NovelToon NovelToon
Pak Guru, Saranghaeyo

Pak Guru, Saranghaeyo

Status: sedang berlangsung
Genre:Menyembunyikan Identitas / Romansa pedesaan / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:6.4k
Nilai: 5
Nama Author: poppy susan

Saking kayanya, keluarga Suhartanto merasa jenuh dengan kehidupan mereka yang bergelimpangan harta. Akhirnya mereka memutuskan untuk pindah ke desa, mencari suasana baru tanpa fasilitas mewah apa pun.

Akankah mereka mampu bertahan hidup di desa yang semuanya serba terbatas?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 34 PGS

Setelah sampai rumah sakit, Tri langsung meminta perawat untuk menangani istrinya. Tri sangat geram dengan apa yang sudah dialami oleh Wita. Wanita yang selama ini dia jaga dan dia jadikan Ratu, oleh orang lain malah disakiti seperti ini.

"Brengsek kalian semua, lihat saja saya akan membuat kalian menyesal," batin Daddy Tri emosi.

Tri menghubungi seseorang dan ia pun memerintahkan sesuatu kepada orang itu. Tri juga mengirimkan pesan kepada Sherina supaya jangan dulu pulang, karena dia akan kembali ke kampung setelah istrinya ditangani. Satu jam berlalu, setelah dibersihkan tubuh Wita akhirnya Wita sadar juga.

"Mommy," seru Daddy Tri.

Wita membuka matanya dan langsung memeluk suaminya itu. Wita menangis sesenggukan dipelukan suaminya. "Maafkan Daddy karena datang terlambat," ucap Daddy Tri merasa sangat bersalah.

Wita terus saja menangis, pelukan Wita semakin erat membuat Tri merasa sangat aneh dengan sikap istrinya. Ia tahu jika sudah seperti itu, maka istrinya sedang dilanda ketakutan yang luar biasa. Tri melepaskan pelukan Wita dan menangkup wajah Wita.

"Mommy kenapa? apa yang terjadi selama Daddy tidak ada?" tanya Daddy Tri.

Bukan jawaban yang Tri dapat, malah air mata yang terus mengalir. Tri menghapus air mata Wita dan berusaha menenangkan istrinya itu. Tri menatap Wita sangat dalam dan menyunggingkan senyuman.

"Sekali lagi Daddy tanya, apa yang sudah orang brengsek itu lakukan kepada Mommy dan juga anak-anak?" tanya Daddy Tri.

"Mommy takut, Dad," lirih Mommy Wita.

"Takut kenapa? sekarang ada Daddy di sini, Mommy jangan takut. Coba cerita apa yang sudah mereka lakukan? supaya Daddy bisa melaporkan mereka ke Polisi," ucap Daddy Tri.

Tangisan Wita semakin menjadi, akhirnya dengan terbata-bata Wita pun menceritakan semua apa yang sudah Tama lakukan. Tri semakin emosi, kali ini amarahnya benar-benar tidak bisa ditahan lagi. "Mommy tenang, jangan menangis Daddy pastikan Tama akan mendapatkan balasan yang setimpal atas apa yang sudah dia lakukan. Ternyata, si Tama sudah mulai membangunkan macan yang sedang tidur," seru Daddy Tri.

Beberapa saat kemudian, Wita terlihat tertidur mungkin karena efek obat. Tri meminta suster untuk menjaga istrinya karena dia akan pergi ke kampung menjemput anak-anak dan menyelesaikan semua masalah. Sementara itu, Sherina mengeluarkan beberapa iphone dari dalam tasnya.

"Ini untuk kalian," seru Sherina.

"Ya, ampun ini 'kan ponsel mahal yang dipakai artis-artis," ucap Nining kaget.

"Iya, aku kasih kalian masing-masing satu," sahut Sherina terkekeh.

"Tapi ini mahal Sher, kita gak enak untuk menerimanya. Bahkan harganya setara dengan satu kali hasil panen di kebun aku," ucap Badru.

"Tenang saja, kakak gua duitnya sudah gak berseri lagi jadi kalau cuma ngasih tiga iphone buat kalian itu hal kecil," seru Syarif.

Sherina menoyor kepala Syarif. "Apaan sih!"

