NovelToon NovelToon
Finding True Love

Finding True Love

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Hamil di luar nikah / Pembantu / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:10k
Nilai: 5
Nama Author: Aldiantt

Berawal dari niatan membantu sang kekasih mencari uang tambahan melamar, Alina justru harus kehilangan kehormatannya.

Ya, gadis itu terlalu mencintai kekasihnya. Sampai-sampai ia rela ikut menanggung beban yang harusnya bukan menjadi tanggung jawabnya. Sebuah pengorbanan untuk pria yang salah, yang atas kuasa Tuhan justru membawanya menemukan cinta yang benar.

Apa yang terjadi padanya?
Baca selengkapnya hingga selesai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aldiantt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11. Pamit

Waktu terus berjalan. Semenjak kejadian di tepi danau itu, Alina merasa seperti ada yang berubah dari Adit. Laki-laki itu mulai jarang menghubunginya. Biasanya komunikasi antara kedua anak manusia itu selalu terjalin setiap hari. Entah itu bertemu secara langsung, atau sekedar telepon dan berbalas pesan. Tapi beberapa hari ini Adit mulai jarang mengabari Alina. Ketika di chat pun Adit terkesan membalas seperlunya saja.

Tentu hal ini membuat Alina khawatir. Ia takut Adit kecewa dan berfikir yang tidak-tidak tentangnya. Padahal ia sampai seperti ini niat awalnya kan ingin membantu Adit agar bisa secepatnya melamar dirinya.

Alina yang tengah berada di kamarnya itu berdecak kesal. Ia mencoba menghubungi Adit, namun nomor itu tak bisa dihubungi sejak tadi. Di chat pun juga tak ada balasan. Padahal biasanya jam segini mereka selalu menghabiskan waktu untuk ber telpon.

Alina bangkit dari ranjangnya. Dengan langkah malas ia mendekati lemari pakaian dengan cermin lebar di kamarnya itu. Diperhatikannya bentuk tubuh itu dari pantulan cermin. Masih ramping, belum ada tanda-tanda perutnya membuncit. Kira-kira berapa bulan usia kandungannya? Rasanya ia sangat ragu untuk memeriksakan kehamilannya. Selain malu, ia seperti tak memiliki rasa syukur atas janin titipan Tuhan itu.

Lagipula apanya yang mau disyukuri? Hamil tanpa suami, bahkan hasil pemerkoosaaan oleh laki-laki yang tidak pernah ia cintai. Alina berdecak kesal. Kenapa semuanya jadi seperti ini?!

Alina sibuk dengan pemikirannya sendiri. Hingga tiba-tiba...

Tok... tok... tok...

Pintu diketuk dari luar.

"Al, makan dulu. Bapak sudah nunggu di luar," ucap sang ibu dari balik pintu.

"Iya, Buk," jawab gadis tak perawan tersebut. Tak lama ia pun keluar dari kamarnya dan memulai makan malam bersama kedua orangtuanya.

"Tumben, langsung keluar. Biasanya kamu telponan dulu sama pacarmu itu. Sampai-sampai membiarkan kami nunggu kamu selesai dengan kebiasaanmu yang tidak penting itu!" ucap Pak Herman, ayah Alina yang dikenal galak.

Alina tak menjawab. Ia hanya menunduk sambil melanjutkan makannya.

"Kalau kata Bapak, sih, selesaikan hubunganmu itu! Cari laki-laki yang lebih mapan! Lebih jelas asal-usulnya. Pacaran kok sama anaknya Rudi! Tukang judi, selingkuh, pemabuk! Anaknya juga pasti nggak jauh beda sifatnya sama bapaknya! Buah itu jatuh nggak jauh dari pohonnya!" ucap si Bapak.

"Dia itu tidak pernah serius sama kamu! Buktinya, sampai sekarang dia tidak pernah ada niatan datang kesini untuk melamar mu! Usia kalian sudah matang. Berhubungan juga sudah lama! Tapi sampai detik ini dia tidak pernah sekalipun menunjukkan batang hidungnya di rumah ini!" tambah Pak Herman.

"Mas Adit serius, kok, Pak! Sebentar lagi dia akan datang kesini untuk bertemu Bapak sama Ibuk! Dia sudah janji sama Al akan melamar Al minggu-minggu ini. Al juga udah ngomong sama Ibuk!" ucap Alina kesal.

"Mana buktinya?! Laki-laki itu cepet kalau soal janji janji! Kamu itu terlalu gampang dibodohi sama dia! Coba kamu ingat-ingat lagi, selama kamu pacaran sama dia, apa pernah dia datang kemari bertemu sama Bapak? Setidaknya kalau mau ngajak pergi anak orang itu izin sama orang tuanya! Tapi dia tidak pernah melakukan itu. Laki-laki macam itu masih saja kamu bela!" ucap Pak Herman dengan suara mulai meninggi.

"Pak, sudah! Nggak baik berdebat di meja makan!" ucap Bu Yanti mengingatkan.

"Itu karena Bapak yang nggak pernah suka sama Mas Adit! Mas Adit baik, kok. Dia juga pengen main ke rumah tapi Bapak selalu cuek!" ucap Alina kesal dengan suara sedikit meninggi.

