NovelToon NovelToon
Diagnosis: Ghost!

Diagnosis: Ghost!

Status: sedang berlangsung
Genre:Dokter / Misteri / Mata Batin / Tunangan Sejak Bayi
Popularitas:5.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

"Salah klik jurusan saat kuliah adalah bencana, tapi bangun dari koma dan bisa melihat hantu adalah petaka!"
Arini, dokter forensik yang aslinya clumsy dan penakut, harus menerima kenyataan pahit: ia terbangun dari koma dengan "bonus" mata batin terbuka. Kini, ruang otopsinya jadi ramai! Ia harus membedah mayat sambil mendengarkan curhat para arwah yang menuntut keadilan (dan permintaan konyol lainnya).
Untungnya, ada Mika—hantu gadis Tionghoa yang centil dan bar-bar—yang setia membantu Arini mengungkap fakta medis lewat "jalur gaib".
Masalahnya satu: Tunangan Arini, Baskara, adalah Jaksa kaku yang skeptis dan hanya percaya logika. Baskara memang bucin parah, tapi bagaimana jadinya jika sang Jaksa tahu bahwa bukti-bukti kemenangan kasusnya berasal dari bisikan makhluk halus?
Di tengah konspirasi maut yang mengancam nyawa, Arini harus memilih: Tetap waras di antara para hantu, atau terjebak dalam pelukan posesif sang Jaksa yang benci takhayul?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 19: Strategi di Balik Selimut

Malam telah jatuh sepenuhnya di atas Jakarta. Di dalam rumah besar keluarga Adhitama yang kini terasa lebih luas karena absennya sang kepala keluarga, hanya terdengar suara detak jam dinding di ruang kerja pribadi Baskara. Baskara tidak membiarkan Arini jauh dari jangkauan pandangannya; ia memindahkan semua berkas sidangnya ke kamar utama agar Arini bisa beristirahat di dekatnya.

Arini duduk bersila di atas tempat tidur, mengenakan piyama sutra berwarna putih yang tampak kontras dengan tumpukan map berwarna merah di depannya.

"Bas, apa tidak terlalu berisiko jika kita hanya mengandalkan bukti digital itu?" tanya Arini sambil menatap Baskara yang sedang berdiri di depan papan tulis kaca, menuliskan skema konspirasi Siska dan ayahnya.

Baskara berhenti menulis, ia berbalik dan menatap istrinya. "Hukum butuh rantai pembuktian yang tidak terputus, Arini. Bukti digital itu kuat, tapi Siska akan mencoba mematahkan hubungannya dengan kematian Pak Darmawan. Dia akan bilang itu hanya 'hobi' ayahku yang tidak ada sangkut pautnya dengan pembunuhan."

"Tapi kita punya bukti racun digitalis dari otopsi itu, kan?" Arini mengingatkan.

Baskara berjalan mendekat, lalu duduk di tepi tempat tidur, tepat di hadapan Arini. Ia mengambil satu map dari tangan istrinya dan meletakkannya kembali ke kasur. "Itu benar. Tapi aku butuh pengakuan langsung. Besok, aku akan memanggil saksi ahli tambahan untuk memperkuat bahwa racun itu bukan berasal dari konsumsi medis biasa."

Mika tiba-tiba muncul di samping lampu tidur, ia sedang asyik memutar-mutar botol parfum Arini. "Rin, kasih tahu Mas Jaksa. Siska itu punya buku catatan kecil warna biru di brankas rumahnya. Isinya semua jadwal dia transfer uang ke Mbah Suro. Aku sempat lihat waktu aku 'jalan-jalan' gaib tadi sore."

Arini tersentak. "Bas! Mika bilang Siska punya buku catatan biru di brankasnya. Isinya riwayat transaksi dengan Mbah Suro."

Baskara menyipitkan mata, otak jaksanya langsung bekerja dengan kecepatan penuh. "Buku catatan biru? Jika itu benar, itu adalah smoking gun—bukti pamungkas yang tidak bisa dibantah."

Baskara segera meraih ponselnya, mengetik pesan singkat untuk tim penyidiknya. "Lakukan penggeledahan ulang di kediaman Siska. Cari brankas rahasia, fokus pada buku catatan berwarna biru."

Setelah meletakkan ponselnya, Baskara kembali menatap Arini. Tatapannya melembut, kehilangan sisi tajam seorang jaksa. Ia merangkak naik ke tempat tidur dan menarik Arini ke dalam pelukannya, menyandarkan punggungnya pada kepala ranjang.

