NovelToon NovelToon
Setelah Janda Menjadi Ibu Si Kembar

Setelah Janda Menjadi Ibu Si Kembar

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta setelah menikah / Janda / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:22k
Nilai: 5
Nama Author: Niskala NU Jiwa

Ditinggalkan ,dihina, dan dicap mandul, Azura kembali ke desa kerumah orang tuanya dengan hati hancur setelah 5 tahun pernikahan diceraikan suaminya . Namun saat hidupnya mulai bangkit, rahasia besar keluarga terungkap, ancaman, dan musuh berbahaya . Di tengah badai itu, Azura bertemu Rayyan ,duda kata dengan dua anak kembar dan luka masa lalu . Akankah Azura mempertahankan harga diri, keluarga, dan cintanya? Atau masa lalu kembali meruntuhkan segalanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Niskala NU Jiwa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jaring yang Mulai Menjerat

Di ruangan gelap yang dipenuhi layar monitor, Bramasta mengebrak meja jati miliknya hingga kopi di atasnya tumpah. Matanya melotot menatap foto yang baru saja dikirimkan oleh mata-matanya di Twins Group.

"Tidak mungkin! Ini tidak masuk akal!" geram Bramasta. Di layar itu, terpampang foto Azura yang turun dari mobil bersama Rayyan.

"Azura..mm wanita ini adalah pengusaha ekspor yang sedang naik daun! Aku sudah mengatur strategi dengan Dimas untuk menghancurkan perusahaannya perlahan-lahan agar bisa kami kuasai. Tapi kenapa.... Kenapa dia ada di samping Rayyan?!"

Bramasta menjambak rambutnya frustasi. Tak lama kemudian, ponselnya berdering. Itu adalah laporan tambahan dari informannya.

"Apa?! Mantan istri Dimas?" Bramasta ternganga.

"Tapi mereka hanya menikah siri? Tidak terdaftar secara hukum? Hahaha!" Tawa jahatnya meledak.

"Jadi wanita hebat ini sebenarnya barang bekas tanpa status legal di masa lalu? Dimas benar-benar bodoh melepaskannya, tapi ini celah bagus untukku, aku juga bisa sekalian menghancurkan perusahaan Dimas."

Ia segera menghubungi Clarissa. Suara Clarissa terdengar gemetar dan penuh kepanikan di seberang telepon.

"Bran! Bagaimana ini?! Si kembar masih belum bisa ditemukan! Anak buah masih tidak bisa menemukan jejak mereka begitu juga dengan Hellen, mereka lenyap begitu saja dalam perjalanan, aku yakin Rayyan pasti sudah mengetahuinya!" teriak Clarissa histeris.

"Tenang, Clarissa! Rayyan sudah pulang dan sudah menikah dengan wanita bernama Azura," potong Bramasta.

"Aku tidak peduli siapa istrinya!" suara Clarissa meninggi.

"Anakku di luar negeri sedang kritis, Bran! Dia butuh donor dari si kembar secepatnya juga atau dia akan mati! Kalau anak itu, suamiku yang sekarang akan membunuhku! Dia pria yang sangat kejam, dia tidak akan melepaskannya jika pewarisnya tiada!"

Clarissa tersenyum licik, mencoba menenangkan debat jantungnya. " Aku harus menemui Rayyan langsung. Aku akan melabraknya! dia pasti tahu dimana si kembar di sembunyikan. Hanya Rayyan yang punya kekuatan untuk menyembunyikan mereka dariku secepat itu."

Bramasta tersenyum licik. "Pergilah temui Rayyan. biarkan dia sibuk meladeni dramamu. Lalu aku akan menyiapkan sabotase langsung ke pusat Twins Group. Aku akan membuat perusahaan Rayyan dan Azura bangkrut dalam semalam, persis seperti caraku melahap perusahaan-perusahaan lain sebelumnya. Kali ini, mereka tidak akan punya waktu untuk bernapas."

...----------------...

Di lantai gedung Twins Group, suasana ruang kerja Rayyan sangat mencekam. Rayyan duduk di kursi kebesarannya didampingi Azura yang tampak tenang dan berwibawa. Di depan mereka berdiri Angga, Dika, dan sella.

"Haru ini, kita bersihkan semua tikus," ucap Rayyan dingin.

Tak lama kemudian, 13 orang staf dipanggil masuk. Di barisan depan adalah om Ruslan, adik tiri ayah Rayyan yang menjabat sebagai direktur pemasaran.

