Arnet tiba-tiba saja mendapatkan sistem yang mengubah hidupnya.
[Ding!]
[Selamat Host mendapatkan hadiah 100.000.000.000]
Suara itu muncul di pikirannya,disaat kejadian itu langsung mengubah hidupnya menjadi lebih baik.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ArsyaNendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
1. Muncul Sistem
Hari sial menghantui diri Arnet, setelah ia harus menerima takdirnya harus berputus dengan kekasihnya hanya karena ada wanita lain yang lebih cantik. Arnet tak bisa berbuat apa-apa untuk mempertahankan semuanya.
Pada akhirnya, ia mengalah dan menghilang jauh dari kekasihnya itu.Sudah satu tahun ini mereka menjalin hubungan dan berakhir seperti ini.Arnet benar-benar kecewa segala pengorbanan yang ia lakukan pada kekasihnya terbuang sia-sia dan hanya tertinggal rasa kesakitan di hatinya.
"Aku tak ingin menangisi pria itu lagi, sudah cukup rasa sakit yang sudah ia berikan padaku."batin Arnet yang sadar diri jika ia harus mengikhlaskan itu semua, dan pergi dari semua rasa kesakitan itu.
Dirinya mencoba memotivasi dirinya untuk membuang rasa sakit itu dan mencoba bangkit dari rasa sakit itu.
Arnet berjalan menuju area halte bus,tapi pandangannya tertuju pada seorang Nenek yang tiba-tiba terjatuh didepan Arnet.Arnet segera lari menghampirinya.
"Nenek hati-hati." Arnet langsung menolong Nenek itu mencoba berdiri.
Nenek itu mencoba berdiri sembari memberikan senyuman pada Arnet,"Terimakasih sudah menolong Nenek." ucap Nenek itu dengan senyuman.
"Sama-sama,Nek.Arnet Antar kedepan ya." Arnet segera menuntun Nenek itu untuk duduk di bangku didekat taman.
"Ini untuk kamu ." Nenek itu memberikan sebuah gelang untuk Arnet.
"Lebih baik Nenek simpan saja,itu barang milik Nenek." Arnet langsung menolaknya.
"Tidak Nak,ini sebagai tanda terimakasih Nenek pada kamu.Sudah menolong Nenek tadi." jawab nenek itu yang terus memaksa Arnet untuk menerima gelang itu.
"Maaf, Arnet...."
"Nenek mohon, terima gelang ini. Semoga dengan gelang ini bisa membantumu."Nenek itu tetap memaksa Arnet untuk menerimanya.
Arnet hanya bisa menghela nafas pelan-pelan,"Baiklah jika nenek tetap memaksa."Arnet terpaksa menerima gelang itu.
Tiba-tiba saja pandangan Arnet tertuju pada bus yang saat itu berhenti di depan halte,"Sepertinya aku harus pulang sekarang." ucap lirik Arnet yang melihat bus yang akan dia akan naikin.
Saat Arnet hendak menoleh ke samping, nenek yang ada di samping Arnet tiba-tiba menghilang. kejadian itu membuat Arnet kebingungan sekaligus tangan sebelah kanannya masih menggenggam sebuah gelang pemberian Nenek itu.
"Di mana Nenek tadi?"tanya Arnet kepada dirinya sendiri sembari melirik kanan kiri tidak ada kehadiran Nenek itu.
Arnet bergegas lari menuju halte dan memasuki bus yang ia naiki, tanpa Arnet sadari dari lokasi taman itu berdirilah seorang nenek yang terlihat tersenyum ke arah Arnet.
"Nenek yakin, kamu pasti bisa menggunakan itu dengan baik. Masa depanmu akan berubah menjadi lebih baik." Tiba-tiba saja bayangan nenek itu seketika lenyap dan menjadi misteri tentang siapa nenek itu.
Sedangkan di posisi Arnet sekarang,ia duduk dengan pikiran bingung tentang siapa Nenek itu.
"Kemana Nenek itu pergi." batin Arnet yang merasa bingung dengan kehadiran Nenek itu.Tiba-tiba saja dipikirannya terdengar suara yang langsung membuat Arnet terkejut.
[Ding!]
"Siapa itu?" tanya Arnet yang melirik kanan kiri mencari sumber suara itu.
[Ding!]
"Saya sistem keberuntungan Nona."
[Selamat Nina mendapatkan hadiah 100.000.000.000]
Seketika kedua mata Arnet melotot setelah mendengar suara itu.Hingga ia menoleh kanan dan kiri seperti orang kebingungan.
Pandangannya langsung tertuju pada Ponsel miliknya ,dan benar saja di ponselnya tertera uang berjumlah 100.0000.0000.
