NovelToon NovelToon
Tergila-gila Duda

Tergila-gila Duda

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Duda
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: Vlav

Mary terpaksa pulang kampung setelah cita-citanya untuk menjadi desainer pakaian harus kandas.

Di kampung, ia dijodohkan dengan Jono, calon anggota dewan yang terobsesi pada Mary.

Demi terhindar dari perjodohan yang dilakukan orang tuanya dan pergi dari kampung halamannya, Mary nekat memaksa seorang duda galak dan dingin bernama Roseo untuk menikahinya.

Sandiwara tergila-gila duda itu akankah berhasil atau justru membuatnya tergila-gila duda?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vlav, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

020

Luke Abram.

Pria tampan itu langsung menyita perhatian Mary ketika Mary masih bekerja sebagai staff di rumah mode sebelum L’Mode.

Saat itu Mary sering bertemu dengan Luke karena terlibat proyek bersama.

Luke yang dikenal sebagai pria flamboyan yang kerap berganti kekasih, merasa tertantang saat harus menaklukan hati Mary.

Mary memang seorang gadis yang ceria, dan ramah kepada semua pria. Namun wanita itu sangat berhati-hati yang mana akhirnya membuat Luke terkesan.

Pada akhirnya mereka pun berkencan, Luke pikir, jika sudah menjadikan Mary sebagai kekasihnya, wanita itu akan tunduk dan patuh terhadapnya.

Namun Luke salah, Mary bukanlah wanita yang bisa ditaklukan hanya dengan hadiah mewah, segala bentuk perhatian, ucapan hangat, ataupun janji manis seperti kebanyakan wanita lain.

Wanita berkarakter seperti itulah yang membuat Luke betah menjalani hubungan jangka panjang dengan seorang wanita.

Hingga akhirnya hubungannya dengan Mary  harus kandas lantaran Luke akan dijodohkan dengan wanita lain.

Awalnya Mary tidak ingin putus dari Luke karena bagi Mary, Luke adalah satu-satunya pria yang ia cintai selama tujuh tahun kebersamaan mereka yang dilakukan secara diam-diam demi menjaga privasi masing-masing.

Namun, mau dikatakan apalagi, mereka harus berpisah karena Mary sadar dengan posisinya yang memiliki kasta yang berbeda dari Luke.

Pada akhirnya, Mary hanya bisa duduk terdiam cukup lama di taman kota usai berpisah dari para juniornya di L’Mode.

Mary merasa dunianya benar-benar dihancurkan oleh Madelin. Wanita jahat itu mengambil semua yang dimiliki oleh Mary.

Madelin adalah seorang designer  muda, berkarya dan bertalenta, yang telah banyak mendapat pengakuan berkat dukungan dan koneksi yang dimilikinya.

Mary mendapatkan tawaran bekerja bersama Madelin karena gaji yang jauh lebih besar dan posisi yang membuat Mary bergabung bersama Madelin.

Namun siapa sangka ternyata buah dari kepercayaan Mary terhadap Madelin berakhir pada pengkhianatan wanita itu.

Tanpa sadar air mengalir membasahi pelupuk mata Mary saat melihat laman sosial media Madelin yang mengunggah foto pertunangan wanita itu dengan mantan kekasih Mary.

Apakah Luke sungguh tidak tahu siapa yang akan menikah dengannya?

Atau apakah Luke sengaja tidak memberitahu pada Mary siapa calon istri pria itu karena Luke tahu, Mary pasti akan sangat sakit hati seperti ini?

Semua pertanyaan-pertanyaan itu berkecamuk dalam benak Mary.

Mary bahkan sudah menyusun banyak rencana besar agar bisa kembali bangkit dari keterpurukannya setelah karirnya yang gagal dan hubungan cintanya yang kandas.

Bagaimana caranya agar ia bisa bangkit dan melanjutkan kembali rencananya?

Tidak ada yang bisa membantu menopang beban kehidupan Mary. Tidak ada bahu yang bisa menjadi sandaran Mary. Tidak ada tempat bagi Mary untuk bergantung.

Hanya ada Mary seorang diri yang harus melawan kerasnya arus kehidupan.

Mary benar-benar merasa terpuruk, sendirian dan dengan air mata yang terus mengalir deras.

"Mawary! Mawary!”

Mary tertegun saat mendengar seseorang memanggilnya.

Mary menatap dengan pandangan kabur yang dipenuhi air mata, sosok Roseo berlari menghampirinya.

Pria itu terengah-engah dengan peluh yang membuat kaus oblong berwarna tanah yang dikenakan pria itu mampu untuk diperas.

Rambut gondrong awut-awutan pria itu pun jadi terlihat lepek karena keringat.

"Ro-Roseo," Mary tergagap.

Kemarahan terlihat jelas di wajah pria itu.

Roseo begitu kesal karena Mary tidak menjawab teleponnya, meski pria itu sudah mencoba menghubungi puluhan kali.

Terlebih saat wanita itu tidak muncul di tempat mereka akan bertemu lagi setelah urusan mereka selesai.

Roseo yang sudah menunggu selama satu jam akhirnya kehilangan ketenangannya.

