Ziora Narendra atau kerap dipanggil zior terpaksa menikah dengan anak orang yang bersedia membantunya untuk melunasi hutang kedua orang tuanya walau berat tapi zior berusaha ikhlas menerimanya.
dan bagaimana jadinya ternyata orang yang akan menikah dengannya adalah Jendra elvrando orang yang sudah mengejarnya selama 2 tahun ini.
daripada penasaran mending langsung baca aja
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon choara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kapan jadinya?
1 bulan berlalu setelah acara keluarga di rumah kak tania dan tepat hari ini juga pernikahan Jendra dan zior menginjak usia pernikahan 4 bulan dan karena hari ini awal libur semester zior memanfaatkan hal itu untuk maraton Drakor
Sedangkan Jendra dia sedang keluar mencari sarapan karena zior gak masak karena bahan makanan habis dan dia belum belanja bulanan
"gila jahat banget abangnya masak adeknya sendiri di bunuh sih ini juga emaknya pilih kasih banget"ucap zior mengomentari Drakor yang ia tonton
"sayang ayo makan dulu"teriak Jendra
"iya bentar"ucap zior
"beli apa Lo"
"bubur ayam sama usus terus aku juga beli nasi uduk sama cireng Sempol"ucap Jendra sambil menyusun semua makanan itu dipiring
"buset banyak banget emang habis"ucap zior
"habis tenang aja oh ya nanti jadi yang belanja bulanan"ucap Jendra
"jadi lah kulkas udah kosong gak ada isinya sama sekalian beli sabun² juga semuanya habis"
"yang kamu tau tadi pas aku antri beli bubur ada ibu² hamil lucu tau perutnya gede mana jalannya kaya pinguin gitu"ucap Jendra sambil bercerita tentang hal yang ia dia liat tadi
"terus"ucap zior sambil asik mendengarkan cerita Jendra
"diperut kamu udah ada adek bayinya belum"ucap Jendra polos
"uhuk ha"kaget zior
"eh minum dulu yang "dengan cepat Jendra menyerahkan gelas air putih ke istrinya
"disini udah ada dedeknya belum kan kita bikinnya udah lama "ucap Jendra sambil menyentuh perut zior
pipi zior langsung merah saat mengingat kejadian 3 Minggu lalu saat dia dan Jendra melakukan itu karena gak sengaja makan coklat hush
"belum udah habisin jajannya terus mandi keburu siang pasarnya keburu rame"ucap zior mengalihkan pembicaraan
"gak mau ke supermarket aja yang"ucap Jendra
"gak mahal lebih baik ke pasar aja lebih murah "ucap zior
"yaudah deh aku nurut aja "ucap jendra
Dipasar Jendra terus mengekori zior sambil memegang baju zior dari belakang takut ilang dia tu
"kita beli ayam sama udang dulu ya"ucap zior
"ok sama beli cumi juga ya yang "
"iya "
"Bu ayamnya 3 kg,sama udang 2 kg terus cuminya 2 kg ya"
"siap neng bentar ya"
"anjir cowo ganteng kaya gw dipanggil neng katarak kali mata ibu ini"batin zior
"berapa Bu?"zior
"totalnya jadi 403.000"
"mahal banget biasanya gak segini 350 aja ya"ucap zior menawar
"belum bisa kalau segitu ma tambahin lah"ucap penjual.
