NovelToon NovelToon
Kembali Dan Memperbaiki Cinta Yang Diabaikan

Kembali Dan Memperbaiki Cinta Yang Diabaikan

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Romantis
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Quin

Setelah mengetahui fakta tentang penghianatan orang yang paling di cintai, Florin Eldes memutuskan untuk mengakhiri hidupnya, namun di akhir hayatnya, seseorang yang begitu ia benci dan selalu ia siksa dengan sadis malah menangisi kepergiannya dan berharap ia tidak mati. " Kenapa kamu ingin menolongku? padahal aku sudah menyiksamu selama ini. bukankah kematianku adalah hal yang paling kamu inginkan..." Florin menutup matanya untuk terakhir kali setelah mengucapkan kalimat itu. Tapi di saat ia mengira ia sudah mati, ia Malah kembali ke malam dimana ia bertunangan dengan pria yang ia cintai sekaligus pria yang telah menghancurkan hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Quin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu

“ Tuan ada apa? Kita akan terlambat ke bandara jika harus ke rumah bi Lily.” Antony khawatir jika mereka akan ketinggalan pesawat apalagi jarak rumah bi Lily cukup jauh dari tempat mereka sekarang.

“ Kita batalkan perjalanan ke New York. Florin ada di sini jadi untuk apa aku datang ke sana. Sudah kubilang padamu Antony, dia akan datang menemui ku, dia akan datang.” Wilson tampak sangat Bahagia sekarang, antony bahkan belum pernah melihat Wilson sebahagia itu.

Antony menatap ke depan, ada kekhawatiran di dalam hatinya saat mendengar kedatangan Florin " Apa lagi yang akan terjadi sekarang?." gumamnya dalam hati.

.

.

Di sisi lain, Florin yang bosan menunggu di ruang tamu memutuskan untuk pergi ke dapur. Ia berniat membantu bi Lily yang sedang memasak untuknya. “ Bi, biar Florin bantu ya.”

“ Eh, nona…”

“ panggil Florin saja Bi.”

“ Nak Florin, jangan ke sini. Sebaiknya nak Florin duduk saja di ruang tamu, bibi akan menyiapkan nya untuk nak Florin.” Lily tampak terkejut saat melihat Florin masuk ke dapur dan membantunya memotong wortel.

“ Tidak apa apa bi, saya bisa kok.” Senyum Florin.

Lily tak bisa berbuat apa apa sekarang, ia hanya bisa membiarkan Florin membantunya di dapur.

“ Bi, sekarang apa pekerjaan Wilson?.” Tanya Florin di sela sela memasak.

“ Em,,, Wilson bekerja di perusahaan Derelick nak.” Jawab lily dengan gugup.

“ Wah hebat ya, kudengar perusahaan itu adalah yang paling terkenal di negara ini. Wilson sangat luar biasa. Apa bibi tahu jabatannya di perusahaan itu?.”

Lily yang tidak begitu mengerti bagian bagian pekerjaan di perusahaan kini sedang berpikir keras. Lalu ia ingat jika ia pernah menonton sebuah film dengan alur perusahaan.

“ Wilson adalah CEO di perusahaan itu.” Jawab bi Lily asal sambil tersenyum.

Awww

“ Nak Florin, kenapa bisa terluka begini?.” Lily panik saat melihat darah bercucuran dari jari Florin. Ia langsung mengambil kotak obat di lemari dan mengobati luka Florin.

“ Nak, kenapa tidak hati hati saat memotong sayur?.” Lily dengan sigap melilitkan perban pada jari telunjuk Florin yang terluka akibat pisau.

“ Bi! Apa yang bibi katakan benar? Wilson CEO perusahaan Derelick?.” Tanya Florin sekali lagi untuk memastikan pendengarannya. Ia terkejut hingga tangannya terluka.

