Rivera Briar Edwina seorang siswa yang mengalami kecelakaan akibat tertabrak mobil dan jiwanya berpindah ke tubuh Aluna Effie Alfred seorang istri yang sangat dibenci oleh suaminya aiden Cristian edgar karena adiknya kecelakaan akibat tertabrak oleh mobil yang ditumpangi aluna. Tidak hanya itu aluna bahkan anak yang tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari keluarga kandungnya dan menyalahkan aluna yang menyebabkan kecelakaan dan meninggal ibu aluna semenjak ayahnya menikah lagi dan membawa anak tirinya hubungannya dengan keluarga tidak pernah baik. Akankah vera yang menjadi aluna bisa melewatinya, atau memilih untuk menyerah atau akankah aluna akan mencari kasus kecelakaannya?
episode 1
Pagi hari tepat jalan di kota X, jalanan raya yang sangat padat akan lalu lintas, Macat dimana mana, karena sebagian manusia pergi untuk bekerja dan sekolah, dan disini lah seorang gadis yang mengendarai motor dengan kecepatan tinggi.
Namanya Rivera Briar edwina dia dipanggil vera. seorang gadis pelajar, yang sedikit urak urakan, suka bolos sekolah dan dia terkenal dengan gadis yang sangat bar bar. Saat ini vera sedang terjebak padatnya lalu lintas
"Woi sialan, minggir lo ngalangin jalan gue lo" teriak vera sambil membunyikan klaksonnya. Saat ini dia diambang ambang mau terlambat. Karena vera bangun kesiangan.
"Mampus gue" gumam vera,
"Gila, andai gue bisa terbang pasti tidak seperti ini, gini amat mau jadi siswa teladan" kesal vera. Karena vera sudah berjanji pada ibundanya untuk jadi siswa teladan, jika tidak, maka ancaman adalah motor dan uang sakunya.
"Kalau begini terus lebih baik nikah saja, gue capek" teriak vera.
Tin.. Tin.. Tin..
Suara klakson mobil dari kejauhan yang sedang oleng karena rem blong, banyak kendaraan yang ditabrak. Mata vera melotot dia tidak bisa mutar mau pun balik karena jalan terlalu padat.
Saat vera ingin lari namun naas sudah terlambat
Brak..
Mobil itu menabrak vera dan pengemudi lainnya.
Disisi lain...
Di mension tuan muda Edgar seseorang sedang bercumbu mesra di depan seorang wanita dan wanita itu tak lain dan tak bukan adalah istrinya sendiri Aluna Effie Alfred.
Aiden Christian Edgar merupakan suami dari aluna, mereka menikah karena perjodohan, tidak hanya itu aiden membenci istrinya karena mobil yang ditumpangi aluna pernah menabrak sang adiknya hingga meninggal dunia. Hal itu membuat aiden melampiaskan dendam pada aluna dengan mempunyai kekasih yaitu Lula Aubrey
Mereka sudah menjalani hubungan mereka semenjak mereka kuliah, tapi lula harus melanjutkan impiannya, dan meninggalkan Aiden tanpa kabar.
setelah mereka menjalani pernikahan hingga satu tahun lamanya, tiba tiba kekasih Aiden datang kembali menemui Aiden, hal itu aiden memanfaatkan kesempatan ini dengan cara menyakiti hati sang istri dengan cara mempunyai hubungan gelap dengan lula.
"S-sayang disini masih ada aluna" seru lula, sedang bermadu kasih dengan Aiden.
"Biar saja emang dia siapa? " ucap Aiden yang masih mencumbui lula.
"Ah, tangan kamu nakal sayang" seru lula saat Aiden meraba-raba paha lula.saat ini aluna dalam keadaan pingsan disofa.
"Emh.. Apasih berisik sekali"ucap aluna memegangi kepalanya yang terasa pusing. Aluna langsung terbangun dari tidurnya karena merasa asing
" oh, gue dimana, ini? "aluna clingak clinguk memindai setiap ruangan.
"Bukannya gue tadi... pergi ke sekolah, kenapa tiba-tiba kemari" gumam aluna, berpikir sejenak tanpa memperhatikan jika didepannya ada orang yang bermadu kasih.
"Ah, sayang pelan pelan" suara lula mengalihkan perhatian aluna, aluna menjadi syok berat saat melihat ada seseorang melakukan adegan dewasa tepat di depan mata, aluna terblak blak saat melihat Aiden mencium leher lula dengan sensual. Dan disaat Aiden ingin membuka baju lula aluna pun menjerit.
"Aaa... Dasar mesum.." teriak aluna
Bugh..
Bokem aluna mengenai pipi Aiden hingga membuat Aiden merasakan sakit.
Plakk..
Tamparan aluna untuk lula sangat keras yang membuat lula terjatuh dari pangkuan Aiden.
"Al.. "Saat aiden ingin marah kepada istrinya itu sudah mendapatkan bentakan
"Apa? " bentak aluna yang membuat aiden kaget bukan main, sejak kapan aluna berani marah kepadanya.
"Dasar, kalian berdua tidak bermoral, berani beraninya kalian bermain adegan dewasa di depan anak kecil seperti gue ini, bikin gue lihat kalian jijik" ucap aluna yang membuat aiden menatap aluna dengan tatapan mengintimidasi.
Aiden langsung bangkit dari duduknya dan menatap tajam kearah aluna, aluna yang ditatap seperti itu pun dia tidak mau kalah dan menatap tajam aiden balik. Aiden tersenyum smirk
"Oh jadi lo mau main juga bersama kita silahkan? " ucap aiden, hal itu membuat aluna geram dan
Bugh..
Aluna membokem aiden hingga membuat aiden terhuyung.