"Keren, memangnya kamu kerja apa Sher?" tanya Mail.

"Doi punya perusahaan properti yang saat ini diurus sama Daddy juga," sahut Syarif.

"Lah, terus waktu kamu ngelamar jadi guru dan bilang cuma lulusan SMA, bohong dong," seru Nining.

"Busyet, kakak gua lulusan universitas di Amerika," sahut Syarif.

"Pantas saja bahasa Inggris kamu bagus," sahut Nining.

"Oh iya, baju-baju aku juga kamu bawa saja ya, Ning lumayan buat ganti sehari-hari," ucap Sherina sembari tersenyum.

"Ya, Allah terima kasih Sher. Baju kamu bagus-bagus mana ada aku pakai buat sehari-hari sayang, nanti aku pakai buat bepergian," sahut Nining.

"Terserah kamu saja," ucap Sherina.

"Baju-baju gua juga kalian bagi dua saja," ucap Syarif.

"Wah, terima kasih ya," sahut Badru dan Mail bersamaan.

Beberapa jam kemudian, Tri datang dengan membawa Polisi. Ningsih dan Nia kembali menangis dan memohon untuk memaafkan mereka. Sherina dan yang lainnya keluar dan kaget saat melihat sudah ada mobil polisi di sana.

"Bangunkan si bajingan itu!" seru Daddy Tri menunjuk ke arah Tama.

"Baik, Tuan."

Anak buah Tri menyeret Tama ke hadapan Tri. "Kamu boleh bawa saya ke penjara, tapi tolong lepaskan mereka kasihan mereka masih muda," ucap Juragan Tama memohon.

"Giliran begini kasihan, tapi disaat kalian menyiksa anak-anak dan istri saya tidak ada belas kasihannya. Ternyata kamu tadi mau berusaha memperkosa istri saya, bajingan kamu Tama!" teriak Daddy Tri penuh amarah.

Tri menghantam wajah Tama sampai tersungkur ke tanah. Semua orang membelalakkan matanya, termasuk Ariel dan keluarganya. Mereka tidak menyangka jika Tama sudah berbohong tapi ternyata dia sendiri yang sudah melakukan hal bejad.

"An**ng memang Lu, Tama!" Syarif ikut emosi mendengar ucapan Daddynya.

Syarif memukuli Tama membabi buta, tapi polisi sigap melerai. "Sudah, hentikan Mas," seru Pak Polisi.

"Pak, bawa mereka semua ke penjara karena mereka sudah melakukan pelecehan dan penganiayaan terhadap istri dan anak-anak saya," tegas Daddy Tri.

"Tri, saya mohon mereka jangan dibawa," seru Juragan Tama memohon.

Ningsih dan Nia histeris melihat anak-anak mereka dibawa. "Bunda, tolong Fuja gak mau di penjara!" teriak Fuja histeris.

"Mama, Rossa juga gak mau dipenjara!" Rossa meraung-raung.

Berbeda dengan Ariel yang terlihat pasrah tidak bicara sedikit pun. Dia mengaku salah, dan dia akan mempertanggung jawabkan apa yang sudah dia perbuat. "Tuan, kami mohon jangan bawa anak-anak," seru Mama Ningsih dengan deraian air mata.

"Oh iya, mereka itu urusan anak-anak saya. Semuanya saya serahkan kepada Sherina dan juga Syarif," sahut Daddy Tri.

Fuja dan Rossa berlutut di hadapan Sherina dan Syarif dengan deraian air matanya. "Sherina, maafkan aku jangan masukan aku ke dalam penjara aku gak mau dipenjara," seru Fuja.

"Syarif, maafkan aku. Aku rela mencium kaki kamu asalkan jangan masukan aku ke dalam penjara," sambung Rossa.

"Baru sadar Lu? giliran mau dipenjara Lu meraung-raung, tapi kemarin-kemarin Lu nginjak-nginjak harga diri gua gak pakai otak. Asalkan Lu tahu, gua gak terlalu memikirkan hinaan Lu sama gua tapi gua sakit saat Lu menyiksa Mommy gua. Gua gak akan pernah mengampuni siapa pun yang sudah menyakiti Mommy dan kakak gua, jadi air mata Lu gak ngaruh buat gua dan Lu harus dipenjara supaya Lu bisa merenungi apa yang sudah Lu lakuin," sahut Syarif.

