Ratna jangan di berikan sanksi" jawab pak Ferdy
"Apa dengan minta maaf luka Aulia bisa sembuh begitu saja" potong pak Heru yang mendapat kabar kalau Aulia terlibat perselisihan dengan Ratna.
"Saya minta hal ini di selesai kan dengan seadil-adilnya pak Arlan,jika di lihat dari sudut pandang keluarga Ratna keponakan pak Ferdy tapi Aulia juga anak angkat saya,saya bertanggung jawab atas dirinya" lanjut Pak Heru tak terima dengan perbuatan Aulia pada sahabat anak nya ini.
"Saya akan mengajar keponakan saya lebih baik lagi pak Heru,saya mohon maaf atas hal ini jika ingin memberikan sanksi pada Ratna bisa berupa SP 1" ucap Pak Ferdy
"Tidak! Saya tidak setuju" tolak pak Heru tegas membuat Ratna tertunduk takut.
"Saya rasa ini hanya hal sepele pak Heru,Ratna melakukan nya juga pasti ada sebab nya, nggak mungkin dia bertindak begitu jika tak ada sebab" bela pak Ferdy lagi.
"Saya rasa ini bukan hal sepele pak Ferdy sengaja menyiram air panas pada rekan kerja ini termasuk hal kriminal" jelas pa Heru
"Saya mau tanya sebab nya?" tanya pak Arlan membuat semua terdiam.
"Katakan apa sebabnya Ratna?" tanya pak Arlan lagi.
"Sa-ya.... sa-ya sedang menyelamatkan bapak" jawab Ratna membuat pak Arlan mengerutkan keningnya.
"Dia perempuan tidak benar pak,dia ingin mencoba menggoda bapak" tunjuk Ratna membuat Aulia menggeleng cepat.
"Saya tau niat buruk nya agar perjodohan bapak dan anak pak Wiranto batal" lanjut Ratna dengan tersenyum sinis.
"Fitnah pak,saya tidak tau apa-apa dengan hal itu" jawab Aulia
"Kenapa kamu yang mengantar kopi untuk pak Arlan sementara ada Mira yang bertugas sebagai layanan kamar,apa coba kalau bukan karena kamu ingin menggoda pak Arlan"tuduh Ratna
"Saya yang meminta dia mengantar kan kopi ke kamar saya!" bentak Arlan membuat Ratna gugup.
"Kalau begitu kamu di pecat" putus pak Arlan
"Pak,, tolong jangan pecat saya pak,saya minta maaf pak,saya janji tidak akan mengulangi nya lagi" mohon Ratna mengisak
"Pak Arlan maaf kan keponakan saya pak,saya yang menjamin untuk kelakuan nya mendatang tapi jangan pecat dia pak,dia butuh pekerjaan ini" lanjut pak Ferdy yang memohon.
Pak Arlan menghela nafas berat dia tidak ingin memiliki karyawan yang hanya membuat masalah untuk nya tapi mengingat pak Ferdy sudah lama bekerja di hotel nya menjadi pertimbangan pak Arlan.
"Baik lah saya mengingat kinerja anda pak Ferdy saya tidak akan pecat dia tapi gaji nya bulan ini akan di bayar kan setengah karna setengah nya lagi untuk bonus karyawan lain dan jika dia berani membuat keonaran lagi untuk selanjutnya saya benar-benar akan memecat nya" ujar pak Arlan
"Tapi pak-"Ratna ingin membantah tapi di tahan oleh pak Ferdy hingga dia hanya bisa diam menahan kesal.
"Awas kamu Aulia,aku akan buat perhitungan dengan mu di luar" batin Ratna.
"Kalian bisa kembali bekerja"ucap pak Arlan lagi dan diangguki semua nya lalu keluar tapi saat Aulia hendak keluar Arlan segera menghentikan nya.
"Aulia" panggil Arlan membuat Aulia menghentikan langkahnya lalu berbalik arah.
"Kamu boleh istirahat hari ini tidak usah lanjut bekerja"
"Tapi pak-"
"Oleskan obat nya tepat waktu nanti saya akan minta Ridwan untuk membelikan kamu obat tambahan agar mengurangi rasa panas nya"
"Tidak perlu pak saya bisa beli sendiri nanti" tolak Aulia
"Kejadian ini di hotel milik saya dan saat jam kerja jadi saya tidak mau di cap sebagai atasan yang jahat tidak mementingkan karyawan nya" ungkap Arlan dan diangguki Aulia patuh.
"Saya permisi pak" pamit Aulia segera keluar.