NovelToon NovelToon
Wanita Penjaga Takdir

Wanita Penjaga Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cerai / Identitas Tersembunyi / Bad Boy
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Hidayati Yuyun

Nurul adalah seorang wanita cantik, baik, sabar, juga tegar dalam menghadapi semua cobaan hidupnya. Walau ia sudah terkhinati , dibohongi selama pernikahannya. Namun demi seorang anak yang masih murni dan polos. Nurul tetap berbaik sangka kepada Allah. Rasa sakit dari suaminya Nizam yang sangat ia sayangi. Sempat membuat Nurul kecewa dan terluka. Tapi Nurul berusaha tetap tenang dan berusaha menjadi ibu yang terbaik demi anaknya Sampai akhirnya ia mampu melewati semuanya dengan menjaga hati sang anak untuk menjadi wanita yang berjiwa besar, sukses dan hidup bahagia pada akhirnya. Bahkan Nurul kembali bisa menemukan cinta sejatinya. Yang kembali membawanya hidup bahagia dari seorang pria yang tulus bernama Azka
Akan kah Nizam menyesal .....ikuti ceritanya ya......

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hidayati Yuyun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

Melihat Andi berpikir Bram hanya tersenyum. Karna ia sengaja menemui Andi untuk menyelidiki Nizam dan Lara.

" Kenapa,Kau masih ingin bertanya?" tanya Bram lagi

" Tidak, aku hanya bingung apa hubungannya dengan dua orang ini?" tanya Andi yang tidak terlalu kenal karyawannya.

" Itu tugas mu untuk mencari tahu. Ya sudah aku pulang dulu ya. Apa nanti malam loe nganggur. Jika luang mampir kehotel untuk main catur" kata Bram.

" Ok ..aku lihat nanti" kata Andi tersenyum

" Ok ..sampai bertemu lagi" kata Bram yang bangkit dari tempat duduknya.

Sedangkan Nurul yang sedang membeli nasi padang di pinggir jalan. Menunggu dengan sabar antri membayar. Sebab nanti malam Nizam makan diluar. Jadi Nurul memilih membeli makanan matang saja sekalian menjemput Aliya pulang.

" Hmm....antri juga rul?" tegur seseorang yang berdiri di belakang Nurul

" Eh mba Sinta, sama siapa ?" tanya Nurul yang menyapa tetangga depan rumahnya itu.

" Sendirian ini mau beli makan buat mas Ridwan" Jelas Sinta

" O begitu sama dong. Nurul juga beli buat makan malam Mba" kata Nurul

" Apa mas Nizam dinas luar lagi?" tanya Sinta

" Ngak mba hanya lembur dikantor, Mungkin pulang agak larut malam" jawab Nurul sembari tersenyum.

" Jaga suamimu itu takut ada yang menggodanya. Kadang saat kita lengah banyak wanita muda yang mendekat. Apa lagi dia seorang manager. Belajar dari mba Diah sekarang mereka bercerai lantaran suami nya ketahuan selingkuh" bisik Sinta pelan

" Deg..... "

Jantung Nurul berdetak keras seketika mendengar kalimat selingkuh. Namun Nurul tak memperlihatkanya. Karna ia sudah tahu apa masalah Nizam.

" Dih...mba Sinta curiga aja. Tapi kak Nizam sudah izin kok" kata Nurul tersenyum

" Cieleh...pria zaman sekarang memang begitu. Izin keluar tapi diluar sana ngak tahu apa yang dilakukan. Ingat jika Allah sering mengizinkan suami kita sering berbohong dan menyakiti kita. Itu berarti bukan jodoh kita. Kita hanya dititipi sementara saja. Tapi ujung ujungnya bercerai. Karna mereka sudah terbiasa berbohong," bisik Sinta

" Begitu ya, apa mas Ridwan juga begitu?" tanya Nurul dengan polosnya.

" Ya iyalah, tapi dia aku awasi ketat. Jika macam macam awas saja dia. Aku kadang samperin dia jika belum pulang. Dengan alasan cari cemilan keluar" kata Sinta

"Hmm...wah mba Sinta pintar, pantas mas Ridwan ngak berani macam macam diluar" kata Nurul tersenyum.

" Iyalah harus, jangan mau terus dibohongi" kata Sinta. Yang membuat Nurul hanya tersenyum tipis. Karna merasa Sinta sendang menyindirnya. Entah apa yang ingin Sinta ungkapkan. Namun Nurul bisa menebak jika tetangga itu pernah melihat suaminya itu keluar bersama wanita lain.

" Ya mba, terimakasih pemberitahuannya" kata Nurul yang lalu maju setelah orang didepanya selesai membayar.

" Huh....mudah mudahan saja ngak jadi gosip ibu ibu PKK" batin Nurul yang tahu tetangganya itu suka bergosip.

