NovelToon NovelToon
System Kultivasi Level Maksimal

System Kultivasi Level Maksimal

Status: tamat
Genre:Sistem / Fantasi Isekai / Kultivasi Modern / Tamat
Popularitas:14.3k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Note: Ini cuma sekedar novel santai aja, kemungkinan besar dari kalian akan bosan membacanya. karena alurnya yang lambat, jadi jangan tanya author masalah debeh, aksi gelut gelut dan semacamnya yaa...😀

Xiao Yan bereinkarnasi ke dunia kultivasi modern sebagai bayi dengan status dan keahlian maksimal menyentuh angka 9999. Di tengah tragedi serangan monster yang merenggut nyawa ayahnya dan mengancam ibunya, dia tanpa sengaja melepaskan satu tembakan energi mematikan yang menghapus sang monster beserta daratan sejauh tiga kilometer dalam sekejap. Demi kehidupan yang damai dan tenang, Xiao Yan memutuskan untuk menyembunyikan identitasnya, meski takdir dan sistem di kepalanya seolah terus memaksanya untuk bertindak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2

Cahaya itu menyapu segalanya dalam garis lurus sepanjang tiga kilometer. Bangunan hancur menjadi debu, pepohonan terbakar habis, dan tanah terbelah membentuk parit yang dalam dan berasap.

Guncangan dahsyat perlahan mereda. Angin malam yang dingin berembus masuk melalui lubang besar di kamar rumah sakit.

"Hah..."

Xiao Yan menurunkan tangannya. Napasnya sedikit terengah, bukan karena kelelahan, melainkan karena terkejut. Dia menatap lubang melompong yang memanjang lurus membelah kota.

"Kekuatan apa itu tadi? Aku bahkan tidak bisa mengontrolnya. Aku hanya berniat membunuh monster kera itu, bukan membuat lubang sejauh tiga kilometer!"

Xiao Yan menoleh ke arah ibunya. Perempuan itu sudah pingsan, kemungkinan besar karena kehabisan darah dan syok akibat suara ledakan barusan.

"Pemulihan Ilahi," batin Xiao Yan cepat.

Dia mengarahkan tangannya ke tubuh ibunya. Cahaya hijau lembut keluar dari telapak tangannya, menyelimuti tubuh perempuan tersebut. Dalam hitungan detik, luka robek di perut ibunya menutup rapat. Warna kulitnya kembali normal, dan napasnya menjadi teratur.

"Fiuh..." desah Xiao Yan pelan. "Syukurlah dia selamat."

Tiba-tiba, suara desingan angin terdengar mendekat dari udara. Xiao Yan mendongak ke arah lubang dinding. Tiga orang berpakaian jas rapi berdiri di atas pedang panjang yang melayang di udara. Mereka melompat turun dari pedang masing-masing dan mendarat di dalam kamar rumah sakit yang setengah hancur.

Pedang-pedang itu kemudian menyusut dan masuk ke dalam saku jas mereka secara otomatis.

"Cepat periksa area ini!" teriak pria dengan rambut beruban. "Tim medis, segera evakuasi para pasien!"

"Ketua Wang, lihat ke sana!" seru seorang pria muda sambil menunjuk ke arah luar gedung. Suaranya gemetar.

Ketua Wang berjalan mendekati tepi lubang. Dia menatap garis kehancuran sepanjang tiga kilometer yang masih mengeluarkan asap panas. Matanya terbelalak lebar. Keringat dingin mengucur di pelipisnya.

"Gila..." gumam Ketua Wang. "Serangan macam apa ini? Qi yang tertinggal di udara sangat pekat. Bahkan kultivator tingkat Jiwa Emas pun tidak bisa membuat kehancuran semulus dan sepresisi ini."

"Apakah itu ulah monster kera tingkat lima yang dilaporkan menyerang area ini?" tanya pria muda itu.

"Bodoh!" bentak Ketua Wang. "Kera bodoh itu tidak punya serangan elemen energi murni. Dan lihat jejak energi ini! Arah tembakannya berasal dari... dari titik ini!"

Ketua Wang berbalik badan. Dia menatap lantai di dekat tempat tidur. Pandangannya jatuh pada perempuan yang pingsan dan seorang bayi kecil yang terbaring diam di sebelahnya.

"Ada korban di sini!" teriak anggota tim ketiga, seorang wanita. Dia berlari mendekati tempat tidur dan memeriksa denyut nadi ibu Xiao Yan. "Perempuan ini masih hidup. Denyut nadinya stabil. Tapi... di mana suaminya? Laporan mengatakan sepasang suami istri ada di kamar ini."

