NovelToon NovelToon
Pembantu Gendut Istri Kontrak Sang Majikan

Pembantu Gendut Istri Kontrak Sang Majikan

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Nikah Kontrak / Perjodohan
Popularitas:18.7k
Nilai: 5
Nama Author: Buna Seta

Kartini berparas ayu tapi gemuk bekerja sebagai perawat kakek jompo yang bernama Chandresh. Walaupun berbadan gendut, Kartini bekerja dengan gesit dan merawat kakek seperti orang tuanya sendiri. Ketulusan hati Kartini membuat Chandresh kakek kaya raya itu ingin menjodohkan Kartini dengan cucunya yang bernama Arga Dhiendra Chandresh.

Arga menolak tegas karena ia sudah mempunyai kekasih yang bernama Nadine, tetapi ancaman kakek akan menggantikan posisi jabatan Ceo yang Arga emban kepada saudara sepupunya bila tidak mau menikahi Kartini membuat Arga Dhirendra bingung untuk ambil keputusan.


Nah, apakah Arga akhirnya menerima Kartini sebagi Istri? Kita ikuti.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Buna Seta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

"Tolong ceraikan saya segera Bos, setelah itu aku akan pergi dari rumah ini dan kamu bisa menikah dengan Nadine," pinta Kartini, ia ingin bebas dari kebohongan yang selama ini membelenggu hidupnya. Kartini menenggelamkan wajahnya di atas bantal hingga basah air mata.

Arga menatap bahu Kartini yang bergetar mengangkat tangan ingin mengusap agar tenang, tapi menariknya kembali.

"Berikan aku waktu lima bulan lagi, Tini. Tolong..." Arga memohon. Dia sebenarnya tidak tega melihat Kartini yang tampak prustasi. Wanita yang bawaannya santai itu, tidak Arga duga diam-diam menyembunyikan luka di hatinya.

"Aku tidak sanggup lagi, Bos..." Kartini menggeleng pelan, sembari mengusap air matanya yang terus mengalir.

"Aku tahu ini berat buat kamu. Aku minta maaf karena sudah bikin kamu terlibat dalam masalah keluarga saya Tini," kata Arga lembut tidak seperti biasanya.

"Saya nggak mau... saya mau pulang..." ujarnya tergugu.

"Tolong pikirkan dulu baik-baik, Tini! Seandainya kita cerai sekarang, apa bisa merubah keadaan menjadi lebih baik? Tidak Kartini. Kakek tentu akan kecewa dan akhirnya..." Arga tidak berani melanjutkan ucapanya tentang kakek apa lagi berpikir. Jika ia nekat menceraikan Kartini apa yang akan terjadi dengan Kakeknya.

"Bos juga harus berpikir, kita pisah sekarang atau menunggu lima bulan lagi tetap saja akan mengecewakan kakek," Kartini tahu konsekuensinya.

"Tentu berbeda Tini, perlahan-lahan saya akan memberi tahu kakek agar tidak syok, tapi butuh waktu. Andai kamu tahu, aku juga sebenarnya merasa bersalah kepada keluarga terutama Nadine, tapi semua ini kita lakukan demi Kakek. Tolong kartini, mengertilah."

Kartini terdiam, seketika ingat kakek saat kambuh gara-gara Arga menolak dijodohkan dengannya beberapa minggu yang lalu, niatnya yang sudah mantap ingin bercerai menjadi goyah.

"Baiklah tapi cepat cari jalan keluar, Bos. Pokoknya aku nggak mau terus-terusan hidup dalam kebohongan," tegas Kartini. Kartini selama ini menjunjung tinggi kejujuran, tapi sekarang merasa menipu orang-orang terdekat yang sudah menyayanginya.

"Kan sudah aku katakan. Pelan-pelan, Tini."

"Tapi Bos harus berani menanggung dosa saya!" Ketus Kartini tampak menyerah mungkin seperti ini jalan hidupnya.

"Ya janganlah Tini, semoga saja Tuhan mengampuni dosa-dosaku," jawab Arga tapi merasa lega. Karena Kartini lebih bisa dia ajak bicara daripada Nadine. "Sebaiknya kamu tidur, sebagai ucapan terima kasih karena kamu sudah mau mengerti aku, malam ini kamu bebas ngorok."

"Nggak cuma malam ini, mulai sekarang Bos nggak boleh atur-atur karena beginilah saya. Tidak mau merubah diri menjadi orang lain, pura-pura alim tapi sebenarnya kelakuannya buruk. Yang harus Bos atur itu calon istrimu!" potong Kartini ujungnya menyindir.

Arga mengangkat kepala cepat menatap Kartini, tapi Arga tidak lagi membantah.

Sementara Kartini menata bantal lalu tidur miring.

"Kartini..." Arga turun membuka selimut.

"Eh, mau apa? Ingat! Kita hanya nikah kontrak," Kartini pikir Arga akan melakukan sesuatu.

"Tidak, memang kamu pikir saya mau minta jatah."

"Tahu, ah," Kartini membetulkan selimut.

"Sebaiknya kamu pindah ke atas saja," Arga tiba-tiba rela tukar tempat tidur entah apa yang membuatnya berubah dalam hitungan menit.

Tentu saja Kartini terkejut mendengarnya, ia merasa kebaikan Arga hanya karena ucapan terima kasih karena rela bertahan menjadi istri pura-pura.

"Tidak mau, saya sudah nyaman tidur di tempat ini," Kartini menutup tubuhnya dengan selimut hingga kepala.