“ Memangnya CEO itu bagian apa nak Florin? Bibi tidak mengetahui bagian bagian pekerjaan di perusahaan.” Jawab Lily yang mulai khawatir sebab Florin sangat terkejut saat ia mengatakan Wilson bekerja di bagian CEO dan terus mempertanyakannya.

“ Bi, CEO di perusahaan itu adalah pemilik perusahaan. Apa benar Wilson pemilik perusahaan itu?.”

“ Aduh, bisa bisanya aku mengatakan kebenaran. Bagaimana kalau tuan Wilson marah?. Apa yang harus aku katakan sekarang?.” Gumam Lily dalam hati dengan panik.

“ Aku hanya karyawan biasa di perusahaan itu, bibi sering menonton drama makannya dia mengatakan kalau aku CEO.”

Suara yang begitu familiar terdengar dari arah pintu utama. Wilson telah tiba di rumah itu dan ia sempat mendengar pertanyaan Florin. Ini belum saatnya ia mengatakan identitas aslinya.

“ Wilson.” Ucap Florin yang saat itu langsung berdiri sambil menatap Wilson. Pria itu masih sama seperti dulu, tampan dan juga manis.

“ Nona Florin, kenapa tidak mengatakan kalau nona akan…”

“ Wilson.” Florin menyentuh lembut wajah Wilson, kemudian sentuhan itu berpindah ke dada pria itu. Seakan ia ingat setiap sentuhan kasarnya di tubuh pria itu. Pria yang ia abaikan di masa lalu, pria yang ternyata diam diam perduli padanya walaupun ia sudah sangat menderita. “ Aku ingin bicara denganmu.”

Lily memandang ke arah Wilson dengan kekhawatiran besar. Ia tahu jika Florin akan marah kepada Wilson karena masalah tadi. “ Ya Tuhan, lindungilah tuan Wilson.” Lily berdoa dalam hati untuk keselamatan Wilson. Jika terjadi sesuatu pada Wilson, Lily tidak akan bisa memaafkan dirinya sendiri.

Kini Wilson dan Florin sudah berada di taman dekat rumah, pemandangan yang indah membuat suasana hati keduanya tenang. Wilson masih bisa merasakan sentuhan lembut tangan Florin di wajah dan dadanya. Itu adalah sentuhan pertama Florin yang tidak melukainya.

“Wilson…”

“ Nona, aku tahu apa masalahmu datang kemari, kudengar nona telah membatalkan pertunangan dengan tuan Valir. Apa ada yang bisa saya bantu nona?.” Wilson berbicara seperti biasa, ia tahu jika Florin mencarinya saat wanita itu dalam masalah.

Namun, bukannya menjawab Florin malah memeluknya sambil menangis. Wilson cukup terkejut dengan perlakuan Florin yang tak pernah ia bayangkan. Selama ini, jangankan memeluknya, bicara dengannya saja Florin tak mau. Florin hanya akan menemuinya untuk melampiaskan amarahnya, tapi kali ini berbeda, ia datang bukan untuk melampiaskan amarahnya, melainkan memeluk dirinya sambil menangis. Hati Wilson sangat tak tega melihat wanita yang di cintainya menangis seperti ini. “ Aku akan membunuhnya untukmu, berhentilah menangis.”

Florin melepas pelukannya, ia kemudian menatap Wilson dengan ketidak percayaan. Wilson adalah pria yang sangat baik tapi ia malah mengabaikan dan menyiksa teman masa kecilnya itu. Dan sekarang bahkan Wilson mengatakan akan membunuh Valir untuknya karena ia terus menangis. “ Tidak Wilson, aku tidak ingin kamu melakukan itu, aku datang ke sini untuk…”

“ Nona, anda selalu saja melarang saya untuk membalas perbuatan pria itu. Lihat sekarang nona tak berhenti menangis. Aku bersumpah aku akan membunuhnya…” Wilson terdiam saat mulutnya di tutup dengan tangan oleh Florin, Florin menggeleng dengan pelan.

