NovelToon NovelToon
Warisan Dewa Elemen

Warisan Dewa Elemen

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Sistem / Reinkarnasi
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: LaQuin

Wen Yu sedang berpetualangan dengan mendaki bukit seorang diri di sebuah tempat wisata alam. Lalu sebuah kebetulan, ia bertemu seekor kucing yang memiliki sepasang sayap. Tanpa rasa takut dan hanya memiliki rasa penasaran yang tinggi, Wen Yu mengikuti kucing itu dan berusaha menangkapnya. Alih-alih berhasil, ia malah terperosok pada sebuah goa di dalam tanah yang ternyata sedang mengalami peristiwa aneh. Cahaya kebiruan bersinar melingkar seperti sebuah pintu lorong waktu yang sering ia tonton di film-film fantasi. Tak lagi bisa mengelak, Wen Yu jatuh ke dalam lingkaran biru itu dan menghilang seketika. Dan tiba-tiba terbangun di dunia antah berantah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LaQuin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Elemen Tanaman

Elemen Tanaman

Ze Kai melihat sekeliling, teman-temannya banyak yang terluka. Ia tak tega dan memutuskan untuk berusaha menyembuhkan mereka.

"Aku akan mencari tanaman obat yang bisa menyembuhkan luka mereka!" ujarnya dengan cepat kepada An Qi.

Meskipun cincinnya menyimpan berbagai tanaman langka yang bisa menyembuhkan luka dengan cepat, Ze Kai memilih untuk merahasiakannya. Ia mulai mencari di sekitar kawasan tersebut, menggunakan kepekaannya terhadap energi alam untuk menemukan tanaman yang dibutuhkan.

"Ke arah kanan sedikit, Ze Kai!" bisik Genesis yang sedang membimbingnya dari balik bayangan. "Di balik batang pohon besar itu ada Tanaman Daun Segar yang bisa menghentikan perdarahan dan menyembuhkan luka luar!"

Ze Kai dengan cepat berlari ke arah yang ditunjuk, menemukan tanaman dengan daun hijau muda yang mengkilap di balik semak-semak. Ia dengan hati-hati memetik beberapa helai daunnya, kemudian menghancurkannya dengan lembut di telapak tangannya sebelum menerapkannya pada luka Mei Ling dan teman lainnya. Dalam beberapa menit, perdarahan mulai berhenti dan rasa sakitnya berkurang.

An Qi dengan cermat membantu menopangnya, sementara beberapa murid lain yang masih terpana dengan kejadian sebelumnya mulai kembali ke diri sendiri.

"Terima kasih banyak, Ze Kai," ucap Mei Ling dengan suara lembut namun jelas terdengar. "Kalau bukan karena kau, aku tidak tahu apa yang akan terjadi padaku."

Ze Kai tersenyum ramah padanya. "Sama-sama. Kita harus saling membantu satu sama lain, terutama di tempat yang penuh dengan bahaya seperti ini."

Beberapa setelah memastikan teman-teman mulai membaik, ia berdiri dan siap melanjutkan perjalanan bersama kelompoknya. Namun Ze Kai tiba-tiba merasakan sesuatu yang aneh. Seolah ada energi lembut, tetapi penuh penekanan yang memanggilnya dari arah dalam hutan yang lebih dalam. Jauh dari jalur yang telah ditentukan oleh guru-guru akademi. Energinya terasa hangat dan menyegarkan, seperti suara yang mengajaknya untuk datang lebih dekat.

Berkali-kali Ze Kai melihat sekeliling. Sikapnya yang tak biasa itu mengundang pertanyaan bagi Genesis.

"Ada apa Ze Kai?"

"Ada sesuatu. Tapi aku tak bisa jelaskan," ucap Ze Kai berbisik, lirih.

"Apa yang kau rasakan?" tanya Genesis ingin tahu.

"Aku merasakan energi yang tidak biasa. aku tidak pernah merasakan yang seperti ini sebelumnya. Seperti ada yang menarikku untuk masuk ke dalam hutan lebih jauh."