"Sudah cukup untuk malam ini," bisik Baskara sambil mencium puncak kepala Arini. "Pikiranmu butuh istirahat. Aku tidak mau kamu terlalu stres memikirkan Siska."

"Bagaimana aku bisa tenang, Bas? Sari masih sering muncul di mimpiku," Arini membalas pelukan Baskara, melingkarkan lengannya di pinggang suaminya yang kokoh. "Dia tidak marah, tapi dia seolah-olah menunggu sesuatu."

Baskara menghela napas, tangannya mengusap punggung Arini dengan gerakan ritmis yang menenangkan. "Dia menunggu keadilan, Arini. Dan besok, aku akan memberikannya. Untuknya, untukmu, dan untuk semua orang yang sudah disakiti oleh ayahku."

"Bas..." Arini mendongak, menatap mata hitam Baskara yang pekat. "Kamu tidak merasa... sedih? Dia tetap ayahmu."

Baskara terdiam sejenak. Ada gurat kepedihan yang melintas cepat di matanya sebelum kembali menghilang. "Aku sedih karena pria yang kukagumi ternyata tidak pernah ada. Yang ada hanyalah monster yang memakai wajahnya. Jadi, menghukumnya adalah satu-satunya cara bagiku untuk menghormati memori ibuku."

Momen itu menjadi sunyi dan intim. Baskara menunduk, mencium bibir Arini dengan sangat lembut, sebuah ciuman yang penuh dengan janji dan perlindungan. Di tengah peperangan hukum dan teror gaib, kamar ini menjadi satu-satunya tempat di mana mereka bisa menjadi manusia biasa—hanya seorang suami yang mencintai istrinya.

"Tidurlah," bisik Baskara di sela ciumannya. "Besok akan menjadi hari yang panjang, dan aku butuh dokter forensik terhebatku dalam kondisi prima."

Arini tersenyum, hatinya terasa penuh. "Iya, Pak Jaksa Posesif."

Mika yang melihat momen itu dari sudut ruangan hanya bisa menguap lebar. "Duh, jadi hantu jomblo emang berat ya, daripada sedih karena ga punya bebeb mending aku masuk botol parfum aja deh, wangi melati lebih enak daripada bau cinta."

1
Zee
ternyata orang bertato doyan makan seblak juga/Facepalm/
Cerry Beta
di tunggu lanjutannya 🤩
Ariska Kamisa: oke siap, terimakasih banyak kak... 🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
Heni Mulyani
lanjut😍
Ariska Kamisa: oke deh /Good//Good//Good//Good//Good/
total 1 replies
Heni Mulyani
lanjut
Neneng
seruuu..
lanjut thorr
Ariska Kamisa: gaskeun....
total 1 replies
Ariska Kamisa
mikacu... ♥️♥️♥️♥️
umie chaby_ba
min.. aku ga sabar mau tahu lanjutannya
umie chaby_ba
mika lu polos banget sumpah... ga bisa apa kamu cari tahu masalalu mu? atau jangan-jangan hantu juga bisa lupa ingatan???
Ariska Kamisa: mungkin saja... mika kejedot dialam hantu🤣🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
mika??? waduh jangan-jangan ada sangkut pautnya nih.. kenapa mika ngintil mulu🫣
Ariska Kamisa: tenang kal nanti terungkap kok,
jangan lupa ikuti yaaa
total 1 replies
umie chaby_ba
ikut merinding sih aku... 🫣
Ariska Kamisa: /Shhh//Shhh//Shhh//Shhh//Shhh/
total 1 replies
umie chaby_ba
tuh kan.... 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
lagian botol parfum taro diluar dulu deh rin kalo mau bikin anak. hantu lu resek🤭🤣🤣🤣
Ariska Kamisa: eehh.. nanti di curi orang 🤭🤭🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
waduh... mika denger ga yaaa🤭
umie chaby_ba
mika bisa ga lu diem .. dia lagi bulan madu woyy
Ariska Kamisa: maafkan mika ya kak🙏🙏🙏
total 1 replies
umie chaby_ba
pen banget diakui 🤣🤣🤣🤣
Ariska Kamisa: begitulah mika🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
hantu apaan lu banyak mau🤣🤣🤣🤣
Ariska Kamisa: hantu pick me🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
seblaknya keluar lagi nih🤣🤣🤣🤣
Ariska Kamisa: aduh.. ketahuan 🤭🤭🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
🤣🤣🤣🤣🤣
umie chaby_ba
mika .. 🤣🤣🤣🤣
umie chaby_ba
pesen apa nih? 🫣
Ariska Kamisa: pesan siomay🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
👍👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!