NovelToon NovelToon
Putri Pengganti

Putri Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Cinta Seiring Waktu / Perjodohan
Popularitas:42.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Lunoxs

Aluna adalah seorang gadis yang diangkat oleh keluarga kaya sebagai pengganti anak perempuan mereka yang hilang, Jesselyn. Meski hidupnya tampak bahagia, sebenarnya ia hanya diperlakukan sebagai bayangan dari Jesselyn.

Setelah dewasa Aluna dijodohkan dengan Davion Harold, yang lagi-lagi karena pria itu adalah pria yang dulu Jesselyn sukai. Apapun yang terjadi Aluna harus bertahan dalam pernikahan tersebut, itulah pesan kedua orang tua angkatnya.

Namun pernikahan itu membuat Aluna semakin tersiksa dan merasa tak diinginkan oleh siapapun. Pada akhirnya Aluna mengambil keputusan paling mengerikan di dalam hidupnya, coba keluar dari bayang-bayang Jesselyn dan hidup sebagai dirinya sendiri. Melanggar keinginan orang tua angkatnya untuk pertama kali.

"Dav, aku ingin kita cerai," ucap Aluna.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lunoxs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PP Bab 3 - Calon Menantu Yang Sempurna

Aluna sampai tergugu saat mendengar jawaban Davion tersebut. Belum lagi tatapan pria itu membuatnya tak berkutik. Tatapan yang membuat Aluna seketika tak berdaya. Sama seperti tatapan mama Sarah saat memintanya untuk patuh.

Hati Aluna yang sempat menghangat kini kembali merasakan nyeri.

Padahal saat Aluna bicara dengan mommy Ivana wanita itu sangat tulus dan bahkan menatapnya dengan lembut.

Bahkan Daddy Aston juga berulang kali mengatakan pada Aluna untuk menganggapnya sebagai Ayah sendiri, tapi Davion justru bersikap sedingin ini.

Satu kalimat itu membuat Aluna sadar bahwa pernikahan ini tak sepenuhnya diinginkan oleh Davion, atau bahkan pria itu pun menganggap dirinya sebagai seseorang yang tak diinginkan.

Tatapan Davion membuat Aluna merasa semakin hina, benarkah ia tak pantas mendapatkan kebahagiaan di dunia ini? Apakah Aluna benar-benar tak pantas hidup dengan layak?

Sementara Davion makin tersenyum sinis saat melihat Aluna yang hanya diam saja. Pernikahan ini jelas bukanlah sesuatu yang Davion inginkan. Satu kesalahannya di masa lalu membuat Davion tak bisa menolak keinginan kedua orang tuanya untuk menikahi wanita tersebut.

Baginya kini pernikahan hanyalah pernikahan tanpa makna apapun.

"Tuan, Nona, jika bicaranya sudah selesai silahkan menyusul ke meja makan. Semua keluarga sudah menunggu," ucap seorang pelayan yang datang memecah keheningan.

Karena setelah bicara tajam Davion tak lagi mengucapkan sepatah katapun, sementara Aluna tak kuasa untuk bicara lagi. Kata-kata Davion yang memintanya untuk patuh membuat Aluna seketika terdiam seribu bahasa.

Davion kemudian bangkit lebih dulu dan Aluna pun mengikuti. Berjalan dengan anggun di belakang tubuh pria tersebut.

'Ya Tuhan,' batin Aluna yang sungguh tak kuasa untuk melakukan apapun.

Begitu sampai di ruang makan, suasana kembali terasa hangat dan penuh percakapan. Semua anggota keluarga sudah duduk rapi di meja panjang yang dipenuhi berbagai hidangan. Keluarga Myles benar-benar melakukan yang terbaik untuk pertemuan malam ini.

Langkah Aluna dan Davion kini sejajar.

Aluna kembali memasang senyum tipisnya, senyum yang telah ia latih selama bertahun-tahun. Senyum yang tidak pernah menunjukkan apa pun selain kesempurnaan.

“Sayang, duduklah di samping Mommy,” panggil Ivana Harold dengan suara lembut yang penuh kehangatan.

