NovelToon NovelToon
Si Manis Kesayangan Sang Mafia

Si Manis Kesayangan Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Romansa Fantasi / Mengubah Takdir / Vampir / Crazy Rich/Konglomerat / Fantasi Wanita
Popularitas:55.8k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

Xavier benci dua hal di dunia ini, kekacauan dan bulu kucing. Sebagai seorang mafia yang disegani hidupnya harus selalu steril dan terkendali.

Namun, semua itu hancur saat seekor kucing liar yang ia temui tiba-tiba berubah menjadi gadis cantik nan polos bernama Luna.

​Luna tidak tahu cara menjadi manusia. Dia berisik, manja, dan hobi mengacaukan ruang kerja Xavier yang rapi.

Xavier ingin mengusirnya, tapi setiap kali melihat mata bulat Luna, hatinya goyah.

Bagaimana bisa sang pemangsa justru tak berdaya di tangan mahluk manis seperti Luna?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 35

Terjadilah adegan tarik-menarik yang sangat tidak seimbang di bawah kucuran air shower.

Xavier berusaha mendorong Luna keluar, sementara Luna, dengan insting keras kepalanya malah menarik lengan Xavier karena mengira pria itu sedang dalam bahaya.

"Luna, lepaskan! Keluar sekarang juga!" teriak Xavier.

"Tidak mau! Sapir pasti sakit, kan? Kenapa badannya panas sekali seperti ubi rebus!" balas Luna sembari menarik kuat-kuat.

Sial bagi Xavier, lantai kamar mandi yang licin karena sabun tidak mendukung wibawanya. Kakinya terpeleset, dan dalam upaya menjaga keseimbangan, ia justru menarik Luna ikut jatuh bersamanya.

Bruk!

Xavier mendarat telentang di lantai yang basah dan Luna jatuh tepat di atas tubuhnya. Posisi mereka sangat intim, wajah Luna hanya berjarak satu inci dari wajah Xavier, dengan rambutnya yang basah meneteskan air ke dada bidang sang mafia.

Luna mengerjap-erjap polos, matanya yang biru jernih menatap tepat ke manik mata Xavier.

"Wah, dada Sapir bunyi dug-dug-dug kencang sekali. Apa ada drum di dalamnya?" tanya Luna tanpa dosa, bahkan ia menempelkan telinganya di dada Xavier untuk mendengarkan lebih jelas.

Xavier menelan ludah. Seluruh sarafnya seolah korslet.

Bagaimana bisa ia mempertahankan martabatnya sebagai pemimpin organisasi bawah tanah yang paling ditakuti, sementara saat ini ia sedang ditindih oleh seorang gadis yang sibuk mencari instrumen musik di dalam dadanya?

"Luna... bangun," desis Xavier.

"Sstt! Sapir diam dulu, Luna mau dengar drumnya!" Luna malah semakin menekan tubuhnya, tangannya meraba-raba perut sixpack Xavier dengan penasaran. "Ih, perut Sapir juga keras sekali. Apa Sapir makan batu tadi pagi?"

"Itu bukan batu!" bentak Xavier, wajahnya sudah merah sampai ke telinga. Ia merasa seolah nyawanya sedang dicabut perlahan oleh kepolosan gadis ini. "Bangun atau aku akan membuangmu kembali ke hutan sekarang juga!"

Mendengar ancaman itu, Luna langsung bangkit dengan wajah cemberut. "Sapir galak! Luna kan cuma mau bantu memancing ikan di tembok tadi!"

Xavier segera berdiri dengan gerakan secepat kilat, mengabaikan rasa perih di punggungnya akibat jatuh tadi.

Dia menarik napas dalam-dalam, berusaha menormalkan detak jantungnya yang sudah melebihi batas kecepatan maksimal. Lalu, meraih handuk dengan tangan gemetar dan melilitkannya di pinggang.

"Keluar dari sini. Sekarang!" perintah Xavier sembari menunjuk pintu kamar mandi.

"Tapi Sapir belum selesai memancingnya!"

"LUNA!"

"Iya, iya! Luna keluar! Sapir galak sekali, pantas saja temboknya tidak mau bicara sama Sapir!" gerutu Luna sembari melangkah keluar dengan bibir mengerucut.