"Lo, berani lo mukul gue? " bentak aiden, dia tidak tahu sejak kapan aluna menjadi kuat seperti ini.
"Apa, lo pikir gue takut sama lo, itu akibatnya jika lo berani berani menyepelekan gue, lo pikir gue sama seperti cewek lo itu yang mau di grepe grepe" bentak aluna sambil bligidik.
"Gue tahu, gue urak urakan tapi gue tidak murahan" bentak aluna lagi sambil ongos ongosan.
Aiden hanya bisa melihat aluna marah dia pun menjadi heran kembali. kenapa aluna bisa jadi galak seperti ini, biasanya jika aiden membentak atau pun saat dia sedang bermadu kasih dengan kekasihnya aluna hanya bisa menundukkan kepalanya.
Tapi kali ini berbeda, setelah aluna terbangun dari tidurnya dia mendadak menjadi orang berbeda.
Aluna berjalan sambil menatap kearah aiden dengan tatapan tajam lalu pergi, baru beberapa maju melangkah aluna berbalik kembali.
Duakk
Aluna menendang kaki Aiden hingga tersungkur,
"lo.. " bentak Aiden aluna langsung melotot. Lalu menjulurkan lidahnya.
"Apa? " bentak aluna yang membuat aiden kaget dan tidak jadi marah kepadanya. Aluna berjalan kembali menuju luar mension.
"Sayang kamu tidak apa-apa? " lula ingin membantu aiden, namun aiden langsung menghempaskan tangan lula.
"Tidak usah gue bisa sendiri" ucap Aiden kepada lula. Lalu bangkit.
"Dia kenapa sih tidak seperti biasanya, yang selalu patuh dan pura-pura tidak tahu" lula melihat kearah aluna yang sudah pergi, namun Aiden tidak menjawab karena dia sendiri juga bingung dengan sikap perubahannya aluna.
"Lebih baik lo pulang saja ini sudah mau larut" ucap Aiden
"Kamu tidak mau mengantarkan ku pulang? " rengek lula. aiden menggeleng
"Gue masih sibuk, lo pulang diantar sopir saja" ucap Aiden lalu pergi dari sana. Lula menghentakkan kakiknya.
Disisi lain aluna yang baru sampai gerbang mension Edgar dia melihat pagar itu terkunci rapat-rapat. aluna mencoba memanjat pagar itu namun tidak bisa aluna mengangkat keduanya tangannya ke atas pinggang
"Woi buka gerbang sialan ini? " teriak aluna, petugas yang menjaga gerbang pun lari ngicrit mendatangi aluna.
"Nyonya ada apa? " tanya petugas itu bernama walter . Aluna melihat kearah Walter.
"Lo yang jaga, cepetan buka gue mau keluar"seru aluna petentang-petenteng
" maaf nyonya tidak bisa, harus ada izin dulu dari tuan besar "seru Walter.
" enak aja, siapa dia! Bahkan gue tidak kenal siapa dia, lagian seenak jidat dia aja ngatur ngatur hidup gue cepat buka,"ucap aluna yang membuat Walter terkejut dengan sikapnya itu
"M-maaf nyonya tuan itu suami nyonya" ucap Walter.
"What.. " syok aluna.
"Ha.. Ha.. Ha.. Paman ini bisa aja ngelawak disini, bagaimana mungkin gue udah nikah umur gue aja masih tujuh belas tahun, bahkan gue juga masih duduk dibangku SMA tidak ada peraturan disekolah anak SMA boleh MENIKAH" tertawa aluna dia merasa lucu, dia menganggap ucap Walter hanya candaan.
"T-tapi nyonya.. "
"Ehm.. " dehem seseorang mengalihkan pembicaraan Walter, aluna dan Walter melihat kearah sumber suara.
"Ada apa ini? " ucap aiden melirik kearah aluna.
"Cih, mata katarak, apa dia tidak tahu atau pura pura tidak tahu" sarkas aluna menatap aiden.
"Tuan nyonya ingin keluar? " seru Walter.
"Mau ngapain? " heran aiden
"Ya pulang lah mau lah mau apa lagi" seru aluna sontak membuat aiden dan Walter terkejut
"Untuk apa? "Seru Aiden. Aluna menatap aiden.
" lo ini gimana sih, pakek tanya lagi menurut lo gue mau pulang mau apa? "Seru aluna.
" tidak boleh! Lo tidak boleh keluar seizin gue "Ucap aiden kerena dia takut aluna berbicara yang tidak tidak kepada orang tuanya. Aluna geram kepada Aiden,
" woi, lo siapa berani beraninya lo, ngatur ngatur hidup gue? "Bentak aluna yang membuat walter terkejut.
"N-nyonya beliau suami anda, nyonya" seru walter. Aluna menatap walter.
"Hah, dia suami gue" seru aluna menunjuk kearah dirinya sendiri, lalu tertawa.
"Haha.. Mana mungkin lah gue sama om om " ucap alana yang membuat walter dan widen terkejut. Apa dia tidak tahu umur dia dan dirinya hanya beda beberapa tahun saja.
Pletakkk..
Aiden menyentil dahi aluna yang membuat aluna marah.
"Woi, berani lo sama gue? " seru aluna mengangkat tangannya keatas pinggang.
Pletakk..
Lagi lagi Aiden menyentil dahi aluna balik.
"Bangsat.. " ucap aluna.
"Begitu lo bilang sama suami lo? " ucap Aiden.
Tin.. tin..
Suara klakson mobil yang ditumpangi lula keluar begitu saja, lula melambaikan kearah aiden. Aluna langsung syokk mendadak melihat itu
"Tu.. Tu.. Tu.. " tunjuk aluna, saat mobil itu melintas melewati mereka, bahkan bola mata aluna sampai mau keluar dari tempat.