NovelToon NovelToon
Pembalasan Nona Yang Sempurna

Pembalasan Nona Yang Sempurna

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: HartaKarun

semua yang kulakukan selama ini ternyata tidak berarti apapun bagi mereka,orang yang kuhormati,kusayangi dan kucintai mengkhianati ku begitu saja.
menyaksikan kematian ku seperti pertunjukkan yang menghibur mereka,aku sungguh bodoh...
memilih mereka yang tidak memilih ku..yang hanya memanfaatkan ku..aku menyesal...
aku tidak menerima takdir ini....aku menolak...
aku meminta pembalasan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HartaKarun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter 2

Awalnya memang sulit bagiku untuk menerima perubahan seperti ini,hidup ditubuh orang lain membuat ku merasa bersalah,namun karena sudah diberikan kesempatan kedua aku akan memanfaatkan ini dengan baik.tentu saja aku berjanji dalam hati bahwa orang yang disayangi oleh pemilik tubuh ini sebelumnya akan aku jaga sepenuh hatiku.itulah bentuk terima kasih yang bisa aku fikirkan saat ini untuk pemilik tubuh ini.

Ana menjelaskan semua hal dengan baik,entah harus bersyukur atau tidak dokter yang sebelumnya merawat tubuh ini menganalisis mengenai kemungkinan kehilangan ingatan sehingga aku bisa sepenuhnya menggunakan alasan ini untuk menghindari kecurigaan orang lain.

Menurut Ana,sekarang tahun 2026 bulan ke dua,aku cukup terkejut karena perbedaan tahun yang besar dengan tahun kematianku 2022.membuat ku penasaran bagaimana keadaan keluarga lama ku selama waktu itu dengan ketidak adaan ku?

Tentu saja,aku tidak akan melupakan perlakuan apa yang aku terima dari mereka,aku bukan lah orang yang naif dan polos yang akan melupakan segalanya,aku akan menuntut balas kepada mereka yang telah menyakitiku,tentu saja dengan mempertimbangkan keadaan pemilik tubuh ini agar aku tidak dengan sengaja membuat celaka orang yang disayangi pemilik tubuh ini.

Bagaimana pun aku tau pembalasan ku ini tidaklah mudah,aku harus meminimalisir kemungkinan apapun.

“Sayang,akhirnya kamu sadar.nenek sangat merindukan gadis kecil nenek”seorang wanita tua yang wajahnya masih berseri cantik,masuk keruangan inap ku diikuti oleh pria yang aku yakini suaminya.

Dengan mudah aku bisa mengenali mereka sebagai kakek dan nenek pemilik tubuh ini.sang Nenek memelukku dengan erat,kehangatan sebuah pelukan yang tidak pernah aku rasakan sebelumnya seperti menggelitik hatiku.

“Jangan memeluknya terlalu erat,nanti cucuku kesulitan bernafas ia baru saja sembuh”kakek menasehati nenek dengan menatap cemas kepada ku,seolah takut aku akan terluka dengan pelukan itu.

Mendengar omelan suaminya nenek melepaskan pelukannya walaupun dengan setengah hati,”aku tidak mungkin mencelakai cucu kita,aku hanya merindukannya”elaknya

Hatiku menghangat dengan interaksi ini,aku melihat kepada mereka,”kakek,nenek maaf sudah membuat kalian khawatir”bagi orang tua seperti mereka yang melihat cucunya harus berjuang dirumah sakit tanpa tau akan hidup atau mati pastilah membuat mereka takut dan trauma.

“Anak baik,itulah tugas kami sebagai orang tua disisimu yang akan khawatir akan apapun yang bisa membahayakan mu,selama kamu sehat itu sudah mengurangi kecemasan kami,pinta kami hanyalah kamu menjalani hidup yang bahagia dan sehat,"mataku berkaca-kaca,bahkan dikehidupan sebelumnya tidak ada orang tua yang mengkhawatirkan ku,hanya orang tua yang memberikan kehidupan dan kematian untukku.

“Sayang,nenek dan kakek akan selalu disisimu,menjagamu hingga akhir khayat kami.itulah janji yang kami ikrarkan kepada orang tua mu.jadi,jangan merasa sendirian,selalu ada kami dibelakang mu sehingga kamu tidak perlu takut dengan hal apapun.ingatlah kami yang menyayangi mu akan selalu berdiri disamping mu dalam keadaan kamu sakit atau sehat”

“Terimakasih,,terimakasih banyak kakek nenek..”air mata berlinang di pipiku,nenek menghapusnya dengan sapu tangan yang dia bawa,kakek memberiku tatapan cemas namun juga tampak menguatkanku,andai saja ada orang seperti mereka di kehidupan pertama ku.

Suara ketukan pintu mengalihkan perhatian kami,Ana masuk dengan tangan yang gemetar,ia tampak ketakutan,ingin mengatakan sesuatu namun juga tampak ingin bungkam.

Nenek melihat kakek yang juga melihat kearahnya,mereka sepertinya sudah menebak apa yang akan disampaikan Ana,mereka memandang ku dengan tatapan cemas dan ketakutan.mata ku masih mengarah pada Ana sehingga tidak memperhatikan pandangan cemas kakek dan nenek.

“Ada apa Ana?butuh sesuatu?,”aku bertanya

“Itu diluar…”Ana memandang ku lalu pada kakek dan nenek dengan tatapan cemas

“Tunangan anda berkunjung Nona”

Entah sudah kejutan keberapa ini

Astaga,apakah bahkan dalam kehidupan kedua ku aku masih terjebak dengan hubungan pertunangan?!

Dengan nada gugup aku berkata,”siapa namanya?”

“Devan Atmajaya”

Deg..

1
mia
bagus bangettttt 🫶🏻
mia
nggak sabar ngeliat pov Devan tentang masa lalu mereka
Meyke Bawole
cerita bagus
awesome moment
d yg g pas disini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!