Betapa gilanya perubahan dalam kehidupan Alex semenjak punya istri Nakal yang membuat hidupnya porak-poranda dengan segala tingkah istrinya itu .
Semenjak menikah Alex perlahan mulai kehilangan ketenangan dalam dirinya berganti dengan amarah , emosi berkepanjangan dan juga kekacauan dalam perasaan nya .
" Aku tidak mencintaimu jadi jangan berharap perlakuan lebih" ucap Alex menatap Lala yang berdiri disudut ruangan setelah memecah sebotol bir .
" Aku cuma ingin mencoba bir ini Om, bukan menginginkan cinta mu " pernyataan Lala menatap dengan sedih sebotol bir yang tumpah di lantai .
" Sekali lagi kamu mencoba menyentuh minuman di dalam lemari , aku yang akan memberikan kamu pelajaran " tegas Alex memanggil pelayan untuk membersihkan pecahan beling dan bir di lantai .
" Apa sih Om, marah-marah terus , nih aku sentuh wekkkk" cibir Lala menyentuh botol bir dalam lemari dan berlari kencang ketika Alex akan melempar nya .
Yuk baca cerita Lala😋
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 21 hukumannya di ganti
Malam harinya.
" Om apa Lala cantik" pertanyaan Lala yang sudah siap dengan dress selutut nya berputar-putar di hadapan Alex yang duduk di tepi ranjang memakai sepatunya.
Alex hanya tersenyum dan mengangguk melihat Lala yang ceria dan bahagia sekali memakai baju itu .
" Mmmmh, bilang dulu " kata Lala duduk di paha Alex dan melingkarkan tangannya di leher Alex .
" Cantik " kata Alex .
" Hwaaaa, itu aja , nggak ada tambahan nya Om?" cemberut Lala .
" Ya, kan, kamu nanya , cantik " kata pendapat Alex .
" Ya maksud aku , kenapa Om nggak bilang cantik dan manis , Lala perfect , Ayu, mempesona dan semok " kata Lala memberikan contoh pujian yang lain .
" Kan kamu cuma nanya cantik aja" jawab Alex dengan polosnya.
" Ihhhhh, dasar pria nggak peka " ketus Lala berjalan sambil merungut kesal .
" Astaga , aku salah apa?" heran Alex ketika Lala tiba-tiba malah marah .
Alex berjalan keluar kamar dan semakin heran melihat Lala yang tadi keluar marah-marah kini balik lagi menghampiri nya .
" Apa ada yang tertinggal?" pertanyaan Alex begitu Lala berdiri di hadapan nya .
" Suami aku ketinggalan" kata Lala memeluk sebelah lengan Alex dan mengajaknya berjalan .
Alex melangkah dengan cool terlepas dari jantungnya yang berdetak kencang, ketika berjalan di gandeng Lala yang memeluk lengannya dengan manja .
" Semua sudah siap?" tanya Alex pada Rey yang berdiri di anak tangga paling bawah menunggu mereka sambil mengulum senyum .
" Su, sudah " kata Rey yang jadi salah fokus melihat Lala yang manja sekali sampai kepalanya ikutan nemplok di lengan Alex .
" Ayo kita berangkat" kata Alex lanjut berjalan .
Di perjalanan.
" Om Lala dingin " kata Lala yang memang memakai dress tanpa lengan .
" Makanya , kalau pergi bawa jaket "kata Alex namun walaupun begitu dia tetap melepas jas nya dan memberikan pada Lala .
" Nggak mau " kata Lala dengan santainya menerima jas yang Alex berikan.
" Kalau tidak mau yasudah lain kali tahan aja dingin " ketus Alex .
" Ihhhhh, Om jutek banget , nggak ada romantis-romantisnya " senyum kecut Lala memangku kedua tangannya memandang Alex .
" Apa itu romantis?" pertanyaan Alex dengan ekspresi geli nya .
" Susah ngomong sama orang tua " kata Lala , bagaimana bisa Alex tidak tau adegan romantis seperti hidup di zaman batu saja .
" Lala sudah aku katakan, umurku masih muda , seenaknya aja mulut kamu itu bilang tua " kata Alex tidak terima.
" Umur muda tapi pengetahuan orang yang hidup di jaman batu, masa romantis aja nggak tau " cibir Lala .
" Aku bukan tipe pria yang romantis " pernyataan valid Alex tentang dirinya .
" Namun walaupun begitu aku selalu mengusahakan agar orang-orang yang aku sayangi keinginan nya terpenuhi" sambung Alex .
" Om sayang aku nggak?" pertanyaan Lala to the poin.
" Ya, ya, aku ,aku ,," Alex menjadi gelagapan ketika Lala menanyakan itu sampai Rey yang sedang menyetir itu menahan tawa mendengar nya .
" Karena kamu istriku , jadi aku Sayang" pernyataan Alex setelah beberapa saat .
