NovelToon NovelToon
Sekolah Kok Menikah

Sekolah Kok Menikah

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Dijodohkan Orang Tua / Romantis
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rofiwan

Alfina dan Alfino teman masa kecil yang selalu bertengkar jika berada di dalam satu kelas.

Fina mempunyai tambatan hati bernama Choki, sedangkan Fino memiliki Anjani, hubungan itu tidak berarti sama sekali ketika kedua orang tua memaksa mereka untuk menikah muda.

Fina membuat perjanjian setelah pernikahan, Jika disekolah menjaga jarak, jika dirumah berperan layaknya pasutri. Tujuan Fina buat janji karena untuk melindungi Fino dari gangguan Choki.

Pada akhirnya perjanjian yang Fina buat seakan masuk ke perangkap nya sendiri. Fina semakin di ganggu oleh Choki, sedangkan Fino semakin dekat dengan Anjani.

Apakah Fina bertahan dengan janji yang sudah ia buat, jika kalau tidak bertahan bagaimana kisah mereka membina sebuah pernikahan itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rofiwan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12.

Fina tau betul kalau bel pulang sekolah sudah berbunyi Fino akan nyelonong keluar kelas tanpa mengajaknya pulang bersama. Dan benar. Bersama Niko, Fino melewati meja belajarnya begitu saja.

Fina menghela nafas yang terasa sakit sekali, lalu menyenderkan punggung di sandaran kursi sambil memejamkan mata.

"Anjani sini!" Teriak Fino. Baru saja tertutup rapat, kantung mata Fina terbuka kembali.

'Awas aja kalau sudah dirumah!' Ancam Fina dalam hati, lalu menenteng tas sekolah dan berdiri dari tempat duduk.

"Kau mau kemana?" Tanya Fino mencekal tangan Fina saat gadis itu sudah berjalan di samping nya.

"Ya pulang terus mau kemana?" Tanya balik Fina dengan nada ketus.

"Tunggu Anjani kesini"

"HAH?" Fina sampai bengong entah apa yang di pikirkan laki-laki yang menurutnya susah di tebak itu. "Ngapain kau bawa Anjani kesini? Mau pamer kemesraan?!" Tanyanya sewot.

"Ya tunggu saja" Pada akhirnya Fina di buat penasaran oleh Fino. Saat Anjani sudah datang, rasa penasaran nya berubah menjadi bingung luar biasa kala Jani menawarkan diri untuk membantu menyelesaikan masalahnya dengan Eca.

Fina membuka mulut seraya berkedip mata dengan tubuh yang sudah mematung hampir ada lima detiknya. Saking bingungnya kenapa Fino menyuruh Anjani untuk ikut campur dalam urusan nya.

"Saya akan menolong kamu lewat Anjani, ini tindakan nyata saya buat membantu masalah kamu. Selain Anjani nanti kamu juga di bantu sama Niko" Begitu kata Fino yang membuat Fina mengumbar terkekeh gila nya.

'Selama tujuh belas tahun saya hidup, baru tau kalau Fino orang nya gak peka sama sekali! Bukan seperti ini bantuannya bodoh! Harusnya kamu yang bantu saya, bukan Niko dengan Anjani yang bantu!' Dalam hati Fina dengan kesal. 'Lama-lama bisa gila saya jika terus berstatus sebagai istrinya!'

Sedangkan dalam hati Anjani. 'Ternyata Fino tidak bohong!, dia dekatin Fina cuma untuk membantu menyelesaikan masalahnya saja. Cinta emang butuh pengorbanan, saya akan buktikan keseriusan saya ke Fino lewat bantuan yang akan saya berikan untuk teman kecil nya' Anjani berbeda dengan Fina yang terlihat menahan amarah, gadis itu justru senyum-senyum sendiri.

"Oh iya" Fino tiba-tiba memberikan kunci motornya pada Fina. "Tolong bawa motor saya ke rumah ya, barangkali mamah saya mau pakai. Saya mau pergi ke kantor papah saya soalnya"

'Anjir ni orang' Dalam hati Fina, gadis itu sudah benar-benar gregetan pengen nampol wajah nyebelin nya Fino. Bahkan tangan nya pun sudah mengepal erat, hanya saja Fina berusaha sabar mengingat perkataan mama nya jika menolak permintaan suami itu tidak diperbolehkan. "Oke, saya jual aja motor kamu gimana?" Tanya Fina.

"Ya sok aja, besok-besok pasti kamu bakalan di marahin sama macan betina dirumah saya" Jawab Fino, macan betina yang dimaksud adalah mamanya Fino.

'Hal sekecil ini aja Fino tidak peka? Atau emang benar-benar tidak peduli?' Dalam hati Fina sejenak, sebelum ia berkata ke Fino. "Saya ada kepikiran jual motor karena saya belum bisa naik motor!, gimana saya bisa bawa motor kamu ke rumah!!!!" Meluap sudah emosi Fina yang sedari tadi di tahan-tahan.

Sungguh, Fino benar-benar membuat Fina melewati batas kesabaran nya.

