Kevin Argantara, pewaris tunggal Argantara group. Namanya terkenal di dunia bisnis sebagai pengusaha muda ternama
Pertemuannya dengan seorang gadis cantik bernama Alanna Kalila, seorang pelayan disebuah Night Club membuatnya jatuh dalam pesona gadis tangguh itu
Keluarga besar jelas menolak seorang gadis dengan latar belakang yang jauh dibawah keluarga Argantara
Pernikahan Kevin dan seorang penulis cantik bernama Raina Soesatyo, putri keluarga Soesatyo akhirnya ditetapkan dan Kevin tak bisa lari dari perjodohan dua keluarga besar itu
Lalu akan seperti apa kisah cinta Kevin dan Alanna? Akankah pernikahan bersama gadis berhijab itu membawanya pada kebahagiaan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon e_Saftri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mobil Baru
"Ini untuk kamu!" Raina menyerahkan satu pada pria yang siap mengemudi itu, Evan menyambutnya dan mengucapkan terima kasih
Kevin menoleh, apa-apaan Raina ini? Apa dirinya tidak terlihat hingga wanita itu hanya memberikan makanan manis itu pada Evan
"Kamu lupa kalau dimobil ini juga ada suami kamu?" Tanyanya dengan nada sinis
"Mas mau?" Raina malah bertanya "Aku pikir mas Kevin gak suka makanan manis!"
"Evan juga gak bisa makan manis, dia itu menjaga bentuk tubuh!"
Raina berdecak, sebenarnya suaminya ingin ia menjadi istri yang seperti apa. Kemarin Kevin melarang dirinya memerhatikan dirinya, sekarang malah ingin diperhatikan
"Aaaa"
Kevin menatap tangan istrinya yang ingin menyuapi permen kapas padanya, merasa diabaikan, wanita cantik itu menarik kembali tangannya membuat Kevin kembali kesal
"Kamu tuh gak bisa ngebujuk yaa?"
"Enggak!" Raina memakan permen kapas itu dengan kasar, mengabaikan sang suami yang terus menggerutu
Evan menggelengkan kepalanya, menurutnya pasangan suami istri ini sedikit aneh, menurutnya Kevin terlalu gengsi untuk mengakui jika dirinya tengah cemburu
Raina memusatkan pandangannya kearah luar jendela, sedikit menghibur diri dengan memandangi pohon-pohon yang bergerak cepat
Mobil mewah itu tiba didepan kediaman Argantara, Kevin keluar lebih dulu tanpa menunggu istrinya
"Terima kasih yaa Evan"
"Sama-sama nyonya!" Raina keluar dari mobil, ditangannya masih terdapat beberapa bungkus permen kapas
Begitu masuk kedalam kamar, sang suami baru saja hendak ke kamar mandi. Keduanya saling diam hingga Kevin selesai dengan ritual mandinya
Setelah makan malam, keduanya kembali kekamar. Keduanya sibuk dengan pekerjaan masing-masing
***
Malam harinya kediaman Argantara dibuat sibuk dengan seorang pria yang datang membawakan mobil baru
Mobil keluaran terbaru dengan harga selangit kini terparkir di halaman rumah tersebut, membuat semua orang bertanya-tanya
"Ini mobil baru kamu Kevin?" Tanya Cynthia sementara Renaldi diam saja, tidak masalah jika seorang CEO seperti Kevin membeli barang-barang mewah seperti ini
"Bukan!"
"Terus punya siapa?"
Kevin mengabaikan pertanyaan sang ibu, ia tersenyum pada seorang pria yang datang dan menyerahkan beberapa berkas lalu keduanya saling bersalaman
Raina diam saja memerhatikan suaminya yang sibuk dengan kendaraan berwarna putih itu
Raina mengerutkan keningnya saat Kevin menyerahkan berkas serta kunci mobil itu padanya
"Mobil ini buat kamu"
Bukan hanya Raina, tapi semua orang juga terkejut. Kevin memberikan hadiah mobil untuk istrinya? Ini sesuatu yang mengejutkan
"Tapi aku gak pengen beli mobil" Ujar Raina bingung
"Ini aku beliin buat gantiin mobil lama kamu, tenang aja! Ini cash!" Kevin tau kerisauan isterinya itu, Raina tidak ingin memiliki mobil hasil menyicil
"Terus mobil aku dimana?" Tanya Raina, jangan sampai suaminya itu melakukan hal yang buruk pada kendaraan kesayangannya
"Udah ditempat loak"
Raina terkejut, apa suaminya ini tidak mengerti apa makna dari sebuah barang. Bagaimana bisa kesayangannya berada ditempat loak
"Kamu jahat banget sih mas! Aku gak mau mobil baru! Aku mau mobil aku!" Raina menangis, membuat Kevin khawatir
Tangisan itu jelas membuat kedua mertua Raina keluar dari rumah. Ada apa dengan menantu mereka hingga wanita itu menangis
"Jangan nangis! Rain! Mama sama Papa bisa marah sama aku!" Kevin berusaha membuat istrinya itu diam
"Mas Kevin jahat!" Raina bahkan mengembalikan kunci serta berkas kepemilikan mobil baru itu
"Ada apa ini Kevin? Kamu apain Raina?" Tanya Renaldi
Cynthia yang melihat menantunya menangis, segera mendekat dan memeluk wanita hamil itu
"Aku gak ngapa-ngapain Pah, Raina nangis karena terharu dapat mobil baru!" Kevin menyengir, hal itu jelas tidak dipercayai oleh Renaldi
"Ada apa sayang? Kamu kok nangis?" Tanya Cynthia
"Mobil aku, di bawa ketempat loak sama mas Kevin!" Raina mengatakan itu sambil terisak membuat Kevin mendapat tatapan tajam
"Aku becanda, besok aku bawa mobilnya kesini!"
