NovelToon NovelToon
Bayu Dan Aplikasi Toko Ajaib

Bayu Dan Aplikasi Toko Ajaib

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:22.9k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Bayu Alexander adalah seorang karyawan rendahan yang sedang berada di titik terendah hidupnya setelah difitnah dan gajinya dipotong semena-mena oleh atasannya. Nasib miskinnya berbalik seratus delapan puluh derajat ketika ia memindai sebuah barcode misterius di halte bus yang diam-diam menginstal Aplikasi Toko Ajaib di ponselnya.

Berbekal sisa saldo lima puluh ribu rupiah, Bayu memanfaatkan fitur diskon kilat aplikasi tersebut untuk membeli kacamata ajaib penilai barang antik, yang menjadi batu loncatan pertamanya meraup ratusan juta rupiah dari pasar loak.

Dari seorang budak korporat yang diinjak-injak, Bayu perlahan membangun kerajaan bisnisnya sendiri, menggunakan item-item tak masuk akal dari sistem untuk menghancurkan karir musuh-musuhnya, mendominasi pasar saham, hingga menumpas mafia kejam yang mencoba mengusiknya, semuanya ia lakukan dalam diam sebagai miliarder baru Jakarta yang rahasianya tidak akan pernah terbongkar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

Kawasan Kuningan pada pukul sepuluh pagi adalah lautan manusia berjas dan wanita karir dengan sepatu hak tinggi. Tari melangkah canggung memasuki lobi sebuah apartemen mewah yang didominasi marmer putih dan kaca-kaca besar. Kemeja kerja yang ia pakai terasa terlalu sederhana untuk tempat semewah ini.

Ia melihat sekeliling, mencari sosok yang kemarin malam membuatnya nyaris tidak bisa tidur. Di sudut lobi, terdapat sebuah kafe eksklusif. Di salah satu meja sudutnya, duduk seorang pria dengan kemeja hitam yang dipotong rapi, rambut yang tertata, dan sebuah tablet di tangannya.

Tari harus mengucek matanya dua kali. Itu benar-benar Bayu. Bayu Alexander, pria yang minggu lalu masih menghitung recehan bersamanya untuk membeli makan siang.

Tari berjalan mendekat, menarik kursi di hadapan Bayu, dan duduk tanpa basa-basi.

"Gue masih setengah yakin kalau lo ini lagi ikut acara reality show, Bay. Mana kameranya?" tembak Tari langsung, matanya memindai Bayu dari atas ke bawah.

Bayu tertawa pelan. Ia meletakkan tabletnya.

"Gue nggak lagi syuting, Tar. Pesan minum dulu sana. Kopi atau teh? Tenang, gue yang bayar," kata Bayu santai.

"Gue udah pesan es kopi susu di luar tadi. Sekarang, mending lo jelasin ke gue. Dari mana lo dapet modal buat bikin perusahaan investasi? Lo ngerampok bank mana? Atau jangan-jangan... lo afiliator judi online ya?!" suara Tari sedikit meninggi, membuat beberapa pelanggan kafe menoleh.

"Kecilin suara lo, Tar," tegur Bayu sambil tersenyum tipis. "Gue nggak ngerampok dan gue nggak main judi. Lo ingat kan gue pernah bilang nama gue Alexander itu doa dari bapak gue?"

Tari mengangguk ragu. "Terus hubungannya apa?"

"Keluarga gue sebenarnya punya sebidang tanah warisan di daerah perkebunan yang disengketakan selama bertahun-tahun. Kebetulan, minggu lalu sengketa itu selesai dan tanahnya dibeli sama perusahaan tambang. Uang pembebasan lahannya cair, dan gue sebagai pewaris tunggal dapat bagian yang lumayan besar," Bayu menceritakan kebohongan yang sudah ia susun rapi semalaman.

Cerita itu sangat klasik, tapi di Jakarta, cerita tentang orang kaya mendadak karena tanah warisan sangat umum terjadi.

Tari terdiam. Mulutnya sedikit terbuka. "Jadi... selama ini lo jadi budak korporat di bawah Pak Handoko sambil nungguin tanah warisan cair?"

"Bisa dibilang begitu. Makanya gue nggak pernah terlalu ambil pusing kalau dimarahin. Dan sekarang, uang itu udah gue putar di pasar saham pakai perusahaan yang gue dirikan, PT Mandiri Alexander Investama. Hasilnya sangat bagus. Tapi gue butuh orang yang bisa gue percaya buat ngurus operasional dan administrasi hariannya. Gue nggak mau rekrut orang luar yang berpotensi nusuk dari belakang kayak Reza."

Bayu mengambil sebuah map dari tasnya dan menyodorkannya ke hadapan Tari.

"Ini draf kontraknya. Posisi lo sebagai Manajer Operasional. Gaji pokok lo tiga puluh juta per bulan, belum termasuk bonus performa. Jam kerja fleksibel. Tugas utama lo sekarang adalah mencari kantor ruko untuk disewa, ngurus perizinan lanjutan, dan..." Bayu menjeda kalimatnya. "Bantu gue buka bisnis baru."

Mata Tari nyaris melompat keluar melihat angka yang tertera di kertas kontrak itu. Tiga puluh juta. Itu setara dengan gaji manajer senior di perusahaan lamanya.