'Mana saya lupa lagi kalau Fina belum bisa naik motor' Dalam hati Fino seraya melirik ke arah Niko. Fino berharap kalau Niko bantu mencairkan amarahnya Fina sekarang ini.

Yang diberi kode nya siapa, yang bergerak nya siapa. Anjani menimpal obrolan. "Biar saya yang bawain motornya sampai ke rumah Fino, saya bakal bonceng Fina sampai sana"

"Hm oke, kalau itu saya setuju" Jawab Fina.

Setidaknya ucapan Anjani sudah membuat Fino menghela nafas lega. Kalau tidak bagaimana nanti Fina akan mengamuk?, yang ditakutkan Fino saat Fina mengamuk nanti nya ia akan keceplosan membahas tentang pernikahan nya. Apa lagi disitu ada Anjani.

Selagi Anjani belum berpacaran dengan Niko, Fino tidak akan membongkar rahasia tentang pernikahan nya ke Anjani sesuai permintaan Fina. Selain itu Fino juga mau mengabulkan semua permintaan Fina, termasuk membantu nya mengurus masalahnya dengan Eca.

Fino diperintahkan papahnya untuk pergi ke kantor bertemu dengan orang tua nya Eca. Selepas tau Fina sudah di ganggu, Pak Santo langsung bergerak cepat.

Fino tidak akan membantu Fina lewat tatap wajah saat berhadapan dengan Eca, tapi di balik layar. Fino akan membuat aset berharga Eca yang di miliki dari orang tua nya menghilang begitu saja.

**

Anjani, Niko dengan Fina sudah berada di rumah Fino dengan selamat. Tanpa adanya gangguan dari geng motornya Choki saat dalam perjalanan.

Anjani tak kunjung pulang selama Fina masih di rumah Fino.

Fina entah pengen beralasan apa dengan Anjani, yang ditakutkan kalau dia akan curiga jika Fina sembarang masuk ke dalam rumah yang sekarang sudah menjadi tempat tinggal nya. Apa lagi kunci rumah nya tersembunyi di dalam tas.

"Saya kesini sudah dua kali, tapi kok belum pernah liat mama sama papanya Fino ya?" Tanya Anjani.

'Mama papa nya Fino enggak tinggal disini, ini rumah dikhususkan untuk kita hidup berdua' Dalam hati Fina menjawab pertanyaan Anjani.

'Terus Fino suruh mereka datang ke rumah untuk apa anjir?! Yang ada nambah masalah, dia itu pengen saya nambah gila apa.!' Lanjut Fina berkata dalam hati.

Tak lama kemudian...

Fina melihat keberadaan Eca saat turun dari mobilnya. Dengan tampang kesal, ia berjalan menghampiri Fina.

"Itu siapa yang datang Fin?" Tanya Anjani.

Belum saja sempat Fina jawab, ia lebih dulu meringis kesakitan saat Eca tiba-tiba menarik rambut belakang nya.

"Ayah sudah menarik semua aset berharga milik saya itu karena kamu kan?!" Sembur Eca dengan labrakan dongkol.

"Hah?!" Fina bingung apa maksudnya. "Saya enggak tau apa-apa.. Tolong lepasin, sakit"

Dari pada hanya menonton, Anjani reflek melepaskan tangan Eca yang sedang menarik rambut Fina.

"Siapa kamu?!" Tanya Eca ke Anjani.

"Saya teman nya Fina kenapa?" Jawab Anjani.

Niko memasang badan di depan Anjani, dan itu Eca melihatnya. "Kamu juga siapa?!" Tanya Eca.

Sisi lain, kelima pengawal suruhan Fino ikut memasang badan untuk Fina dengan kedua temannya.

Choki datang terlambat ke rumah ini karena sedang memperkuat pasukan.

Lihatlah yang dibawa Choki ke rumah Fino berjumlah lima belas orang.

"Hancurkan rumah ini!" Teriak Choki memberi komando.

Satu detik kemudian, Kelima pengawal itu mengeluarkan pistol yang membuat pasukan Choki langsung terdiam di tempat.

"Sudah saya ingatkan kalian ya jangan pernah ganggu Fina, apa kalian tidak sayang dengan nyawa kalian?" Setelah salah tau pengawal itu bicara, tiba-tiba terlihat ada sinyal hijau dari talkie walkie yang menyala.

Disana salah satu pengawal itu menjauh untuk menerima saluran dari Fino.

"Jangan buat kegaduhan di rumah saya, seret Eca dengan ketua geng itu ke gudang dekat kantor papah saya, kebetulan saya ada di sini. Pastikan kalau Fina tidak ikut bersama kalian, saya khawatir dia akan takut dengan saya" Kata Fino sambil menyimak cctv rumah di balik layar ponsel nya.

"Baik tuan"

To be continue,

1
Queen Aisyah
dijodohin ama Fina malah sok jual mahal, maunya di jodohin sama mama ya Jan🤭
Queen Aisyah
janur kuning sudah melengkung kali An, kalau kau tau nangis pasti/Sweat/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!