Ze Kai melihat ke arah kelompok yang sedang mulai berkumpul kembali di bawah arahan guru-guru. Ia mendekat kepada An Qi dan menyampaikan dengan suara rendah.

"Aku akan pergi sebentar saja. Tidak akan lama dan akan segera kembali."

An Qi melihatnya dengan sedikit khawatir, namun akhirnya mengangguk.

"Hati-hati ya, Ze Kai. Jangan pergi terlalu jauh dan berhati-hatilah dengan makhluk spiritual yang mungkin ada di sana," ucap An Qi, berbisik.

Dengan hati yang diliputi rasa penasaran dan sedikit rasa takut, Ze Kai secara diam-diam memisahkan diri dari kelompok dan mengikuti arah energi yang memanggilnya. Ia berjalan melalui semak-semak yang semakin lebat. Melewati celah batu yang sempit, hingga sampai di sebuah lembah tersembunyi yang tidak terlihat dari jalur utama.

Di tengah lembah itu, terdapat sebuah kolam air jernih yang dikelilingi oleh berbagai tanaman langka yang tidak pernah ia lihat sebelumnya. Namun yang paling menarik perhatiannya adalah tanaman merambat besar dengan batang berwarna keemasan yang melilit batang pohon tua yang sudah tumbang. Daunnya berwarna hijau keemasan dengan urat-urat yang bersinar seperti permata, dan di ujung setiap rantingnya tumbuh bunga kecil berwarna putih kebiruan yang mengeluarkan aroma menyegarkan.

"Ini... ini tidak mungkin," bisik Genesis dengan suara penuh kagum. "Menurut catatan yang ada di dalam sistemku, tanaman seperti ini hanya ada dalam legenda. Pohon Kehidupan yang telah hidup lebih dari 100 ribu tahun!"

Ketika Ze Kai mendekat lebih jauh, cincin di tangannya tiba-tiba mulai bersinar dengan cahaya kebiruan yang terang. Tanaman merambat itu seolah meresponsnya. Rantingnya perlahan bergerak menjulang ke arahnya.

Ze Kai merasa waspada dan takut ketika salah satu cabang pohon tersebut yang kecil menyentuh dahi Ze Kai dengan lembut. Pada saat bersentuhan itu, cahaya kebiruan dari cincin dan cahaya keemasan dari tanaman menyatu menjadi satu, menyelimuti seluruh tubuh Ze Kai. Rasa hangat yang luar biasa menyebar ke seluruh tubuhnya, membuatnya merasa seperti terapung di awan lembut sebelum akhirnya kehilangan kesadaran dan jatuh lembut di atas rerumputan yang lembut.

-

-

Di dalam alam kesadaran Ze Kai, ketika membuka matanya, ia menemukan dirinya berada di dalam ruang yang terang benderang namun tidak memiliki dinding atau langit yang jelas. Di tengah ruangan itu tumbuh sebuah pohon besar yang luar biasa. Batangnya sebesar beberapa rumah yang menyatu, percabangannya menjulang tinggi tanpa akhir, dan seluruh tubuh pohonnya bersinar dengan cahaya keemasan yang mempesona. Di setiap percabangan dan batangnya terdapat tulisan-tulisan yang bersinar dengan cahaya kebiruan, seperti tertulis dengan tangan yang sangat halus.

Dimanakah aku?

Ze Kai kebingungan. Ia berjalan perlahan mendekat ke pohon besar itu. Saat ia semakin dekat, tulisan-tulisan itu mulai menjadi jelas terbaca. Beberapa di antaranya berisi ilmu pengobatan yang luar biasa. Cara menyembuhkan berbagai penyakit dan luka yang tidak bisa disembuhkan oleh obat-obatan biasa. Bahkan cara merangsang pertumbuhan energi spiritual seseorang dengan cepat dan aman. Ada juga tulisan tentang jurus-jurus bela diri yang unik. Jurus yang menggabungkan kekuatan alam dengan gerakan tubuh yang mampu menghadapi musuh dengan kekuatan, namun tanpa perlu membunuhnya.

