NovelToon NovelToon
FROM FAT WIFE TO APOCALYPSE QUEEN

FROM FAT WIFE TO APOCALYPSE QUEEN

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Hari Kiamat / Fantasi
Popularitas:9.5k
Nilai: 5
Nama Author: blumoon

Di tahun 2030, hujan darah mengubah dunia menjadi neraka penuh monster.
Yara mati tragis… namun terbangun kembali lima bulan sebelum kiamat di tubuh seorang wanita gemuk bernama Elara Quizel, istri presedir yang tak dicintai.
Dengan bantuan Sistem NOX, ia diberi kesempatan kedua untuk mengubah takdirnya.
Dari wanita yang diremehkan, Elara perlahan bangkit menjadi sosok yang dingin dan tak tersentuh.
Kali ini, ia tak hanya ingin bertahan hidup tetapi menguasai dunia yang akan hancur.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon blumoon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19 : bingung mau bikin judul apa

Malam terakhir sebelum fajar yang dijanjikan tiba dengan kesunyian yang mencekam. Di koridor Mansion Quizel yang remang-remang, Lora melangkah dengan sangat hati-hati, memastikan setiap pijakannya tidak menimbulkan bunyi pada lantai marmer. Ia mengira semua orang sudah terlelap, termasuk Elara yang ia anggap terlalu sombong untuk tetap waspada.

Lora menyelinap menuju ruang panel kontrol listrik yang terletak di dekat gudang belakang. Di tangannya, ia menggenggam sebuah alat peretas kecil yang ia curi dari saku Arkan beberapa hari lalu atau begitulah pikirnya. Padahal, Arkan sengaja membiarkan alat "cacat" itu dicuri untuk memancing Lora ke tempat yang diinginkan.

"Sedikit lagi... jika pagar listrik ini mati, pasukan Ayah bisa masuk tanpa hambatan," gumam Lora dengan mata berkilat penuh ambisi. Ia membayangkan wajah Jenderal Rian yang akhirnya akan memeluknya dan memanggilnya 'anakku' di depan semua prajurit.

Ia memasukkan kode yang telah ia pelajari secara sembunyi-sembunyi. Saat layar panel menunjukkan status 'SYSTEM DEACTIVATING', senyum kemenangan merekah di bibir Lora. Ia segera mengirimkan sinyal terakhir melalui satelit: Pagar lumpuh. Masuk sekarang.

Pukul 05.00 pagi. Langit masih berwarna abu-abu keunguan ketika deru mesin kendaraan berat militer mulai terdengar dari kejauhan. Tiga truk lapis baja dan satu tank ringan berhenti tepat di depan gerbang utama Mansion Quizel.

Lora berdiri di balik jendela lantai satu, jantungnya berdegup kencang melihat pasukan berseragam lengkap turun dari truk. Di barisan paling depan, seorang pria paruh baya dengan tanda bintang di bahunya turun dengan gagah. Itu adalah Jenderal Rian.

"Akhirnya..." bisik Lora. Ia berlari keluar menuju halaman, mengabaikan protokol keamanan, yakin bahwa pagar sudah mati. "Ayah! Ayah, aku di sini! Aku sudah membuka jalannya untukmu!"

Namun, langkah Lora terhenti mendadak ketika ia melihat Elara, Leonard, dan seluruh tim inti sudah berdiri tenang di balkon lantai dua, seolah-olah mereka sedang menunggu tamu untuk pesta minum teh, bukan serangan militer.

"Selamat pagi, Jenderal Rian. Anda datang lebih cepat dari perkiraan saya," suara Elara menggema melalui pengeras suara, tenang namun penuh intimidasi.

Jenderal Rian menengadah, matanya menyipit menatap Elara. Ia kemudian melirik Lora yang berdiri bingung di tengah halaman. "Kerja bagus, Lora. Sekarang masuklah ke dalam truk, biar prajuritku yang mengurus sisanya."

Lora tersenyum lebar, merasa di atas angin. Ia menoleh ke arah Elara dengan tatapan mengejek. "Lihat, Elara! Kamu pikir kamu bisa memerintah selamanya? Hari ini, tempat ini milik militer, dan kamu hanya akan menjadi tahanan!"