"Rayyan, apa-apaan ini? Kenapa kamu mengumpulkan kami seperti pesakitan?" tanya om Ruslan dengan nada sok berkuasa.

Rayyan tidak menjawab. Ia hanya memberi isyarat pada Dika. Brak! Dika melempar tumpukkan dokumen dan flashdisk ke atas meja.

"Ini adalah bukti aliran dana gelap dari Bramasta ke rekening kalian masing-masing selama tiga tahun terakhir," suara Dika terdengar datar tapi mematikan.

Om Ruslan mencoba menggeretak. "Ini fitnah! Aku ini pamanmu!"

"Paman yang ingin menghancurkan keponakannya sendiri?" Azura menyela, suaranya lembut tapi menusuk .

"Maaf, om Ruslan. Di perusahaan ini, tidak ada hubungan keluarga untuk seorang penghianat." kata Rayyan.

Sella dengan sigap mengunci gerakkan om Ruslan yang ingin melarikan diri. Ke 13 orang itu kemudian dibuat pingsan dengan cepat dan dibawa melalui lift khusus yang langsung menuju markas rahasia di bawah gedung, sehingga antek-antek Bramasta di luar tidak mencurigai apa pun.

"Ayo, sayang. Aku ingin menunjukkan tempat di mana para tikus ini akan merenung sebelum kita serahkan ke pihak berwajib," ajak Rayyan pada Azura.

Mereka melangkah menuju lift khusus di balik dinding ruang kerja Rayyan yang tersamar. Di belakang mereka. Dika dan sella berjalan beriringan. Tanpa canggung, Dika meraih tangan sella dan menggandengnya erat, seolah itu adalah hal paling alami di dunia.

Angga, yang berjalan paling belakang sambil merapikan sisa dokumen, mendadak menghentikan langkahnya. Matanya melotot, mulutnya menganga lebar menatap tautan tangan Dika dan sella.

"Woy! Woy! Tunggu dulu!" Angga berteriak heboh. Berlari kecil menyusul Azura. " Nyonya Bos! lihat itu! Gawat! Dika sama sella... Mereka pengangan tangan!"

Azura menoleh sekilas, lalu tersenyum tipis tanpa menghentikan langkahnya. "Biarkan saja mereka bergandengan tangan, Angga. Memangnya kenapa?"

Angga makin histeris, ia berpindah ke samping Rayyan. "Bos! Kok dibiarkan? Mereka itu bukan muhrim! Ini kantor, Bos! Masa main sosor tangan saja? Nanti kalau ada fitnah bagaimana?"

Dika menghentikan langkahnya, menatap Angga dengan wajah datar andalannya. "Siapa yang melarang aku menggandeng tangan istriku sendiri?" tanya Dika tenang.

Krik... Krik...krik..

Hening seketika. Otak Angga seolah mengalami loading. Ia berkedip berkali kali, menatap Dika, lalu beralih ke sella yang hanya menaikkan alisnya dengan santai

"Apa? Istri? Kalian... Suami istri?" tanya Angga dengan suara yang mendadak cempreng.

"Iya. Ada yang salah?" sahut sella cuek sambil mengeratkan genggamannya pada tangan Dika.

"Kamu sudah menikah dua tahun lalu di markas," kata sella.

Angga memegangi dadanya, badannya lemas dan Ia pura-pura bersandar di dinding lift dengan dramatis. Matanya mulai berkaca-kaca buatan.

"Jadi.. Jadi di sini hanya aku yang jomblo?" ratap Angga sambil pura-pura menangis.

"Tega kalian! Bos Rayyan pamer kemesraan sama Azura, sekarang kalian juga? Tolonglah... Tolong hargai perasaan rakyat jelata yang belum menikah ini. Jangan bermesraan di depanku hatiku tidak kuat!"

Rayyan terkekeh pelan melihat tingkah asistennya yang konyol itu."Cepat lamar Alya sebelum dia diambil orang."

"Bos, itu tidak semudah membalikkan telapak tangan!" keluh Angga sambil menyeka air mata palsunya. Tapi benar ya, tega sekali kalian semua merahasiakan ini dariku.!"

Azura tertawa kecil, suasana tegang setelah tegang setelah menangkap para penghianat tadi seketika mencair karena tingkah Angga. Lift pun sampai, membawa mereka masuk ke dalam kegelapan markas rahasia tempat kebenaran akan dipaksa keluar dari mulut om Ruslan.