Di kota yang cukup besar ini, ia pun bingung harus kemana mencari Mary karena Mary tidak memberitahunya.

Roseo benar-benar sempat berpikir bahwa Mary mungkin sudah kabur diam-diam, mumpung sudah berada di kota yang mana akses menuju ke kota besar sudah lebih mudah.

Roseo akhirnya mendatangi kantor polisi untuk melaporkan kejadian tersebut guna mendapatkan bantuan.

Berkat bantuan dari kamera pengawas yang ada di kota, Roseo akhirnya berhasil menemukan Mary yang duduk di salah satu taman kota.

Awalnya, Roseo ingin memarahi Mary karena wanita itu tidak bisa dihubungi dan membuatnya harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Namun begitu melihat Mary yang menangis tersedu-sedu seketika membuat Roseo mengurungkan keinginannya untuk marah.

Roseo duduk di samping Mary lalu bertanya dengan hati-hati.

“Mengapa kau menangis?” Tanya Roseo. “Apa kau menangis karena tersesat?” 

Mary menyeka air mata yang membanjiri pelupuk matanya.

“Tidak!" Jawab Mary.

"Lantas, mengapa kau menangis tersedu-sedu begitu? Apa kau dicopet? Dijambret?" Tanya Roseo.

"Tidak, aku hanya lapar,” jawab Mary berbohong.

Roseo memutar bola matanya.

Rasanya ia ingin memaki wanita yang sudah membuatnya ketar-ketir dan berpikiran berlebihan.

Wanita itu menangis karena lapar, sementara ia merasa hampir pingsan karena berlari sambil mencemaskannya.

“Kalau kau lapar, harusnya kau makan, bukannya malah menangis. Memangnya kau pikir kau itu bayi,” tukas Roseo dengan nada mengejek.

Mary melemparkan tatapan kesal pada Roseo yang bukannya menghiburnya, pria itu justru mengejeknya.

“Hmm, kau benar. Karena aku ini memang baby girl!” Mary membalas ejekan pria itu dengan bertingkah sok imut.

Mary merasa mual harus bertingkah sok imut di depan Roseo.

Roseo terperangah melihat tingkah Mary yang sok imut saat menunjuk kedua pipinya dengan kedua telunjuknya.

Rasanya ia ingin marah, namun melihat betapa imut dan manjanya sikap Mary, membuatnya mengurungkan kemarahannya.

Bagaimana jika Mary benar-benar marah dan akhirnya kabur dan tak mau pulang kampung?

“Baiklah, jadi baby girl mau makan apa?” Tanya Roseo.

Mary langsung menepuk lengan Roseo dengan kesal karena pria itu lagi-lagi mengejeknya.

“Berhenti mengejekku! Aku tidak sedang dalam mood yang baik untuk bercanda,” sungut Mary.

“Aku tidak mengajakmu bercanda. Aku mengajakmu untuk makan,” kata Roseo.

"Oh begitu," sahut Mary.

"Jadi, kau mau makan apa?" Tanya Roseo.

"Hmm, apa ya?" Mary berpikir.

"Jangan bilang terserah dan sembarang karena menu seperti itu tidak dijual di warung makan," sahut Roseo dengan nada ketus.

"Warung makan?! Oh ya ampun Roseo! Kau pikir kita sekarang berada di kampung?! Aku tidak level ya, makan di warung makan! Sungguh kampungan!" Protes Mary.

Roseo mendelik gusar.

"Hei, kau itu juga berasal dari kampung. Jadi lebih baik jangan berlagak!" Tukas Roseo.

"Haha!" Mary tertawa sinis. "Roseo, aku memang berasal dari kampung, tapi aku tidak kampungan sepertimu!" Sahut Mary.

Lagi-lagi, Roseo hanya bisa mengalah, percuma saja berdebat dengan Mary.

Yang pasti, saat ini ia sudah merasa lega karena sudah menemukan Mary.

Itu sudah lebih dari cukup.

***

Hai pembaca setia..

Terima kasih sudah membaca sampai bab ini..

Nantikan bab selanjutnya ya..

Salam hangat

1
Lucynta Guo
tak ada bujang, duda di sayang 🤣
SanKy
Beneran ga niat jastip ini
Mely L
jono asal klaim aja
VLav: namanya juga jono ka 😄
total 1 replies
La La
babi 🤣 haram
Milan Oh
tinggalin jejak 👍
oppa super
ciee dijemput
Syahdar Gazali
awalnya menarik 👍
Syahrin Arizki
ditolongin itu ya ucapkan terima kasih, kok malah shamming
Nancy Avika
estetika keindahan 👍
Lucynta Guo
plis yg paling butuh validasi minggir
Nancy Avika
kapoo poll 🤣
nay
wahh jadi ibu dewan ya
Sha Sha
kucing lapar🤭
Sha Sha
Jono, tunggu janda yaa
Lavia
hihh jono
Nancy Avika
hayoloohh gentong air kumuh
Dedew
Minta tolong kek ngajak gelut
Tinsley Carmichael
Lanjut thor
Tinsley Carmichael
Mmpz
Tinsley Carmichael
Salah bgt km gendis strateginya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!