"yaudah 380.000 aja kalau gak boleh saya cari ke yang lain aja"zior
"yaudah boleh deh 380.000 aja"
"ini uangnya kembali 20 ya"
"gila ilmu tawar menawar bini gw boleh juga"batin Jendra
"kita beli bumbu dapur dulu ya"ucap zior
"ok yang "
Setelah 2 jam berkeliling akhirnya mereka memutuskan untuk singgah ke warung mie ayam yang berada di dalam pasar itu
"mukanya biasa aja kali "
"kamu yakin ini higienis yang"ucap Jendra
"yakin udah cobain aja enak kok"ucap zior santai
dengan ragu Jendra mulai menyicipi mie ayam itu
"hmm ok lumayan yang mau nambah bakso sama pangsit nya dong"
"bentar gw pesenin dulu pak nambah bakso urat 1 sama pangsit ya"
"siap neng"
"sial dari tadi kenapa pada panggil gw neng sih gak tau apa kalau gw cowo "gerutu zior Jendra yang mendengar itu terkekeh
"salah siapa punya muka cantik banget gini bikin orang salah paham aja "ucap Jendra tersenyum
"salahin bunda sama ayah lah orang mereka yang bikin gw "ucap zior frontal
"uhuk Buset yang vulgar banget tu kata-kata "
"Halah Lo juga suka ngomong gitu"
"iya juga sih "
"yang habis ini langsung pulang atau ada yang mau dibeli lagi"Jendra
"kita ke lapak penjual jajanan pasar dulu pengen beli risol gw"
"ok ada putu ayu gak yang disana"
"ada semuanya ada"
merekapun sampai di lapak penjual jajanan pasar yang cukup lengkap
"wow keliatan enak²"ucap Jendra
"ambil aja apa yang mau Lo beli"ucap zior dirinya juga mulai memilih²
"yang udah"ucap Jendra sambil membawa keranjang berukuran sedang yang sudah disediakan dengan jajanan pasar yang memenuhinya
"anjir buset banyak banget emang habis"ucap zior habis
"habis yang tenang aja"
"anjir gw lupa Lo kan makannya banyak"ucap zior
"Bu ini udah silahkan hitung"
"totalnya 322.000 ya"ucap penjual
"ini uangnya"
"kembali 28.000 terima kasih"
"awas kalau gak lo habisin "ucap zior
"iya"
Sore harinya zior dan Jendra dirumah aja karena diluar sedang hujan walau tidak terlalu deras zior memutuskan untuk menonton 2 bocah kembar dengan Kaka galaknya sedangkan Jendra sedang tiduran dengan berbantal paha zior
Tok
Tok
"adek bayi udah jadi belum ya didalem"ucap Jendra sambil mengetok perut datar zior yang berlapis kaos hitam nya
zior hanya diam melihat tingkah Jendra menurutnya itu hal yang biasa Jendra lakukan sejak 3 Minggu lalu entah mengelus tiba-tiba, mencium bahkan mengobrol dengan perut nya itu walau sudah dilarang Jendra tetap melakukannya
"adek cepet hadir ya Daddy udah nunggu Lo momma kamu juga "bisik Jendra
"Daddy janji kalau kamu cepet hadir nanti Daddy beliin mobil atau kamu mau perusahaan sekalian nanti Daddy kasih asalkan kamu cepet ada ya"ucap Jendra
"gak capek setiap hari kaya gitu"ucap zior
"gak aku kaya gini buat nyemangatin para kecebong aku biar semangat berenang nya biar cepet Sampek gitu"
"aneh "
"lagian Lo kenapa sih ngebet banget punya anak "ucap zior
"pengen aja yang aku itu suka banget sama anak kecil apalagi yang masih bayi imut gitu rasanya pengen aku uyel² cium² terus kan nanti kalau kita punya anak rumah kita jadi rame "ucap Jendra
"setiap hari juga rame sama rengekan sama tangisan Lo "ucap zior
"heheh itu beda yang "
"yang nanti kalau kita punya anak jangan 1 ya"
"kenapa emang 1 aja cukup gak usah banyak²"
"kasian adeknya nanti pasti dia kesepian kaya aku dulu gak enak tau yang gak punya saudara main sendiri semuanya sendiri apalagi dulu pas aku kecil mami sama papi sibuk banget "ucap Jendra mulai menerawang masa kecilnya
"kalau punya saudara kan enak yang aku liat interaksi kamu sama adek² mu sama sepupu² ku yang punya adik atau kakak aku ngerasa seru bisa saling jailin,saling sayang "ucap Jendra
"pokoknya nanti kita harus punya anak yang banyak biar makin rame"ucap Jendra berbinar
"kalau kaya gitu Lo aja yang bunting gw sih ogah"ucap zior
"ya aku mana bisa hamil yang yang punya rahim kan kamu tugas aku itu cuma ngasih benih yang ngandung dan melahirkan ya kamu"ucap Jendra
"aku itu udah ngebayangin tau yang kamu hamil perut kamu jadi bulet lucu terus nanti aku ajak ngobrol bayinya terus dia nendang-nendang ih pasti seru makanya harusnya kita sering² bikin biar cepet jadi"
"nanti kalau udah waktunya juga bakal ada udah sana pegel tau paha gw dari tadi Lo jadiin bantal"
"yang aku udah lama gak mimik cucu kamu boleh ya"ucap Jendra memelas
"gak Lo suka gigit sakit tau kalau mau susu gw bikinin pakek dot aja gimana"ucap zior
"yaudah deh tapi pakai dot beruang yang kemarin aku beli ya"
"iya "
Happy reading guys
#jendra
#zior
#marriagelife
#nikahmuda