NovelToon NovelToon
Closer To Me

Closer To Me

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Transmigrasi
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Ayu 0325

Menceritakan seorang wanita agen mata-mata bertransmigrasi ketubuh seorang Putri kerajaan dalam novel yang dia baca.

Semenjak kematiannya ditangan musuh, wanita itu masuk ketubuh barunya menjadi seorang putri yang tertindas. Setelah dirinya masuk ketubuh putri yang sering tertindas itu, dia berusaha merubah alur cerita dan mencegah satu kejadian dimana dia meninggal mengenaskan ditangan wanita licik.

Terus simak dan mampir jika kalian berminat membaca cerita ini, maaf kalau ada kalimat atau cerita yang sama karena ini murni ide dan khayalan saya sendiri.

Terimakasih banyak yang bersedia mampir dan singgah sebentar 🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu 0325, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bagian 11.

Saat ini aula kerajaan telah penuh oleh anggota kerajaan yang hadir untuk menemui ibu suri dan sekedar bertukar kabar satu sama lain.

Ketika acara masih belum selesai, Victoria duduk didekat ibunya bersama Reyna yang senantiasa berada dibelakang menemani mereka berdua. Sementara kaisar, permaisuri dan kedua anaknya berada ditengah kerumunan para anggota lain.

Mereka saling berbincang riang, sampai melupakan bahwa dua wanita yang juga keluarga sama sekali tidak diperhatikan oleh mereka sedari tadi.

Menanyakan kabar saja tidak, apalagi sekadar menyapa. Mereka semua terlihat angkuh dan tidak menyukai ketiga wanita yang duduk sendiri tanpa ada seorang pun yang mendekat.

"Riang sekali mereka tertawa, apa mereka tidak melihat kearah sini sama sekali. Dasar menyebalkan, kenapa ibu hanya diam saja ketika semua orang mengabaikannya."gumam Victoria terdengar pelan nyaris tak didengar oleh ibunya yang terlihat terdiam sambil mendengarkan obrolan meja didepan sana

Ketika hampir melihat bagaimana satu wanita yang terlihat pucat itu duduk sendiri bersama putrinya. Membuat semua orang melirik kearah mereka sambil tertawa pelan menertawakan keberadaan mereka.

Pada saat mereka tertawa, salah satu diantara wanita yang merupakan istri perdana menteri dikerajaan Langit sekaligus istri dari saudara kaisar, seketika arah pandangannya tertuju pada wanita disana dengan nada sinis.

"Pasti kalian datang karena ingin bisa makan makanan enak secara gratis kan, kudengar setiap hari kalian hanya makan dua kali sehari. Memangnya kalian tidak malu datang keacara penyambutan ibu mertua hanya karena makanan."ucap istri perdana menteri dengan sinis menghina

"Hahah..., kalau perlu ambil makanan sisa dari kami juga. Bukankah membuang-buang makanan tidak baik, daripada kita menyisahkan untuk hewan akan lebih baik jika kita berikan saja pada kalian."lanjutnya dengan tertawa puas mengejek dan menghina kedua wanita

Saat mendengar perkataan mereka yang begitu pedas dan membuat telinga Victoria panas seketika. Dia menatap siapa lawan yang baru saja merendahkan mereka dan menganggap mereka datang kesini hanya untuk makanan saja.

"Dasar wanita jelek, bedak berapa yang kamu gunakan. Lihatlah wajahmu saja seperti badut jalanan!."lontar Victoria dengan kesal kali ini dia tidak mampu menahan sambil menatap wanita yang baru saja bicara tanpa rasa takut sedikitpun

"Apa kamu bilang?."ucap istri perdana menteri dengan raut wajah marah lalu menatap wanita sialan itu dengan tatapan kebencian

Ketika mendengar Victoria memarahi adik iparnya yang memiliki status tinggi dikerajaan, membuat nyonya Viona menepuk paha Victoria pelan memintanya untuk berhenti bicara dan membuat keributan diacara hari ini.

"Tenangkan dirimu Victoria, sudah biarkan saja. Terserah mereka ingin bicara apa, dan jangan merusak acara nenekmu hanya karena perdebatan ini."ucap ibu menatap Victoria sambil mengeleng pelan dengan wajah lemah tatapannya sedikit menyipit pucat

Arah tatapan Victoria tertuju pada ibunya dengan tatapan serius, bukankah mereka sedang menghina mereka. Kenapa ibu hanya diam saja ketika dirinya ditindas oleh orang-orang yang sama sekali tidak memiliki otak untuk berpikir positif.