Aluna sedikit terkejut saat mendengarnya, namun ia segera mengangguk patuh. “Iya, Mom,” jawabnya pelan, lalu berjalan menuju kursi yang telah disiapkan.

Sejak awal Ivana memang tak bisa menyembunyikan rasa sukanya pada Aluna. Dalam pandangannya, gadis itu begitu anggun, tutur katanya halus, sikapnya sopan, dan yang paling penting ia sangat penurut. Sosok yang menurut Ivana paling sempurna untuk mendampingi sang anak, Davion.

Ivana tersenyum lembut saat Aluna duduk di sampingnya. “Kamu terlihat sangat cantik malam ini,” ucapnya tulus, bahkan tangannya menyentuh punggung tangan Aluna dengan hangat.

Aluna tertegun dengan perlakuan ini, bahkan rasanya mama Sarah tak pernah sedalam ini memperlakukannya.

“Terima kasih, Mom,” jawab Aluna pelan, matanya selalu nampak teduh.

Untuk sesaat hatinya yang tadi terasa dingin kembali mendapatkan sedikit kehangatan karena perlakuan mommy Ivana. Meski Aluna tahu ini hanya kebahagiaan semu saja. Aluna merasa dia tak mungkin disayang jika belum berusaha keras. Baginya kasih sayang tak ada yang gratis.

Sepanjang makan malam, Ivana beberapa kali memperhatikan Aluna dengan penuh perhatian. Ia memastikan piring Aluna terisi, bahkan sesekali mengambilkan makanan untuknya.

“Kamu harus makan yang cukup, Sayang. Tubuhmu terlalu kurus,” ujar Ivana dengan nada khawatir yang tulus. Berat ideal Aluna memang selalu dijaga oleh mama Sarah.

Aluna hanya bisa mengangguk kecil. “Iya, Mom.”

Sikap itu membuat Ivana semakin yakin bahwa pilihannya tidak salah.

“Aluna benar-benar gadis yang sempurna,” gumamnya pelan pada suaminya, Aston, yang hanya tersenyum menyetujui.

Mama Sarah yang mendengar itu terkekeh kecil. “Kami juga berpikir begitu, Ivana. Aluna memang selalu menjadi kebanggaan kami.”

Aluna menunduk sedikit, menyembunyikan perasaan yang entah kenapa terasa aneh saat mendengar kalimat itu. Aluna tidak tahu apakah harus merasa bahagia atau justru semakin nelangsa.

“Aku sudah tidak sabar menunggu hari pernikahan mereka,” lanjut Ivana dengan nada penuh antusias. “Rasanya ingin segera melihat mereka berdiri di altar.”

Mama Sarah tersenyum, lalu menggeleng kecil. “Sabar, Ivana. Semua harus dipersiapkan dengan matang, kita tidak bisa terburu-buru.”

“Sebulan,” sahut Papa Pieter, “Dalam satu bulan ke depan, semuanya harus selesai. Pernikahan ini akan menjadi acara terbesar tahun ini.”

Ivana mengangguk cepat, jelas setuju. “Tentu saja. Kita harus membuatnya sempurna."

Sepanjang makan malam berlangsung, Aluna hanya diam dan sesekali mengangguk atau menjawab seperlunya. Ia memainkan perannya dengan sangat baik sebagai putri yang anggun, sebagai calon menantu yang sempurna.

Namun di seberang meja Davion terus menatapnya dingin. Seumur hidup Davion ia tak pernah bertemu wanita sebodoh Aluna yang hanya bisa patuh. dalam hatinya ia yakin betul bahwa wanita itu adalah wanita yang munafik.

Apa yang Aluna tunjukkan sekarang hanyalah topeng belaka, entah seperti apa sifat aslinya.

Aluna merasakannya, setiap kali ia melihat Davion tatapan itu selalu menusuknya dengan tajam.

Dan setiap kali itu pula hatinya terasa semakin kecil.

Makan malam akhirnya selesai.

Percakapan perlahan mereda, digantikan oleh suasana formal saat keluarga Harold bersiap untuk pamit.

“Terima kasih atas jamuannya,” ucap Aston dengan sopan.

“Justru kami yang berterima kasih,” balas Pieter.