" katanya Om selalu mengusahakan untuk orang yang Om Sayang, kok Om nggak pernah usahain Lala" ucap Lala menagih ucapan Alex .
" Astaga apa ada keinginan kamu yang tidak terpenuhi selama hidup dengan ku?" pertanyaan Alex yang rasanya selalu memenuhi keinginan Lala bahkan untuk bekerja .
" Ada " kata Lala .
" Apa , katakan aku akan membelikan nya " kata Alex yang memang tidak perhitungan kalau soal uang
" Pesan gigolo boleh Om?" pertanyaan Lala yang membuat Alex langsung menarik telinga Lala.
" Apa kamu ingin aku puaskan sekarang hahhh" tegas Alex yang selama ini menahan diri karena masih takut .
" Lala pesan gigolo tampan cuma buat foto-foto doang Om, biar bisa merasakan otot-otot perut nya yang sixpack itu " kata Lala dengan tampang cegil nya meronta-ronta.
" Awwww, boleh ya Om " kata Lala penuh harap .
" Kamu ini benar-benar minta hukum " kata Alex akan mencium Lala namun berhenti ketika sadar juga ada Rey di dalam mobil .
" Aku yang pria saja tidak kepikiran untuk memesan wanita tapi kamu malah ingin memesan Gigolo " ketus Alex mempelototi Lala.
" Ihhhhh Bohong, bilang nggak pernah , Lala aja ada lihat vidio Om lagi minum-minum sama sama perempuan di club' " kata Lala yang membuat Alex seketika terdiam .
" Dimana kamu melihat nya " pertanyaan Alex dengan suara meninggi .
" Hummmm, kepo " ketus Lala duduk menjauh dari Alex dan memangku tangan nya .
" Nyonya kecil ingin pesan Gigolo karena melihat vidio tuan Alex bersama wanita-wanita itu?" pertanyaan Rey menyimpulkan.
" Tentu saja , aku akan mengimbangi semua yang dia lakukan, kalau aku lihat dia pesan wanita dia juga harus melihatku dengan pria tampan pesanan ku " kata Lala dengan santai , mengangkat sebelah alisnya.
" Tidak ada pria tampan yang menjual diri" pernyataan Alex .
" Banyak yang tampan Om, pria sekarang sama dengan wanita-wanita malam, juga jual diri kok, lima puluh " kata Lala dengan tawa puas di akhirat kalimatnya.
" Benar-benar pria sialan yang merusak harga diri laki-laki diatas dunia ini " kesal Alex yang rasanya ingin membantah namun apa yang dikatakan Lala memang benar .
" Lala dengar itu adalah vidio lama bahkan terjadi jauh sebelum kita menikah jadi aku tidak mengkhianati mu " pernyataan Alex dengan tegas .
" Jadi jangan pernah sekali-kali kamu mencoba mengkhianati aku , jika tidak ingin merasakan hukuman ku " pernyataan Alex .
" Hukum aja , weekkk" ketus Lala malah mencibir pada Alex tanpa rasa takut .
" Lala kali ini aku akan menghukum mu di atas ranjang " tegas Alex yang benar-benar serius dengan ancaman nya kali ini .
" Aku yang akan menghukum Om diatas ranjang" kata Lala lebih tegas lagi dari Alex .
Brakkkk
Rey langsung keluar mobil dan membanting pintu begitu sampai ditujuan mendengar pasangan gila berdua itu .
" Ohhhh tuhan, apakah pantas bujangan sepertiku mendengar percakapan semacam itu " pasrah Rey bersandar ke dinding parkiran.
Sementara didalam mobil .
" Berani kamu menghukumku?" pertanyaan Alex memegang tengkuk Lala .
" Tentu saja , Lala bakalan gigit dan cabik-cabik Om kalau jahat " pernyataannya Lala yang ternyata masih dengan pikiran positif nya .
Alex yang memegang tengkuk Lala itu berbisik " Diatas ranjang kita tidak bertarung Lala untuk menentukan siapa yang kuat , tapi menyatu dan aku akan memiliki kamu seutuhnya" bisik Alex kedekat telinga Lala .
" Hahhh, jadi hukuman nya kali di perkosa Om ?" tanya Lala yang tidak expect.
" Perkosa apa? Bukankah itu hak ku terhadap kamu " ucap Alex dengan santainya.
" Tapi, tapikan Lala belum siap, masih takut, belum mau hamil " Lala menatap Alex dengan takut-takut.
" Yasudah , jangan buat kesalahan yang akan membuat aku menghukum kamu " ucap Alex .
" Tapikan biasanya hukuman nya cuma dicium Om ?" pertanyaan Lala.
" Karena kamu semakin nakal jadi hukuman nya diganti "
dobleeee donk thor😄💪
lanjuuttttttttt thor🤭😄💪
lanjutttttt💪😄