NovelToon NovelToon
GAYATRI S2 Mencintainya Hingga Akhir

GAYATRI S2 Mencintainya Hingga Akhir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / CEO
Popularitas:7.2k
Nilai: 5
Nama Author: Hernn Khrnsa

Selama 25 tahun, Rashaka Nareswara setia menjaga cintanya. Ia tetap bertahan, dan berharap pada satu nama yang tak pernah berubah di hatinya. Hingga akhirnya, penantian panjang itu berbuah manis.

Ia berhasil mempersunting wanita yang ia cintai sejak dulu, memulai kehidupan rumah tangga yang tampak sempurna.
Namun, kebahagiaan itu tak pernah benar-benar utuh. Di balik senyum sang istri, tersimpan bayang-bayang masa lalu yang belum selesai. Masalah demi masalah yang perlahan meretakkan kehangatan yang mereka bangun.

Akankah cinta yang bertahan selama seperempat abad itu mampu melawan luka yang belum sembuh?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hernn Khrnsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

GAYATRI S2 — BAB 16

Malam semakin larut saat Gayatri tiba di apartemen Keenan. Lampu di dalam masih menyala, menandakan bahwa putranya itu ada di rumah. Ia berdiri beberapa detik di depan pintu, mencoba menenangkan dirinya. Namun emosi yang sejak tadi ia tahan tetap terasa.

Tangan Gayatri terulur untuk mengetuk pintu. Namun beberapa kali mengetuk, tetap tidak ada jawaban. Gayatri mengetuk lagi, kali ini lebih keras. Beberapa saat kemudian, pintu akhirnya terbuka. Keenan berdiri di sana dengan wajah lelah dan sedikit kusut, seolah baru saja kembali dari luar. Namun begitu melihat siapa yang berdiri di hadapannya, ekspresinya langsung berubah.

“Ibu?” ucapnya, terkejut dengan kehadiran Gayatri.

Gayatri tidak membalas sapaan itu. Ia hanya menatap Keenan dalam diam, tatapan yang dalam dan tajam, seolah menembus segala yang berusaha disembunyikan.

“Kita perlu bicara,” ujar Gayatri pada akhirnya. Nada suaranya terdengar tenang dan dingin.

Keenan terdiam sejenak, lalu tanpa banyak kata membuka pintu lebih lebar. “Masuklah, Bu,” katanya pelan namun gugup. Keenan tahu jelas maksud kedatangan Gayatri le apartemennya pastilah untuk membahas dirinya.

Gayatri melangkah masuk tanpa ragu. Begitu pintu tertutup di belakangnya, keheningan langsung memenuhi ruangan itu. Ia berdiri di tengah ruang tamu, sementara Keenan masih berada beberapa langkah di belakangnya.

“Di mana Shakira?” tanyanya lebih dulu, mengedarkan pandangan ke sekeliling apartemen.

Jari Keenan menunjuk ke arah kamarnya. “Shakira sudah tertidur.”

Beberapa detik berlalu. Gayatri menghela napas berkali-kali sementara Keenan tampak gugup di tempatnya. Suasana terasa menekan, seolah kata-kata yang akan keluar nanti sudah membawa beban yang terlalu berat. Hingga akhirnya, Gayatri memecah keheningan itu.

“Ibu dengar kau ada di hotel semalam,” ucapnya langsung, tanpa basa-basi.

Keenan membeku di tempatnya. Tidak ada jawaban yang keluar dari lisannya, tidak ada bantahan. Dan dari cara ia terdiam seperti itu, Gayatri tidak membutuhkan penjelasan lebih lanjut.

Keenan berdiri kaku di dekat pintu, sementara Gayatri tetap berdiri di tengah ruang tamu dengan tatapan yang tidak bergeser darinya. Tidak ada lagi ruang untuk menghindar ataupun alasan untuk bersembunyi.

“Kau tidak mau menjelaskannya, Keenan?” tanya Gayatri akhirnya, suaranya rendah namun tajam.

Keenan menghela napas panjang, mengusap wajahnya kasar sebelum akhirnya melangkah mendekat. Ia tidak langsung menjawab, seolah sedang menyusun kata-kata yang tepat, atau mungkin mencari alasan yang bisa ia pertahankan.

“Itu tidak seperti yang Ibu pikirkan,” ucapnya pelan.

Gayatri tertawa kecil. Bukan karena lucu, melainkan karena kalimat itu terdengar terlalu klise.

“Kalau begitu jelaskanlah, sedang apa kau berada di sana? Sementara istrimu di rumah, tengah kewalahan karena hamil muda,” balasnya, kini menatap Keenan dengan lebih dalam. “Hal seperti apa yang seharusnya aku dan bibimu pikirkan? Siapa wanita itu?”

Keenan terdiam. Tatapan Gayatri tidak memberinya celah sedikit pun untuk mengelak.

“Aku sudah mengatakannya bahwa aku hanya butuh waktu untuk sendiri,” akhirnya ia mengulang alasan yang sama.

Gayatri menggeleng pelan, ekspresinya berubah menjadi lebih dingin. “Waktu untuk dirimu sendiri? Dengan wanita lain, begitu? Keenan, apa kau sadar dengan apa yang kau lakukan itu?”

Keenan mengepalkan rahangnya. “Ibu tidak mengerti.”

“Kalau begitu buat aku mengerti,” potong Gayatri cepat. Nada suaranya masih terkontrol, namun jelas menahan emosi yang semakin menekan.

