NovelToon NovelToon
Something Between Us

Something Between Us

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Perjodohan / Idola sekolah
Popularitas:23
Nilai: 5
Nama Author: NitaLa

Mungkin kebanyakan orang bilang menjadi orang kaya adalah hal paling gampang dilakukan. Tapi tidak jika dikaitkan dengan Some, ditengah terkaan dia malah diberi harapan panjang untuk menikah. Hal itulah menjadi awal - awal Some mengenal cowok - cowok yang lahir dengan keluarga sama darinya. Hanya cowok itu yang menerima seornag wanita mempunyai penyakit, namanya Dinner. Dari Dinner, Some dapat menerima segala sesuatu yang menimpanya. Meski bukan hal mudah ketika harus operasi beberapa kali, tapi Dinner menemaninya seperti seorang pacar. Pacaran bahakn menjalani hubungan dengan Dinner, seperti dijodohkan ini, menjadi pertanyaan besar apakah Dinner akan sanggup ?

•untuk kisahnya sudah tamat dari tahun lalu. dan masih bisa dinikmati dengan dukungan like, dan komentar kecil kalau ada kesalahan. thanf for one.

•karya original dari Nita Juwita

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NitaLa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Between 03

...*💘*...

Ketika Ranu dan Some baru saja sampai rumah mereka nampak kesal karena mbok Dewi yang merupakan salah satu pembantu mereka. Mencari keduanya kemana - mana, karena ia ditanyakan kabar dua anak itu oleh orang tuanya. Rasa shock nya karena anak - anak majikannya benar tidak ada di kamarnya, membuat mbok Dewi sampai mencarinya kemana - mana. Melibatkan pak RT dan warga desa. Membuat Ranu dan Some benar - benar nggak tahu harus ngomong apa. Apalagi mereka sempat marah karena melakukan pembantu alias Mbok Dewi.

"Duh ada apa sih?" tanya Some ketika dia baru saja membuka pintu mobil. Ia hendak mau keluar tapi tetangga yang terus berkata - kata aneh menghalangi pergerakannya.

"Mereka tadi nyariin kita, kan tadi mbok Dewi udah menjelaskan sebelum mobil kita sampai pekarangan," jawab Ranu sambil mendelikan matanya. Dia jelas sudah sangat bosan menguruskan kelakuan para pembantunya yang ada - ada saja.

"Yah tetap aja dong ngapain, nggak ada kerjaan banget," ucap Some sambil melihat ke arah Mboh Dewi yang sedikit kecapean.

"Maaf non dan nden, tapi mbok takut kalian nggak ada pas ditanya sama tuan dan nyonya. Mereka pasti marahin saya karena nggak bisa menjaga kalian supaya nggak banyak keluar rumah," jawab mbok Dewi pada akhirnya. Matanya menatap khawatir pada Some yang jelas sikapnya ini lebih mengerti ketimbang adiknya yang kesal sekali, kalau sudah ada kejadian seperti ini.

"Tapi mbok kita keluar juga ada urusan, bukan sekali dua kali kayak gini. Harusnya mbok juga ngerti, dan bisa bohong sama mama dan papa," ujar Some dengan nada kesal, ia sampai menarik nafasnya berkali - kali. Belum lagi tetangga yang terus bertanya.

"Ya nggak bisa non, untungnya tetangga bantu saya. Dan mereka juga tahu kalau non dan nden emang ke sekolah, jadi nggak mungkin terjadi hal aneh kan?" tanya mbok Dewi begitupun para tetangga yang melihat Some dan Danu ingin tahu. Mereka memang tetangga - tetangga yang kompak, jadi mereka akan selalu membantu mbok Dewi, mau kemanapun anak majikannya kabur atau pergi. Karena mereka juga tahu kalau Some dan Danu dilarang keluar rumah.

"Ya pasti tahu dong mbok karena kita juga nggak suka melanggar aturan, jadi kalau keluar pasti nggak macam - macam," kata Some sambil melihat ke arah Danu meminta dukungan. Sedangkan Danu tahu sendiri kalau memang keduanya lebih sering melanggar dari pada menurut, karena Danu akan suka bermain Ps di luar rumah. Hobi ngerokok di pinggiran sekolah, dan hobi juga gangguin anak orang. Sedangkan kakaknya hobi berbelanja, hobi ke salon dan juga hobi koleksi tas - tas mahal. Pastinya membutuhkan banyak waktu di luar.

"Iya deh kak, tapi nggak usah sampai segitunya juga kali. Kayak beneran alim aja," ucap Danu sambil mendelikan alisnya kesal.

"Ihs apaan deh Danu, loe harusnya tahu diri dong, kakak loe ini ngajak loe ke sekolah tadi," ujar Some tidak terima dengan pikiran Danu yang memang terlanjur pemalu itu.

