NovelToon NovelToon
Tak Ada Maaf Lagi Untukmu

Tak Ada Maaf Lagi Untukmu

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Selingkuh / Tamat
Popularitas:492.4k
Nilai: 5
Nama Author: Aliyah Ramahdani

Pernikahan Aulia di uji melalui suami dan keluarganya. Hidup bahagia yang dia bayangkan kini sirna sejak hadirnya orang ketiga. Bahkan anak kandungnya sendiri pun tak pernah mendapat perhatian dan kasih sayang dari ayahnya. Perhatiannya hanya di tu jukan pada ponakan satu-satunya. Tanpa keluarga sang suami tau jika wanita yang seringkali mereka hina dan rendahkan, bukanlah wanita biasa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aliyah Ramahdani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kenangan Pahit

Vino kini tiba di salah satu hotel, tempatnya bertemu janji dengan seseorang yang menghubunginya semalam

" Sayang Aku merindukanmu" Ucap Vino begitu masuk ke dalam kamar hotel sembari melebarkan kedua tangannya

" Mas aku juga sangat merindukanmu" jawab nya berlari dan masuk ke dalam pelukan Vino

" Kenapa lama sekali sih datangnya, Mas?" Tanya wanita itu merajuk

" Maaf ya, aku membuatmu menunggu lama. sebagai gantinya, aku membawakan hadiah untukmu" ucap Vino membujuk wanita yang bernama Astrid. Dia adalah selingkuhan Vino

" Benarkah? coba aku lihat hadiahnya. kalau aku suka, maka aku akan memaafkanmu" jawab Astrid

" Aku yakin, kamu akan sangat menyukainya, sayang. sebentar ya, aku ambilkan dulu. aku menyimpannya di dalam tas" ucap Vino membuka tasnya

Wanita itu berdiri dan tak sabar menantikan hadiah yang akan diberikan oleh sang kekasih

" Tadaaaaahhh...." ucap Vina membuka sebuah kotak kalung untuk Astrid

Sebuah kalung berlian yang begitu sangat indah nampak berkilau di dalam kotak itu, Astrid sampai membelalakkan mata dengan mulut yang sedikit terbuka

" Mas, ini beneran untuk aku? ini berlian asli kan, Mas?" tanya Astrid mengambil kotak itu dari tangan Vino

" Iya dong Sayang, ini beneran asli. aku belikan khusus untuk kamu" jawab Vino membantu Astrid untuk mengenakan kalung itu di lehernya

" Terima kasih ya, Mas" ucap Astrid memeluk Vino

" Iya sayang. jadi, gimana? apa aku dimaafkan?" tanyanya membalas pelukan Astrid

" Iya Mas, aku memaafkanmu dan aku juga akan memuaskanmu" bisiknya tersenyum nakal

" Tapi apa istrimu tidak curiga tentang semalam?" Tanya Astrid melepaskan pelukannya

" Tidaklah sayang, tapi semalam hampir saja aku ketahuan. untungnya aku melihat bayangannya di lantai begitu dia mendekati pintu, makanya aku langsung memanggilmu dengan sebutan bapak agar dia tak curiga" jawabnya tertawa

" Hahaha.. bodoh sekali istrimu, Mas"

" Dia memang bodoh dan tak berguna" jawabnya

" Sudahlah sayang, daripada kita ngomongin wanita itu, bagaimana jika kita melepas rindu saja, sayang? aku sudah sangat menginginkannya" ucap Vino seketika menggendong tubuh Astrid ke atas kasur

*******

Sementara di rumah Aulia, dia sedang membuat susu untuk Kayla. tak lama, bu ayu pun datang dan masuk tanpa permisi

" Hei, di mana Vino?" tanyanya dengan wajah sinis

" Ibu masuk kok gak permisi sih? aku sampai terkejut loh, bu" ucap Aulia tanpa menjawab pertanyaan sang mertua

" Untuk apa aku permisi? ini kan rumah anakku" jawabnya

" Iya Bu, aku tahu. tapi kan ada yang namanya adab sopan santun jika masuk ke rumah seseorang, bu. Meskipun itu rumah ibu sendiri. Apalagi anak ibu sudah berkeluarga, jadi gak sopan dong kalo ibu langsung masuk nyelonong gitu aja" ucapnya menyindir

" Jadi kamu mau nganggap Ibu kurang ajar? begitu?"