"Ibu, mereka sudah keterlaluan. Bagaimana ibu hanya diam saja disaat mereka menindas kita."toleh Victoria dengan tatapan serius sama sekali tidak mengerti kenapa ibunya hanya diam saja tanpa melawan balik

"Walaupun kita membalas mereka, kita juga pasti akan kalah. Adik ipar adalah istri dari perdana menteri yang disegani dikerajaan ini, ketika berurusan dengan mereka maka mereka tidak akan segan menghukum siapa saja yang menindasnya."ujar ibu menjelaskan jika berurusan dengan mereka maka hukuman adalah jalan keluarnya

Mendengar perkataan ibunya, alis Victoria sedikit terangkat bahwa sepertinya orang yang memiliki status tinggi begitu dihormati. Seperti didunianya saja bahwa orang kaya selalu dianggap benar dan mereka mampu menyelesaikan masalah hanya menggunakan uang.

"Tapi bu, jika mereka yang melakukan kesalahan kenapa harus kita harus diam dan mengalah. Tidak bisa, aku harus membuat perhitungan pada mereka karena berani merendahkan kita."ucap Victoria dengan marah lalu beranjak dari duduknya melangkah mendekati meja depan

"Victoria, apa yang ingin kamu lakukan?. Jangan bertindak gegabah Victoria."panggil ibu dengan panik ketika melihat putrinya pergi mendekati adik ipar dengan kemarahan

Pada saat Victoria melangkah dengan tegap juga dengan ekspresi marah yang tidak bisa ditahan lagi. Saat dia mendekat, terdengar jelas jika mereka sedang menertawakan dirinya dan ibunya ketika sibuk membahas mereka sebagai topik bahan tertawakan mereka.

Dengan kemarahan, Victoria berdiri didepan meja yang terdiri dari enam orang itu menatap Victoria dengan tatapan bingung dan ada juga yang tersenyum kecil mengejek.

"Ada apa kamu kemari, apa makanan disana masih kurang. Ambilah bekas makanan kita semua, bukankah kalian selalu mengambil makanan sisa."ucap istri perdana menteri dengan tertawa licik menatap Victoria

Ketika wanita itu baru saja selesai bicara dan begitu girang dengan apa yang terucap dari mulutnya. Victoria menatap wanita yang sudah menjadi incaran kemarahannya sejak tadi karena mulut pedasnya.

"Mengambil makanan bekas kalian ya!."ucap Victoria terdengar dingin menatap wanita dihadapannya dengan tatapan serius

Begitu mendengar perkataan Victoria yang begitu dingin dan menakutkan, membuat semua orang sontak terdiam tidak bisa bicara bahkan bernafas saja rasanya ketakutan.

Apalagi istri perdana menteri yang tadinya begitu berani menghadapi Victoria, berubah menjadi tidak berani dan menahan ketakutan saat menatap mata tajam itu yang mampu membuat bulu kudunya merinding ngeri.

Menatap semua orang terdiam, Victoria mengangkat kedua matanya memperhatikan penampilan wanita dihadapannya dari atas sampai bawah menganalisis.

Lalu dengan gerakkan yang sulit dicegah, dengan gesitnya tangan Victoria langsung meraih makanan yang tersisa dipiring, lalu dengan cepat memasukkan makanan yang dia genggam kedalam mulut wanita itu dengan kasar.

"Bukankah makanan ini enak!."ucap Victoria dengan wajah tersenyum licik memaksa makanan masuk kemulut wanita itu dengan kasar hingga membuat riasan diwajah wanita itu berantakan

"Hmm..."rintih istri perdana menteri terkejut lalu merintih melepaskan diri namun tidak bisa berbuat apa-apa

Pada saat melihat apa yang terjadi, sontak membuat semua orang yang duduk dimeja beranjak dari duduknya untuk menolong istri perdana menteri dari tangan Victoria.

"Lepaskan, apa yang sudah kamu lakukan, wanita bodoh. Kamu ingin membunuh adik ipar saya sampai mati."ucap kakak kedua dari kaisar dengan marah lalu menatap Victoria dengan tajam

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!