"Pasti sudah menjadi korban monster sebelum diselamatkan oleh sosok misterius ini," ucap Ketua Wang dengan nada muram. "Pertanyaannya, siapa senior kultivator hebat yang melancarkan serangan ini? Dia menyelamatkan nyawa perempuan dan bayi ini, membunuh monster itu, lalu menghilang begitu saja."

"Mungkin seorang tetua sekte yang sedang kebetulan lewat?" tebak pria muda itu.

"Hah..." Ketua Wang menghela napas panjang. "Bisa jadi. Siapa pun dia, kekuatannya berada di luar nalar kita. Dia tidak ingin identitasnya diketahui. Kita harus merahasiakan jejak kehancuran ini sebaik mungkin agar tidak menimbulkan kepanikan massal."

Xiao Yan yang terbaring di tempat tidur mendengarkan seluruh percakapan itu. Wajahnya tetap datar.

"Bagus," pikir Xiao Yan. "Mereka berpikir ini ulah kultivator hebat yang sedang lewat. Jika mereka tahu bayi yang baru lahir ini yang menembakkan energi itu, aku pasti akan dibawa ke fasilitas penelitian pemerintah dan dijadikan kelinci percobaan. Aku tidak mau kehidupan yang merepotkan."

Untuk menyempurnakan penyamarannya sebagai bayi biasa yang lemah, Xiao Yan menutup matanya kuat-kuat, menarik napas dalam-dalam, dan membuka mulutnya.

"Uwaaa! Uwaaaaa!"

Tangisan keras dan melengking memenuhi ruangan. Wanita dari tim penyelamat segera menggendong Xiao Yan dengan hati-hati, menepuk punggungnya untuk menenangkannya.

"Sstt, tidak apa-apa, bayi kecil," ucap wanita itu lembut. "Kamu aman sekarang. Senior hebat itu sudah menyelamatkan kalian berdua."

Xiao Yan terus menangis secara terus-menerus, sementara dalam hatinya dia membuat satu keputusan penting untuk masa depannya di dunia baru ini.

"Aku akan menyembunyikan kekuatan ini sampai mati. Aku hanya ingin hidup santai, damai, dan tidak mencolok. Ya, itu adalah rencana yang sempurna."

Sayangnya, dengan status dan keterampilan yang semuanya berada di angka maksimal 9999, kehidupan damai yang diimpikan Xiao Yan jelas tidak akan pernah terwujud dengan mudah.

1
💫Penjelajah Novel💫
kolo gw jadi Xiao yan itu udah gw tunjukkin kekuatan gw. biar semua orang tau. dan gw bakal hidup tenang di pegunungan dan menerima murid yg jenius 😑
petelgeuse romanee-contuol: Xiao Yan bocil labil kak, malah ambil pendekatan yang sulit😑
total 1 replies
adib
wah ini.. udah diungkap aja..
Aku anak kecil, Paman.
Lanjut Kak /Smile/, aku tunggu 100 Babnya Kak /Curse//Curse//Curse/
Aku anak kecil, Paman.: Bagus Kak, Kamu harus semngat update Kak /Scream//Scream//Scream/
total 2 replies
Sang M
T A H I........👊stop cerita. cerita gak waras...
Sang M
stop cerita dancokkk ini
Sang M
ganti cerita/ganti Host ini. karakter tikus payah malas dancokk.
Sang M
Coookkkk tikus comberan.
Sang M
matamu...
Sang M
skip....dancokkkk
Sang M
Tahi...
Sang M
cerita seorang host anjing
Sang M
tikus.pengecut. cerita melulu di sekolah. bosan. gak bisa cerita yg lain kah.??????
Sang M
pengguna system goblok. jadi memaksa jadi tikus pengecut. gak punya semangat. payah.. mati aja lu gak berguna. dancok... Otak Thor ini gak benar
Sang M
Bosan..Host gak punya greget.. sikap pengecut kayak tikus takut masalah. sampah...
Sang M
matamu.... karakter Host bocil tolol..
Ari Deo Saputra
semangat Thor
petelgeuse romanee-contuol: makasih kak/Smile/
total 1 replies
adib
💪💪 semangat thor
petelgeuse romanee-contuol: makasih kak/Smile/
total 1 replies
Ari Deo Saputra
bagus
Imran Syahputra
apaan ini kebanyakan cerita tanpa aksi jadi gk ada gunanya level maksimal
Imran Syahputra
ceritanya membosankn ganti mc aja mendingan gk ada aksi sama sekali
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!