"Lo... lo serius ngasih gue segini, Bay?" suara Tari bergetar.

"Gue selalu serius kalau soal bisnis, Tar. Lo punya integritas, lo berani ngebelain gue waktu gue difitnah, dan lo tahu cara kerja birokrasi. Anggap aja ini investasi gue untuk loyalitas lo."

Tari menelan ludah. Ia mengambil pena dari tasnya dan langsung menandatangani kontrak tersebut tanpa ragu.

"Oke, Bos Bay. Kapan gue mulai kerja? Dan bisnis baru apa yang mau lo buka? Perusahaan investasi kan udah jalan."

"Kerja mulai hari ini. Dan soal bisnis baru, kita akan main di sektor makanan dan minuman. Ayo ikut gue, kita mau jenguk kenalan lama."

Satu jam kemudian, sebuah taksi online menurunkan Bayu dan Tari di sebuah jalan raya yang sibuk. Di pinggir jalan itu, terselip sebuah warung tenda sederhana yang bangunannya semi permanen. Spanduknya sudah pudar bertuliskan: Warung Makan Nasi Uduk Pak Slamet.

Ini adalah tempat makan langganan Bayu dan Tari saat masih bekerja di kantor lama, karena harganya yang murah dan porsinya yang mengenyangkan. Lokasinya sebenarnya sangat strategis, berada tepat di seberang kompleks perkantoran Sudirman, namun bangunannya yang kumuh membuat karyawan elit enggan mampir.

Mereka berdua masuk ke dalam warung. Pak Slamet, pria paruh baya dengan rambut yang mulai memutih, sedang mengelap meja kosong. Wajahnya terlihat lesu dan kurang tidur.

"Eh, Mas Bayu, Mbak Tari. Tumben mampir siang-siang begini. Mau pesan nasi uduk? Lauknya masih komplit nih," sapa Pak Slamet dengan senyum yang dipaksakan.

"Nggak mau makan, Pak. Mau ngopi aja, ada kan?" jawab Bayu sambil duduk di salah satu kursi plastik. Tari ikut duduk di sebelahnya.

"Ada, Mas. Kopi hitam biasa ya. Sebentar Bapak buatin."

Sambil menunggu Pak Slamet menyeduh kopi, Bayu mengamati sekeliling warung. Bangunan ini sebenarnya adalah sebuah ruko satu lantai yang disekat menjadi dua. Bagian depan untuk warung, bagian belakang untuk tempat tinggal Pak Slamet dan anak perempuannya, Nisa.

Tadi malam, saat menunggu Flash Sale di apartemennya, Bayu menggunakan sisa Koin Sistemnya.

[Resep Minuman Kafein Tingkat Menengah]

[Deskripsi: Serbuk campuran khusus yang jika dicampurkan dengan biji kopi jenis apa pun akan menghasilkan rasa yang sangat lezat, membangkitkan dopamin, dan memberikan efek adiktif ringan yang sepenuhnya aman bagi kesehatan manusia. Membuat pelanggan ingin terus kembali meminumnya.]

[Harga Normal: 500 Koin Sistem.]

[Harga Flash Sale: 20 Koin Sistem.]

Bayu telah membelinya seharga dua juta rupiah hasil konversi koin. Benda yang ia dapatkan bukanlah buku resep, melainkan sebuah toples kecil tak berlabel yang selalu terisi penuh setiap kali kosong, hasil manipulasi material dari sistem.

Pak Slamet datang membawa dua gelas kopi hitam yang masih mengepul.

"Pak Slamet, saya perhatikan warungnya akhir-akhir ini makin sepi. Ada masalah, Pak?" tanya Bayu membuka percakapan.

Pak Slamet menghela napas panjang dan duduk di kursi depan mereka. Wajahnya menunduk menatap meja kayu yang tergores.

"Iya, Mas Bayu. Sejak ada isu mau ada penggusuran lahan dari preman daerah sini, pelanggan jadi takut mampir. Anak saya si Nisa juga bentar lagi mau masuk kuliah, butuh biaya besar. Pusing Bapak, Mas. Rasanya pengen Bapak jual aja hak sewa tempat ini, pulang kampung buka warung kecil-kecilan."

1
ラマSkuy
wah apakah bukan hanya Bayu yang punya sistem jadi selain MC ada lagi yang punya sistem. tapi unik juga ya biasanya sistemnya itu menyatu dengan jiwa MC tapi ini dihpnya MC
ラマSkuy
nice 👍
Ironside
Bagus Kak /Smile/, btw mana Insectnya /Curse//Curse//Curse/
Mamat Stone
😍
Mamat Stone
🤩
Mamat Stone
👻🤣👻
Mamat Stone
🤣👻🤣
Mamat Stone
😍
Mamat Stone
/Drool/
Mamat Stone
/Casual/
Mamat Stone
/CoolGuy/
ラマSkuy
waw/Sly/
Mamat Stone
/Casual/
Mamat Stone
/CoolGuy/
Mamat Stone
terserah anda Thor /Ok//Good/
Mamat Stone
pasti salah kaprah 🤣👻
Mamat Stone
😍
Mamat Stone
🤩
Mamat Stone
/Casual/
Mamat Stone
/CoolGuy/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!