Elara hanya memiringkan kepalanya, lalu melirik ke arah Arkan yang berdiri di sampingnya dengan tablet di tangan. "Arkan, apakah tikus-tikusnya sudah masuk ke dalam perangkap?"

"Semua unit militer sudah berada dalam radius zona eliminasi, Nona," jawab Arkan dengan nada datar.

Elara menatap Lora dengan tatapan kasihan. "Lora, kamu sungguh berpikir kamu berhasil mematikan sistemku? Kamu menggunakan alat peretas yang dibuat oleh Arkan, di bawah pengawasan sistemku. Pagar itu... tidak pernah mati."

Mata Lora membelalak. Ia berbalik dan melihat ke arah pagar, lalu mencoba menyentuhnya dengan sebatang kayu. BZZZZTTT! Kayu itu hangus seketika.

"Apa?! Tapi tadi panelnya..."

"Itu hanya simulasi, Sayang," potong Elara dingin. "Dan Jenderal Rian, terima kasih sudah membawakan begitu banyak persenjataan berat dan prajurit terlatih ke depan pintu rumahku. Aku sedang kekurangan tenaga kasar untuk memperluas wilayah."

Jenderal Rian geram. "Berani sekali kau! Serang! Hancurkan gerbangnya!"

Namun, sebelum para prajurit sempat menarik pelatuk, Elara mengaktifkan kemampuan barunya.

"STEALTH PHANTOM: AREA COVER!"

Tiba-tiba, seluruh tubuh Elara, Leonard, dan tim inti menghilang dari pandangan mata di balkon. Di saat yang sama, Bara mengaktifkan kemampuannya. Tanah di bawah truk-truk militer itu tiba-tiba melunak seperti rawa, membuat kendaraan tempur mereka amblas hingga setengah roda.

"Apa yang terjadi?! Di mana mereka?!" teriak Jenderal Rian panik.

DOR! DOR! DOR!

Tembakan presisi dari Herra yang tak terlihat mulai menjatuhkan para penembak jitu militer satu per satu. Tobi, dengan kecepatan bayangannya, muncul di antara barisan prajurit, melucuti senjata mereka sebelum mereka sempat menyadarinya.

Lora berdiri membeku di tengah halaman, dikelilingi oleh kekacauan yang tak terlihat. Ia mencoba menciptakan api dari tangannya, namun tiba-tiba ia merasakan sebuah benda dingin menempel di lehernya.

"Satu gerakan saja, dan kepalamu akan terpisah dari tubuhmu," bisik suara Leonard tepat di telinganya. Leonard muncul dari mode tak terlihat, wajahnya sangat dekat namun tatapannya penuh kebencian.

"Ayah! Tolong aku!" teriak Lora pada Jenderal Rian.

Jenderal Rian menatap putrinya, lalu menatap pasukannya yang mulai dibantai oleh kekuatan yang tidak masuk akal. Tanpa ragu, sang Jenderal justru memerintahkan supirnya, "Mundur! Tinggalkan dia! Ini jebakan!"

Lora terpaku. Ia melihat truk ayahnya mencoba berbalik arah, meninggalkannya sendirian di tengah medan perang. "Ayah? AYAH!! AKU ANAKMU!!"

Truk itu terus melaju, namun Elara muncul di depan truk tersebut secara tiba-tiba, berdiri tegak dengan busur panah di tangannya.

"Tidak ada yang boleh pergi dari sini tanpa seizinku," ujar Elara. Ia melepaskan satu anak panah yang telah dimodifikasi dengan kristal energi.

BOOOMM!!

Mesin truk sang Jenderal meledak hebat, membuat kendaraan itu terguling. Leonard menyeret Lora ke depan Elara, melemparkannya ke atas aspal yang dingin.

Elara berjalan mendekati Lora, menunduk dan mencengkeram dagu wanita itu dengan kasar. "Lihat, Lora. Itulah pengakuan yang kamu cari. Ayahmu bahkan tidak menoleh saat kamu akan mati. Kamu mengkhianati orang-orang yang memberimu makan demi pria yang menganggapmu sampah."

Lora menangis tersedu-sedu, seluruh dunianya hancur. "Maaf... tolong... Elara, maafkan aku..."

"Maaf tidak ada dalam kamusku untuk pengkhianat," Elara berdiri dan menatap Jenderal Rian yang merangkak keluar dari puing truk. "Leonard, bawa Jenderal itu ke ruang interogasi. Aku ingin semua kode akses militernya. Sedangkan Lora..."