Arnet semakin tak percaya dan mengecek kembali lagi,"Apa aku hanya bermimpi,tak mungkin aku memiliki uang sebanyaknya ini." Batin Arnet yang tak begitu percaya dengan apa yang dia lihat.
[Selamat Nona mendapatkan bonus.]
Arnet semakin tak percaya dan benar saja saldo di aplikasi ponselnya benar-benar tertera nominal itu.
"Jika ini nyata,aku benar-benar jadi orang kaya." gumam lirih Arnet yang tak menyangka keberuntungan masih menghampiri dirinya.
Seketika pandangannya teralihkan pada gelang yang ia bawa,"Apakah ini gelang keberuntungan." batin Arnet yang merasa gelang dan kehadiran Nenek itu membawa keberuntungan.
"Aku tak menyia-nyiakan kesempatan ini,baiklah akan aku coba pergi membeli sesuatu yang mungkin untuk membuktikan kebenaran ini benar adanya." ucap lirih Arnet yang langsung ingin membuktikan.
Pada akhirnya Arnet pergi mencari sesuatu yang mungkin tidak terlalu banyak orang beli berupa tas mewah dan beberapa barang mewah lainnya.
Tidak hanya tas mewah,masih ada beberapa baju bermerk yang dihargai dengan harga sungguh fantastis yang Arnet beli.
Setelah Arnet mengecek kembali , mulailah kebenaran itu benar adanya,jika mana uang di ponselnya benar-benar nyata.
"Ini benar-benar nyata." Arnet begitu senangnya mendapatkan hadiah yang begitu besar.
Setelah berbelanja, Arnet sengaja mampir di sebuah restoran untuk makan siang.Arnet benar-benar menikmati kehidupan barunya itu.
"Selanjutnya,aku akan membeli sesuatu yang lebih penting lagi." gumam lirih Arnet yang tidak sengaja melihat brosur mengenai Apartemen yang sedang di jual.
"Aku akan membeli apartemen untuk aku tinggal." ucap Arnet yang diam-diam menginginkan itu.
Tiba-tiba saja notifikasi ponselnya berbunyi.
[Ding!]
[Selamat Nona mendapatkan bonus 500.000.000] Seketika mata Arnet semakin melotot setelah mendapat bonus lagi.
"Jika aku mendapatkan bonus terus,bukannya uang akan berkurang tapi malah semakin bertambah." ucap Arnet yang begitu bahagia.
"Sepertinya lebih baik aku segera membeli apartemen itu." ujar Arnet yang bergegas pergi ke lokasi kantor penjualan apartemen mewah di kota itu.
Sampai di kantor,Arnet langsung disambut oleh beberapa karyawan yang ada di kantor itu.
"Bisa kami bantu Nona." pegawai itu langsung menyapa Arnet.
"Saya hanya ingin melihat beberapa apartemen yang kalian jual." mendengar ucapan itu Karyawan itu langsung menuntun dan memberikan beberapa pilihan.
Salah satu dari mereka mulai menganggap remeh kedatangan Arnet di tempat itu,"Kamu yakin melayani wanita itu, sepertinya wanita itu hanya penipu."bisik-bisik karyawan di tempat itu.
"Kamu jangan seperti itu pada tamu kita." ucap balik wanita itu, yang tidak ingin membuat kecewa customer.
Tanpa mereka sadari Arnet mendengar apa yang sedang mereka katakan, Arnet hanya tersenyum sini.
"Sepertinya aku harus memberikan pelajaran pada wanita itu."batin Arnet yang terlihat sedikit begitu kesal, ingin niatnyaq membeli apartemen tapi kehadirannya dianggap remeh oleh karyawan wanita itu.
"Apa masih ada apartemen yang lebih mewah dari ini?"tanya Arnet yang dari tadi membaca brosur tentang beberapa apartemen yang mereka jual.
"Sebenarnya masih ada beberapa apartemen mewah yang kami jual Nona." karyawan itu langsung memberikan beberapa brosur yang di mana brosur itu tertera beberapa apartemen yang sangat mewah.
"Penthouse?"
"Iya Nona, ini adalah beberapa daftar apartemen yang sangat mewah dan banyak beberapa fasilitas yang tersedia."
"Berapa?" tanya Arnet lagi.
"10 miliar Nona." jawab karyawan itu dengan senyuman.
kapan pertemuan reuni biar ada booommm yg meledak
nanti gk terkejut itu temannya dan mantan kekasihnya bahwa arnet jauh lebih cantik
kenapa jovan nya gk pakai ruko arnet yg 6 itu kan bisa dibagi tu tempat rukonya
nanti adakah kerjasama antara arnet dan alex didlm perusahaan