Begitu Luna melangkah melewati ambang pintu, Xavier langsung menyambar gagang pintu dan menutupnya dengan bantingan keras.

Klik!

Xavier mengunci pintu dari dalam dan menyandarkan punggungnya di sana. Ia memejamkan mata, membiarkan kepalanya membentur pintu yang kokoh itu berulang kali dengan pelan.

"Ya Tuhan... kenapa aku bisa memelihara makhluk seperti dia," gumamnya frustrasi.

Alerginya memang hilang jika bersama Luna, tapi sepertinya kesehatan mentalnya yang sekarang terancam.

Di luar kamar mandi, Luna masih berdiri di depan pintu, menempelkan telinganya di sana.

"Sapir? Apa drumnya masih bunyi? Kalau drumnya rusak, nanti Luna carikan kucing lain untuk perbaiki ya!" teriaknya dengan suara lantang.

"Diam atau kupotong jatah dagingmu seminggu!" teriak Xavier dari dalam.

Seketika itu juga, suasana menjadi sunyi senyap. Ancaman daging adalah satu-satunya hukum yang dipahami Luna dengan baik.

"Luna masih mau daging, tapi juga mau yang tadi," gumam gadis itu sembari memikirkan sesuatu dibawah perut berotot milik Xavier.

1
Dew666
🪻🪻🪻
🇧🇬
dipercepat 😭 plok2nya 🌚🌚🌚
angel
thor bakal up lagi gak malam ini?
Senja: Ga tahu kak, tergantung ide ini
total 1 replies
Keysha Aurelie
Vier sudah bersama kesayangan kembali dan bonus dua anak yang lucu

sekarang giliran Xander yang berbahagia
Eva Karmita
akhirnya bahagia selalu Sapir dan Luna bangun keluarga Cemara ya 🥰🥰🥰🥰
Eva Karmita
kau salah faham juga Sapir Luna tidak pernah menikah dengan Jidat... Jidat cuma jadi paman untuk anak"mu 🥰🥰
partini
lovely doply ❤️❤️, bikin cerita kaya gini lagi Thor,seru pernahh maca komik manga jepang yg berjudul fruits basket ga thor
Senja: Blm mak,, sekarang lagi suka donghua
total 1 replies
angel
lanjut thorrrr💪
Al Fatih
Syukurlah...,, salah faham sudah d luruskan....,, tapi apa ini artinya kisah Luna Xavier akan berakhir...,, jangan dulu yaa kaka
MamDeyh
Luna udah deh dgrin si Sapir. 😒
Mita Paramita
akhirnya bertemu lagi Luna & Xavier 😘 apa kabar nih Xander gak diceritain nih Thor 🤨🤨😁
Hesty
iya kaka semngt up nya kalau bisa bnyk aku kepo😍😍
Al Fatih
Syukurlah akhirnya Xavier bisa bertemu sama Luna dan anak anaknya,, tinggal gimana caranya Xavier menjelaskan dan melunakkan hatinya luna
Lilik24
tinggal nurut aja sama sapir luna
angel
semangattt up nya thorrrrr💪
Keysha Aurelie
lanjut kak tetap semangat dan terimakasih up nya🙏

Luna sekarang sudah bisa memanggil Xavier , tapi ada yang kurang Luna yaitu panggilan sayang 🤭
Vier yakin banget sama dua bocah itu, langsung mengakui anak nya

Mama Bella terkejut dan senang nih
omg baby Vier 🤣
Senja: cMa2 zeyeng
total 1 replies
im'yuseec
rajin" up Thor
Senja: aku usahakan kak
total 1 replies
Eva Karmita
tetiba udah enam tahun aja dan Luna udah punya bocil twins dan baiknya lagi anaknya mewarisi sikap emak bapaknya satu lembut satu mode pemburu persis bapaknya...jadi penasaran selama enam tahun Luna hidup dalam pelarian siap yg menemani ,, apa si Jidat...?? dan apa kabar Elise sama Xander apa mereka menikah atau Mereka berpisah..??
Al Fatih
koq Luna bisa ketemu si jidat...,, trus kira2 si jidat cuci otaknya Luna ga yaaa...
Dan tau2 sudah 6 taon saja yaa😅
Mita Paramita
Luna cepet ketemu Xavier 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!