...----------------...

Di sisi lain kita, suasana di rumah sakit justru penuh dengan kepalsuan. Annita dan kedua orang tuanya tampak bahagia menimang bayi laki-laki yang baru lahir.

"Lihat, hidungnya mirip kamu, Annita," ucap ibunya. "Walaupun kulitnya agak gelap, kita bilang saja ini turunan dari kakek buyutnya. Dimas itu bodoh, dia tidak akan curiga."

Tetapi, mereka tidak tahu bahwa di luar ruangan, Dimas baru saja menerima hasil tes DNA dan laporan medisnya. Dunia Dimas runtuh. Ia merasa seperti orang paling bodoh di jagat raya. Saat ibu Ratih mendekatinya, Dimas meledak.

"Cucu?! ibu lihat ibu!" Dimas menyodorkan hasil tes dengan kasar. "Anak itu bukan darah dagingku! Annita menipuku! Dan ini semua karena ibu yang menjodohkan aku dengan wanita ular itu!"

Ibu Ratih membaca kertas itu dan hampir pingsan. "Apa? Jadi... Selama ini..."

Dimas menarik tangan ibunya dengan kasar. "Pulang! Kita tidak punya urusan lagi di sini!"

Sesampainya di rumah, Dimas menceritakan semuanya. Ibu Ratih menangis menyesal. "Ya Tuhan ... Azura jauh lebih baik dari Annita. Dimas, kamu harus cerai! Rujuklah dengan Azura, dia sekarang kaya raya! Ibu gak mau kita menjadi miskin!"

Dimas terdiam. Ia butuh uang tujuh ratus miliar segera untuk menyelamatkan proyeknya karena uangnya habis untuk gaya hidup hedon Annita. Tapa belas kasihan, Dimas masuk ke kamar, mengumpulkan semua tas mewah, perhiasan, dan surat-surat rumah serta mobil sport Annita yang masih atas namanya.

"Jual semua ini sekarang juga!" perintah Dimas pada seseorang. "Totalnya mencapai delapan ratus miliar."

setelah menutup telepon, Dimas tersenyum pahit. "Terselamatkan. Tujuh ratus miliar untuk proyek, walau tidak berjalan lancar investasi 40 triliun itu masih ada 100 miliar untuk modal awal mendekati Azura kembali." ia langsung memblokir semua kartu kredit milik Annita, membiarkan wanita itu terlunta-lunta di rumah sakit tanpa sepeser pun uang.

1
Vivi Zenidar
Aamiin
Dila Dilabeladila
wihhĥ sadisssss. langsung baby blus itu baru lahiran langsung dapet kejutan🤣🤣🤣
Rahma Amalia Amalia
udah habis apa masih lanjut thor💪💪
Niskala NU Jiwa: masih lanjut.. in syaa Allah malam ini crazy up
total 2 replies
Dila Dilabeladila
syafakilah thor.
biar banyak up lagi🤭🤭
Niskala NU Jiwa: terimakasih
total 1 replies
Nifatul Masruro Hikari Masaru
akhirnya up juga
Gadis Pekan baru
semangat kk💪👍
Gadis Pekan baru
semangat kk/Ok/
Nifatul Masruro Hikari Masaru
up lagi dong
Nifatul Masruro Hikari Masaru
kalian salah lawan kawan
Junita Lempoi
cerita wanita tangguh aku banget,jadi suka sekali😄
Nifatul Masruro Hikari Masaru
wah. lumayan si angga dapat rejeki nomplok
Nifatul Masruro Hikari Masaru
laki2 gak tau diri. cuma bisa memanfaatkan orang saja
Darlysese
Aamiin ya Allah...
mohon maaf lahir dan batin juga 🙏
Elia Rossa
Aamiin yra...selamat lebaran juga kak mohon maaf lahir dan batin 🙏
Roos Penerut's
cerita bagia
Evi Lusiana
terharu thor,walopun slm 5 thn azzura bgi burung d dlm sangkar bgtu kluar dia ttp bs jd penerang bgi kluargany yg sdg kesusahan
Evi Lusiana
ayo zura bangkit dn lawan musuh²mu dg elegan,kau org cerdas
bilik166
💪💪💪💪💪💪
Niskala NU Jiwa: terimakasih
total 1 replies
Elia Rossa
aku suka cerita kalo wanitanya tangguh gini...👍
Niskala NU Jiwa: terimakasih kak. 😍
total 1 replies
naya siswanto
keren
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!