Keenan berjalan menjauh beberapa langkah, lalu berbalik lagi. “Aku tidak siap, Bu. Aku tidak siap dengan semua ini!” katanya, kali ini lebih tegas. “Aku belum siap menjadi ayah.”

Gayatri menatapnya lama, mencoba mencerna atau mungkin menahan sesuatu yang hampir meledak. “Dan itu alasanmu pergi ke hotel?” tanyanya pelan.

Keenan tidak menjawab.

“Shakira sedang hamil, Keenan,” lanjut Gayatri, suaranya mulai bergetar. “Dia mengandung anakmu. Dia sedang berjuang dengan tubuhnya, dengan emosinya dan kau memilih untuk pergi? Apa kau mencoba lari dari tanggung jawabmu?”

“Aku tidak berusaha untuk lari, Bu!” sanggah Keenan cepat. “Aku hanya merasa frustasi saja dan mencari ketenangan untuk menerima kenyataan ini.”

“Lalu kau lari ke hotel bersama dengan wanita lain? Keenan, ini tidak benar. Ibu mohon, jangan mengulang kesalahan yang sama seperti yang pernah ayahmu lakukan pada Ibu. Shakira adalah wanita yang baik, jangan jadikan ia seperti Ibu,” kata Gayatri, kini suaranya lebih rendah.

Keenan terdiam lagi. Untuk pertama kalinya, ia terlihat tidak mampu mempertahankan pembelaannya.

“Aku hanya ingin bebas, Bu. Apa Ibu pernah merasa tidak siap terhadap sesuatu lalu dipaksa menerima kenyataan begitu saja?” gumamnya akhirnya.

Gayatri menutup mata sejenak. Kalimat itu terdengar begitu egois di telinganya. “Ibu pernah, Nak. Saat Ibu mengandung dirimu dulu, Ibu juga merasa tidak siap. Bahkan Shakira juga mungkin merasa tidak siap. Tapi, Keenan, bukan berarti kau bisa lari begitu saja hanya karena kau tidak siap,” ucapnya pelan.

“Tapi tetap saja, aku tidak siap dengan segala konsekuensi yang akan kuterima nanti!” balas Keenan berbalik membelakangi Gayatri.

“Lalu bagaimana dengan Shakira? Apakah menurutmu dia siap mempertaruhkan nyawanya nanti? Apakah menurutmu dia siap kehilangan bentuk tubuhnya nanti? Hal ini juga pasti berat bagi, Shakira. Tapi kau juga tidak bisa memperlakukan Shakira seperti ini, seolah-olah, masalah anak hanya tanggung jawabnya, padahal itu juga adalah tanggung jawabmu sebagai suami.”

Keenan tidak menjawab, lisannya mendadak terkatup rapat.

“Apa kau tahu, Keenan? Shakira bahkan tidak bisa makan dengan tenang,” lanjut Gayatri. “Setiap hari dia berjuang menahan mual, menahan lemah dan kau tidak ada di sana. Coba bayangkan seperti apa perasaannya.”

Setiap kata yang diucapkan Gayatri terasa semakin berat.

“Kau tahu apa yang lebih menyakitkan?” tambahnya. “Bukan hanya karena kau pergi. Tapi karena kau memilih untuk tidak peduli. Bagi Shakira sekarang, kehadiranmu amat berarti baginya, Keenan. Mengapa kau bertingkah seperti ini? Katamu, kau mencintainya, kan? Apakah rasa cinta itu mulai pudar sekarang?”

Keenan menatapnya, matanya mulai menunjukkan sesuatu yang berbeda, antara bersalah dan bertahan.

“Tentu saja aku masih mencintainya dan aku masih peduli pada Shakira,” bantahnya pelan.

“Jika kau peduli, kau tidak akan melakukan ini,” jawab Gayatri tanpa ragu.

Keheningan kembali turun. Namun kali ini terasa jauh lebih menekan. Keenan mengusap rambutnya, terlihat frustrasi.

“Ibu tidak tahu rasanya.”

“Kalau begitu katakan,” balas Gayatri cepat. “Apa yang kau rasakan sampai kau memilih cara seperti ini?”

1
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
tentu saja 😒
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Awas kamu Keenan 😤
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
Bringsiiiikkkkk
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
waduh😣
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
diturutin ihh sama othor..
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
lah baru ditanyain.. pas celingkuh gak inget kalo manusia tuh bisa sakit bs mati.. ckckck
🌸sakura🌸
keenan mau ta enaknya saja tp g berani bertanggung jawab padahal shakira sdh bela belain buat nikah sama kami, klo smpe keguguran, pisah saja shakira, krn keenan g pantas jd seorang suami maupun seorang ayah. BANCI
matchaa_ci
apa aku harus seperti gayatri dulu menunggu 25 tahun untuk bertemu dng orng yg benar² menghargai
aurora
semangatttt💪💪
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
kau bahkan
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
makanya banyak belajar Keenan
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Dasar kau 😤
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
gugur aja sekalian.. toh keenan udah selingkuh,main celup sana sini, garelaaa akuuu ooiii
HK: 🥺🥺🥺🥺🥺
total 1 replies
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
betul 🥺
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Kaluna jadi sombong 😣
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Kaluna
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Jujur saja Luna🤭
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
semua akan tetap berjalan tanpamu gayatri.. jgn merasa paling penting
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Kaluna
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
waduh 😣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!