“ Jangan lakukan itu, aku sudah berjanji pada diriku sendiri untuk tidak mencari masalah lagi dengannya. Jika kamu membunuhnya kamu akan melibatkan aku kembali ke dalam masalah. Apa kamu mengerti Wilson?.” Florin menggenggam tangan Wilson untuk meredakan amarah pria itu.

Wilson menatap tangannya yang berada dalam genggaman Florin. Ia tak mengerti kenapa tiba tiba Florin berubah. Wilson tak tahu harus bersyukur atau khawatir, tapi mendengar ucapan lembut dari Florin membuat amarahnya sedikit mereda. “ Baiklah aku tidak akan melakukannya, tapi katakan padaku apa yang sebenarnya terjadi.”

“ Ceritanya sangat Panjang Wilson dan kamu tidak akan percaya padaku. Aku datang ke sini bukan untuk mencari masalah atau menyiksamu, lihat aku sudah memotong kuku tajam ku sebelum menemui mu, kamu tidak perlu khawatir ya.” Florin mengelus lembut pipi Wilson. Ia tahu pria dihadapannya ini sangat trauma padanya.

Sementara saat ini keadaan Wilson sangat tak karuan, jantungnya berdetak kencang saat merasakan setiap sentuhan dari Florin yang begitu berbeda, kata kata lembut yang keluar dari bibirnya membuat hatinya begitu tenang. Tak seperti biasanya, setiap Florin bicara selalu dengan teriakan ke arahnya. “ Katakan saja, aku tidak perduli dengan perlakuanmu padaku nona, seumur hidup anda menyiksaku dengan kuku tajam anda, aku tidak masalah nona.”

“ Wilson, mengapa kamu sangat baik kepadaku? Aku jadi semakin menyesal telah memperlakukan mu dengan tidak baik selama ini. Apakah kamu mau memaafkan semua kesalahanku Wilson? Aku berjanji padamu aku sudah berubah. Aku tidak akan melukaimu lagi, aku ingin persahabatan kita tidak putus. Kamu bisa minta apa saja padaku, jika kamu minta rumah, mobil, ataupun uang aku siap memberikannya.” Senyum manis Florin lontarkan ke arah Wilson disertai dengan bulir air mata yang turun membasahi pipinya.

“ Nona, melihat sikapmu sekarang aku sangat bersyukur, melihatmu tidak mengamuk saja aku sudah Bahagia. Berhentilah menangis, aku tidak pernah membencimu. Aku tahu kamu hanya marah pada dunia, dan kebetulan aku ada di sampingmu jadi kamu memarahiku dan melampiaskan semuanya kepadaku. Nona, aku tidak minta apapun padamu, aku juga tidak ingin persahabatan kita terputus. Nona aku sudah memaafkan mu, jadi berhentilah menangis.” Wilson menghapus air mata Florin dengan ibu jarinya.

Sementara itu dari kejauhan, Lily sedang memperhatikan mereka dari balik jendela rumah. Perasaannya begitu khawatir saat pertama melihat Florin dan Wilson bicara berdua, tapi sekarang ia mulai merasa tenang, sebab ia lihat tak ada perlakuan kasar dari Florin, malahan ia melihat sesuatu yang langka dimana Florin memeluk dan membelai pipi Wilson. Dengan ekspresi Bahagia Lily menutup tirai jendela dan berhenti mengkhawatirkan Wilson.

Di taman, Florin yang berhasil mendapatkan maaf dari Wilson merasa lega. Walaupun begitu ia masih merasakan penyesalan di dalam hatinya. Apalagi saat Wilson mengatakan tidak ingin apapun selain persahabatan mereka tetap terjaga.

1
partini
setelah selesai,hai florin berapa lama hati bisa berubah dasar PA
partini
ko nikah sama orang lain,,percuma balik dong
partini
dasar florin PA guooooblok,,
partini
good story
partini
semua ke NY
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!