Ivana menghampiri Aluna dan menggenggam tangannya dengan lembut. “Jaga dirimu baik-baik, Sayang. Kita akan segera bertemu lagi.”

Aluna mengangguk pelan. “Iya, Mom.”

Senyum itu masih ada di bibirnya, namun tak disadari oleh semua orang bahwa sebenarnya sorot mata Aluna meredup. Pernikahan telah benar-benar disepakati dan Aluna masih belum bisa menebak apa yang akan ada dalam pernikahannya nanti.

Aluna hanya ingin diterima, tapi apakah Davion bersedia?

Para orang tua segera menyingkir, terus memberi kesempatan pada Davion dan Aluna untuk bicara berdua. Namun bukannya merasa beruntung, Davion justru menghela nafasnya dengan kasar saat dihadapanya hanya ada Aluna. Sikap penurut Aluna sedikitpun tidak membuatkan kagum, justru benci kenapa gadis ini lugu sekali.

"Dav," panggil Aluna lirih, dia tak tahu apa yang harus diucapkan sekarang. Tapi jika tak bicara tatapan Davion seperti bisa membunuhnya.

"Jangan jadi manusia munafik Aluna, kita sama-sama tidak menginginkan pernikahan ini," ucap Davion.

Aluna menelan ludahnya dengan kasar. "Aku memang tidak menginginkan pernikahan ini, Dav. Tapi aku tidak bisa menolak keinginan kedua orang tuaku," jawab Aluna jujur, dia merasa tak ada yang harus ditutupi dari Davion.

"Tapi Dav, kamu bisa menolaknya andai kamu keberatan. Katakan pada mereka bahwa kamu tidak ingin menikahi aku," timpal Aluna lagi, bicara dengan kedua tangan yang mengepal menahan gugup. Bahkan setelah mengucapkan kalimat itu, Aluna kembali menelan ludahnya dengan kasar.

Meskipun selalu patuh namun Aluna adalah wanita yang berpendidikan dan memiliki wawasan luas, dia gugup juga takut, tapi bukan berarti hanya diam saja. Dengan keanggunannya Aluna juga bisa melindungi dirinya sendiri. Karena dia dididik untuk menjadi nona muda keluarga Myles.

Namun bagi Davion ucapan Aluna sangat bertolak belakang dengan sikap yang dia tunjukkan sekarang, kata-katanya mengandung penolakan namun diucapkan dengan begitu lembut.

Davion sampai tak habis pikir.

"Dengar aku baik-baik," ucap Davion setelahnya. "Kita akan tetap menikah, tapi jangan berharap apapun. Ada saatnya nanti kita akan berpisah."

Aluna langsung menganggukkan kepalanya mendengar kalimat tersebut. Gerakan kecil yang entah kenapa membuat Davion makin benci saat melihatnya.