"Al, sudah!" ucap Bu Yanti pada putrinya.

"Kamu itu kalau dikasih tahu nggak pernah nurut sama Bapak! Apa sudah merasa paling pintar kamu, hemm?!!" tanya Pak Herman kesal.

"Kamu itu anak perempuan Bapak. Anak satu-satunya! Bapak itu pengennya kamu berjodoh dengan laki-laki yang tepat! Bukan anaknya berandalan seperti si Rudi! Yang namanya watak itu pasti turun temurun! Sekalinya keluarga berandalan, akan tetap berandalan!!" Suara itu makin tinggi saja. Alina yang tak terima dengan makian dari sang ayah itu nampak kesal. Dengan mata yang mulai berair ia meletakkan sendoknya kasar lalu berlari menuju kamar tidurnya dan mengunci dirinya di kamar. Ia bahkan menghiraukan suara ayah dan ibunya yang terus memanggil-manggil namanya.

Alina menangis di ranjangnya. Satu masalah belum selesai, sekarang ada lagi masalah baru. Hubungannya tak dapat restu, ia hamil, Adit menjauh. Niat hatinya untuk melancarkan hubungannya dengan sang kekasih kini berujung rumit.

......

Beberapa hari kemudian.

Alina melakukan motornya dengan kecepatan sedang menuju danau tempatnya biasa ketemuan dengan Adit. Ia baru saja mendapat pesan dari Adit. Laki-laki itu mengatakan bahwa ia ingin bertemu dengan Alina siang ini di tepi danau. Alina yang otaknya dipenuhi banyak pertanyaan tentang perubahan sikap Adit pun tak mau membuang-buang waktu. Dengan segera ia berangkat menuju danau untuk menemui sang kekasih.

Sesampainya di danau. Dilihatnya di sana Adit sudah menunggu. Duduk di tepi danau seorang diri di bawah pohon rindang itu.

Alina turun dari motornya. Ia lantas mendekati pria itu dan berdiri di sampingnya.

"Mas..." ucap wanita itu.

Adit tak menoleh. Ia masih memfokuskan pandangannya ke arah danau yang jernih.

"Duduk, Al," ucapnya. Alina lantas mendudukkan tubuhnya di sana.

"Mas, ada yang mau aku tanyain sama kamu," ucap gadis itu.

"Aku juga ada yang mau aku omongin sama kamu," jawab Adit.

"Apa?" tanya Alina.

"Kamu duluan aja. Mau tanya apa?"

Alina menghela nafas panjang sembari mengubah arah pandangnya ke arah danau.

"Kamu kemana aja? Beberapa hari ini kamu jarang ngabarin aku. Telfon aja udah nggak pernah. Kamu marah sama aku?" tanya Alina.

Adit tak menjawab.

"Apa karena aku hamil makanya kamu mulai jaga jarak sama aku?" tanya wanita itu lagi.

Adit menoleh.

"Mas, ini bukan kemauanku! Aku korban!" ucap Alina yang mulai mengembun. "Kalau aku tahu akhirnya akan seperti ini, aku nggak akan pergi ke tempat itu!"

Alina mengusap air matanya. "Aku begini juga buat bantuin kamu, kan?" lanjutnya. "Semua demi kita. Biar kita bisa secepatnya sama-sama. Hiks...." Suara itu lolos dari bibir Alina. Ia mulai menangis meratapi nasibnya kini.

Adit diam. Ia menghela nafas panjang. Lalu...

"Aku mengajakmu kesini karena aku mau pamit. Besok aku berangkat ke Kalimantan, untuk merantau."

Degh...

1
Desyi Alawiyah
Cieeeh- Vincent, udah jadi calon suami siaga nih.. 🤭
Radya Arynda
semangaat alina,, nikah aka Vincent sama alina,,,,masalah mbok mu pikir mburi🤣🤣🤣🤣
Cicitaa🤡
lawak bgt tolong🙄
Cicitaa🤡
bukan........mereka kumpul kebo🙄
Cicitaa🤡
betul itu ma🙄 marahin ma anaknya biar kapok🙄
Cicitaa🤡
makan alina😅😅
Cicitaa🤡
hayolooo pacaran terus sih 😅
Cicitaa🤡
bucin parrraaahhh😅
Cicitaa🤡
benar bener ya kalian🙄
Cicitaa🤡
tuh kan bener 🙄
Cicitaa🤡
ihiirrr..............😅😅😅😅
Don't Call Me Mbak💅
lanjuttt
Don't Call Me Mbak💅
lah🤦🤦
Don't Call Me Mbak💅
🤣🤣🤣
Don't Call Me Mbak💅
najisss🤮
Don't Call Me Mbak💅
kebanyakan makan camilan sih😹
Radya Arynda
sabar Alina💪💪💪💪
Radya Arynda
kok ngak punya pendirian sih kamu cen vincen,,,,kasihan,,,alina ,,,mau di apakan dia,,,kenapa ngak nikah diam2 dulu,,,
Desyi Alawiyah
Cucu???

Wah, tanpa mama Theressa sadari, Vincent udah memberi dia cucu loh.. Di perutnya Alina.. 😜
Desyi Alawiyah
Dan pacarnya Alicia adalah Dion.. sahabatmu sendiri Vincent.. 😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!