NovelToon NovelToon
PEMBALASAN KETURUNAN DEWA ALKEMIS

PEMBALASAN KETURUNAN DEWA ALKEMIS

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi / Action
Popularitas:551
Nilai: 5
Nama Author: Nur Hali

Di benua Azure, kekuatan adalah segalanya. Namun, ada satu profesi yang paling dihormati dan ditakuti: Alkemis. Mereka yang bisa menciptakan pil roh, obat mujarab, dan racun mematikan.

Raymond adalah cucu dari Alkemis Legendaris yang pernah menyelamatkan dunia, Dewa Alkemis Zhuo Yi. Namun, sejak kakeknya menghilang secara misterius dan klan keluarga mereka dihancurkan oleh aliansi kekuatan jahat, Raymond hidup sebagai orang buangan yang menderita dan dipandang rendah.

Suatu hari, saat hampir dibunuh oleh musuh bebuyutannya, Raymond menemukan sebuah cincin batu giok peninggalan kakeknya. Di dalamnya tersembunyi jiwa sang Dewa Alkemis dan sebuah kitab suci "Formula Penciptaan Semesta".

Dengan warisan ilahi itu, Raymond bangkit dari lumpur. Ia mulai mencium bau bahan-bahan, meramu pil tingkat dewa, dan menumbuhkan kekuatan yang mengguncang langit. Ia berjanji pada dirinya sendiri: Semua yang pernah menginjak-injak martabatnya, semua yang membunuh keluarganya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Hali, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 1: RUNTUHNYA KLAN DEWA

Angin musim gugur bertiup dingin menyapu halaman utama Klan Ye, namun tidak seberapa dibandingkan suhu dingin yang menghuni hati seorang pemuda bernama Raymond.

Raymond berdiri di sudut halaman, tubuhnya kurus, pakaiannya compang-camping dan penuh noda debu. Di hadapannya, ratusan anggota klan lain sedang bersorak sorai merayakan upacara pemberian pil roh. Mereka memandang Raymond bukan sebagai manusia, melainkan seperti seekor anjing liar yang tak punya tempat tinggal.

"Lihat itu, si anak haram dari cabang luar," ejek seorang pemuda berotot dengan senyum mengejek. "Dulu kakeknya hebat ya? Dewa Alkemis katanya? Sekarang lihat cucunya, cuma bisa makan sisa-sisa makanan."

Tawa meledak di sekelilingnya. Raymond mengepalkan tangannya kuat-kuat, kuku-kukunya menancap hingga telapak tangan berdarah. Namun ia menahan diri. Ia tahu, jika ia melawan sekarang, ia bukan hanya akan dipukuli, tapi bisa tewas di tempat.

Dulu, Klan mereka adalah salah satu yang terbesar di Kota Azure. Kakeknya, Zhuo Yi, adalah seorang Alkemis tingkat Agung yang bahkan Kaisar pun harus menunduk hormat. Tapi tiga tahun lalu, semuanya berubah.

Sebuah konspirasi gelap terjadi. Klan mereka dituduh memberontak dan menyembunyikan harta karun terlarang. Pasukan gabungan dari tiga sekte besar menyerang tanpa peringatan. Rumah-rumah dibakar, para tetua dibunuh, dan harta benda dirampas. Kakeknya hilang tanpa jejak, dan ayah ibunya tewas dalam pertempuran membela kehormatan klan.

Sejak saat itu, Raymond hidup dalam penindasan. Ia diusir dari aula utama, tinggal di gudang tua yang reyot, dan setiap hari harus menerima cercaan dan pukulan.

"Hah! Apa gunanya menjadi keturunan Dewa Alkemis jika tidak bisa meramu satu pil pun?" suara lain terdengar sinis.

Air mata hampir menetes, tapi Raymond menahannya. Aku tidak boleh menangis, batinnya. Air mata hanya untuk orang lemah. Aku harus bertahan. Aku harus menjadi kuat.

Tiba-tiba, sebuah sepatu kulit yang mengkilap menendang keras perutnya. Bugh!

Raymond terpelanting mundur, mulutnya terasa asam dan darah hampir keluar.

"Anjing kurang ajar! Berani kamu berdiri saat Tuan Muda Victor lewat?" teriak pengawal itu.

Seorang pemuda tampan namun wajahnya penuh kesombongan berjalan mendekat. Itu adalah Victor, cucu kepala klan yang sekarang berkuasa. Ia menatap Raymond dengan mata penuh jijik.

"Raymond," suara Victor dingin. "Besok adalah ujian tahunan. Jika kamu gagal lagi dan tidak bisa menunjukkan kemajuan sedikitpun... jangan salahkan aku yang akan mengusirmu keluar dari kota ini untuk menjadi makanan binatang buas."

Raymond mendongak, matanya memancarkan api kebencian yang terpendam. "Victor... suatu hari nanti... aku akan membuat kalian semua berlutut..."

Victor tertawa keras, seolah mendengar lelucon paling lucu. "Beraninya kau mengancamku? Tangkap dia! Pukul dia sampai sadar!"

Dua pengawal segera menghunuskan tongkat kayu dan menghajar tubuh Raymond tanpa ampun. Pukulan demi pukulan mendarat di punggung, kaki, dan tangannya. Rasa sakit itu luar biasa, namun pikiran Raymond justru semakin jernih.

Kenapa aku bisa selemah ini? Dimana kakek? Dimana warisan yang seharusnya aku dapatkan?

Saat sebuah tongkat akan menghantam kepalanya, tangan Raymond yang gemetar meraba-raba tanah di samping tubuhnya. Jarinya menyentuh sebuah benda dingin dan bulat.

Itu adalah sebuah Cincin Giok Tua.

Cincin itu adalah satu-satunya barang yang tersisa dari kakeknya, yang selalu ia simpan di leher tapi sempat lepas saat ditendang tadi. Saat kulitnya bersentuhan dengan giok itu, tiba-tiba...

TRING!

Sebuah suara berdenging halus terdengar hanya di telinga Raymond. Cahaya hijau samar memancar dari dalam cincin, dan sebuah suara tua yang berat namun penuh wibawa langsung bergema di kedalaman jiwanya:

"Akhirnya... aku menemukanmu, cucuku. Sudah lama sekali aku menunggu..."

Tubuh Raymond terkejut, rasa sakit di sekujur tubuhnya seketika lenyap digantikan oleh aliran energi hangat yang luar biasa.

"Jangan takut, Nak. Mulai hari ini... tidak ada yang berani menyakiti kamu lagi. Mulai hari ini... dunia akan gemetar di hadapan kita!"

Mata Raymond yang semula redup, kini menyala dengan cahaya yang tak pernah ada sebelumnya. Sebuah rahasia kuno, sebuah kekuatan yang mampu mengubah takdir, kini telah terbuka di hadapannya.

Permulaan dari pembalasan sang Dewa Alkemis... baru saja dimulai.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!