1
sleepyhead
Penasaran kan lu, makannya selikidi kenapa Aluna bs penurut gini Abidin...
sleepyhead
Boleh ngumpat kaga siii tor....?!!!!!!!
gua yg merasa sama-sama perempuan keknya diperlakukan seperti ini hina bgt, atuhlah tor.. tega bgt buat karakter Luna ky gini ga ada jiwa struggle nya utk memberontak kek.. gua gigit jugaa bi sendal 😭😭🥶🥶🤫🤫
sleepyhead
cihhh.. ketagihan si Abidin, muke lu jauh diin, mulut berkata No, tp your whole body said yess, keep pushing 🤣🤣 harderr 😂
huh.. abidin katro tgl bilang aj aku ketagihan aroma mu syg.. 🤭🤭
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
Ohhh davion memiliki trauma kah? 🤔 apa shayana ini seorang wnaita, yang memiliki sifat seperti aluna. yang hanya nurut dan pasrah sama hidupnya, dan akhirnya meninggal. Dan Davion tak ingin kejadian yang dialami shayana terulang lagi. davion ingin Aluna menjadi wanita yang kuat, supaya dia bisa melindungi dirinya sendiri 🤔
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
Ingatt Dav! Hari ini kamu membenci sikap patuh aluna, tapi suatu saat kamu akan merindukan sikap patuhh Aluna. wanita akan cepat berubah Dav, wnaita akan berusaha bertahan jika masih memiliki harapan, cinta, dan keyakinan bahwa hubungan tersebut berharga untuk diperjuangkan. Namun, ketahanan wanita memiliki batas; dia akan pergi ketika sudah terlalu lelah disakiti, tidak dihargai, dan sadar bahwa bertahan hanya menyakiti dirinya sendiri Dav.
Naufal Affiq
harus nya di situ kamu harus sadar dav,semua yang di lakukannya aluna,kerena dia tau kamu adalah suaminya
sryharty
nanti kalo Aluna minta cerai jangan nangis dan jatuh bangun mengejar nya ya sabun DAV
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
Kalau aluna sudah mengeluarkan Suara " AH" tandanya keenakan apa kesakitan sih! 🤣 Ahhhh enakk, ahhh sakitt, Sama2 Ah tapi mengandung arti yang tak sama...piyee yooo! pokoknya gitu dehh 🤣
🎀𝔸ᥣᥙᥒᥲ🎀
Mungkin Shayana masih hidup dana nama aslinya Jaselyn. Bisa jadi aluna melanggar keiinginan Mama sarah karena pada akhirnya putri kandungnya sdh kembali
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
menangis pun tidak akan kelihatan, karena air mata mu menyatu dengan air yang membasahi wajahmu. jadi yaa percuma menangis, selama ini kamu sudah terbiasa hidup dengan segala aturan yang ada. kalaupun sekarang kamu harus tunduk dan patuh sama davion yaaa enggak ada salahnya, emang dia suami kamu. tapi jika di rasa, semua yang kamu lakukan tidak di hargai dan davion tidak ada perubahan, kamu berhak untuk Pergi alunaa. pergi sejauh mungkin dan andai kamu hamill, bawa anakmu bersama kamu.
Dewi kunti
terbalik mungkin
🎀𝔸ᥣᥙᥒᥲ🎀
Jangan salah Dav Luna kaya gini lumayan cukup lama belajarnya, dari umur sembilan tahun.
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
Bilang saja kamu sudah kecanduan sama rasanya davion. makanya kamu memanfaatkan kediaman aluna dan sikap nurutt aluna, untuk melayani kamu.
Lela Angraini
blm waktunya aluna berontak dav,,ada saatny nanti aluna berontak. tunggu saja gebrakannya,,dan saat dia minta cerai baru luu kelabakan nyari aluna krn luu nmdah cinta sama dia . uuuhh tak tunggu saat" itu davioooooonnnn
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
hilihhh embelgedes...nanti kamu pas lagi pinginnn2nya di tolak malah mencak2 🤣 kamu mau Gaya Sapii liarr kah Davion 🤣 sono mainn sama Sapiii liarr, biar kamu merasakan Gaya di srudukk 🤣 lagian aluna masih pemula, dia masih cupuu, seharusnya kamu ajarinn dong! bilang apa maumu, Bilang aluna harus bagaimana, pakai gaya apa? jangan cuma marah2 dan nyalahin aluna. sebagai suami seharusnya kamu lebih sabarr, ngajarin pasangan kamu 😂
Anjellita
makin kesal kamu sama sikap aluna,makin dalam penyesalanmu nanyi dav
⏤͟͟͞͞RL𝖎𝖓𝖆 𝕯𝖆𝖓𝖎𝖊𝖑🧢
suatu hari nanti aluna akan minta cerai dav tennag aja siap2 aja nanti kmu jdi gila🤣🤣🤣
RiriChiew🌺
ngeyell banget ini si davion , kepala batuu apa kepala baja sihh kerass banget 🤦 pdhal semua hal apapun pasti ada alesan nya dan dia cuma merasa muak tnpa usaha cari tau . ah sudahlah 😌
Dcy Sukma
Nanti klo Aluna pergi,baru nangis2..
Pengen nimpuk kepala Davion deh😡
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
Aluna keturunan putri solo yaaa, kok hatinya selembut sutra. kalau aluna keturunan Sumalaa, pasti sudah mencak2 macam Barongsaii 🤣 sepertinya kamu salah pilih circle aluna, sini kamu masuk kedalam circle ku 🤣 aku ajjarinn membunuhh tanpa harus menyentuhh 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!