"Tidak Syarif, aku gak mau dipenjara aku mohon." Rossa histeris.

"Sudah Pak, bawa saja mereka ke penjara gak ada maaf buat mereka dan aku gak mau maafin mereka," seru Sherina dingin.

Tangisan mereka pun semakin menjadi tapi Polisi tetap membawa keempatnya masuk ke dalam mobil. Ariel menoleh ke arah Sherina saat berjalan melewati Sherina, tapi Sherina membuang wajahnya dia sudah muak melihat wajah Ariel. Ningsih dan Nia meraung-raung, bahkan para warga terlihat ketakutan karena mereka juga ikut menyiksa Wita dan menghina Sherina.

1
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
jangan2 si Kenny gay 🤣.... semulus2 nya laki2 pasti ada kesan macho nya 🤣
Naysila mom's arga
jangan sampai tuh laki yg mau di kenalin boty 🤣🤣🤣🤣
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
baru sadarkah Lo Ariel kalo Lo itu hanya seujung kuku Sherina aja 🤣...makanya jangan sombong blangsak kan Lo

oh Ariel punya sekolah TK juga ya ..kirain SD di kampung itu aja dulu ...rasakan sekarang susah kau jadi tukang ojek
ꪶꫝNOVI HI
jangan di keluarkan mereka semua nya ya thor 😁😁
Naysila mom's arga
semoga Sherina gx mudah luluh dengan prubahan Ariel,
Patrick Khan
.yaaaa tinggal di kota keluarga Tama.. kan JD ketemu trs sm sm serin nti.. bikin sumpek jakarta aja 😂😂
Patrick Khan
lega di bawah polisi smw😂😂😂
Sri Yatun
apa bisa di tebus....? semoga saja tidak buat pelajaran takut nya keluar mlh fuja dan Rosa dendam, pindah ke mana dan d penjara d mana....? apa masih satu kota dengan Sherin...? kalo iya bakal ketemu dong
Naysila mom's arga
semoga gx bisa di tebus deh, keenakan tuh mereka di penjara cuma bentar
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
orang jahat kok takut sama orang jahat aneh ...gede goak doang 🤣
ꪶꫝNOVI HI
mampus kalian di penjara
Sri Yatun
akhirnya d bawa semua,pak Tama terkena pasal berlapis itu pelecehan menfitnah dan berujung penganiayaan,dan Ariel juga kalo d laporin kena pasal berlapis penghinaan penamparan d tambah memukul, tinggal si Rosa sama fuja menghina memukul,bakal d hukum berapa lama y,apa lagi ibu Ida biang kerok fitnah dan mulut ember tp ga benar,kalo warga mungkin cuma terhasut
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
mampus jangan lupakan Ida si warga julidah dan yang lainnya di kasih pelajaran dulu sampe kapok 🤭
Naysila mom's arga
seruu ya,, untung Ningsih dkk baik jadi dpt hadiah dari Sherina 😂😂😂
Patrick Khan
kawal keluarga Tama sampai miskin lah😂😂😂
Patrick Khan
ratakan hancurkan 🔪🔪🔪🔪😂😂
🌸UmmiMasPutro🌸
mantapppp, puasss
ꪶꫝNOVI HI
berasa kurang thor 🤣🤣, rasakno warga kampung.. kira kira hukuman apa ya yang bakal kasih daddy tri buat mereka 😁😁
Sri Yatun
patahin tuh tangan tua Bangka yg sudah mengusap ngusap kaki momy WITA,malu kan kalian sudah menghina sudah melecehkan sudah mengajak nikah sudah menfitnah,kalo aku JD istri nya tua Bangka sudah ku pukulin tuh anak dan suaminya, abis itu minta cerai, padahal momy nya Ariel orang baik berfikiran netral dan g kegabah knp anak anaknya g ada yg nurunin momy nya mlh PD nurunin tua Bangka kelakuan nya dan cara berfikir nya
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
hancurkan ratakan semuanya tanpa ada maaf...gak Sudi banget maafin orang gak tau diri ...baru kaya seujung kuku aja belagak bnget ...mampus buat blangsak semuanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!