" Gak, aku gak ngomong kayak gitu. ibu sendiri loh yang ngomong"

" Sudah berani menjawab ya kamu, Aulia"

" Ya maaf deh, bu"

" Katakan saja, di mana Vino?"

" Lagi keluar kota, Bu"

" Sejak kapan? kok gak ngasih tahu ibu?"

" Dari kemarin, bu. aku pikir Ibu sudah tahu"

" Pasti kamu kan yang memintanya untuk tidak memberitahu Ibu, agar ibu tidak minta oleh-oleh, ya kan? jangan bohong..!"

" Mas vino itu keluar kota karena ada kerjaan, bu. bukan untuk jalan-jalan. Lagian emang mas vino pernah dengerin kalo aku ngomong? Gak, kan?"

" Eleh.. bilang aja, kan?"

" Terserah Ibu sajalah" jawab Aulia masuk ke kamar menyusul Kayla

Aulia berbaring menatap anaknya dengan tatapan sangat sedih. Dia pikir, setelah berpisah rumah dari sang mertua, suaminya akan menyayangi anak mereka dan hidupnya akan bahagia

Tiba-tiba saja kenangan itu muncul, kenangan pahit saat Aulia tinggal bersama ibu mertuanya

Flashback..

" Hei, Aulia..!! Kenapa pakaianku kau gabungkan dengan pakaian orang rumah?" bentak vita berkacak pinggang

" Maaf Mbak, tadi aku buru-buru, jadi aku gak tahu kalau pakaian itu tercampur" jawabnya

" Dasar bodoh" ucap Vita

Braaaakk...

Vita menendang baskom hingga membunyikan suara cukup keras

" Cuci lagi yang benar" ucapnya membuang kembali pakaian itu ke lantai

Hidup Aulia sekarang benar-benar tergantung pada keluarga Vino, setelah dia pergi dari rumah orang tuanya. sehingga kini dia betul-betul dianggap membantu oleh keluarga suaminya

" Makanya lain kali kerja itu yang benar..!! Bikin kesel saja..!!" Ucap vita yang saat itu sedang hamil tua

" Makanya kalau kerja jangan asal saja kalau tidak mau dimarahi" bu ayu ikut menimpali dengan sinis

Aulia hanya bisa terdiam jika mertuanya sudah bicara, dia tak mau membantah dan memperumit hidupnya. karena dia masih butuh tempat tinggal, dan tempat tinggal itu adalah rumah ini. rumah sang mertua

" Bersabarlah Aulia. Tunggu sampai uangmu cukup untuk membeli rumah, kamu tidak akan tinggal di sini lagi" batinnya mencoba menghibur diri

Hari itu udara lebih panas dari biasanya, Aulia berdiri di belakang rumah untuk menjemur pakaian sembari menyeka peluh di dahi. setelah itu, dia kembali ke dalam untuk membersihkan kamar mandi dan memasak untuk makan siang mereka

Bu ayu, Vita, dan Aulia sedang berada di ruang makan

" Kamu bisa masak gak sih, Aulia? Kenapa ayam goreng ini sedikit gosong?" ucap Bu ayu

" Maaf bu, tadi aku-"

" Gak usah banyak alasan, lagian dia pasti gak ikhlas bu masakin kita, atau gak dia tadi main ponsel makanya lupa sama ayamnya. iya, kan?"

" Kalau kayak gini rugi dong kita beli ayam mahal, tapi gak bisa merasakan enaknya. kita beli itu pakai duit, Aulia..." Ucap Bu ayu menekankan

" Denger tuh, kita pakai duit dan bukan duit Kamu, makanya masak yang bener" ucap vita

" Iya mbak" jawab Aulia hanya tertunduk

Tak lama setelah mereka selesai makan siang, kedua ibu dan anak itu langsung berlalu meninggalkan bekas piring mereka di atas meja. itu sudah biasa bagi Aulia. dia pun membersihkan meja dan piring-piring kotor, semua dia angkat ke tempat cucian piring. namun, tak lama

" Aulia pakaianku belum di setrika juga..!?" suara melengking itu terdengar dari ujung ruangan

Aulia yang sedang mencuci piring, langsung menoleh. Vita, kakak iparnya sedang berdiri menyilangkan tangan dengan perut yang sangat buncit