"Semua itu nggak cukup kalau menunjukan loe cewek baik, udah ah Danu ke rumah dulu. Gerah diam di sini," kata Danu sambil melambaikan tangannya dan membiarkan orang - orang menatapnya kesal, sebab tidak sopan. Bahkan lupa mengatakan terimakasih.

"Eh Danu tunggu!" ujar Some dengan kesal juga karena para tetangga masih betah di rumahnya yang membuatnya kepanasan. Some langsung saja mengejar Danu, ia yakin di dalam rumah suasananya ebih teduh.

Benar saja, meskipun Some harus berhadapan dengan papa dan mamanya. Yang sedang duduk menunggu kehadiran Some dan Danu dengan wajah terlihat ketus. Danu hanya meneguk air liurnya sendiri tidak siap jika harus di marahi karena bolos. Begitupun Some yang tak siap di marahi karena sama saja dengan Danu.

Tapi mama dan papa mereka adalah orang yang ketat dalam aturan. Mereka pasti punya cara tersendiri untuk menghukum anak - anaknya. Well, hukuman berupa yang hanya diketahui di keluarga Abera.

*💘*

Something buru - buru memasuki kamarnya, dengan air mata yang mengalir deras di pelupuk matanya. Ia merasa kesal juga malu karena hukuman yang diberikan mama. Wanita itu dengan tega meminta Some memakan dengan habis makanan yang jelas sangat di bencinya, apa lagi kalau bukan susu kedelai. Ditambah dengan kepiting mentah dan juga keju busuk dari Italia. Jelas semua itu membuat Some mual, saking nggak enaknya itu makanan Some sampai mengeluarkan air matanya. Dan menangis sejadi - jadinya karena alergi dengan makanan itu. Something merasa kesal, karena kekayaan yang diberikan mama dan papanya menang hanya untuk bersenang - senang dengan belanja, hanya saja mereka juga punya aturan orang kaya. Dimana Something dan Danu tidak boleh keluar rumah kecuali dengan satpam yang mengantar mereka. Kekayaan terkadang membutakan segalanya.

Something mengusap bulir - bulir air mata yang sempat menempel di pipinya, ia lalu memegang ponselnya yang sedari tadi menemaninya. Ia melihat ada banyak notifikasi chat, bahkan sampai ratusan followers yang sempat menambahnya ke dalam following. Ia memang punya banyak penggemar, dan semua itu adalah pengikut setia yang suka dengan gaya hidupnya yang royal. Dia memang artis sosial media. Hanya saja media hanya bisa meliputi ketika ia menguploadnya. Mereka nggak bisa ambasador sesukanya, Something anak sekolahan dan dia tidak tertarik dengan uang online.

Daniel : Some, loe punya waktu nggak buat ngedate sama gue lagi? Loe masih ingat gue kan, gue ini mantan pacar lo.

Kata Daniel lewat pesan message yang ia kirim beberapa menit yang lalu. Sukses membuat Something kaget, tapi ia tidak terbelalak. Sebenarnya Some dan Daniel memang mantan pacar, dan bukan kali pertama ia di kirim SMS kayak gitu.

Some : Lo kok bisa kayak gini, Lo nggak malu ngomong gitu ke mantan pacar lo. Terus pacar lo mana?

Balas Some mengingat betapa renggangnya hubungan Some dan Daniel. Asmara yang membuat mereka sedikit buta cinta itu telah berakhir, dan semua yang terjadi telah kandas hanya karena kata putus yang sempat dilontarkan keduanya. Ketika bertengkar yang cukup membuat Some juga terluka.

Daniel : Gue nggak pernah punya pacar, cuma lo pacar gue saat itu. Some please balikan sama gue.

Balasan Daniel yang membuat Some menggelengkan kepalanya. Ia terlentang di kasur sambil memegang ponselnya dengan sedikit senyum di bibirnya. Dulu dia memang terkenal punya pacar, seorang famous sekolah. Tapi sekarang dia hanya famous sekolah yang suka dandan. Hubungannya dengan Daniel sempat dibicarakan dan sekarang semua hanya tinggal mantan. Setelah itu Some tidak pernah lagi punya pacar. Maksudnya pacar resmi, Some saat ini menjalani hubungan yang tidak ia bicarakan sembarangan.

Tapi Some akan mengajak cowok itu jalan, dan mereka juga tidak malu untuk sekedar berpegangan tangan. Some sedang malas membahas Linier sekarang. Dia masih bat mood.

"Dari pada mikirin perkataan Daniel yang cuma bulak - balik antara balikan dan jadi mantan. Mendingan gue siap - siap buat ketemu pacar ku, yah meskipun cuma lewat ponsel. Kan gue dilarang keras keluar rumah, kecuali emang gue niat di hukum sama mama. Its mami....." Teriak dan kesal Some pada dirinya sendiri ketika ia teringat ulah mama dan papa tadi. Mereka jelas masih menjadi nomer satu yang mewakili perasaan Some kali ini. Perasaan kesal dan marah juga sedih.

Karena mereka Some jadi muntah - muntah.

...*💘*...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!