"Jadi nggak mau nih," Arga sebenarnya ikhlas tidur di lantai.

"Nggak! Sana-sana, tidur!" Kartini mengusir.

Arga tidak mau mengganggu Kartini lagi lalu kembali ke tempat tidur. Ia memandangi tubuh Kartini dengan perasaan campur aduk. Benarkah ia memperalat Kartini? Entahlah, karena dia pun sebenarnya tidak mau melakukan ini.

Malam semakin larut, bahkan hampir mendekati dini hari, jika Kartini sudah nyenyak Arga mencoba untuk tidur tapi sulit. Otaknya berputar memikirkan perjalanan hidupnya yang tidak pernah dia rencanakan. Di hadapkan dalam pilihan dua wanita tapi sulit dihindari. Namun, entah mengapa ketika suara ngorok Kartini mulai terdengar justru seperti musik klasik hingga membuat mata Arga terasa berat kemudian tidur.

.

 Malam berikutnya tepatnya pukul 19 00, Gala Dinner sudah dimulai. Arga sebagai Ceo memberi sambutan sebelum acara makan malam berlangsung .

Tidak jauh dari panggung yang megah yang berada di gedung dua, Kartini duduk bersama deretan para pendiri Chandresh Grup tepatnya di sebelah kakek. Namun, bukan lantas membuat Kartini merasa terangkat derajatnya. Karena tiba-tiba rasa sakit perut ingin datang bulan terasa mencengkeram.

"Perasaan aku haid baru dua minggu yang lalu? Kok sekarang sudah datang lagi, jangan-jangan karena aku setres?" batin Kartini gelisah. Bagaimana jika sampai tembus? Padahal dia tidak membawa pembalut.

Dalam acara tersebut Kartini tidak mengenakan gaun mewah seperti yang lain. Bukan tidak punya, tapi ia memposisikan dirinya sebagai perawat kakek, bukan istri Arga.

"Kek, saya ke toilet sebentar ya," pamit Kartini karena sudah tidak tahan tiba-tiba terasa ada cairan yang keluar dari dalam perut.

"Jangan lama ya," pesan kakek.

"Tidak Kek," Kartini menoleh Kenzo yang duduk di sebelah kanan kakek, sedangkan dirinya di sebelah kiri.

"Tuan Kenzo, saya titip Kakek ya," kata Kartini lirih.

"Tentu saja," Kenzo mengacungkan jempol.

Kartini yang hanya membawa tas kecil bergegas ke mini market sambil menahan rasa mulas, memang seperti itu jika hari pertama tamu datang. Setelah membeli satu produk yang ia butuhkan, berhenti di toilet yang berada di lobi gedung dua.

Tak.

Lampu toilet menyala, Kartini sat set mengenakan benda yang baru saja ia beli. Setelah selesai kemudian kembali. Dalam perjalanan Kartini sudah lebih percaya diri, walaupun perutnya masih mules tapi tidak khawatir bocor. Tiba di tempat semula para tamu semakin banyak, Kartini mencari jalan agar tiba di samping kakek. Namun, tiba-tiba saja salah satu kaki tamu menghalangi langkahnya.

"Heh, gendut! Sebaiknya kamu pulang karena semua tamu yang datang ke acara ini orang berkelas!" Tandasnya.

...~Bersambung~...

1
Eka ELissa
Arga udh nyaman dgn mu mbul...🤣🤭trus .. lama 2 jatuh cinta dong gundik nya Nadine buang aj ke laut 🤣🤣🤭
Lia siti marlia
cie cie yang ngobrol ngalor ngidul terus di pakein jaket besok besok di ajak bobo bareng deh🤭🤭🤭
Rina
Semoga Arga mulai bisa melihat ketulusan dan kebaikan Kartini 🫢🫢🫢
Dew666
🍭🍭
Sri Devi Oktaviani
hati² bos jatuh cinta😍
Riska Baelah
suka bnget dng panggilan kesayangan arga,"mbul"🤣🤣🤣🤭
lnjut kk👍
Teh Yen
cie.pak.bos so sweet hehe
Teh Yen
mikir Arga mikir dengerin tuh omongannya s.gembul huuuh 😤
siapa.tuh yg datang jangan bilang itu Nadine yah
Cah Dangsambuh
arga arga enak kan si gembul berani ngelawan?kamu sih maruk trus ni siapa lagi yang datang awas arga tar kakek ngedrop lagi
Eka ELissa
spa tuh....taksi online kah....
atau....gundik mu Arga...🤣🤣🤭🤭🤭 entahlah hy emak yg tau
Eka ELissa
kamar.....atau ...kama....Mak....🤣🤭
Buna Seta: Haha typo paling
total 1 replies
Rina
Apakah yang datang itu Kenzo atau Nadine 🫢🫢🫢
Sri Devi Oktaviani
up thor🤭pinisirin
Kampili Sariayu
palingan si nadine..tuh
Lia siti marlia
lah lah siapa tuh yang datang 😄
kenzo?
nadine?
siapa sih thorr bikin penasaran aja 🤭
Cah Dangsambuh
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Teh Yen
haah rasain emng enk ,, bangun bangun lah tuh kobra mu hihii
Eka ELissa
kobra mu naksir ma gmbul.... Arga...🤣🤣🤭
Eka ELissa
🤣🤣🤣 astagaaa...kocak ni ko cobra bisa Bagun...🤣🤣🤣
Eka ELissa
spa tau dia...bisa.....bawa mobil.. bawa motor gede kmu aja....
dia bisa...msk mobil kmu aj GK bisa...🤣🤣🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!