" Maaf mbak, aku masih cuci piring. setelah ini akan ku setrika" jawabnya

" Ya ampun lelet banget sih, kamu. beresin rumah segini aja gak kelar-kelar? kayak orang baru aja?" ucap Vita kembali berkacak pinggang

" Namanya juga orang numpang hidup, Mbak. jadinya gitu deh" Valdo, adik bungsu Vino yang baru saja pulang dari kampus ikut bicara

Aulia hanya terdiam, ia sudah terbiasa dengan hinaan seperti itu

" Sudah cepetan sana beresin kerjaan kamu" ucap Vita

" jangan lupa rebus air panas untuk gue juga" teriak valdo

Aulia kembali menyelesaikan cucian piringnya. dia ingin pekerjaannya segera selesai, agar bisa beristirahat sebentar. tapi selalu saja ada pekerjaan yang menghambatnya

Akhirnya pekerjaannya pun selesai, pakaian kakak iparnya pun sudah selesai disetrika semuanya, air panas untuk adik iparnya pun sudah. kini, dia tinggal menunggu kedatangan suaminya

1
WHATEA SALA
Aulia berlebihan sekali membeli rumah dengan harga fantastis,untuk pamerkah...klu memang membeli untuk Bu Rita carilah rumah yang lain,sombong dan riaknya terlihat
WHATEA SALA
Bodoh klu tetap pergi karna di iming2 uang,gak heran klu Aulia di injak2,karna bodoh
WHATEA SALA
Kuras aja ATM suamimu..beres dan jual juga rumah secara diam2,di hajar aja dengan elegan suami dan keluarga,mau ngasih selingkuhan 40jt lebih di pinjam saudara 7juta lebih,udah miskinkan suamimu jangan lupa surat2 gadaikan🤣🤣🤣
WHATEA SALA
Kenapa musti di uji lagi,kan sudah tau suamimu seperti apa akan sia2nantinya,sekarang pikirkan saja masa depanmu dan anakmu
WHATEA SALA
Aulia..klu punya uang pake aja untukmu dan anakmu,uang dari suami di beri ke ortu nya,klu gak di beri uang ya gak usah di masakinlah,masak aja untuk dirimu dan anakmu..ingat suami klu sudah seperti kelakuan hati hati dan jangan mau di injak2
anton prasetya
Luar Biasa. terima kasih
Arwondo Arni
tambahin ceritanya dikit Thor karena vino sdh jadi baik ditrima bekerja yg lbh baik lagi utk menghidupin anaknya
ririn dina m
👍
Arwondo Arni
aku emang ngak suka dengan keluarga vino,tp kl mengenai anak yg ibu bpknya berpisah sedih,apalagi msh kecil. mudah2an Thor bikin alvaro diambil bpknya kasihan kl hidup dgn keluarga jahat
Arwondo Arni
apa adek felix dibunuh astrid
Lala lala
gak masuk kuliah smpe berbulan2 bertahun mana ada kampus kasi surat..emangnya ini sekolah sd smp sma disurati jika bolos..😄
kulish stop ya stop aja.
dan jika nikahnya vita sm indra nikah siri tak perlu urus surat cerai ke PA, cukup jatuhkan talak 1 2 atau 3 saat itu syah cerai.🙏
Lala lala
masa mau cerai minta tanda tgn di luaran..mana ada cerai islam cara bgtu.
kayak cerai ala dracin atau drama amerika perlu tanda tangan.
coba sblmnya googling dl gugat ala islam..krna dia kawin pake wali hakim jd kesimpulannya penulis membuat alur nikah cara islam..gugat aja di PA setempat nanti dpt panggilan sidang 3 x mediasi, jika tdk mau hadir slh satu malah semakin cepat selesai ketuk palu, gak perlu tuh cari mantan utk dapetin tnd tangan kayak cerai ala barat aja.
Ds Phone
risau sangat anak nya
Ds Phone
macam mana kerja bawa anak
Ds Phone
apa akan ber temu
Ds Phone
tunang kenapa tak kawin terus
Ds Phone
jual kau nak duduk mana
Ds Phone
perasan lah kau itu tak akan terjadi
Ds Phone
dah terlambat untuk sedar
Ds Phone
semua dah jadi kenayatan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!