semua yang kulakukan selama ini ternyata tidak berarti apapun bagi mereka,orang yang kuhormati,kusayangi dan kucintai mengkhianati ku begitu saja.
menyaksikan kematian ku seperti pertunjukkan yang menghibur mereka,aku sungguh bodoh...
memilih mereka yang tidak memilih ku..yang hanya memanfaatkan ku..aku menyesal...
aku tidak menerima takdir ini....aku menolak...
aku meminta pembalasan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HartaKarun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter 6
“Agata,sudah lama sekali kita tidak bertemu”sapa Nina dengan senyum mengejek yang tidak dia tutupi
“Ya”jawab ku dingin,ternyata sikap meremehkan nya belum juga menghilang seakan dia masih nona dari perusahaan besar
Nina mengerutkan keningnya,sialan beraninya Agata menatapnya dengan remeh,”kudengar kamu mengalami kecelakaan dan kehilangan ingatan,bahkan jika tidak mengingat apapun sikap menyebalkan mu masih seperti dulu ya”ejek Nina
“oh berarti dulu aku juga tidak menyukai orang seperti diri mu”aku tersenyum kemenangan
“Kamu….”tubuh Nina bergetar menahan amarah,gadis pengganti ini beraninya ia meremehkannya,jika bukan karena adanya gadis ini bisa jadi ia yang bertunangan dengan kakak Devan.
“Hanya karena kamu bertunangan dengan kak Devan bukan berarti kamu bisa menentang ku”
“Itu kamu tau,aku adalah tunangan Devan.jika aku meminta Devan untuk mendepak keluarga mu dalam bisnis mall ini,aku yakin ia tidak akan menolak permintaan ku”bersikap menyebalkan ternyata begitu menyenangkan saat berhadapan dengan musuh mu.
“Agata,jangan jadi kurang ajar ya..kamu lihat saja bagaimana aku akan membalas mu”tangan NIna mengepal tampak nya ia tidak sabar untuk menampar wajah ku,
Aku malah tersenyum miring,”silahkan,lakukan apapun yang ingin kamu lakukan tapi jangan menyesali dampak apa yang akan kamu terima,bisa jadi besok kamu akan menerima kabar kebangkrutan keluarga mu oh jangan lupakan juga dengan tunangan mu”
“AGATA,BERANINYA KAMU…”wajah Nina memerah
“tentu saja aku berani,jika seseorang punya tunangan CEO perusahaan S bagaimana ia tidak menyombong kan diri,apalagi tunangan nya tampan,tingi dan jangan lupakan ia masih muda,tidak seperti tunangan seseorang tuh”
“KAMU…BERANINYA KAMU MENGEJEK KU…DASAR JALANG…JIKA KAMU TIDAK MIRIP DENGAN NYA,BAGAIMANA MUNGKIN KAK DEVAN MEMILIH MU…..ANDAI SAJA KAMU TIDAK ADA KAK DEVAN PASTI AKAN MEMILIH KU”
“mirip dengan nya?siapa yang kamu maksud?”aku mengerutkan dahi ku,apakah Agata ini hanya di jadikan pengganti oleh Devan?pengganti siapa?dengan sikap Devan yang begitu lengket pada Agata bagaimana mungkin ia dijadikan pengganti.
“oh aku lupa,kamu kehilangan ingatan mu.tentu saja kamu juga melupakan bahwa kamu hanyalah seorang pengganti,orang yang kamu gantikan itu adalah,”
“Agata”panggil Devan,aku memutar tubuh ku dan melihat ia mendekat dari arah belakang ku,sialan ia datang di waktu yang tidak tepat hampir saja aku tau siapa yang digantikan oleh Agata.
“Apakah kamu sudah siap belanja?”Devan mendekat dan merangkul pinggang ku,ia menatap ku dengan lembut lalu mengalihkan pandangannya menatap Nina dengan tatapan yang dingin,
Nina membeku ketakutan dengan tatapan itu,”itu…halo kak Devan,senang melihat mu disini”Nina berkata dengan suara kecil dan menundukkan wajahnya menolak untuk bertatapan dengan Devan.
“Hm,sepertinya kamu makin berani”balas Devan dengan suara dingin
Nina terkejut menatap Devan dengan tubuh bergetar ketakutan,”itu..itu..maafkan aku kak Devan,aku keterlaluan…aku sungguh minta maaf”suara Nina memohon
Dulu Nina tidak setakut ini pada Devan,apa yang terjadi selama 4 tahun ini?
Merasa tatapan ku,Devan menunduk melihat ku,ia menatap tepat dimata ku,”saat nya pulang,tidak baik terlalu lama diluar”
“baiklah”aku menelan pertanyaan ku,lebih baik bertanya nanti saja
“Oh,bros itu bungkus dengan yang barang lainnya,tidak apa-apa kan Nina?”aku tersenyum ramah namun aku yakin dimata Nina itu senyum mengejek,
“Ya..tidak ada masalah Nona Agata”
Oh ternyata ia bisa begitu sopan,
“Ayo pulang”