"Ze Kai... rasakan dengan baik apa yang terjadi padamu," suara Genesis terdengar dengan nada yang berbeda. Lebih lembut dan penuh rasa kagum.

Ze Kai menutup mata sejenak dan merasakan tubuhnya. Ada energi baru yang mengalir di dalam dirinya. Energi yang terasa hidup, penuh dengan kekuatan hidup dan kekuatan pemulihan yang luar biasa. Ia merasakan bahwa dirinya kini mampu merasakan setiap getaran kehidupan dari tumbuhan di sekitarnya, bahkan mampu berkomunikasi dengan mereka secara tidak langsung.

Ketika ia membuka mata kembali, sebuah suara lembut namun jelas terdengar di dalam benaknya. Bukan suara yang diucapkan dengan kata-kata, melainkan komunikasi melalui energi.

"Kau telah dipilih untuk menjadi penjaga keharmonisan alam. Kau kini menguasai Elemen Tanaman. elemen terlangka di dunia ini yang hanya pernah dikuasai oleh satu atau dua orang sepanjang sejarah. Energinya berasal dari Puncak Tertinggi Alam Semesta, mampu memberikan kehidupan yang abadi dan menyembuhkan segala sesuatu yang terluka."

Ze Kai merasa kepalanya sedikit pusing karena banyaknya informasi yang masuk sekaligus. Ia tidak menyangka bahwa dengan hanya satu sentuhan dari tanaman kuno itu, dirinya kini telah menjadi salah satu orang yang sangat jarang ada di dunia ini yang menguasai tiga elemen sekaligus. Tanah, Air, dan Tanaman.

Bahkan lebih dari itu, energi Elemen Tanaman yang ia miliki memiliki potensi untuk menjadikannya hidup lebih lama dari manusia biasa, bahkan mendekati keabadian jika ia mampu mengembangkannya dengan benar.

"Terima kasih," ucapnya lirih dengan penuh rasa syukur kepada pohon besar yang bersinar di depannya. "Aku akan menggunakan kekuatan ini dengan bijak, untuk melindungi alam dan membantu orang lain yang membutuhkan."

Saat kata-katanya selesai, cahaya di sekitarnya mulai memudar perlahan. Ze Kai merasa tubuhnya mulai terangkat dan kembali ke dunia nyata, dengan pengetahuan baru dan kekuatan yang belum pernah ia bayangkan sebelumnya.

-

-

-

Ze Kai tersadarkan kembali. Ia melihat sekeliling, masih berada di lembah tersembunyi dengan tanaman merambat keemasan yang kini tampak lebih tenang di dalam dirinya.

Ze Kai berdiri perlahan, merasakan kekuatan baru yang mengalir di dalam dirinya. Ia bisa merasakan setiap daun yang bergerak karena angin, setiap akar yang tumbuh di bawah tanah, bahkan bisa merasakan bagaimana energi alam mengalir melalui setiap makhluk hidup di sekitarnya.

"Ze Kai, kamu benar-benar luar biasa," ucap Genesis dengan suara penuh kagum. "Elemen Tanaman yang kamu miliki bukan hanya elemen biasa. Ini adalah anugerah dari alam itu sendiri."

Ze Kai tersenyum dengan rendah hati, kemudian mulai berjalan kembali ke arah kelompoknya. Ia tahu bahwa dengan kekuatan baru ini, tanggung jawabnya juga akan semakin besar. Namun ia siap menghadapinya, untuk melindungi teman-temannya, untuk menghormati alam, dan untuk menjadi kultivator yang benar-benar bermanfaat bagi dunia ini.

-

-

-

Bersambung...

Jangan lupa dukung Author dengan like dan komen ya, terima kasih 🙏😊

1
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
orang dewasa tau resikonya memilih lari, kalo anak2 pantang pulang sebelum menang
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
apa senjata leluhur?
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
nih biar yu sdar yg suka petualang itu anak kecil 😂
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
namanya sekarang jadi kai yu
Sangat Licin
tjakeup
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!