Setelah selesai membayar. Nurul langsung pergi naik ojek online ke sekolah Aliya. Karna sudah waktunya untuk menjemput anaknya pulang sekolah

" Semoga saja Via ngak kewalahan. Setelah ini aku balik lagi ketoko" kata Nurul yang mencari Aliya saat anak anak sekolah sudah bubar.

" Bunda !!" teriak Aliya ketika melihat Nurul celigak celiguk mencari dirinya.

" Hai sayang, apa sudah menunggu lama?" tanya Nurul berjongkok dan duduk setinggi Aliya.

" Belum lama, tadi bu guru ngasih soal dulu sebelum keluar kelas" jawab Aliya sumringah.

" Baguslah, ayo pulang" kata Nurul yang mengusap rambut Aliya dan mengelus pipinya.

" Ya bun, kita naik grab apa ojek?" tanya Aliya

" Grab saja biar ngak panas, takut ade ketiduran kalo naik ojek" kata Nurul yang lalu mengandeng tangan putrinya.

" Hehehe ...." cengir Aliya yang lalu berjalan disisi Nurul. Lalu mereka pun menunggu Grab datang di pinggir jalan.

Tak lama sebuah mobil hitam datang. Sehingga si sopir langsung menanyakan Nurul. Nurul yang ditanya langsung mengiyakan dan masuk kedalam mobil bersama Aliya. Lalu minta sopir mengantar mereka pulang kerumah lebih dulu. Baru kembali ketoko buku.

" Bunda ngak nitipin Aliya di rumah Irma saja ?" tanya Aliya yang biasanya dijemput mba Sasa.

"Tante Sasa lagi nungguin nenek Irma sakit hari ini Jadi izin dulu sama bunda untuk libur. Mungkin besok baru bisa jemput ade" kata Nurul yang memang sempat dihubungi Sasa sore kemaren.

" O gitu, lalu Irma sama siapa dirumah?" tanya Aliya lagi sembari melihat ke jendela mobil

" Irma ikut kerumah sakit sama mamanya. Ade lihat apa?" tanya Nurul yang ikut melihat keluar jendela

" Tuh orang mirip ayah bun, tapi bukan kali ya. Karna ada perempuan duduk di mobilnya" tunjuk Aliya dengan mulut. Saat melihat mobil berhenti di lampu merah.

Deg...

" Mas Nizam, bukanya dia bilang tadi pagi mau bertemu bang Bram" batin Nurul kaget. Karna Aliya tak salah orang. Mobil itu memang milik suaminya.

" Oh iya, hanya mirip" jawab Nurul yang lalu cepat menutupi penglihatan Aliya dengan tubuhnya. Karna tak mau Aliya berpikir macam macam.

" Hm...Aliya kok jadi ngantuk bun, apa ade boleh tidur sebentar " kata Aliya bersandar di tubuh Nurul

" Ya...bersandar lah" kata Nurul yang merangkul tubuh Aliya sembari melirik ke mobil suaminya yang jelas terlihat Lara duduk disebelahnya.

" Dia bilang akan menghindari Lara. Tapi ternyata ...." geleng Nurul yang membuang pandangannya ketempat lain dengan perasaan kecewa.

Dimobil Nizam pria itu duduk tenang fokus menatap jalan. Karna tadi jam makan siang ketika keluar dari hotel. Lara menyusulnya dengan alasan membeli makanan diluar.

" Kenapa kak Nizam hanya diam, apa marah Lara susul ke hotel. Bertemu siapa sih tadi. Apa Nurul juga disana atau ada wanita lain?" tanya Lara penuh selidik.

" Aku ada urusan dengan relasi. Lagian hanya jam makan siang. Ngapain pake di susul segala sih" kata Nizam tanpa menoleh sedikit pun kearah Lara.

" Kak ..itu karna Lara sayang sama kak Nizam. Lagian minggu ini kita akan pulang kan. Untuk menikah di rumah" kata Lara.

Yang membuat Nizam mendengus kesal mendengar perkataan itu. Karna sebenarnya ia ingin pulang untuk membatalkan pernikahan mereka besok. Mengingat Nurul tidak mau di poligami. Bahkan Nurul tegas memberinya peringatan.

"Hmm ...Ra jujur saja, apa yang sebenarnya kau harapkan dariku. Bukanya banyak pria lain diluar sana yang lebih baik dari ku. Apa kau tak punya pacar sama sekali. Sampai mau dijodoh oleh ibumu denganku?" tanya Nizam.

" Itu karna kak Nizam lebih keren dari pria pria yang Lara pacari selama ini. Tapi asal kak Nizam tahu saja. Lara sudah lama suka sama kak Nizam dari kita masih kecil dulu. Hanya saja baru ketemu lagi setelah kak Nizam pulang tahun kemaren. Tapi bagaimana kak Nizam bisa menikah dengan si Nurul itu sih" kata Lara merasa terkejut jika Nizam sudah punya anak bersama Nurul

" Kami sudah lama menikah. Tapi Nurul hanya pernah kuajak pulang setelah 3 tahun pernikahan kami. Lantaran aku sibuk kerja. Begitu juga dengan Nurul saat itu baru membuka toko" jelas Nizam

" Lalu....apa ibumu ngak tahu dia" tanya Lara

" Sudah tahu, tapi ibu tak menyukai Nurul dengan alasan dia wanita pendiam dan tak banyak bicara" kata Nizam.