Elara menoleh ke arah Pak Jaka yang baru saja muncul dari pintu samping. "Pak Jaka, kebun bawah tanah kita butuh pupuk tambahan yang mengandung energi spesial tipe api, bukan?"

Pak Jaka tersenyum lebar, sebuah senyum yang membuat bulu kuduk Lora berdiri. "Tentu, Nona. Nutrisi dari pengguna kemampuan akan membuat tanaman kita tumbuh luar biasa."

"BAWA DIA," perintah Elara dingin.

Jeritan Lora Arian menggema saat ia diseret menuju ruang bawah tanah, menyadari bahwa ambisinya telah membawanya pada takdir yang lebih buruk daripada kematian di tangan zombi. Ia mendapatkan "pengakuan", bukan sebagai putri seorang Jenderal, melainkan sebagai tumbal pertama yang memperkuat fondasi kekaisaran Elara Quizel.

[Misi: 'Eliminasi Pengkhianat & Akuisisi Militer' SELESAI!]

[Hadiah: Pangkat 'Ratu Kiamat'—Loyalitas pengikut tidak akan pernah bisa turun kembali.]

Bersambung....🧟‍♀️🧟‍♀️🧟‍♀️

1
Cimol krispy
astaga, kebayang banget gimana chaos nya keadaan diluar mansion.
Filan
tambah OP aja kelompok Elara.
Cuma satu yang dipertanyakan. Apakah Elara memikirkan solusi? Atau hanya mengikuti misi dari sistem dan bertahan hidup?
Harusnya Elara memikirkan solusi untuk mengembalikan keadaan. Misalnya dengan mencari sebab dulu, baru menemukan solusi (walau masih belum pasti) dan menjadikan solusi itu tujuan cerita. Kita jadi tahu akan dibawa ke mana cerita ini pada akhirnya. Kedamaian hakiki walau ga bisa mengembalikan dunia secara utuh. atau mereka bisa mereset semuanya? Tapi kalau reset, Elara waktu rebirth pun ga ada niatan menghentikan terjadinya chaos. hanya sibuk menyiapkan 'payung'.

dan ke mana manusia-manusia pengkhianat itu? Kenapa Elara tidak pernah mencari mereka untuk balas dendam?
༺⬙⃟⛅MULIANA ѕ⍣⃝✰
dan sekarang, kamu bisa membalas semua dendammu elara
༺⬙⃟⛅MULIANA ѕ⍣⃝✰
kira-kira mereka menyelamatkan manusia-manusia lain gak ya? takut kalo mereka salah orang
Mega Siregar
nanti kalo udah langsing dan seksi, jangan mau ama suami macam dia 😤
Three Flowers
bonusnya makin besaar🥳
Three Flowers
habisnya dulu kamu sama sekali nggak peduli padanya, Leo
Three Flowers
jadi di sini sudah jelas Leo nggak menginginkan kamu lg, Rachel
Three Flowers
sekarang Elara yang pegang kendali, menjadi penasehat utama perusahaan Leonard
-Thiea-
Gak susah membujuk mereka, karena elara udah tahu apa yg diinginkan mereka.
-Thiea-
Masa sih, bukannya dulu kamu kayak jijik lihat dia gendut.
Mingyu gf😘
sekarang leonard bner bner bucin ya🤭
🍾⃝ʙͩᴜᷞʟͧᴀᷠɴͣ sᴇᴘᴀʀᴜʜ
Ela semangat yok bisa berubah yok. ntar kalo udh proporsional bakal byk cowok ngantri pgn jd bucinmu
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
mampir kak
Mega Siregar
penasaran, jika jiwanya telah berpindah ke tubuh orang lain, tubuh yara mana ya??
Xlyzy: musnah kah entitas Yara di musnahkan hanya jiwa nya yang di selamatkan sama sistem
total 1 replies
PrettyDuck
setelah ini kalian akan jadi power couple yang melawan akhir zaman /Angry/
PrettyDuck
emang dasar gak pernah puas
PrettyDuck
apa gak makin klepek2 leo ☺️
Three Flowers
baguslah kalo kamu menyadari bahwa apa yang diomongin Elara selalu benar
Three Flowers
padahal Rachel sendiri yang berulah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!