"Kamu tuh Vin, istri kamu ini lagi hamil loh. Gak bagus bikin dia stress" Cynthia memperingatkan dan pria tampan itu mengangguk "Udah sayang ya! Kamu sebaiknya istirahat didalam! Udah malem soalnya"
Raina mengangguk, ia menatap tajam sang suami yang membuatnya kesal. Wanita cantik itu melangkah cepat menuju kamarnya
"Aku minta maaf!" Ujar Kevin saat memasuki kamar, ia hanya bercanda perihal mobil istrinya itu
"Becanda kamu gak lucu!"
"Besok orang bengkelnya bakal bawa mobil butut kamu itu kesini! Terus kita pajang sebagai hiasan taman" Ucapan itu terdengar menyebalkan ditelinga Raina
"Kamu itu gak punya barang kesayangan ya?"
Kevin tampak berpikir lalu menggeleng "Buat aku barang yang udah butut artinya harus diganti!"
Raina mendengus, kesal juga mendengar ucapan sang suami yang terkesan mengejek
"Mulai besok kamu pake mobil yang aku beliin! Aku gak mau sampe kamu minta bantuan orang lain karena mobil kamu mogok!"
Peringatan ini jelas, Raina pun tidak ingin membantah. Sudah jelas suaminya tidak suka jika dirinya bersama pria lain
"Makasih buat perhatian kamu mas!" Raina melangkah ke tempat tidur, lalu Kevin menuju sofa
Keesokan harinya saat Raina tiba di toko, mobil baru nan mewah itu jelas mengundang kehebohan, terutama untuk Maryam
"Waah Rain, mobil ini bagus banget! Kamu beruntung banget punya suami kayak mas Kevin!" Ujar gadis cerewet itu sambil mengelus badan mobil mewah itu
"Jangan norak Mar!" Syafiq menegur, terlihat jelas jika pria tampan itu tidak senang akan hadiah mobil dari suami Raina itu
"Adduh, mas calon. Aku gak norak! Tapi emang mobilnya bagus banget!" Maryam mendekat kearah dua sahabatnya. Gadis cantik itu menatap sahabatnya lekat "Kok mas Kevin ngasih kamu mobil? Emangnya dalam rangka apa?"
"Kepo banget sih!" Maryam hanya melirik sekilas pada pria disamping Raina, ia tahu jika Syafiq tengah terbakar cemburu
"Ngomong Rain!" Desaknya "Apa karena kamu lagi hamil? Mas Kevin bahagia terus ngasih hadiah mobil?"
"Enggak kok, mas Kevin ngasih ini karena mobil lama aku udah rusak parah! Dia gak mau aku telat pulang karena masalah mobil!" Jelas Raina
"Uuuhhh" Maryam terlihat menggelikan dengan suara manja itu "Mas Kevin itu so sweet banget sih! Jadi pengen nikah juga!"
Raina terkekeh, menurutnya ucapan Maryam sangat lucu. Andai sahabatnya ini tahu seperti apa pernikahan yang ia jalani, mungkin Maryam tidak akan ingin menikah
"Terus kamu gak akan pernah pake mobil kamu lagi? Bukannya itu mobil kesayangan kamu?" Tanya Syafiq
"Astaga mas calon, buat apa Raina pake mobil bututnya lagi? Orang udah punya mobil sekeren ini?"
"Omongan kamu sama mas Kevin itu sama! Kalian nyebelin karena bilang kesayangan aku sebagai mobil butut!" Wanita cantik itu memasang wajah cemberut
Gadis cantik dihadapannya menyengir, memperlihatkan deretan giginya yang putih "Maaf, maaf! Tapi aku bener kan"
"Udah ah, ayo masuk! Kita masih banyak kerjaan!"
"Siap bos!"
"Kalau gitu aku duluan ya! Ada kelas pagi soalnya!" Pamit Syafiq "Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam" Sahut dua wanita itu secara bersamaan