" Dia memang begitu, tapi bagaimana bisa kak Nizam bertemu denganya. Setahuku kami dulu satu sekolah. Bagaimana dia bisa berada dikota ini. Apa dia pindah ya?" kata Lara sambil berpikir

" Mana aku tahu, kami tak sengaja bertemu di cafe saat nongkrong bareng" kata Nizam. Yang melihat Nurul langsung jatuh hati pada pandangan pertama. Setelah sebulan berkenalan. Nizam langsung melamarnya. Dan Nurul menerima dirinya apa adanya tanpa banyak bertanya. Sehingga mereka masih bersama sampai hari ini.

" Huh begitu ya, pantas saja dia bertingkah. Lalu apa katanya, pas tahu kita akan menikah?" tanya Lara lagi.

" Nurul menolak dipoligami" kata Nizam jujur

" What.. enak aja. Aku ini menantu pilihan ibu kak Nizam. Dan lebih baik ketimbang si Nurul itu. Pake acara menolak segala. Emang dia siapa?" gerutu Lara dengan wajah jutek.

Membuat Nizam terhenyak mendengar perkataan Lara yang sepertinya tidak senang dengan istrinya.

" Apa kalian musuh ?" tanya Nizam ingin tahu

" Ah tidak, kami hanya tidak akrab....." jawab Lara cepat. Sambil berpikir bagaimana membuat Nizam meninggalkan wanita itu.

1
Marsiyah Minardi
Aku kok gregetan banget sama Nizam
Sudah tua gitu masih plin plan dan gampang disetir ibunya
Pantas lah kau ditinggal istri dan anakmu Nizam
Tar jangan nyesal ya lihat kebahagiaan Nurul 🤭
Hidayati Yuyun
Terimakasih readers, semoga readers juga diberi keshatan dan berlimpah rezeki
Marsiyah Minardi
Ya Allah ,semoga kakak ipar Othor lekas sadar ya
Aamiin
Marsiyah Minardi
Duh aduh si bibi keceplosan tuh ,tolong dimaafkan ya Nurul 🤭
Hidayati Yuyun
maaf suasana lebaran belum habis ditambah tetangga nikahan jadi blum sempat update
Marsiyah Minardi
Othorrr, masih sibuk berlebarankah ?
Aku menunggu kelanjutan kisahnya ini 😍😍
Hidayati Yuyun
aamiin
Marsiyah Minardi
Doa doa terbaik untuk semuanya 😍😍😍😍
Semoga iman dan takwa tetap terjaga sepeninggal ramadhan mulia
Marsiyah Minardi
Aku gregetan banget sama Nizam
Memang benar ya lelaki peselingkuh ya hobi bohong sana sini
Aku ikut tepuk tangan kalau Nizam dipecat biar kapok
Bila perlu diblacklist semua perusahaan ,sekalian si Lara juga
Marsiyah Minardi
Ga papa Othor ,lagi musim sibuk bebikinan kue juga
Wahhh Nurul ,jodohmu lagi otw
Jodoh dunia akhirat sehidup sesyurga
Marsiyah Minardi
Aku sukaaa prinsipmu Nurul
Biar lelaki ga seenaknya sendiri cari cari alasan ini itu
Marsiyah Minardi
Aku pengin nampol kepala Nizam biar otaknya ga tambah erorrr
Marsiyah Minardi
Awas Nizam ,sekali kejebak tamat sudah riwayatmu
Aku ikut tepuk tangan karena kamu lelaki mencla mencle
mana ada lelaki beristri sesantai itu mau antar teman wanita
Marsiyah Minardi
Dih kenapa pula tuh uler keket kaget lihat Nurul makan bareng Nizam ?
Ayo Nurul jaga ketat harga dirimu
Marsiyah Minardi
Ya mampus lah kau Nizam ,kepergok sama abang iparmu sendiri rangkulan gandengan dengan WIL
Habislah kau disidang abang ipar
Marsiyah Minardi
Plisss Nurul jangan mau sama tukang selingkuh ,selingkuh penyakit yang susah obatnya kecuali pelaku bener bener tobat
Kamu berharga Nurul ,jangan mau diinjak harga dirimu sama suami tukang selingkuh
Hidayati Yuyun
makasih masih setia , baru sempat nulis lagi masuk ramadhan
Marsiyah Minardi
Yesss netes lagi karya baru Othor
Nampaknya beda genre lagi ya Thor
BTW aku nungguin lagi squel salah satu kisah Kalimantan Thor ,sampai baca ulang lagi marathon 😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!