NovelToon NovelToon
Benang Yang Tersembunyi

Benang Yang Tersembunyi

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / CEO / Anak Genius / Tamat
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Wahyuni Shalina

Matteo Adrian Reins Smith kembali ke Seoul bukan sebagai pecundang, melainkan sebagai pemimpin industri yang ia bangun dari rasa iri dan ambisi untuk melampaui bayang-bayang ayahnya dan keraguan kakaknya. Namun, di balik kemegahan takhtanya, hati Matteo kosong. Ia dihantui memori Manila—tentang Sheena yang tak lain adalah adik iparnya sendiri.

Di sisi lain kota Seoul, Park Chae-young hidup dalam bayang-bayang masa lalu yang traumatis. Lima tahun lalu, sebuah pengkhianatan cinta membawanya ke sebuah bar, dan ia terbangun dengan hidup yang hancur. Ayahnya meninggal karena terkejut, meninggalkan Chae-young hamil di usia muda. Kini, di usia 28 tahun, ia adalah desainer hantu di balik brand ‘Forever-young’ yang viral. Ia membesarkan sepasang anak kembar yang menjadi satu-satunya alasan ia bertahan hidup.

Akankah takdir mempertemukan mereka kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wahyuni Shalina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 14: Tamu yang Tak Terduga

Dua hari telah berlalu sejak malam penuh air mata di apartemen Mapo. Chae-young akhirnya memutuskan untuk membongkar kembali koper-kopernya. Ia mencoba memercayai perkataan Matteo—pria itu benar-benar membuktikan ucapannya. Tidak ada paksaan, tidak ada perebutan anak, bahkan Matteo hanya mengirimkan pesan singkat setiap pagi untuk memastikan si kembar sudah sarapan.

Pagi ini, butik Forever-Young tampak sibuk. Koleksi terbaru Chae-young yang memadukan keanggunan klasik dan sentuhan modern ternyata meledak di pasaran, bahkan menarik minat kalangan jetset Seoul.

"Selamat datang di Forever-Young," sapa Chae-young ramah tanpa mendongak dari sketsa di meja kasirnya.

Lonceng pintu berdenting pelan. Tiga sosok melangkah masuk, membawa aura kemewahan yang seketika memenuhi ruangan butik yang minimalis itu. Chae-young mendongak, dan jantungnya seolah berhenti berdetak saat melihat siapa yang datang.

Seorang wanita paruh baya yang sangat anggun—Lee Young-ae—berjalan di depan, didampingi oleh seorang wanita cantik dengan tatapan lembut dan mata yang sayu, Sheena. Dan yang membuat Chae-young hampir menjatuhkan pensilnya adalah sosok anak kecil laki-laki yang digandeng Sheena.

Kendrick.

Anak kecil itu, dia adalah replika hidup dari Chan-yeol. Perbedaannya hanya pada warna matanya yang abu-abu terang, namun struktur wajah, garis rahang, dan cara berdirinya benar-benar identik dengan putra sulung Chae-young.

"Oh, model-model di sini benar-benar unik, Sheena-ya," ucap Lee Young-ae sambil menyentuh bahan sutra dari salah satu gaun pajangan. "Pantas saja Marian bersikeras aku harus kemari sebelum kita kembali ke Manila."

Sheena mengangguk, namun matanya terus berkeliling, merasa kagum dengan selera desainer butik ini. "Iya, Bu. Bahannya sangat premium, potongannya juga sangat tegas namun tetap feminin."

Chae-young berusaha menguasai dirinya. Ia meremas ujung bajunya di bawah meja.

Siapa mereka? Kenapa anak itu bisa semirip ini dengan Chan-yeol?

"Permisi, Nona?" Lee Young-ae menghampiri meja kasir dengan senyum hangat. "Apakah Anda desainer di sini? Saya sangat menyukai potongan kerah pada koleksi Spring Anda. Sangat jarang menemukan desainer dengan selera setajam ini."

"Te-terima kasih, Nyonya," jawab Chae-young, suaranya sedikit bergetar. "Saya Park Chae-young, pemilik butik ini."

Saat itulah, Kendrick yang bosan mulai berkeliling. Ia berhenti di depan sebuah foto kecil yang diletakkan Chae-young di dekat vas bunga di meja kasir—foto si kembar, Chan-yeol dan Chae-rin.

"Ibu! Lihat!" teriak Kendrick sambil menunjuk foto itu. "Ada aku di foto ini! Tapi rambutnya sedikit berbeda!"

Sheena dan Lee Young-ae serentak menoleh ke arah foto itu. Keheningan yang mencekam tiba-tiba menyelimuti butik. Lee Young-ae melangkah mendekat, ia memakai kacamata bacanya dan menatap foto Chan-yeol dengan saksama.

Wajah Lee Young-ae seketika memucat. Ia menatap foto itu, lalu beralih menatap Chae-young dengan pandangan yang sangat dalam, seolah sedang mencoba memecahkan misteri terbesar dalam hidupnya.

"Nona Park..." suara Lee Young-ae mendadak serak. "anak kecil laki-laki di foto ini, siapa dia?"

Chae-young merasa dunianya berputar. "Itu... itu putra saya, Nyonya."

Sheena menutup mulutnya dengan tangan, matanya berkaca-kaca melihat kemiripan yang luar biasa itu. Sementara Lee Young-ae merasa dadanya sesak. Ia teringat ucapan Matteo malam itu: "Bagaimana kalau Matteo tiba-tiba punya anak? Yang mungkin wajahnya sangat mirip dengan Kendrick."

"Matteo..." gumam Lee Young-ae lirih.

Tepat pada saat itu, pintu butik kembali terbuka. Matteo melangkah masuk dengan setelan jas kerjanya, bermaksud ingin mengajak Chae-young makan siang sebagai bentuk pendekatannya yang perlahan. Namun, langkahnya terhenti saat ia melihat ibunya, Sheena, dan Kendrick berdiri di hadapan Chae-young.

"Ibu?" suara Matteo terdengar seperti vonis mati di ruangan itu.

Matteo menatap Chae-young yang tampak pucat pasi, lalu menatap ibunya yang kini memegang foto Chan-yeol dengan tangan gemetar. Rahasia yang ia coba sembunyikan dari keluarga Smith akhirnya meledak di tengah butik kecil itu, jauh lebih cepat dari yang ia perkirakan.

"Matteo Adrian Reins Smith," ucap Lee Young-ae dengan nada yang sangat berwibawa namun menuntut penjelasan. "Kau punya banyak hal yang harus kau jelaskan pada Ibu sekarang juga. Siapa wanita ini, dan kenapa anak kecil yang ada didalam foto ini sangat mirip dengan Kendrick?!"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!